APKDock Logo
Sampul Novel Rahasia Wanita Pemikat

Rahasia Wanita Pemikat

8.3 / 10.0
Angel, gadis jelita yang terjebak cinta terlarang dengan pria beristri, kini terancam setelah hubungan setahun mereka tercium istri sah. Di tengah kemelut, sang ibu mengenalkannya pada putra temannya demi perjodohan. Konflik makin rumit saat kekasih gelapnya memberi pekerjaan di perusahaan sahabatnya, di mana putra pemiliknya pun jatuh hati pada Angel. Siapakah ayah dari bayi yang dikandungnya? Akankah rahasia perceraian ibunya terungkap di balik tiga cinta ini?

Rahasia Wanita Pemikat Bab 1

Wanita muda berusia dua puluh empat tahun, tinggi sekitar seratus enam puluh delapan sentimeter, berkulit kuning langsat dengan rambut bergelombang yang di gelung tinggi di atas kepala, memperlihatkan leher jenjangnya dengan sebuah tato kupu-kupu kecil di bagian tengkuk menambah keindahan bagi setiap orang yang memandangnya.

Kaos berbahan straight tanpa lengan melekat sempurna di tubuh elok miliknya di padu dengan setelan celana hotpants yang memperlihatkan kaki mulus rampingnya dengan bentuk tubuh secara proporsional milik wanita muda bernama Angelina Wijaya.

Saat dirinya keluar dari sebuah mobil berwarna merah maroon yang terparkir di depan toko bakery yang disinggahi, beberapa pasang mata memandang ke arahnya. Tampak jelas di dalam mobil, seorang lelaki memakai topi dengan kaca mata hitam, menunggu di tempat parkir itu dengan kondisi mesin mobil masih tetap menyala.

Beberapa saat kemudian, Angel, panggilan akrab dari Angelina Wijaya. Keluar dari toko bakery berjalan menuju mobil yang masih menyala kemudian ia pun masuk ke dalam mobil tersebut dan mobil pun melaju ke jalanan yang terlihat padat merapat.

Di dalam mobil tampak Angel menyuapi lelaki yang sedang menyetir dengan sepotong roti sobek keju. Angel juga terlihat mengambil tissue untuk membersihkan sudut bibir lelaki itu dari remahan roti yang masih tersisa.

“Hmmmm.. Slow Sayang.., bibirku tidak bisa memuat semua potongan dari roti itu.., kecuali beberapa potongan bagian tubuhmu yang seksi itu,” ujar lelaki itu sambil tersenyum nakal.

Mendengar ocehan lelaki itu, Angel tersenyum penuh arti, lalu memandang lelaki itu lewat tatapan tajam dari kedua bola matanya yang indah dan berkata, “Dasar perayu.”

Lelaki yang disebut perayu oleh Angel, tertawa menggoda dengan pandangan tetap fokus pada jalanan yang semakin padat di sore hari.

“Mas Tito, kapan bisa ajak Angel jalan-jalan ke Singapura? Cuma janji-janji aja, Aah...”

Lelaki yang dipanggil Tito oleh Angel adalah seorang lelaki yang berusia empat puluh lima tahun, dengan postur tubuh tinggi dan bentuk tubuh yang sangat di jaga dalam penampilannya. Dia adalah Tito Khaidir, pengusaha muda dibidang kuliner yang telah mempunyai seorang istri dengan dua orang anak.

Tetapi dia memiliki hubungan spesial dengan Angel. Dan pertemuan mereka pertama kali terjadi, kala Angel bekerja sebagai marketing pada sebuah perusahaan otomotif. Bertemu dalam ajang pameran mobil keluaran terbaru. Dan Tito adalah salah seorang customer yang di rayu oleh Angel untuk membeli salah satu jenis mobil keluaran terbaru.

Sejak saat itu, hubungan mereka pun menjadi bertambah dekat. Entah karena cinta yang memang tumbuh diantara mereka atau karena nafsu semata. Dan semua itu hanya mereka sendiri yang tahu ke mana arahnya.

“Hmmmm akhirnya sampai juga di apartemen cinta kita,” ciuman mesra Tito mendarat mesra di pipi ranum Angel.

Mereka keluar dari mobil, menuju lift untuk sampai ke lantai tujuh. Sesampai di dalam lift, Tito menekan tombol nomor tujuh seraya meraih pinggang Angel yang kian merapat ke tubuhnya.

Sesaat kemudian pintu lift pun terbuka dan mereka menuju kamar apartemen mereka pada nomor 701. Tito langsung membuka pintu kamar itu dan masuk ke dalam apartemen lalu menggiring Angel ke ranjang mereka, untuk melampiaskan hasrat kerinduan sesaatnya.

Tito yang sudah tidak bisa membendung hasratnya langsung menciumi Angel dalam setiap jengkal tubuhnya dalam desahan hasrat yang dalam. Angel yang mendapatkan sentuhan Tito, menyambut setiap sentuhan dengan membalas mencium lelaki itu dengan bergairah.

Lalu mereka pun melambung jauh pada hasrat yang kian menggebu dengan memberikan sensasi dalam hasrat cinta sesaat yang kian menggelora.

“Sayang... kamu yang di atas yaa,” kecup mesra Tito setelah puas dalam memainkan sensasinya pada tubuh Angel yang telah polos.

Angel dengan tubuh eloknya melakukan apa yang menjadi keinginan kekasih hatinya. Mereka pun berpacu dalam hasrat, hentakan tubuh Angel dengan liukkan membuat kelelakian Tito bertambah tegang.

“Aarrhhh.., terus sayang.., Ouuwhh.., nikmatnya, hemmm,” cercau Tito dalam setiap hentakan yang dilakukan Angel dengan bibir yang menyesap dan memainkan dua gundukan kenyal kian menegang.

Sampai akhirnya, erangan panjang Angel dan Tito mengisi seluruh ruang kamar itu saat Angel semakin keras menghentakan bokongnya dan bibir Tito pun terus menyesap secara bergantian gundukan kenyal itu.

“Ouuwhh.., Aaaoouuhh.., Mas..,” Angel menggelinjang dengan memutarnya perlahan sedangkan kedua tangan Tito menekan pinggul Angel yang masih diatas tubuhnya.

“Aaarrhhhh..., Ooowwhhh, Angel..! Pekik Tito sambil menyesap bibir Angel di antara desahan dan derup jantung yang kian berpacu dengan kenikmatan yang terhambur hangat dalam percintaan mereka.

“Hebat...kamu yaa,” bisik Tito memeluk dan kembali memberikan kecupan kecil pada bibir ranum Angel, memperlihatkan kepuasan atas permainan Angel.

“Mas menginap yaa malam ini,” rajuk Angel sambil melepas pelukannya beranjak dari tempat mereka bercinta menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

Tidak ada jawaban atas pertanyaan Angel. Lelaki itu hanya memandangi tubuh elok Angel, berjalan tanpa sehelai kain, menghilang ketika masuk ke kamar mandi. Sekembalinya Angel dari kamar mandi, Tito pun beranjak dari ranjang kenikmatan itu untuk membersihkan diri.

Setelah itu, terlihat Tito memakai seluruh pakaiannya. Lalu dia pun menjawab, “Maaf sayang... sepertinya aku tidak bisa bermalam disini, besok aku ada janji untuk mengajak anak-anak bertemu dengan kakek-nenek mereka.”

Angel yang masih tidur-tiduran di pembaringannya menutup seluruh tubuhnya yang masih tanpa busana dengan selimut tebal berwarna biru tua, ia mendengarkan penjelasan lelaki yang baru saja selesai bercinta dengannya bersiap-siap pergi dari apartemen mereka.

Hubungan yang telah terjalin selama satu tahun setengah ini sama sekali tidak memberikan kemajuan, malah kemunduran. Dulu ketika baru pertama kali Tito menyatakan cinta dan kasih sayangnya, dalam sebulan dua sampai tiga kali Tito berbohong pada istrinya dengan alasan ada urusan keluar kota hanya untuk bisa merengkuh rasa cinta yang masih membara.

Setelah satu tahun tampak makin terasa perubahannya, walaupun dalam finansial Tito masih mencukupinya, tetapi kebutuhan batin Angel kian berkurang seiring dengan perjalanan waktu cinta mereka, “Angel...koq melamun seperti itu, aku janji... kalau ada kesempatan pasti aku akan menemani dirimu satu sampai dua hari.”

“Jangan terlalu banyak berjanji mas, sudah banyak janji yang enggak jadi kenyataan,” Angel merajuk dengan menutup seluruh wajahnya dengan selimut tebal.

Melihat kekasih gelapnya merajuk, Tito menghampiri dan duduk disisi ranjang kenikmatan mereka. Tito membuka selimut yang menutupi bagian wajah Angel. Setelah membuka selimut itu, ia lalu mencium kening Angel dan membisikkan kata-kata rayuannya.

“Sayang, aku serius akan membuat rencana yang lebih matang, untuk keluar negeri sama kamu, agar bisa menikmati malam indah bersamamu.”

Setelah itu, Tito pun beranjak menuju pintu keluar apartemen pulang ke rumahnya.

“Sayang...aku pergi dulu yaa,” ucap Tito, sesampai di pintu keluar ia melambaikan tangan ke arah Angel.

Sesaat Angel masih terdiam dan berbaring di ranjangnya. Ia kembali memikirkan kelangsungan dari hubungan gelap yang sudah satu tahun lebih. Tidak adanya kepastian dari Tito membuat hati Angel gusar. Setiap habis bercinta, Angel selalu membahas masalah kelanjutan hubungan mereka, hanya saja Tito belum bisa memberikan arah yang pasti. Padahal Angel ingin Tito menjadikannya istri ke dua.

Seperti sahabatnya yang kini berbahagia, walaupun menjadi istri ketiga dari bandot tua yang selama ini menidurinya. Bahkan bandot tua itu memberikan seorang anak lelaki yang kini baru berusia satu tahun.

Sahabatnya bernama Siska, yang dulu bekerja sebagai marketing di perusahaan otomotif juga. Mereka menjadi sahabat sejak duduk di bangku Sekolah Lanjutan Atas. Dan mereka pun sama-sama melanjutkan kuliah di Universitas yang sama.

Hanya saja selera dan pandangan mereka tentang lelaki jauh berbeda. Angel suka dengan lelaki yang rapi, wajah yang karismatik, mapan tetapi tidak terlalu tua sekali darinya. Sedangkan Siska, melihat lelaki dari sudut pandang yang berbeda.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Rahasia Wanita Pemikat

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania adalah pengacara berani yang rela bertaruh nyawa demi keadilan. Ia kerap berselisih dengan Yudi, pria dingin yang telah menjadi rivalnya sejak kecil. Meski selalu menolak dijodohkan, takdir memaksa keduanya bersatu dalam ikatan pertunangan rahasia dari orang tua mereka. Di tengah gejolak benci dan cinta, Tania harus menghadapi bahaya besar saat melawan Wijaya, konglomerat kejam di balik kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota adalah pemuda dua puluh tahun yang sangat malas dan pengangguran. Meski cerdas dalam kelicikan, ia hanya menghabiskan waktu dengan gawainya. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi ibunya, Artisa. Sebagai wanita pekerja keras yang juga memiliki sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat buruk putranya secara total. Ia menempuh metode ekstrem dengan mentransformasi fisik Sota. Berhasilkah rencana Artisa mengubah jati diri Sota melalui perubahan tubuh tersebut?
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Pasca kehilangan Rizal, Sonia pindah ke apartemen kecil bersama dua anaknya, Alif dan Hana, demi lari dari duka. Di sana, ia bertemu Yudha, seorang duda karismatik yang membesarkan putrinya, Mira, sendirian setelah tragedi serupa. Meski sama-sama terluka, pertemuan di lorong apartemen itu memicu percikan emosi. Kini, mereka harus memilih: tetap terbelenggu kenangan pahit masa lalu atau meruntuhkan dinding ketakutan demi menyambut cinta baru yang hadir di depan mata.
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Penyesalan mendalam menghantui setelah perpisahan yang tak terelakkan terjadi. Kesadaran yang datang terlambat hanya menyisakan duka, karena tangisan tak mampu mengubah kenyataan. Kehadiran sosokmu sebelumnya telah memberi warna dan mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski mengenalmu membawa rasa sakit dan kesedihan, di sana pula kutemukan kebahagiaan sejati. Kini, andai waktu bisa diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik bersamamu.
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian pernah bersumpah takkan menikah karena menganggap wanita hanya teman tidur. Namun, prinsip itu goyah sejak ia bertemu sekretarisnya, Adeeva Adelia Albert, yang sama sekali tidak tertarik menggodanya. Xavier merasa pertemuan ini adalah anugerah terindah, sementara Adeeva sempat menganggap Xavier sebagai hal terburuk dalam hidupnya. Kini, kebencian itu berubah menjadi hari-hari penuh keindahan bagi mereka berdua.
Sampul Novel Penguasa Abadi Sepuluh Ribu Binatang
8.3
Di Pulau Sepuluh Ribu Binatang yang megah, puluhan ribu anak di bawah sepuluh tahun berkumpul di Puncak Lundao dengan penuh keseriusan. Sebagai murid baru yang baru saja menemukan akar spiritual mereka, mereka mendengarkan wejangan dari seorang tetua berjubah hijau. Ia mulai mengisahkan sejarah sekte, bermula dari sang pendiri legendaris, Wan Beast Immortal Li. Dahulu, Li hanyalah seorang kultivator biasa dari Kerajaan Qin di Alam Qianyang sebelum akhirnya mencapai keabadian.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan