APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pesona Janda Anak Satu

Pesona Janda Anak Satu

Dunia Laila runtuh saat ia diceraikan dan diusir suaminya tepat setelah melahirkan anak laki-laki. Meski menjadi pewaris, sang putra justru ditolak keluarga suaminya. Tiga tahun berlalu, Laila bangkit menjadi wanita mandiri yang menutup hati bagi pria mana pun. Namun, prinsipnya goyah saat Malik, sang mantan kekasih, hadir kembali untuk meluluhkan hatinya. Akankah Laila memilih membangun masa depan serius bersama Malik atau bertahan dengan status jandanya?
Bab
Bagikan

Bab 3

"Sejak dulu aku 'kan sudah peringatkan,.jangan terima tawaran Suami saya. Dasar Gadis bodoh!" hina Anggraini.

Sejak awal menikah, Anggraini dan kedua anaknya tak suka dengan Laila. Baginya, Laila hanya benalu dalam keluarganya. Gadis desa yang berharap jadi tuan putri di rumahnya sama sekali tidak diharapkan. Kehadirannya hanya akan mengancam posisinya. Anggraini benar-benar beruntung ketika Laila melahirkan anak perempuan. Tak perlu membujuk Zidan menceraikan, ia diceraikan dan di usir langsung oleh anaknya.

Laila keluar rumah membawa luka teramat dalam. Sakit pasca melahirkan saja belum pulih, ini ditambah dengan sakitnya diusir dan dicampakkan oleh suami sendiri. Hanya menangis, meratapi nasib Laila menerima semuanya.

"Tunggu! Ini untukmu. Biar tidak sedih-sedih sekali hidupmu!" Anggraini menghampiri Laila yang sudah keluar dari pekarangan keluarga Fernando itu. Ia melempar beberapa lembar seratusan ribu di wajah Laila. Sontak, perbuatannya membuat si bayi menangis histeris.

Setelah Laila berhasil keluar dari rumah besar nan megah itu. Pintu ditutup kembali dengan keras, hingga meninggalkan bunyi nyaring.

"Nanti kita akan cari calon Istri untukmu lagi." ucap Anggraini yang langsung dijawab dengan anggukan oleh Zidan.

****

Sepanjang perjalanan menuju rumah. Tak henti-hentinya Laila menangis, bayi yang digendongnya pun ikut menangis seperti mengetahui perasaan ibunya. Ia terus membawa anak dan tas itu seiring berjalannya kaki melangkah.

"Laila! Kamu kenapa?" Diperjalanan, Laila bertemu teman satu perjuangan dengannya, Fitri namanya. Ia syok dengan keadaan Laila yang tengah menangis membawa bayi dan tas besar.

"Aku di usir Bang Zidan Fit, huhu." Pecah sudah tangisan Laila dihadapan Fitri. Ia tersedu sedan dengan nasib yang menimpanya.

"Astaga. Bagaimana bisa?" tanya Fitri syok. Ia tahu betul bagaimana Zidan begitu mencintai Laila. Fitri melihat langsung, saat Zidan memperlakukan Laila lembut waktu dirinya hamil.

"Ia tidak terima saat aku melahirkan anak laki-laki," kata Laila.

"Apa? Gila sekali alasannya. Kenapa bisa begitu?" Fitri begitu terkejut dengan alasan yang baginya tak masuk akal.

"Aku tidak tau Fit," jawab Laila.

"Fitri! Ngapain kamu disitu! Jangan dekati Laila atau mencampuri urusannya!" Dari kejauhan, terdengar teriakan dari pak Kasman, orang tua Fitri. Ia begitu marah ketika melihat anaknya tengah bersama Laila.

"Tapi Yah, aku hanya ..."

"Pulang!" bentak Pak Kasman melototi Fitri.

"Tapi ..."

"Ayah bilang pulang!" Tidak ada pilihan lain selain pulang. Fitri tak mau membatah perkataan ayahnya. Sekilas ia melirik Laila yang masih sedih.

"Maaf La, aku harus pulang," lirih Fitri.

Laila tak menjawab, ia hanya mengangguk lemas. Padahal, ia beruntung bertemu Fitri, setidaknya memiliki teman untuk bercerita sebentar. Sejujurnya, ia takut untuk pulang. Takut jika ayah dan ibunya sedih.

Laila paham mengenai tindakan Pak Kasman. Ia hanya tidak mau terlibat dengan keluarga Pak Fernando, semua warga desa bergantung hidupnya pada mereka, karena hanya mereka orang terpandang sekaligus penyedia lapangan pekerja untuk warga di desanya.

Laila pun berjalan melewati kebun karet milik keluarga Fernando. Perlahan tapi pasti, akhirnya ia sampai di depan rumah orang tuanya.

Rumah sederhana terbuat dari anyaman bambu itu sudah dua puluh tahun menemaninya. Baru saja setahun berlalu sejak ia menikah dan tinggal bersama keluarga Zidan. Laila tidak pernah lagi tinggal di rumah sederhana itu. Paling sesekali ia bertemu ayah dan Ibunya di kebun karet.

Ada keraguan di hati Laila saat ingin mengetuk pintu kayu yang sudah usang itu. Hati dan pikirannya tak sejalan. Ia ragu.

"Oek, oek." Belum lepas keraguan itu, tiba-tiba anaknya menangis.

"Cup, cup. Anak Ibu, laper yah Nak? Sebentar yah Sayang, nanti kita Mimi di rumah Kakek dan Nenek," ucap Laila menenangkan si kecil. Namun, bayi itu semakin menangis histeris.

Kreeet.

Terdengar pintu lapuk itu dibuka, mata Laila langsung menangkap sosok kedua orang tuanya di depan menatapnya sejenak. Mereka terpana dan ...

"Ya Allah Laila! Kamu kenapa?" Kedua orang tua itu kaget bukan main saat melihat Laila, putri kandungnya berdiri di depan pintu dengan menggendong anaknya. Di samping Laila pun ada tas besar yang membuat kedua orang tuanya sempat beradu pandang.

"Ada apa Nak?"

Tak ada jawaban dari bibir Laila, Susi yang melihat bayi di gendongan Laila, segera menghampiri.

"MashaAllah, jadi benar yang dikatakan orang-orang di perkebunan, kalo kamu sudah lahiran?" tanya Susi sumringah.

Namun, Laila tak menjawab, ia hanya diam saja. Hingga sedetik kemudian ia menangis memeluk tubuh ibunya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayahmu Tidak Setuju Karena Aku Miskin
9.3
Aisyah hanyalah gadis sederhana yang menjalin kasih dengan Krisna, seorang pria dari kalangan bangsawan. Namun, hubungan mereka terhalang restu ayah Krisna karena perbedaan keyakinan serta status sosial yang sangat kontras. Demi mempertahankan cintanya, Krisna nekat melawan kehendak sang ayah dan memilih pergi menjauh bersama Aisyah. Apakah perjuangan mereka mampu meluluhkan hati sang ayah hingga restu akhirnya diberikan bagi masa depan mereka berdua?
Sampul Novel Bukan Lagi April Mayo: Kembalinya Sang Pewaris
8.7
Tujuh tahun aku membuang status pewaris demi cinta, namun pengkhianatan menghancurkan segalanya. Suamiku berselingkuh dan ibunya mencoba menjadikanku pembantu serta membuang putra kami. Puncaknya, di sebuah pesta, mereka menyakiti anakku hingga ia ketakutan. Saat itulah aku sadar pengorbananku sia-sia. Kini, aku membawa putraku pergi dan menghubungi keluargaku yang kuat. Dunia akan segera gemetar saat mengetahui identitas asliku yang sebenarnya.
Sampul Novel Istri Kontrak Sang CEO Dingin
9.4
Demi melunasi utang keluarga yang menghimpit, Hana terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan Ray, CEO berhati dingin yang butuh menjaga citra publiknya. Meski awalnya sepakat untuk tidak saling melibatkan perasaan, benih cinta perlahan muncul di tengah kepura-puraan mereka. Namun, saat masa lalu kelam Ray terungkap dan ancaman rival bisnis mulai menyerang, hubungan mereka pun diuji. Sanggupkah cinta sejati tumbuh dari sebuah kebohongan yang rumit?
Sampul Novel Menikah dengannya
8.8
Hasna memulai harinya pukul lima pagi untuk beribadah dan membantu ibunya di dapur. Di tengah perjuangannya yang belum membuahkan hasil dalam mencari pekerjaan baru, ia tetap berusaha tegar meski berbagai penolakan telah ia lalui. Namun, suasana setelah sarapan mendadak berubah serius saat kedua orang tuanya mengajak bicara. Sebuah kejutan besar menanti Hasna ketika mereka mengungkapkan niat untuk menjodohkannya dengan pria pilihan keluarga tersebut.
Sampul Novel Miliarder Mendadak!
8.4
Vera Dianthe terjebak pernikahan paksa dengan Dorian Ashford, CEO kapal pesiar ternama, demi memenuhi wasiat keluarga. Dorian yang merasa kebebasannya terenggut lantas membuat perjanjian berat untuk Vera. Namun, Vera justru tumbuh menjadi sosok berani yang mampu mengguncang hati Dorian saat konfrontasi mereka terjadi. Situasi kian memanas ketika kekasih Dorian, Isabella Moreau, mulai menyerang. Akankah cinta muncul di tengah manipulasi dan kekuasaan ini?
Sampul Novel Not a Stuntman!
8.1
Alin Arshavina terpaksa menggantikan kakak tirinya, Friska, untuk menikahi Evano Xander yang dikenal kasar. Pernikahan mendadak ini terjadi karena Friska kecelakaan tepat di hari sakral tersebut. Evano, asisten pribadi CEO yang sinis, menganggap semua wanita hanya mengejar harta. Saat Friska pulih dan menuntut posisinya kembali, Alin terjebak dilema. Meski ingin setia pada komitmen sekali seumur hidup, sikap buruk Evano dan gangguan Friska terus menguji keteguhan hatinya.