APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ratu Kerajaan Niskala

Ratu Kerajaan Niskala

Candra Utari, pewaris Kerajaan Niskala, menghadapi ancaman saudara tirinya, Sekar Buana, Lintang Alit, dan Pupus Cantika. Berbekal ilmu kanuragan dari Ratu Arum, ia mengasingkan diri ke Perguruan Langit Ageng sebelum membangun Kerajaan Wulan Katigo yang makmur. Saat Niskala di ambang kehancuran akibat pemberontakan, Candra menyamar sebagai Pangeran Layang Jembar untuk membantu ayahnya. Di tengah perang, muncul pasukan bertopeng misterius yang menjadi teka-teki besar bagi sang putri.
Bab
Bagikan

Bab 3

Suara isak tangis itu terdengar tak berhenti dari kamar belakang puri istana. Yang kadang kala berganti dengan suara makian dan sumpah serapah.

Ki Arto dan Ki Bagong, dua pengawal yang bertugas menjaga kamar belakang puri istana itu, hanya saling pandang sambil mengulum senyum. Dalam setahun ini, entah sudah berapa kali mereka berdua bertugas menjaga kamar belakang puri istana yang berstatus sebagai kamar pembinaan bagi para putri keraton yang tengah menjalani hukuman.

"Aku hendak masuk menemui putriku. Buka pintunya!" hardik Dewi Wulan, ibunda Putri Lintang Alit, istri keempat Raden Eka Kencono.

"Mohon ma'af, Ndoro Ayu. Kami tidak berani membuka pintu tanpa ada perintah dari Raja Raden Eka Kencono. Hanya beliau yang bisa memerintah kami," jawab Ki Arto sambil sedikit membungkukkan badan.

Dewi Wulan mendengus kesal. "Aku istri Raden Eka Kencono. Aku punya hak juga untuk memerintah kalian!" hardik Dewi Wulan lagi. Tangannya memegang handle pintu dan menggerak-gerakkannya terus dengan kasar.

"Ibu ...! Tolong keluarkan aku, Ibu. Aku tidak mau berada di sini. Tolonglah, Ibu," rintih Putri Lintang Alit dari dalam kamar. Dia mendengar ibunya datang dan sedang berusaha menemuinya.

"Berapa lama masa hukumanmu, Cah Ayu?" tanya Dewi Wulan dari luar kamar.

"Tiga purnama, Ibu. Batu sehari aku berada di sini, rasanya seperti satahun. Cepat keluarkan aku, Bu," pinta Putri Lintang Alit dari dalam kamar.

Dewi Wulan tertegun di depan pintu kamar pembinaan itu. Kedua alis tipis panjangnya yang laksana bulan sejuring itu, bertaut hampir tanpa jarak. Terlihat dia sedang berpikir keras .

Tak lama kemudian, terlihat Raden Eka Kencono tengah berjalan melintas di ruang tengah. Dewi Wulan dapat melihatnya melalui tirai pembatas ruang tengah dengan ruang belakang, yang disingkapkan sebagian. Dia bergegas menghampiri Sang Raja.

"Kakanda Raja," panggil Dewi Wulan ketika telah berada di dekat Raden Eka Kencono. "Segala hatur sembah untuk Kakanda," ujar Dewi Wulan sembari menangkupkan kedua telapak tangannya di depan dada.

Raden Eka Kencono menghentikan langkahnya. Menatap garwa selirnya itu dengan pandangan datar. Istri keempatnya itu dinikahi karena keterpaksaan. Sama seperti yang terjafi pada keempat istrinya yang lain. Hanya Sang Permaisuri, Dewi Arum-lah yang dia nikahi dengan kecintaan utuh.

Dewi Wulan adalah putri dari Kerajaan Sendang Ageng, yang berada di sebelah utara Kerajaan Niskala. Kerajaan Sendang Ageng adalah sebuah kerajaan kecil yang jauh dari kata makmur. Geografis wilayahnya menakdirkan Kerajaan Sendang Ageng menjadi sebuah wilayah yang selalu mengalami masa kekeringan. Bahkan danau besar yang menjadi ciri khas wilayah itu, telah kering sejak puluhan tahun terakhir.

"Apa yang ingin kamu sampaikan, Dewi Wulan?" tanya Raden Eka Kencono dengan pandangan menyelidik. Dewi Wulan adalah salah satu istri selir yang selalu dihindarinya. Karena Sang Raja tidak pernah menyentuh keintiman Dewi Wulan. Namun, Dewi Wulan mampu memberinya seorang anak.

"Saya memohon dengan segala kerendahan hati, Kakanda Raja. Ijinkan anak saya, Putri Lintang Alit, agar bisa dikeluarkan dari kamar pembinaan hari ini." Dewi Wulan memohon dengan menundukkan wajahnya. Dadanya berdebar kencang menunggu jawaban dari Sang Raja.

Raden Eka Kencono ternyata tidak memberikan jawaban apapun. Hanya menghela nafas panjang. Lantas berlalu dari hadapan Dewi Wulan. Menuju ke ruang makan, di mana para kerabat kerajaan tengah menunggu untuk bersantap siang bersama.

Lemas seluruh persendian Dewi Wulan. Sikap Raden Eka Kencono sudah cukup menjadi jawaban bahwa Sang Raja menolak mentah-mentah permohonan Dewi Wulan.

"Kakang Dimas Saloka," panggil Dewi Wulan pada lelaki yang melintas di depannya. Seorang lelaki tampan yang bertubuh tinggi besar, berkulit putih, berhidung mancung dan berbibir merah. Lelaki tampan yang selama ini menjadi penyalur hasrat cinta Dewi Wulan.

Lelaki yang dipanggil dengan nama Dimas Saloka itu menghentikan langkahnya di depan Dewi Wulan. Dia mencolek hidung Dewi Wulan dan meraih pinggang nawon kemit Sang Dewi. Memagut bibir indah berlekuk milik Dewi Wulan.

"Ada apa, Wong Ayu? Apakah kamu menginginkan diriku malam ini? Aku selalu ada waktu untukmu," ujar Dimas Saloka sembari kembali memagut bibir indah Dewi Wulan.

Dewi Wulan tersipu. Hubungan rahasianya dengan Sang Patih, membuat dirinya selalu merasa bersemangat. Karena pernikahannya dengan Raden Eka Kencono, hanyalah sebuah pernikahan penuh topeng. Dan kenyataan itu membuat Dewi Wulan merasa muak dengan hidupnya.

"Ehem ... ehem ..." Suara deheman di belakang Patih Dimas Saloka dan Dewi Wulan, membuat kedua orang itu sontak menghentikan kemesraannya.

Wajah Patih Dimas Saloka memerah. "Nyuwun pangapunten ..."

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendam dan kehilangan
9.1
Kebahagiaan Ardian, polisi muda berbakat, hancur seketika saat istrinya, Mira, tewas mengenaskan. Mira adalah wartawati kriminal yang terbunuh saat meliput kasus pembunuhan berantai yang tengah diselidiki Ardian. Di hadapan jenazah sang istri dan ayah mertuanya, Ardian bersumpah untuk menuntaskan misteri ini. Ia bertekad memburu sang pembunuh dengan tangannya sendiri demi membalaskan dendam atas hilangnya nyawa wanita yang paling ia cintai.
Sampul Novel Dipaksa Menikahi Mafia Kejam
9.1
Niat tulus Grazella Elnara Wesley menolong pria asing justru menyeretnya ke dalam neraka. Gabriel Leonard Mattew, pemimpin mafia kejam asal Italia, terobsesi menjadikannya istri karena kemiripan fisik dengan masa lalunya. Meski dipaksa menikah, mahasiswi psikologi ini tetap teguh menjaga hatinya dari dominasi sang mafia. Di tengah perjuangan menyembuhkan adiknya, Grazella harus bertahan menghadapi kekejaman Leon yang menganggap dirinya tuhan.
Sampul Novel Less Than Evil
9.6
Dalam realitas yang keras, kemampuan menjilat dan mencari muka menjadi kunci utama untuk meraih posisi strategis. Dunia ini tak ubahnya medan perang bagi mereka yang mahir mengganti topeng demi ambisi pribadi. Tak ada kebaikan murni yang tersisa; setiap interaksi hanyalah upaya untuk saling memanfaatkan satu sama lain. Hanya individu yang paling licik dan pandai bersandiwara yang mampu bertahan hingga akhir dalam persaingan hidup yang penuh dengan kepalsuan ini.
Sampul Novel Mystical Item User
8.6
Main adalah pemuda lemah yang sangat sensitif terhadap cahaya matahari. Ia mengemban misi berat untuk kembali ke desa demi menghancurkan mustika ular hijau yang berbahaya. Namun, perjalanannya penuh rintangan saat ia harus bertarung melawan para pengguna piranti mistik. Main juga terjebak dalam berbagai konflik sengit melawan manusia dan makhluk gaib. Ia harus berjuang mencari informasi demi menemukan lokasi mustika itu dan menuntaskan tugasnya.
Sampul Novel Pendekar Kembara Semesta Seri 2
9.8
Suro Joyo kembali memulai perjalanannya melintasi semesta. Usai menaklukkan Putri Siluman Alas Waru, sang pendekar justru terjebak dalam pergolakan politik di Kerajaan Karangtirta. Selain harus meredam pemberontakan, ia dituntut menghadapi ancaman bajak laut Selat Utara yang ganas. Bebannya kian berat saat harus menolong Ayumanis di Penginapan Melati Jingga, hingga akhirnya ia dihadang Sanggariwut, jawara tangguh pemilik Jurus Ular Api Neraka yang mematikan.
Sampul Novel Rindu Yang Terlarang
9.1
Bagi Alessandra Vega, bertemu mantan kekasih jauh lebih mengerikan daripada melihat hantu. Sialnya, takdir justru mempertemukan kembali Alessandra dengan Fabian Reva, seorang perwira militer yang pernah mengisi hatinya. Tuntutan pekerjaan memaksa mereka untuk terus berinteraksi secara intens. Kini, Alessandra terjebak dalam dilema antara kenangan lama dan realita. Akankah benih cinta lama mereka bersemi kembali, ataukah luka masa lalu justru memicu konflik baru?