APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sang Pelakor Istimewa

Sang Pelakor Istimewa

Kala mendapati dunianya hancur setelah ayahnya tewas tertembak dan ibunya menderita cedera otak parah. Di tengah pengkhianatan kekasihnya, Robert sang paman menjadikannya jaminan bagi keluarga Keller yang kaya raya. Demi biaya medis sang ibu, Kala terpaksa menjadi istri kedua bagi William dan Esmeralda untuk memberikan keturunan. Di bawah aturan kuno keluarga itu, Kala terjebak intrik rumit dan mulai mendambakan cinta tulus dari William di setiap sentuhan dinginnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Kala terbangun dan menatap tubuhnya di atas ranjang super king. Kala mencoba turun dan berjalan menyusuri ruangan kamarnya yang sangat besar. Bahkan kamar itu lebih besar dari rumahnya yang berada di Manchester.

“Nona Kala?”

Kala yang sedang asik memandangi lukisan spontan menoleh ke belakang dan menatap bibi Gagi sedang menyiapkan gaun untuknya.

“Tuan William akan datang, saya sudah menyediakan baju untuk hari ini.”

Perempuan itu menunjukan gaun kepadanya. Kala menatap gaun berwarna biru yang diletakkan di samping tempat tidur.

“Apakah aku harus menggunakannya?”

Bibi Gagi menganggukan kepala. “Tentu saja, Nona!”

“Apa ada masalah?”

Kala menghela napas panjang. Pakaian itu terlalu mewah. Kala tidak suka memakai gaun. “Apakah lelaki itu berumur tua?” tanya Kala segera sebelum perempuan paruh baya itu pergi meninggalkannya. Bibi Gagi terdiam cukup lama.

“Mengapa dia menjadikanku istri keduanya? Di mana istri pertamanya? Apakah dia tidak akan marah?” cercah Kala. Dia menyipitkan matanya menatap perempuan paruh baya itu. Kala harus mendapatkan jawaban. Kala harus tahu apa motif dari lelaki itu.

Apakah dia pria tua yang haus akan belaian? Pikirnya.

“Nona, Tuan William adalah lelaki yang baik. Dia mencintai istri pertamanya,” jawabnya. Alis Kala bertautan. Dia menatap bibi Gagi dengan ekspresi bingung.

“Lalu, mengapa dia ingin menjadikanku istri keduanya?”

Bibi Gagi mengigit bibir bawahnya. Dia bingung harus berkata apa. Dia kemudian keluar dari dalam kamar sebelum Kala bertanya banyak hal.

Brak!

Pintu tertutup, Kala menghela napas frustasi. Dia kemudian masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan segera berganti pakaian. Gaun yang diberi perempuan itu terlalu tipis. Kala tidak suka terlihat seksi.

“Lelaki yang mencintai istrinya, tapi mengapa dia ingin menjadikanku istri kedua?” pikirnya kemudian.

“Ini bodoh sekali!” gerutunya. Setelah berpakaian, Kala tidak lupa menyemprotkan beberapa wewangian ke tubuhnya. Menurut bibi Gagi, lelaki itu menyukai wewangian. Apakah dia dipersipkan untuk tidur dengannya?

“Oh tidak, mengapa nasibku terlalu buruk seperti ini?” batinnya.

***

William masih berada di dalam kamarnya. Hari ini, Esmeralda mengatakan bahwa dia harus bertemu dengan perempuan bernama Kala.

“Sayang!” ucap William sambil berjalan ke arah istrinya itu. William tidak lupa mengelus pipi Esmeralda. Istrinya itu sedang sibuk merias wajahnya.

Merasakan sentuhan hangat suaminya di bagian sensitif, Esmeralda kemudian membalikan badan dan menatap William.

“Ada apa sayang?”

Esmeralda berdiri dari kursi riasnya lalu melingkarkan tangannya di leher William. “Kamu akan bertemu dengan perempuan itu lalu bercinta.” Bisiknya. William menghela napas kasar ke udara. Dia tidak ingin perempuan lain berada di kehidupan mereka. Ide Esmeralda benar-benar gila.

“Bagaimana kalo kita program hamil saja? Aku ingin kamu yang melahirkan anakku, bukan perempuan lain,” bisik William. Dia tidak lupa mengecup pipi hingga kecupan itu mengarah ke leher Esmeralda. Membuat Esmeralda mengeliat manja di dalam pelukannya.

William selalu bisa membuat Emeralda bersikap manja. Kecupan William beralih ke bibir Esmeralda. Ciuman itu begitu hangat dan penuh kasih sayang. Esmeralda sangat seksi pagi ini bahkan William sudah tidak sabar untuk menyatukan cinta dengan istri kesayangannya itu.

“Sayang!”

“Sudah … ah … aku akan …,” desah Esmeralda di dalam kenikmatannya. William melepaskan ciumanya, dia menatap Esmeralda dengan lekat.

“Aku tidak ingin berbagi cinta dengan orang lain, sayang. Aku ingin dengan kamu!”

Esmeralda spontan meletakkan telunjuknya di bibir William. Deru napas lelaki itu jelas terdengar di telinganya.

“Kau tahu kan, aku tidak pernah ingin melahirkan anak,” tukasnya. Esmeralda menatap manik mata William.

“Aku sudah menandatangani kontrak di sebuah perusahaan, dia akan memutuskan kontrak jika aku hamil,” jelas Esmeralda.

“Aku tidak akan merusak tubuhku,” sambungnya lagi.

“Sayang, aku bisa memberimu uang yang banyak, aku bahkan bisa membayarkan ganti rugi itu!”

Esmeralda menggelengkan kepala tidak setuju. Dia melepaskan pelukannya dari William lalu berjalan menuju jendela besar yang berada di dalam kamar mereka.

“William, kamu tahu kan bahwa sejak dulu, aku ingin menjadi model!”

“Aku tahu, aku harus melahirkan penerus untuk keluargamu. Tapi bukan sekarang! Ayahmu selalu mendesakku dan aku tidak suka hal itu!”

William berjalan di belakang istrinya, dia memeluk Esmeralda dari belakang. Kecupan di punggung membuat Esmeralda merasakan sensasi yang berbeda, William selalu berhasil menyentuh titik yang dia sukai.

Tangan William bergerilya manja menyentuh bagian sensitive yang diinginkannya. Tidak lupa, William spontan membalikan tubuh Esmeralda dan mengecup leher istrinya lalu beralih ke gundukan yang begitu membuatnya bergairah. William memberikan bekas kepemilikan di tempat itu.

“William … jika kau seperti ini, aku tidak akan …ah … William,” ucap Esmeralda yang sudah mabuk di dalam sentuhan suaminya. William menarik gaun istrinya ke atas secara nakal.

“Kau sudah pergi sangat lama, apakah kau tidak tahu sayang bahwa aku merindukanmu?” bisik William dengan deru napasnya yang memburu. Esmeralda mencoba mencengkram bahu lelaki itu.

“William, kau harus pakai pengaman. Aku tidak memakai …,”

“Tidak perlu sayang, aku ingin …,”

Tangan William mulai menurunkan baju Esmeralda namun secepat kilat perempuan itu mendorongnya menjauh.

“Aku harus segera pergi, ada pemotretan hari ini, sayang!” ucap Esmeralda sambil merapikan gaunnya.

“Temui perempuan itu, William. Katakan tujuan kita!” ucap Esmeralda sebelum menutup pintu kamar. William mengusap wajahnya secara kasar. Dia tidak bisa menahan hasratnya kepada istrinya pagi ini. Mengapa Esmeralda selalu menolak bercinta?

***

Kala membulatkan matanya saat bunyi langkah kaki itu semakin terdengar. Ekor matanya menatap pintu yang setengah terbuka. Jantung Kala berdetak lebih cepat. Apakah lelaki itu akan menemuinya di kamar?

“Nona Kala?” sahut suara itu. Kala spontan menoleh ke sumber suara. Dia menatap salah satu pengawal sedang berdiri di depan pintu. Kala menghela napas panjang.

“Tuan William sudah berada di dalam kamar, Nona seharusnya bertemu pagi ini!”

Demi apapun, Kala tidak ingin. Bagaimana kalo lelaki itu adalah lelaki tua? Bagaimana kalo lelaki itu segera meminta haknya? Kala tidak ingin.

“Nona!” sahut suara lelaki itu saat Kala terdiam cukup lama.

“Baiklah, aku akan ke sana!”

Kala berjalan dan mengikuti langkah kaki para pengawal itu. Deru napas Kala berkejaran. Dia panik bukan main. Kala harus pergi dari rumah ini. Dia tidak ingin berada di antara manusia asing yang memperlakukannya seperti budak.

“Nona, tuan ada di dalam.”

Kala berhenti di sebuah kamar yang penuh dengan ornament Italia. Kala menarik napas dalam-dalam lalu menghembuskan dengan pelan.

“Masuklah!” suara bariton itu terdengar dengan jelas. Jantung Kala berdetak lebih cepat. Tangan Kala bergetar saat dia mencoba membuka pintu dengan pelan.

Klek~

Bola mata Kala membulat sempurna saat menatap wajah seorang lelaki. Dia bukan lelaki tua melainkan lelaki yang sangat tampan. Wajahnya sangat dingin dan tatapannya begitu tajam. Ada apa dengannya?

“Kau~”

“Duduk dan dengarkan aku, banyak hal yang kau harus pahami!” titahnya. Kala merasa bulu kuduknya berdiri. Dia sangat ketakutan saat ini.

“Apa yang kau inginkan?”

“Tubuhmu!” balasnya secepat mungkin. Kala masih saja berdiri di depan pintu. Dia mencengkram gaunnya dengan erat. Tubuhnya menegang dan langkah kaki lelaki itu semakin dekat menghampirinya.

Bersambung …

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayah CEO Pengen Pelukan
9.1
Nadia menghabiskan malam bersama pria asing setelah dikhianati orang terdekatnya. Meski sempat menyesal, ketampanan pria itu justru membuatnya malu hingga ia nekat meninggalkan uang sebelum pergi. Kresna, sang pria misterius, merasa sangat terhina karena dianggap sebagai pria bayaran. Dengan amarah yang meluap, ia segera memerintahkan asistennya melacak identitas Nadia melalui rekaman CCTV hotel demi membalas perbuatan wanita tersebut.
Sampul Novel CINTA DINGIN TUAN BESAR
8.4
Marla masuk ke kediaman Austin sebagai pelayan, namun ia tidak menyadari bahwa Margaret memiliki agenda tersembunyi untuk menjodohkannya dengan sang cucu tertua, Richard Branson Austin. Richard adalah pria kaku yang sangat pendiam, kontras dengan adiknya, Ascar, yang gemar memberontak. Terjebak di antara dua kepribadian yang bertolak belakang, Marla kini menghadapi dilema besar: bertahan dalam rencana perjodohan tersebut atau memilih untuk melarikan diri.
Sampul Novel Dicerai Suami, Dipinang Sultan
9.2
Dunia Asha runtuh saat Raka, suaminya yang model terkenal, menceraikannya demi karier. Pernikahan tiga tahun itu berakhir karena Asha dianggap beban. Di tengah rasa sakit, hadir Rafael Adiwangsa, duda konglomerat sekaligus wali murid di sekolah tempat Asha mengajar. Rafael menawarkan kasih sayang yang jauh berbeda dari masa lalu Asha yang kelam. Mampukah Asha menyembuhkan luka hatinya dan menerima cinta pria berkuasa ini saat dirinya merasa tidak punya apa-apa lagi?
Sampul Novel Dua Istri CEO: Istri Simpanan Suamiku
8.0
Adam memutuskan menikahi Maya hanya demi mengamankan harta warisan, meski hatinya masih terpikat sepenuhnya pada sang kekasih, Sabrina. Memanfaatkan kenaifan Maya, Adam lihai menyembunyikan perselingkuhannya dalam waktu yang cukup lama. Namun, segala rahasia gelap dan kebusukan motifnya perlahan mulai terendus. Saat kebenaran akhirnya terungkap, Adam dihadapkan pada dilema besar. Siapa yang akan ia pertahankan? Kekayaan warisan atau cinta sejatinya?
Sampul Novel Gadis Perawan Untuk CEO
8.6
Devanka hampir kehilangan kesuciannya akibat ulah tetangganya, sebuah tragedi yang bisa mendatangkan kutukan karma bagi keluarganya. Di tengah kemelut itu, ia bertemu CEO arogan yang sedang mencari istri perawan. Pria kaya tersebut harus memenuhi wasiat sang kakek di ulang tahun ke-80. Bagi keluarga besar Hamzah yang berkuasa, menikahi gadis yang masih suci adalah kehormatan mutlak. Kini, nasib Devanka terikat pada ambisi keluarga konglomerat tersebut.
Sampul Novel Gairah Ranjang CEO Kejam
9.2
Alice Morrigan terpaksa menggantikan posisi kakak kembarnya, Berenice, yang menghilang saat pernikahan dengan Nicholas Chevalier. Sebagai istri pengganti, Alice diperlakukan layaknya pelayan oleh Nicholas yang kejam. Ia kerap menerima kekerasan fisik dan cambukan menyakitkan saat berhubungan intim. Nicholas yang posesif terus mengekang tubuh serta kebebasan Alice tanpa ampun. Di tengah penderitaan ini, mampukah Alice bertahan atau justru berhasil melarikan diri?