APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rahasia Kelam Seorang Istri

Rahasia Kelam Seorang Istri

Alina hidup dalam bayang-bayang masa lalu kelam yang mengancam rumah tangganya dengan Arya, seorang duda yang sangat menghargai kejujuran. Meski mencintai suaminya, Alina terjepit antara mengungkap aib lama atau tetap bungkam demi menjaga pernikahan mereka. Konflik memuncak saat Arya mulai meragukan kesucian dan masa lalu Alina. Akankah kejujuran Alina menghancurkan segalanya, atau mampukah Arya menerima kenyataan pahit yang dianggapnya sebagai pengkhianatan?
Bab
Bagikan

Bab 1

Malam itu, hujan turun deras, membasahi setiap sudut kota dengan gemuruh guntur yang menggetarkan jendela-jendela rumah. Di ruang tamu yang temaram, Alina duduk di atas sofa, tubuhnya diselimuti jaket tebal. Namun, dingin yang ia rasakan bukan berasal dari cuaca, melainkan dari tatapan suaminya, Arya, yang berdiri di depan jendela dengan punggung membelakanginya. Suasana begitu mencekam hingga suara detik jam dinding terdengar menggema, membuat jantung Alina berdetak semakin cepat.

"Apa benar?" Suara Arya memecah kesunyian, rendah, nyaris berbisik, tapi tajam seperti pisau yang menusuk hati. "Apa yang aku dengar itu benar, Alina?"

Alina menggigit bibir bawahnya, mencoba menahan gemuruh emosi yang mulai menguasainya. Ia tahu ini akan terjadi. Cepat atau lambat, kebenaran yang telah lama ia kubur akan mencuat ke permukaan. Tapi ia tidak siap. Tidak sekarang. Tidak dengan cara seperti ini.

"Arya..." Alina mencoba berbicara, namun suaranya serak. Matanya yang gelap penuh kegelisahan menatap punggung lelaki itu, berharap Arya akan menoleh dan memberinya sedikit kehangatan, sedikit pengertian. Namun, Arya tetap berdiri kaku seperti patung marmer.

"Jawab aku, Alina!" Arya berbalik, tatapannya tajam, wajahnya memerah menahan amarah. Tangannya terkepal, jemarinya bergetar, seperti seseorang yang tengah berusaha mati-matian menahan ledakan yang hampir pecah. "Apakah kau benar-benar... bukan seperti yang aku kira selama ini?"

Kata-kata itu menggantung di udara, menekan dada Alina seperti beban yang tak tertanggungkan. Ia menundukkan kepala, menatap ujung kakinya yang gemetar. Air matanya menggenang, tapi ia menolak untuk menangis. Ia tahu, tangisannya tidak akan berarti apa-apa sekarang.

"Aku bisa jelaskan, Arya..." suaranya lirih, hampir tidak terdengar.

Arya tertawa kecil, namun bukan tawa yang hangat. Itu tawa yang penuh rasa pahit dan sinis. "Jelaskan? Apa lagi yang harus dijelaskan, Alina? Fakta bahwa aku menikahi seorang wanita yang selama ini menyembunyikan sesuatu sebesar ini dariku? Atau kau ingin menjelaskan bagaimana aku selama ini percaya bahwa kau adalah orang yang berbeda?"

Kata-kata Arya menghujam hati Alina seperti panah beracun. Ia ingin menjawab, ingin membela diri, tapi lidahnya terasa kelu. Ia tahu Arya berhak marah. Ia berhak merasa dikhianati. Tapi apakah Arya juga berhak menilai dirinya hanya dari masa lalu yang sudah lama ia tinggalkan?

"Aku tidak berniat menyembunyikannya..." Alina akhirnya bersuara, meskipun dengan nada bergetar. "Aku hanya takut... Takut kau tidak akan mau menerima aku apa adanya."

"Takut?" Arya mengulangi kata itu dengan nada tajam. Ia berjalan mendekati Alina, menghentikan langkahnya hanya beberapa inci dari sofa tempat Alina duduk. "Jadi kau pikir lebih baik menipuku, ya? Membuatku percaya bahwa aku menikahi seseorang yang suci, padahal kau..."

"Berhenti!" Alina tiba-tiba berdiri, suaranya meninggi untuk pertama kalinya. Ia menatap Arya dengan mata yang berkilat, penuh air mata yang akhirnya jatuh membasahi pipinya. "Aku tahu aku salah! Aku tahu aku seharusnya memberitahumu sejak awal! Tapi aku... aku tidak tahu harus bagaimana! Aku tidak ingin kehilanganmu, Arya!"

Arya terdiam, terpaku oleh ledakan emosi Alina. Namun hanya sejenak. Wajahnya kembali mengeras, dan ia menggelengkan kepala perlahan. "Kehilangan aku? Kau bahkan tidak memberiku kesempatan untuk memilih, Alina. Kau mengambil keputusan itu sendiri, tanpa memikirkan apa yang aku rasakan."

Alina terisak, tangannya mengepal di sisi tubuhnya. "Kau tidak tahu apa yang aku lalui, Arya... Kau tidak tahu bagaimana aku berjuang untuk melupakan masa lalu itu! Aku hanya ingin hidup baru, awal baru bersamamu..."

"Tapi aku berhak tahu!" Arya memotongnya dengan nada yang begitu tajam, hingga Alina terdiam. "Aku berhak tahu siapa wanita yang aku nikahi. Aku berhak tahu kebenaran tentangmu, Alina. Bukan hanya separuhnya."

"Dan jika aku memberitahumu... apakah kau akan tetap menikahiku?" Alina bertanya dengan suara kecil, hampir seperti bisikan. Ia menatap Arya dengan mata yang penuh harap, namun di balik itu ada ketakutan yang begitu besar.

Arya tidak menjawab. Ia hanya menatap Alina dengan mata yang penuh kekecewaan dan kebingungan.

Kesunyian menyelimuti mereka berdua, hanya suara hujan yang terus mengguyur di luar jendela. Arya akhirnya menghela napas panjang, membuang pandangannya ke arah lain. "Aku tidak tahu, Alina... Aku benar-benar tidak tahu."

Malam itu, api kecil yang selama ini terpendam di dalam rumah tangga mereka akhirnya menyala, menghanguskan kepercayaan yang selama ini menjadi pondasi hubungan mereka.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta dan Gairah 21+
8.1
Cinta dan Gairah 21+ menyajikan antologi kisah romantis dewasa dengan beragam latar belakang karakter yang memikat. Mulai dari dinamika kehidupan ibu rumah tangga, mahasiswa, hingga pesona CEO dan manajer, setiap cerita dirancang untuk mengeksplorasi sisi emosional yang mendalam. Pembaca akan dibawa melintasi berbagai profesi, termasuk kuli bangunan dan para suami, dalam narasi yang memuaskan fantasi. Nikmati setiap alur cerita unik yang penuh gairah di buku ini.
Sampul Novel Getaran Hasrat Cinta
8.8
Clara terpaksa menjadi mucikari demi menggantikan posisi ibunya yang menua. Perubahan drastis ini bermula sejak James merenggut kesuciannya dengan bayaran tinggi. Didorong dendam, Clara bertekad menghancurkan hidup pria itu sebagai balasan atas nasibnya yang kini menjadi seorang madam dalam semalam. Namun, mampukah Clara menuntaskan misinya saat James justru muncul kembali sebagai pelanggannya? Pertarungan harga diri dan hasrat pun dimulai di dunia malam.
Sampul Novel Jangan Main-Main Dengan Dia
8.9
Yolanda dibuang ke desa terpencil setelah tahu ia hanya dijadikan alat bisnis oleh orang tua angkatnya. Tak disangka, ia justru menemukan jati diri sebagai pewaris keluarga konglomerat yang sangat berpengaruh. Meski dihujani kasih sayang, ia harus menghadapi kecemburuan adiknya. Yolanda pun bangkit membalas dendam dengan bakatnya yang luar biasa. Pesonanya memikat seorang miliarder ternama yang kini memojokkannya demi mengungkap rahasia besar Yolanda.
Sampul Novel Jangan Pernah Mengkhianatiku
9.0
Arvella Siregar melarikan diri dari kekejaman suaminya, Rivan, hingga tersesat di hutan dan diselamatkan oleh Kael Mahendra yang misterius. Di sana, ia bergabung dengan kelompok ahli untuk belajar bertahan hidup dan menjadi tangguh. Arvella mengungkap fakta bahwa kematian orang tuanya adalah konspirasi jahat, bukan kecelakaan. Bersama Kael, ia kini bersiap keluar dari hutan untuk membalas dendam dan mengungkap asal-usulnya meski nyawa menjadi taruhan utama.
Sampul Novel Kisah Ku
9.4
Dalam dinamika kehidupan modern yang serba cepat, sekelompok individu terjebak dalam obsesi untuk mengejar kepuasan duniawi. Mereka menjalani hari-hari dengan ambisi yang berpusat pada pencarian kenikmatan sesaat yang semu. Narasi ini menyoroti bagaimana setiap langkah yang mereka ambil didorong oleh rasa haus akan kesenangan tanpa memikirkan konsekuensi jangka panjang. Sebuah kisah tentang pencarian jati diri di tengah godaan gaya hidup yang penuh gairah.
Sampul Novel Perceraian dan Bersinar: Terlambat untuk Meminta Maaf
8.8
Dua tahun Caitlin bersabar menghadapi sikap dingin Isaac, namun kepulangan cinta pertama suaminya yang tengah hamil menghancurkan segalanya. Sambil merahasiakan kehamilannya sendiri, Caitlin memilih bercerai meski Isaac meremehkan keputusannya. Saat Caitlin bangkit sebagai desainer ternama yang bergelimang harta dan dikagumi banyak pria, Isaac justru didera penyesalan. Kini, sang miliarder harus memohon kesempatan kedua pada mantan istri yang dulu ia sia-siakan.