APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Racun Dokter Hancurkan Hidupku

Racun Dokter Hancurkan Hidupku

Demi menyelamatkan pernikahan dari rasa nyeri misterius, aku mendatangi Dr. Victor. Namun, ia justru membius dan melecehkanku demi video pemerasan. Aku terjebak kecanduan aneh hingga diagnosa rumah sakit lain mengungkap fakta mengerikan: Dr. Victor sengaja meracuniku dengan stimulan dosis tinggi agar aku terus bergantung padanya. Kini, rasa takutku berubah menjadi amarah yang dingin. Aku akan kembali ke kliniknya untuk menuntut balas dendam yang setimpal.
Bab
Bagikan

Bab 2

Saskia Tumanggor POV:

Aku merasakan sentuhan yang dingin di kulitku, dan kemudian seketika itu juga, sesuatu yang hangat mengalir di antara kedua kakiku. Aku membuka mata dengan panik. Aku telah mengompol. Di depan dokter!

Wajahku merah padam, merasakan gelombang rasa malu yang membanjiriku. Aku ingin menghilang saja. Ini adalah mimpi terburukku. Aku, Saskia Tumanggor, wanita terhormat dari desa, mengompol di atas meja pemeriksaan.

Dr. Victor, tanpa ekspresi yang berubah, mengambil tisu dari samping dan dengan tenang membersihkan kekacauan itu. Gerakannya profesional, tanpa ada sedikit pun cemoohan di matanya. Tapi itu tidak membuat rasa maluku berkurang. Aku merasa seperti anak kecil yang baru belajar buang air.

"Maafkan saya, Dokter. Saya… saya tidak tahu kenapa," suaraku bergetar, hampir tidak terdengar. Aku mencoba menutupi diriku dengan tangan, tetapi itu terasa sia-sia.

"Tidak apa-apa, Bu Saskia. Ini hal yang sangat normal saat seseorang merasa cemas." Suaranya lembut dan menenangkan, hampir terlalu menenangkan. "Banyak pasien mengalami hal serupa. Ini tidak perlu dikhawatirkan. Sekarang, mari kita lanjutkan."

Dia menggeser kakiku sedikit lagi, memintaku untuk tetap pada posisiku. Aku ingin menangis, ingin lari, tapi tubuhku tak kuasa bergerak. Aku merasa begitu rapuh, begitu terpapar.

Kemudian, sesuatu yang tidak terduga terjadi. Dr. Victor mengeluarkan ponselnya. Dia mengarahkannya ke area yang sedang dia periksa. Sebuah blitz kecil menyala. Dia mengambil foto.

Aku terkesiap, tubuhku menegang. Memotret? Mengapa? Rasa maluku kembali melonjak, lebih kuat dari sebelumnya. Aku merasa seperti benda, bukan manusia.

"Ini untuk melihat lebih jelas, Bu. Dengan cahaya yang cukup, saya bisa lebih detail melihat kondisi di dalam," jelasnya, suaranya masih tenang. "Saya akan menunjukkannya nanti."

Ucapannya tidak meyakinkan. Aku ingin berteriak, ingin melarangnya, tetapi kata-kata itu tercekat di tenggorokanku. Aku hanya bisa memalingkan wajahku, berharap aku benar-benar bisa menghilang. Aku benci diriku sendiri. Aku benci situasi ini.

Mengapa aku tidak mempersiapkan diri dengan lebih baik? Mengapa aku datang ke sini sendirian? Aku pikir pemeriksaan ini hanya akan seperti pemeriksaan biasa. Cepat dan tidak terlalu memalukan. Tapi ini jauh melampaui apa yang pernah aku bayangkan. Ini neraka. Aku hanya ingin semua ini berakhir.

Dr. Victor menunduk, memeriksa foto-foto di ponselnya. Wajahnya serius, seolah-olah dia sedang mempelajari sebuah karya seni yang rumit. Aku berbaring di sana, menahan napas, menunggu.

Ketegangan di ruangan itu terasa tebal, mencekikku. Akhirnya, dia mendongak. Ada kerutan di dahinya yang tampan.

"Bu Saskia," katanya, suaranya berubah menjadi lebih serius. "Saya menemukan sesuatu."

Jantungku berdebar kencang. Firasat buruk merayapi diriku.

"Ada infeksi dan ketidakseimbangan flora bakteri yang parah," lanjutnya. "Dan sayangnya, ini sudah pada tahap lanjut."

Infeksi? Tahap lanjut? Aku tidak mengerti. Aku selalu merasa ini hanya masalah kecil.

"Yang lebih mengkhawatirkan," katanya lagi, "obat-obatan saja tidak akan cukup untuk menyembuhkannya."

Dunia di sekitarku terasa berputar. Aku merasa seperti tersambar petir. Ini tidak mungkin. Tidak mungkin.

"Apa maksud Dokter? Apa yang harus saya lakukan?" Suaraku pecah, penuh kepanikan. Aku harus tahu. Aku harus memperbaiki ini.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DENDAM DAN CINTA KING MAFIA
9.6
Albern Barnard, sang King of Mafia di Italia, menyamar sebagai pengusaha di Indonesia demi memburu Reno. Dendam atas pengkhianatan yang menewaskan kakaknya tuntas setelah ia menghabisi Reno di depan Harnum, istri Reno yang hamil besar. Tragedi itu memicu pendarahan hebat hingga Harnum kehilangan bayinya. Bukannya melepaskan wanita yang menderita itu, Albern justru menyekap Harnum di rumah hutan tua dan menyiksanya setiap hari di tengah kebencian yang mendalam.
Sampul Novel Ketika Dokter Menentang Perwira
7.8
Nayra Adeline, dokter ortopedi yang gila kerja, tewas akibat kelelahan usai operasi 48 jam. Keajaiban membawanya terbangun di Bandung tahun 1975 sebagai Ratri Larasati, wanita pemalas bertubuh tambun yang dibenci lingkungan asrama militer. Nayra harus menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya, Kapten Ardan Wicaksana, sangat dingin dan enggan menyentuhnya karena reputasi buruk Ratri. Di tengah keterbatasan zaman, Nayra berjuang memperbaiki hidup barunya.
Sampul Novel Ksatria Naga Phoenix
8.3
Ramalan kuno di Benua Arkandaria memperingatkan kemunculan Naga Langit yang akan membawa kiamat. Hanya Ksatria Naga Phoenix yang mampu menghentikannya, namun sosok sakti ini hanya dianggap dongeng. Zhu Fei, putra Panglima Zhu Lei, diramalkan menjadi ksatria pertama tersebut. Di usia lima tahun, ia harus menjalani latihan berat di Pulau Pek Long demi memenuhi takdirnya. Akankah ia berhasil mencegah kehancuran dunia atau ramalan itu tetap menjadi legenda?
Sampul Novel LINTANG Telik Sandi 69 - Prahara di Tanah Kematian
8.4
Lintang, agen elite Telik Sandi 69, menggunakan pesonanya untuk menjebak Bernardo demi mencari petunjuk. Meski targetnya hanya pria mesum, misi ini jauh lebih besar. Bersama empat rekannya, Lintang mengemban tugas kerajaan guna menyelidiki teror di Benua Swarna Dwipa. Perjalanan mereka bermuara di Tanah Kematian, wilayah tanpa hukum yang penuh kebrutalan. Kini, mereka harus membongkar konspirasi gelap yang mengancam seluruh nyawa manusia di Jagad Mayapada.
Sampul Novel Mystical Item User
8.6
Main adalah pemuda lemah yang sangat sensitif terhadap cahaya matahari. Ia mengemban misi berat untuk kembali ke desa demi menghancurkan mustika ular hijau yang berbahaya. Namun, perjalanannya penuh rintangan saat ia harus bertarung melawan para pengguna piranti mistik. Main juga terjebak dalam berbagai konflik sengit melawan manusia dan makhluk gaib. Ia harus berjuang mencari informasi demi menemukan lokasi mustika itu dan menuntaskan tugasnya.
Sampul Novel Pelakor's Hunter
8.2
Siska tewas mengenaskan setelah cairan mematikan melumpuhkan sarafnya dalam sekejap. Di samping jasadnya, pelaku bertopeng meninggalkan pesan misterius bertajuk Malaikat Maut Pelakor. Serangkaian pembunuhan serupa terus menghantui, menyasar para wanita perebut suami orang. Ranti, istri yang hancur akibat pengkhianatan, kini menjadi tersangka utama karena bukti kuat di rumahnya. Benarkah luka hati mendorongnya menjadi pembunuh, atau ada sosok lain di balik dendam buta ini?