APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan Tak Terduga: Kesempatan Kedua yang Manis

Pernikahan Tak Terduga: Kesempatan Kedua yang Manis

Evelin harus menelan pil pahit saat suaminya, Sandi, tega menggugurkan janinnya dan menceraikannya secara sepihak. Di tengah kehancuran itu, hadir sosok Dhani yang memberikan kenyamanan sekaligus luka mendalam. Meski Evelin tumbuh menjadi wanita yang lebih tangguh, rahasia besar di balik topeng karisma Dhani mengancam dunianya. Mampukah ia menghadapi kebenaran kelam yang tersembunyi? Sebuah kisah tentang pengkhianatan dan pencarian jati diri.
Bab
Bagikan

Bab 3

Tempat yang kami tuju tidak terletak terlalu jauh. Itu adalah sebuah kota wisata bernama Tarakan. Butuh dua jam perjalanan untuk sampai ke sana dari pusat kota.

Akomodasi untuk para turis yang datang berkunjung cukup khas. Ada rumah kayu terpisah yang dibangun di area pedesaan. Sandi memilih pondok kayu terpencil di dekat gunung, dan berkata bahwa pasti akan terasa menenangkan berada di sana.

Ketika dia membuka bagasi mobil untuk mengambil barang bawaan kami, aku melihat peralatan operasi di dalamnya.

Jadi, aku dengan bingung menatapnya.

"Kamu sedang hamil. Mengajakmu keluar bisa berbahaya, tidakkah kamu berpikir begitu juga? Itu sebabnya aku menyiapkan barang-barang seperti ini," jelasnya.

Setelah membereskan barang bawaan, kami pergi ke beberapa tempat indah di Tarakan.

Karena aku sedang hamil, langkahku lambat, dan untungnya bagiku, dia pun sedang tidak terburu-buru. Aku terkejut melihat bagaimana dia memilih untuk memperlambat langkahnya demi menjagaku, dan dia tidak lupa untuk membantuku ketika kami naik gunung.

Caranya berbicara dan bersikap menunjukkan bahwa dia adalah seorang suami yang baik. Itu membuatku berpikir bahwa mungkin aku sudah terlalu curiga padanya tentang apa yang sebelumnya terjadi di ruang kerja. Mungkin dia hanya mencari hiburan dengan melakukan sesuatu bersama teman onlinenya.

Setengah jalan dalam mendaki gunung, aku sudah kelelahan, jadi aku duduk di sebuah paviliun untuk beristirahat.

Pada saat ini, Sandi menunjukkan beberapa tunas merah di tepi gunung, mengatakan bahwa pemandangannya sangat indah. Dia mengusulkan bahwa dia ingin mengambil fotoku di sana.

Jadi, aku berdiri di samping tunas merah. Dia memberitahuku bahwa sudutnya masih tidak tepat, jadi aku mundur beberapa langkah mengikuti instruksinya. Tidak sampai sedetik kemudian, aku tidak sengaja terpeleset dan berguling jatuh menuruni gunung.

Memikirkan anak dalam kandunganku, aku merasakan keinginan yang kuat untuk bertahan hidup. Setelah berguling beberapa kali, aku berhasil berpegangan pada sebuah pohon.

Meskipun aku tidak mati, aku bisa merasakan sakit yang berasal dari perutku di bagian bawah. Tak lama, aku langsung dipenuhi oleh butiran keringat. Tapi meski begitu, aku masih menolak untuk melepaskan pohon itu.

Aku punya firasat buruk bahwa anak dalam kandunganku tengah di dalam bahaya.

Setelah beberapa saat, banyak turis dan beberapa staf dari tempat yang wisata itu bergegas untuk membantuku. Mereka datang dari segala arah, tampak begitu panik.

"Aku adalah suaminya!" teriak Sandi. "Dan seorang dokter kandungan," tambahnya.

Kemudian, dia menerobos kerumunan, mengangkatku, dan berlari menuruni gunung.

Aku meraih pakaiannya dengan erat, dan berkata dengan suara lemah, "Sayang, lakukan apa yang kamu bisa untuk menyelamatkan anak kita."

Saat dia berlari dengan cepat, melihat ke jalan di depan, dia berkata, "Aku akan melakukannya."

Tapi sayangnya, aku kehilangan anakku pada akhirnya. Saat itu keadaan darurat, jadi Sandi perlu melakukan operasi persalinan kepadaku.

Pada saat aku bangun, di luar sudah gelap, dan suamiku tidak ada di sisiku.

Aku memeriksa ponselku dan melihat bahwa jam sudah melewati pukul sepuluh malam.

Aku bertanya-tanya ke mana Sandi pergi malam-malam begini.

Aku bangkit dari tempat tidur, berniat untuk mencarinya. Tetapi ketika aku sampai di pintu, aku dapat mendengar seseorang berbicara di luar.

"Dia beruntung untuk kali ini. Tapi tidak perlu khawatir. Bayinya sudah tiada." Itu suara Sandi.

Kata-katanya seperti petir di siang bolong, mengejutkanku sampai ke dalam hatiku.

Aku tidak percaya dengan apa yang baru saja aku dengar. Sejujurnya, aku tidak mau mengakui bahwa itu adalah sebuah kenyataan. Aku terhuyung mundur, kesulitan untuk menahan diri untuk berdiri sambil memegangi dinding.

Aku menggigit punggung tanganku, berusaha menahan diriku untuk tidak mengeluarkan satu pun suara. Namun, aku gagal lagi dalam menahan air mataku agar tidak jatuh.

Ternyata aku telah jatuh ke dalam jebakan yang telah Sandi buat untukku.

Dan ternyata pria yang telah aku nikahi selama dua tahun penuh, yang biasa disebut malaikat, sebenarnya adalah jelmaan iblis.

Aku sudah salah tentang banyak hal. Aku seharusnya tidak membohongi diriku sendiri.

Takut dan terkejut, aku kembali ke tempat tidur, berpura-pura masih tertidur.

Karena aku tahu bahwa pada saat ini, aku tidak memiliki kekuatan untuk melawan Sandi secara langsung.

Setelah beberapa saat, Sandi masuk dan berdiri di sampingku. Setelah memastikan bahwa aku masih tertidur, dia berbalik dan pergi.

Saat dia berjalan keluar dari kamar, aku bergegas turun dari tempat tidur, segera berlari ke jendela untuk melihat ke luar.

Perlahan, sosok keji suamiku menghilang di malam hari. Yang paling menarik perhatianku adalah sebuah kantong plastik hitam yang dibawanya.

Untuk beberapa alasan yang aku tidak pahami, firasatku berkata bahwa aku harus mengikuti ke mana Sandi pergi.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Amanah dari Sang Ayah
7.9
Rahel terjebak dalam pernikahan dengan pria lebih tua yang belum pernah ia temui sebelumnya. Modalnya hanyalah sebuah foto kecil seukuran kartu identitas. Tepat di malam sebelum akad nikah dilangsungkan, ayahnya tersenyum penuh syukur atas kesediaan Rahel menuruti perjodohan itu. Namun, setelah memberikan pelukan dan kecupan perpisahan di kening sang putri, ayah Rahel mengembuskan napas terakhirnya, meninggalkan amanah besar bagi masa depan Rahel.
Sampul Novel Ceo itu ayah anakku
9.1
Queen Azalea berusaha keras melupakan Sean Alexander, pria masa lalu yang menolak putri mereka karena takut memikul tanggung jawab. Namun, takdir mempertemukan kembali sang CEO dominan itu dengan Queen. Saat Sean tak sengaja bertemu Lilly, ia merasakan ikatan batin yang kuat. Di tengah pengejaran Sean, rahasia pilu terungkap: Lilly mengidap kanker darah. Sean pun memohon kesempatan untuk menebus kesalahan dan menjadi ayah sejati di sisa waktu berharga putri kecilnya.
Sampul Novel Deviant Love
9.5
Dunia Windy runtuh setelah Jimmy tiada. Sejak saat itu, serentetan aksi pembunuhan keji mulai menghantui orang-orang di lingkaran terdekatnya. Akibat pola mengerikan ini, Windy justru menjadi sasaran kecurigaan dan tuduhan miring. Di tengah tekanan publik, ia juga harus menghadapi teror misterius dari sosok tak dikenal yang mengincar nyawanya. Apakah sang pembunuh dan pengirim teror adalah orang yang sama? Windy terjebak dalam misteri yang mengancam.
Sampul Novel Dikejar Cinta Sang Billionaire Muda
9.5
Claire terjebak dalam obsesi Nathan, bos muda yang terus mengejarnya meski ia mengaku sudah bersuami. Ironisnya, Claire tidak sadar bahwa Nathan sebenarnya adalah Jonathan, suaminya sendiri yang sengaja mendekatinya demi memicu perceraian agar bisa kembali ke sang mantan. Namun, keteguhan hati Claire justru membuat rencana Jonathan berantakan. Saat bencana besar melanda dan Claire memilih pergi, akankah Jonathan sanggup merelakan wanita yang kini ia cintai?
Sampul Novel Luka Lara
9.6
Setahun menikah, Larasati tak menyangka dirinya hanyalah istri kedua. Kebaikan Abimana dan mertuanya ternyata semu. Kebenaran pahit terungkap tepat setelah putranya lahir; Bima mengaku hanya memanfaatkannya demi keturunan. Pengkhianatan ini menghancurkan hati Larasati hingga mereka akhirnya berpisah. Di tengah luka batin yang begitu mendalam, mampukah Larasati bangkit dan kembali membuka pintu hatinya untuk pria baru yang ingin menyembuhkan lara tersebut?