APKDock Logo
Sampul Novel Sangkar Pernikahan

Sangkar Pernikahan

8.2 / 10.0
Kehidupan tenang Danas hancur seketika saat Raka Langit Mahameru, CEO Neha’v Group yang berkuasa, menghancurkan bisnis ayahnya hingga bangkrut. Tanpa alasan yang jelas, pria itu justru memaksa Danas masuk ke dalam ikatan pernikahan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kesalahan yang tidak pernah ia lakukan. Terjebak dalam tuntutan pria dingin tersebut, Danas harus menghadapi kenyataan pahit tanpa tahu apa sebenarnya dosa yang dituduhkan padanya.

Sangkar Pernikahan Bab 1

“Kau pikir, aku akan melepaskanmu begitu saja, Danas?” tanya seorang pria yang tengah mencengkram rahang seorang gadis.

Emosi terlihat diraut wajah pria itu, ada emosi yang tergambar jelas dari matanya. Raut wajah ketakutan, sangat jelas terlihat dari gadis yang dipanggilnya Danas, lebih lengkapnya bernama Danas Cakrawala.

“La-langit. Le-lepaskan, sakit.” Suara Danas begitu lemah, matanya melihat ke arah pria yang tengah berada di depannya, penuh dengan emosi.

Raka Langit Mahameru, pemilik perusahaan serta Presdir Neha’v Group bergerak dalam bidang farmasi. Pria dengan usia belum genap 30 tahun itu, memiliki wajah tampan dengan rahang tegas, berambut perak membuatnya terlihat makin sempurna. Karismatik dan elegan, tapi memiliki aura dingin yang membuatnya tidak bisa didekati oleh sembarangan wanita yang mencoba masuk ke dalam kehidupannya.

Siapa yang tidak mengenal pria itu, pria dingin dengan begitu banyak penghargaan yang diberikan padanya, tentunya idaman para wanita. Mapan, tampan, dan kaya raya adalah penggambaran garis besar dari pria itu.

“Ingat, aku tidak akan melepaskanmu. Teruslah menderita,” ucap Langit sambil menghempaskan Danas di lantai. “Menikah denganku bukanlah akhir dari penderitaanmu tapi awal dari penderitaanmu. Ini sangat setimpal dengan apa yang telah kau lakukan.”

“Memangnya apa yang kulakukan? Kenapa kau begitu membenciku?”

“Jangan pura-pura tidak tahu,” bentak Langit.

“Aku memang tidak tahu, apa yang sedang kau bicarakan. Kesalahan apa yang telah kuperbuat, sampai kau ingin hidupku begitu menderita, huh! Kau telah membuat perusahaan Ayahku bangkrut, dan kau memaksaku menikah denganmu, kenapa kau tidak membunuhku saja.”

Langit bertumpu pada telapak kaki, kemudian mencengkram kembali rahang Danas, menatap tajam ke arah gadis yang tengah melantai itu. Melihat ada perlawanan, ingin rasanya dia menghabisi nyawa gadis di depannya.

“Membunuhmu? Tidak akan kulakukan, aku ingin kau merasakan tiap hari penuh dengan penderitaan, hari-harimu penuh dengan neraka. Kau bahkan bertanya apa perbuatanmu? Huh?! Sampai kapan, kau tidak akan mengakui kesalahan yang telah kau perbuatan?”

Bagi Langit, membunuh Danas tidaklah sulit. Dia pasti bisa membunuh gadis itu kapanpun dia mau.

“Kesalahan? Kesalahan apa yang kulakukan. Katakan padaku. Kau selalu mengatakan aku melakukan kesalahan, sampai kau ingin membuat keluarga dan diriku menderita. Katakan padaku, Langit,” suara tinggi, membentak terdengar menggema di ruangan itu.

“Diam, kau tidak berhak memanggil namaku.” Tangan Langit menghempaskan wajah Danas dengan kasar, membuatnya seketika tersungkur ke lantai.

Gadis itu, hanya bisa menelan salivanya, mendapatkan perlakukan seperti itu. Kenangan beberapa hari yang lalu masih terngiang jelas dipikirannya, ketika pria itu datang ke rumahnya.

Suara Langit terdengar, beradu pendapat dengan seseorang dari sebuah ruangan kerja di rumah berdinding kayu.

“Tidak, kami tidak mungkin memberikan anak kami padamu,” tegas pria paruh baya itu.

“Kalian tidak berhak menolakku,” tegas Langit. “Tiga hari lagi, aku akan datang. Kalian harus mempersiapkan diri dari sekarang, dan jangan membuatku malu,” tambah Langit sambil keluar.

Air mata tertahan. Membuat perasaan Danas campur aduk tak karuan saat itu juga. Semuanya terjadi karena dirinya.

Ketika beberapa orang datang, menjemput dirinya bersama kedua orang tuanya, sangat jelas terlihat rasa khawatir di dalam manik mata kedua orang tuanya.

“Aku bisa menjaga diriku, Bu. Tenang saja, aku akan baik-baik saja,” kata Danas.

“Perasaan Bunda, tidak tenang Danas,” kata ibunya.

Gadis itu hanya bisa mengukir senyuman. Ya, hanya senyuman yang bisa diukir di bibir walaupun hatinya bercampur aduk dia pun tidak tahu bagaimana perasaan yang sebenarnya.

Gaun pengantin dipakai, harusnya dia bahagia layaknya gadis yang menjadi seorang ratu sehari pada umumnya, sayangnya tidak ada kebahagiaan sama sekali yang terpancar di wajahnya.

Kaca di depannya terlihat memantulkan tubuhnya yang terbalut dengan gaun pengantin.

“Aku pernah menyukainya! Tidak, lebih tepatnya di dasar hatiku masih ada rasa menyukainya, namun tidak sebesar dahulu ketika aku mengagumi sosoknya. Karena aku harus melepaskan hal yang membuatku menderita, namun kali ini dia kembali dan membuatku menderita terus menerus,” batin Danas.

“Tuhan, aku tidak tahu apa yang tengah kau rencanakan untukku. Jalan yang kulalui saat ini begitu berat untukku, kuatkan aku,” batinnya lagi sambil menaikkan kedua ujung bibirnya, menghela nafas pelan.

Senyuman paksa di hari bahagia, sungguh sangat membuat hatinya begitu tersiksa. Dia harus terlihat baik-baik saja, dan juga bahagia di mata orang lain serta di mata kedua orang tuanya.

Perlakuaan Langit padanya, memang sangatlah kejam, dan bengis.

Mendengar, penuturan pria yang baru beberapa jam lalu menjadi suaminya itu, membuatnya harus menguatkan diri untuk menerima perlakuan kasar yang akan terjadi.

“Danas, kau harus bisa bertahan. Kau pasti bisa melaluinya,” ucapnya untuk menguatkan dirinya sendiri.

Wajahnya, ditolehkan ke kiri dan ke kanan, untuk melihat bekas cengkraman tangan milik Langit.

“Ya, aku pasti bisa,” ucap Danas sekali lagi sambil mencoba tersenyum.

Dirinya kini terpantul di depan cermin. Ia tetap terlihat cantik, walau tanpa polesan make up sedikitpun.

Ketika menatap dirinya sendiri, ada rasa sesak dalam hatinya, ada rasa sakit membuat air matanya mengalir tanpa diperintah, beberapa saat kemudian isak tangis pun pecah di kamar yang telah di dekorasi serba putih itu, serta kelopak mawar yang ditabur di atas ranjang.

Danas adalah milik Langit, dan Langit adalah milik Danas. Namun gadis itu pun tahu, bahwa tidak akan pernah ada makna yang sama di antara mereka. Tidak akan pernah ada pengakuan siapa dirinya pada pria itu.

Menatap ranjang yang berjarak satu setengah meter darinya membuatnya hanya bisa mencengkram dadanya, hanya ada rasa sakit yang dia rasakan.

Brak!

“Jangan berpikir yang aneh-aneh, jika aku akan tidur denganmu malam ini,” tegas Langit saat kembali mengganti kemeja dan mengambil jas.

Saat Danas ingin berucap, tapi mendengar langit bersuara, membuat dirinya terdiam.

“Kau tidak perlu tahu, aku pergi ke mana, tugasmu hanya diam di rumah, dan tidak berhak berpendapat di sini. Mengerti?”

Gadis itu menganggukan kepalanya, tanpa berani menjawab.

“Jawab pertanyaanku, Danas Cakrawala,” suara Langit meninggi penuh intonasi penekanan membuat Danas terkejut, mencengkram gaun pengantin yang masih dipakai olehnya.

“I-iya,” jawab Danas terbata-bata.

Langit melangkah mendekat ke arah Danas, tatapan tajam penuh dengan intimidasi yang kuat. Gadis itu hanya bisa membulatkan matanya, tubuhnya menegang, dia takut jika pria di depannya akan melakukan hal yang lebih kasar padanya.

Senyum devil, terukir dilekuk wajah Langit. Senyum miring yang begitu menakutkan untuk dilihat.

“Jangan perlihatkan aku wajah seperti itu, wajah palsu, wajah yang ingin mendapatkan belas kasih dariku.”

Begitu cepat, tangan Langit mencengkram rahang Danas. Pria itu, tidak bisa menahan emosinya ketika dia melihat wajah Danas, baginya wajah yang tengah diperlihatkan oleh Danas adalah wajah palsu.

Urgh!

Terdengar sebuah suara ringisan kesakitan, akibat dari cengkraman tangan Langit dan juga benturan di meja rias, yang berada di belakang Danas saat itu.

“La-langit, lepaskan. S-sakit.” Danas menepuk-nepuk tangan Langit yang tengah mencengkram rahangnya.

Gadis itu tengah berusaha untuk melepaskan dirinya. Perlakuan Langit begitu kasar. Rasa sakit karena cengkraman itu membuatnya meneteskan air mata.

“Sialan, kau pikir memperlihatkan air mata padaku, aku akan bersimpati padamu?” tanya Langit yang melihat air mata mulai keluar dari ujung mata Danas.

Beberapa saat kemudian dia melepaskan cengkramannya dan memakai jas yang telah diambil olehnya.

“Dengar baik-baik, Danas Cakrawala, aku Raka Langit Mahameru, akan membuat hidupmu menderita. Akanku pastikan itu terjadi!” Suara sang pria begitu bergetar, penuh penekanan, intimidasi membuat gadis di depannya begitu ketakutan.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Sangkar Pernikahan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Menikahi pria yang pernah ditolak di masa lalu membawa dilema besar dalam sebuah perjodohan. Apakah dia bertahan karena cinta yang tersisa, atau justru merencanakan balas dendam atas luka lama? Sebagai pasutri, mereka dipaksa menjalani komitmen di tengah bayang-bayang masa lalu yang kembali mengusik ketenangan. Di dunia Chronophile, di mana waktu sangat dihargai, rahasia dan konflik mulai menguji kesetiaan mereka dalam mempertahankan rumah tangga ini.
Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali menuntut cerai untuk ke-99 kalinya. Namun, Laurence Andrews justru mengusirnya dari mobil demi mengangkat telepon mantan kekasihnya, Rosalie Harris. Laurence terus merendahkan Josie dan yakin istrinya takkan sanggup pergi. Dia tidak menyadari bahwa pengabaian berulang ini telah mencapai batasnya. Di balik layar, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie untuk segera berpisah dan meninggalkan negara ini selamanya.
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun Jessica mengabdi sebagai istri, namun pengorbanannya dibalas luka mendalam. Setelah resmi menceraikan Aaron, ia bangkit secara mandiri menjadi desainer ternama dan pengusaha sukses tanpa bantuan harta keluarga. Saat Jessica menikmati puncak karier dan kebebasannya, Aaron justru datang kembali dengan penyesalan besar. Sang mantan suami memohon kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya. Akankah Jessica luluh atau tetap teguh pada pilihannya?
Sampul Novel Gadis 100 juta (fatamorgana)
9.6
Demi menyelamatkan adiknya yang diculik, Daiva Gayatri Maheswari terpaksa menjual kesuciannya kepada Keyko Khayang Gumelar senilai 100 juta rupiah. Namun, takdir mempertemukannya dengan Damian, seorang duda tampan, di sebuah supermarket secara tidak sengaja. Kini, Daiva terjebak dalam dilema cinta ketika kedua pria tersebut mulai mengejar hatinya. Siapakah yang akhirnya akan dipilih Daiva sebagai pendamping hidup di tengah bayang-bayang masa lalunya?
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Nada menyadari bahwa menjerat Ivander ke dalam pernikahan paksa adalah langkah yang keliru. Namun, baginya ini satu-satunya jalan untuk tetap berada di sisi pria yang hidupnya pernah ia hancurkan. Didorong rasa bersalah yang mendalam, Nada bertekad menebus dosa masa lalunya melalui pengabdian ini. Akankah segala pengorbanan Nada mampu mencairkan kebencian di hati Ivander, ataukah usahanya untuk mendapatkan maaf justru akan berakhir sia-sia?
Sampul Novel Rahasia Keluarga dan Pengkhianatan
9.5
Demi kesembuhan adiknya, Nadia terjun ke dalam rencana licik Satria, ibu dari konglomerat Reza Azhar. Ia diminta menjadi ibu pengganti bagi Reza dan istrinya yang tak kunjung memiliki anak. Namun, duka mendalam melanda saat adiknya meninggal, memicu Nadia untuk kabur membawa rahasia besar: ia tengah mengandung darah daging Reza. Kini, di tengah kejaran Satria dan kebenaran yang mulai terungkap, mampukah Nadia terus bersembunyi dari takdir dan intrik kekuasaan?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan