APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Scary Love

Scary Love

Trauma masa kecil menghantui Jasson setelah ia menyaksikan orang tuanya tewas di tangan perampok sadis. Didorong dendam, ia merantau demi memburu sang pembunuh. Di tengah pencarian, ia jatuh cinta dan menikahi seorang gadis yang mampu meluluhkan hatinya. Namun, sebuah rahasia pahit terungkap, memaksanya memilih antara keadilan bagi masa lalunya atau kebahagiaan wanita yang ia cintai. Akankah Jasson tetap menuntut balas saat kenyataan menyakitkan menghadangnya?
Bab
Bagikan

Bab 3

Pergerakan Eddy masih Jasson ikut. Hingga ia di dalam rumah, Eddy menyuruhnya untuk duduk.

"Aku akan mengambilkan sesuatu untukmu."

Eddy membuka pintu lemari kayu yang berukuran kecil. Di dalam situlah biasanya Eddy menyimpan pakaiannya yang bersih.

"Aku tidak perlu memakai bajumu!" seru Jasson.

Ia kira, Eddy akan mengambilkan baju miliknya untuk ia gunakan ditubuh Jasson yag mungil.

Tapi, yang ada ditangan Eddy ketika ia berbalik badan adalah sebuah kotak kayu berbentuk persegi panjang.

"Ini lebih penting daripada sebuah baju."

Pria 40 tahunan itu mengambil tempat duduk di sebelah Jasson. Perlahan ia membuk kotak itu dan sebuah pisau dengan ujung yang runcing mengkilat di depan mata.

"Pisau?" Jasson berucap.

"Ini bisa kau gunakan untuk berlatih lempar jarak jauh. Aku akan mengajarimu tekniknya. Selain itu, suatu saat ini juga bisa kau gunakan untuk melindungi dirimu dari bahaya, Jass."

Jasson masih belum mengerti kenapa Eddy memberikan pisaunya pada dirinya.

"Pertahanan diri dibutuhkan di jaman sekarang ini. Meski kau masih kecil, tapi aku tak bisa membendung amarahmu yang meledak ketika kau mengingat kejadian kemarin. Untuk itu, aku berikan pisau ini padamu untuk kau gunakan berlatih."

Perlahan Jasson mengambil pisau runcing yang terbalut kain lembut dalam kotak tersebut.

"Dari kemarin kau tak menanyakan siapa namaku. Aku akan perkenalkan diri. Aku Eddy, mantan tentara. Aku memilih pensiun untuk mencari kehidupan yang tenang."

Jasson hanya mengangguk.

"Aku hanya punya kau, kaupun sepertinya hanya punya aku. Untuk itu, kita akan jadi pasangan di desa ini sebagai paman dan keponakan. Bagaimana?"

"Terserah paman." Jawab Jasson.

Tanpa ragu dan penuh kepercayaan diri, Eddy melatih Jasson. Terutama fisik.

Tubuh Jasson harus ia bentuk sejak dini. Mulai dari makanan yang akan dia makan, serta olahraga yang harus Jasson lakukan setiap hari.

Eddy terus memantaunya.

"Lakukan dengan baik Jasson!"

Jasson mengumpat kesal pada Eddy karena seharian ini dia tak diizinkan untuk istirahat sama sekali.

"Apa kau ingin membunuhku perlahan, Paman?" tanyanya sambil mencabut pohon singkong.

"Bukankah kau ingin segera dewasa dan melakukan apa yang kau sebut keadilan itu?"

"Ya, kau benar. Tapi bukan begini caranya!"

Setiap hari Jasson disuruh untuk menanam singkong serta sayuran lain yang bisa mereka tanam untuk kebutuhan makan sehari-hari. Setelah yang ini ditanam, ia di suruh mencabut tanaman singkong yang sudah besar, yang jelas sudah ada singkongnya untuk menu mereka.

Selain itu juga Jasson harus menyapu seluruh halaman yang begitu luas, megumpulkan ranting untuk digunakan sebagai kayu bakar, serta berolah raga berlari keliling pekarangan di bawah terik matahari siang.

Sementara Eddy hanya memantau dan memberikan komandonya.

"Ini bukan berlatih untuk bisa hebat. Mana yang kau katakan berlatih melempar pisau jarak jauh? Setelah kemarin kau menunjukkan pisau itu, sekarang kau tak lagi meminjamkannya untukku!" sambil mengerjakan tugas dari Eddy, Jasson tak hentinya mengomel dengan latihan yang pria itu berikan.

"Kau masih sangat kecil untuk melakukan itu!"

KRAUKK

Eddy memakan buah apel yang ada di tangannya.

"Dasar pembohong!" umpat Jasson kembali.

...

Ketika matahari mulai tenggelam di ufuk barat, barulah Jasson menghentikan aktifitas melelahkan yang beberapa hari ini telah dia lakukan.

Dia mandi dan memakai pakaian baru yang dibelikan oleh Eddy.

"Ini, singkong bakar untukmu!" Eddy melempar singkong hitam panas itu begitu saja sehingga refleks Jasson menangapnya.

"Aw, panas!" segaja Jasson menjatuhkan makanan itu ke tanah, lalu memungutnya kembali dan menaruh di atas selembar daun pisang.

"Jika tubuhmu sudah terbentuk dengan baik, aku pasti akan melatihmu dengan latihan bagai seorang tentara."

"Aku sudah tak sabar melakukannya. Berikan latihan itu secepatnya!"

Eddy tersenyum.

Anak itu masih saja dingin dan kaku.

"Apa kau bisa menjanjikan sesuatu untukku?"

Dibawah langit hitam yang bertaburan bintang, serta api ungun kecil yang menghangatkan tubuh mereka, mereka mulai suatu perbincangan serius.

"Janji apa?"

"Terlepas dari dendam yang kau miliki pada perampok yang telah membunuh orang tuamu, aku ingin kau tetap bersikap baik pada orang lain, juga membantu mereka. Apa kau bisa?"

"Kau salah jika kau kira aku ini anak yang jahat."

Jawaban yang Jasson berikan kembali membuat Eddy tersenyum.

"Aku hanya berjaga-jaga saja. Aku tahu kau anak yang baik. Karena itulah aku berani menawarkan pisau itu kepadamu." Bau singkong bakar sudah menari di depan hidungnya.

Ia memilih melahap singkong itu diikuti oleh Jasson yang juga sudah membuang kulit singkongng hangus.

"Berjanjilah untuk tetap berbuat baik pada siapapun. Serta, andai kau bisa, janganlah kau membunuh para rampok itu andai kau sudah menemukan keberadaan mereka. Cukup kau beri pelajaran-"

"Tidak. Aku tidak janji." Potong Jasson. "Kau tidak melihat keadaan ayah dan ibuku serta pamanku dan warga kampung Ars. Kau hanya bisa bicara tanpa melihat kenyataan berdarah itu."

Jasson menahan sesenggukannya ketika ia mengingat wajah terakhir keluarganya.

"Kau tidak melihat literan darah mengalir di sekitar mayat-maat itu. Kau tidak melihat baaimana perampok itu tertawa ditengah puluhan orang yang meregang nyawa. Terserah, aku tak peduli dengan pisau itu, aku bisa menggunakan ranting untuk melatih kemampuanku!"

Banyak kepedihan yang terpendam di hati Jasson, Eddy bisa melihat itu. Anak sekecil itu sudah kehilangan masa bermainnya. Wajar jika Jasson berlaku demikian.

...

Esok harinya dan lima hari kemudian, Jasson tak terlalu banyak bicara pada Eddy. Dia masih marah dengan syarat yang Eddy ajukan.

Tanpa di suruh dia sudah melakukan semua yang seharusnya dia lakukan. Seperti menanam sayur, menyapu halaman, memotong pepohonan yang kering, atau mencari rumput untuk ternak Eddy.

Dia juga olahraga sendiri, seperti berlari beberapa ratus meter. Menggunakan ranting panjang sebagai pedang, ia gunakan untuk berlatih meski Eddy belum pernah mengajarkan teknik silat atau beladiri.

Eddy melihat ambisi yang begitu luar biasa pada diri Jasson, maka diapun menghampiri Jasson.

"Kuda-kudamu salah!" Eddy memukul kaki Jasson dan menunjukkan kuda-kuda yang benar.

Jasson mengikuti dan ternyata dia sangat cepat belajar.

Dalam waktu beberapa bulan saja Jasson sudah menunjukkan kemampuan yang luar biasa. Eddy hanya perlu mengasah agar lebih baik dengan teknik yang benar.

Dengan pisau dapur, Eddy melatih Jasson melempar pisau jarak jauk.

Target mereka adaah pohon isang yang sudah berdiri beberapa meter di depan mereka.

Terlebih dahulu Eddy memberikan contoh, lalu Jasson mengikuti.

Beberapa lemparan gagal. Mereka meneruskan latihan esok harinya.

Jasson sangat bersemangat. Tak pernah lagi ia mengeluh lelah atau apapun, karena dia sudah merasakan sendiri efek latihan yang Eddy berikan.

Dua belas tahun kemudian.

DAAAGG

Lemparan batu Jasson menjatuhkan burung besar yang terbang jauh di atas sana.

"Cukup untuk makan siang hari ini."

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alexa
9.2
Alexandra Delacroix Adams, si tomboy dari klan ternama, dihukum menjadi Jamilah di Desa Pelem selama setahun. Ia harus menukar jaket kulitnya dengan kebaya sambil berjuang mengubah pola pikir kolot wanita desa tentang dominasi pria. Di sana, Alexa terlibat konflik sengit dengan Jenggala Buana Sagara, petani modern yang meremehkan kecerdasan gadis kota. Meski dituduh sebagai provokator, Alexa tetap teguh memperjuangkan kemandirian ekonomi bagi kaum perempuan.
Sampul Novel Ayahku, Penjahat Terbesarku
8.1
Zayden Alaric Veyra adalah pengusaha sukses sekaligus pemimpin organisasi Raven yang ditakuti. Meski dikelilingi wanita, hatinya tetap hampa hingga ia terpikat oleh Kaela Seraphine di sebuah pesta. Namun, Kaela bukanlah gadis biasa; ia memiliki misi rahasia untuk memburu sosok Raven. Saat takdir mempertemukan mereka dalam misi berbahaya, ketertarikan pun muncul. Kini mereka terjebak antara perasaan cinta yang tumbuh atau tuntutan dunia gelap untuk saling menghabisi.
Sampul Novel Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka
8.3
Haura Ghania Eftikhar, mantan tentara bayaran, luluh oleh kesabaran Sean Wijaya, seorang CEO karismatik. Demi cinta, Haura rela beralih profesi menjadi CEO demi menutupi masa lalunya. Namun, pernikahan bahagia mereka hancur saat Haura memergoki pengkhianatan Sean dengan wanita lain. Saat Sean memohon kesempatan kedua dalam penyesalan, muncul seorang remaja tampan yang menawarkan kasih sayang tulus namun obsesif, menambah kerumitan di tengah luka hati Haura yang mendalam.
Sampul Novel Luna Jatuh Cinta pada Alpha Lain Setelah Pasangannya Mengkhianatinya
9.2
Di pesta ulang tahun Alpha Marc Dale, ia membawa Lucy Burton, mantan pasangan sejatinya yang dulu ia siksa. Namun, saat hari jadi kami, saya justru memergoki Marc sedang memeluk dan menandai Lucy di kamar. Marc berdalih itu adalah hukuman, namun Lucy justru mengejek saya dengan memamerkan cincin pernikahan yang identik dengan milik saya. Pengkhianatan ini menghancurkan jiwa serigala saya dalam kepedihan yang luar biasa saat melihat mereka berselingkuh.
Sampul Novel Pekerjaan yang Mematikan Tantangan Seorang Test Sleepe
9.5
Demi uang tambahan, aku bekerja sebagai test sleeper di sebuah hotel misterius. Namun, pekerjaan ini berubah menjadi horor saat aku terjebak dalam serangkaian uji coba tidur yang ganjil. Dari tubuh yang memuai secara tidak wajar hingga gangguan penyanyi tak kasat mata dan sopir taksi berpakaian kertas, setiap detik adalah ancaman. Kini aku harus bertaruh nyawa menembus zona kematian demi mengungkap rahasia gelap hotel ini sebelum terjebak selamanya dalam labirin maut.
Sampul Novel Salah Target
8.6
Andrey memimpin sindikat perdagangan manusia untuk membalas dendam pada rival lamanya, Dicky Prasetyo. Mereka menculik Flamboyan Prasetyo demi uang tebusan besar, tanpa menyadari bahwa dia hanyalah anak pembantu yang dirawat Dicky. Target asli, Kirana yang difabel, sedang berada di luar kota. Saat Dicky menghilang tanpa jejak, Bramastyo Hartawan harus berjuang sendirian demi menyelamatkan kekasihnya dan calon mertuanya dari ancaman maut yang kian mencekam.