APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sabun Hotel Di Tas Kerja Suamiku

Sabun Hotel Di Tas Kerja Suamiku

Kehidupan rumah tangga yang tenang mendadak terusik saat sang istri menemukan sepotong sabun hotel kecil di dalam tas kerja suaminya. Penemuan tak sengaja saat mencari ikat pinggang tersebut menjadi awal dari kecurigaan yang mendalam. Benda mungil itu ternyata menjadi kunci utama yang membuka kotak pandora, menuntunnya pada serangkaian rahasia gelap dan sisi lain sang suami yang selama ini tersembunyi rapat di balik topeng kesetiaan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Kemudian kulanjutkan membaca chat berikutnya, ternyata dari Sita, teman lama ku saat dulu di sekolah menengah pertama dan kini telah tinggal di Jakarta,

[Lagi ngrayain apa nih Wid? Sampai nginep dihotel segala?]

[Eh siapa yang nginep dihotel sih? Nggak ngrayain apa apa kok Sit.]

[Lha trus kalau nggak dari hotel, kamu dapat sabun imut tadi darimana?]

[Kan sudah kubilang di status, pemberian suamiku itu]

[Pemberian dari suamimu? Oh suamimu habis ada gathering gitu kah ditempat kerjanya? Terus nginep di hotel?]

[Gathering itu apa? Aku nggak ngerti e]

[Gathering itu ya semacam acara kumpul kumpul gitu lah Wid, biasanya diadakan komunitas atau suatu perusahaan.]

[Kayaknya nggak deh Sit, nggak pamit ke aku kok, dan Mas Heru nggak pernah kok nginep nginep gitu katanya]

[Lha terus kenapa dia ngasih sabun itu dan katanya dia dapat dari mana?]

[Tadi aku kan nemuin itu sabun di tas kerjanya suamiku, dan katanya itu sabun serbaguna yang khusua dibelikan untukku, banyak kok diwarung kelontong gitu.]

[Ya ampun Wid, kamu itu polos banget sih jadi orang. Itu sabun hanya diperoleh ketika kita bermalam dihotel saja, nggak ada tuh dijual di toko toko. Kan sudah ada tulisannya besar HOTEL, masak sih kamu masih nggak paham juga. Saranku sih waspada aja pada suamimu.]

[Kupikir tulisan HOTEL itu tadi adalah merek nya Sit, kayak D****L gitu.]

[Hemmm dasar, coba kamu ketik pencarian di handphone mu tentang sabun itu, banyak info nanti yang kamu dapat dari sana. Ya sudah nanti selidiki dulu darimana suamimu dapat sabun itu, jangan emosi dulu, siapa tahu dia dikasih temannya juga kan. Ya sudah aku mau pergi belanja nih.]

[Oke, terima kasih infonya ya Sit,]

Teryata pemikiran dua temanku tadi, apa memang aku yang terlalu bodoh ya. Lalu akupun mencoba mencari keterangan tentang sabun itu.

Dan ternyata yang teman temanku katakan tadi. Kenapa Mas Huda harus berbohong seperti ini denganku? Kalau benar dia dari hotel, dengan siapa dia bermalam? Kenapa sampai ada dua sabun, apakah lebih dari satu kali dia bermalam dihotel? Apakah itu dilakukan saat dia kerja shift malam atau kapan? Karena memang dia sangat sering pulang telat dan saat libur kerja pun dia sering keluar sendiri tanpa aku.

Aku nggak boleh emosi, harus tetap main pintar, pura pura nggak ngerti aja lah, sambil cari kebenarannya yang sesungguhnya.

***** *****

Tumben tumbenan Mas Huda pukul lima sore sudah sampai dirumah, padahal biasanya minimal pukul enam dia baru sampai rumah. Saar kutanya jawabnya pasti lagi kumpul dengan teman temannya dan bukan urusanku, dan aku pun tak pernah mempermasalahkan hal itu sebelumnya.

"Masak apa nih Dek, kok baunya harum bener, membuat aku lapar saja," katanya ketika sampai di depan pintu.

Kebetulan tadi, aku memang memasak rawom daging kesukaannya, dan baru saja matang, jafi uap lezatnya masih tercium.

"Ini Mas, rawon daging kesukaanmu. Mau makan sekarang apa nanti?,"

"Sekarang juga nggak apa apa Dek, lapar banget ini. Oh iya ini tadi Mas beli martabak manis keju nih, kamu suka nggak?"

"Wah suka banget aku Mas, kok Mas tau banget sih makanan kesukaanku. Tumben banget sih Mas, lagi gajian ya?"

"Yang aku suka pasti kamu suka kan Dek, sudah habisin semuanya, besok Mas belikan lagi. Iya kan Mas baru gajian. Udah sana cepat ambilkan makan, pasti masakanmu enak sekali Dek," katanya dan kujawab dengan senyuman dan segera menuju dapur untuk menyiapkan makanan.

Tumben tumbenan dia membelikanku makanan, padahal selama delapan bulan tak pernah sekalipun aku merasakan gajinya, lebaran kemarin pun kami membeli pakaian sendiri sendiri.

"Yuk Mas, ini sudah siap makananya, spesial aku siapin makanan buat kamu nih Mas, kamu makan nasi aku tak makan martabak manis aja Mas, mumpung masih anget." Kataku sambil memasukkan sepotong martabak itu ke mulutku.

"Wih makan besar nih Dek, masak banyak ya kamu, ada rawon dan empal daging, cocok banget. Lagi banyak uang nih kamu Dek?,"

"Nggak kok Mas, lagi pingin masak daging sapi aja. Panen juga masih bulan depan kok. Martabak nya juga enak banget loh Mas, sering sering aja ya Mas kayak gini " kataku sambil masih melahap makanan manis tersebut, dan Mas Huda pun makan dengan lahap masakanku.

"Besok kan Mas libur, kita jalan jalan yuk dek, terus belanja, nanti aku yang traktir deh. Selama menikah kita kan belum pernah jalan jalan bareng, maukan?"

"Wah mau banget dong Mas,,, ih senangnya punya suami baik sepertimu Mas," kataku dengan senyum sumringah.

Kenapa ya suamiku tiba tiba jadi berubah seribu derajat, apa karena memang dia baru sadar kalau aku ini istri yang baik, atau ada udang dibalik rempeyek, eh batu?...

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Arti Dalam Pernikahan
7.9
Haura menentang keras rencana perjodohan yang melibatkan dirinya dengan Rainer. Fokus utamanya adalah mempertahankan hubungan asmara bersama pria pilihannya, Ali. Merasa dikhianati dan terbakar api cemburu, Rainer merancang rencana jahat untuk membalas dendam. Ia menyebarkan video asusila demi merusak reputasi Haura sekaligus menghancurkan ikatan cintanya dengan Ali. Konflik ini menguji keteguhan hati Haura di tengah skandal yang mengancam masa depannya.
Sampul Novel Cinta yang Terkhianati
8.1
Pernikahan Aulia dan Arman kini hampa, menyisakan luka akibat sikap Arman yang dingin dan sering mabuk. Keadaan semakin memburuk saat Rika mengungkap perselingkuhan Arman dengan Maya. Hancur oleh kebenaran ini, Aulia memutuskan untuk mengakhiri sandiwara mereka. Ia langsung mengonfrontasi Arman dan menuntut kejujuran. Meski Arman terpojok, luka Aulia sudah terlalu dalam. Kini, ia harus memilih antara mempertahankan rumah tangga atau pergi demi harga dirinya.
Sampul Novel Cold-hearted girl
9.4
Seorang pembunuh bayaran wanita yang tangguh kini memegang misi baru sebagai pelindung seorang ilmuwan jenius. Keselamatan sang ilmuwan terancam setelah ia berhasil menciptakan sebuah penemuan yang sangat krusial. Namun, di tengah situasi berbahaya yang mengintai nyawa mereka, benih-benih asmara justru mulai tumbuh. Pertemuan intens ini memaksa sang gadis menghadapi konflik batin saat perasaan profesionalnya perlahan berubah menjadi cinta yang mendalam.
Sampul Novel Dinodai Mantan Majikan
8.3
Demi biaya operasi ibunya, Anjani Aswari terpaksa menjual kesucian kepada majikannya, Barata Yudha. Konglomerat itu justru terus mengeksploitasi Anjani sebagai pemuas nafsu rekan bisnisnya di bawah ancaman maut. Saat Anjani hamil demi menghidupi adik-adiknya, Barata menolak bertanggung jawab dan menuduh bayi itu milik pria lain. Konflik memuncak ketika istri Barata, Ayudya, mengetahui skandal ini. Anjani yang menderita pun harus mengungkap kebenaran di tengah pengusiran.
Sampul Novel Langit Jam 4 Sore
8.2
Divia Putri Gayatri adalah gadis pemimpi yang mengagumi kedamaian langit pukul empat sore. Ia berharap takdir hidupnya akan seelok cakrawala itu. Tanpa diduga, Divia justru menemukan tambatan hati saat ia tidak sedang mencari cinta. Pertemuannya dengan Arman yang begitu sinematik meninggalkan kesan mendalam yang tak terlupakan. Namun, ketika bayang-bayang masa lalu mulai mengancam kebahagiaan mereka, mampukah cinta mereka bertahan melawan ujian takdir yang berat?
Sampul Novel Misi Cinta: Dendam Mantan Istri
7.9
Terence harus menikahi Julia setelah sebuah insiden tak terduga menghancurkan pertunangannya dengan Jean. Meski berstatus suami istri, Terence membenci Julia dan menolak menyentuhnya selama tiga tahun. Saat Jean kembali ke tanah air, Terence langsung menceraikan Julia tanpa memedulikan perasaannya. Merasa dikhianati oleh saudara kandung dan pria yang ia cintai, Julia kini bangkit dengan dendam membara untuk membalas rasa sakit hatinya kepada mereka berdua.