APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel SEKRETARIS PENGGODA BOSS

SEKRETARIS PENGGODA BOSS

Kinan sangat antusias menjadi sekretaris CEO di Accor Group meski kekasihnya, Febian, menentang keras. Febian berprasangka buruk bahwa profesi tersebut identik dengan godaan dan skandal. Demi membuktikan profesionalitasnya, Kinan tetap bekerja dengan gigih bersama Erlan, sang atasan. Namun, ketegangan memuncak saat Kinan harus melakukan perjalanan bisnis ke New York berdua dengan Erlan. Kinan memilih mengabaikan amarah Febian demi karier impiannya.
Bab
Bagikan

Bab 3

“What?”

“Berselingkuh?” Tanya Kinan lagi, ia tidak menyangka bahwa Erlan mengatakan berselingkuh. Apa yang dipikiran Erlan sehingga di otaknya ada kata selingkuh. Apapun alasannya, selingkuh tidak dibenarkan.

Erlan menyungging senyum, “Lupakan saja,” gumam Erlan lagi.

Erlan menatap server membawa pesanan mereka, kini hidangan tersaji di meja, di sana ada makanan florentine butter chicken yaitu ayam yang disajikan ada empat potong dan ditaro diatas hotplate panas, ayamnya sangat juicy dan moist di dalam. Ada juga bistecca burger yaitu daging nya menggunakan daging premium dengan toping foie grass dan truffle and sunny side up. Terakhir signature baked alasaka, merupakan dessert andalan di sini, modelnya seperti landak dalamnya eskrim coklat yang super lezat. Ia mencicipi makanan di sini, so far semuanya terlihat enak.

Kinan dan Erlan makan dengan tenang. Kinan menatap Erlan menuang martini bianco ke dalam gelas. Erlan memasukan daging ke dalam mulutnya. Pilihan Kinan memang tidak pernah salah. Erlan menatap Kinan memakan burger dengan tenang.

“Kenapa kamu bisa berpikiran tentang selingkuh?” Tanya Kinan penasaran, ia menatap iris mata tajam Erlan dengan berani.

“Apa kita mau membahasnya?” Erlan meraih gelas martininya membalas tatapan Kinan.

“Aku hanya tanya alasannya saja, kenapa dengan selingkuh?”

Erlan meletakan cangkir martininya di meja, ia melihat Kinan, “Mungkin selingkuh itu, awalnya nggak ada niat untuk selingkuh, berkali-kali kamu meyakinkan diri sendiri dan pasangan. Tanpa kamu sadari, kamu sudah menutup dan menyembunyikan sesuatu di belakangnya, tidak menceritakan apa yang terjadi, menghapus chat log, panggilan dari saya. Kamu sudah menjadi pemain baru yang tersembunyi yang menegangkan?”

“Kamu mungkin saat ini menyangkalnya, namun itu sudah terjadi,” Erlan menyungging senyum.

Kinan tahu arah pembicaraan Erlan seperti apa, seketika rasa laparnya hilang dengan komentar Erlan untuk dirinya. Kinan hanya diam, ia tidak ingin berkomentar apa-apa, kata-kata Erlan seolah menohok hatinya. Oh Tuhan, kenapa Erlan sangat cerdas dalam membaca situasi, intuisinya sangat kuat dan tajam.

“Saya hanya menjaga hubungan saya dengan pasangan saya,” ucap Kinan memakan burgernya dengan tenang.

“Oke, itu menurut kamu,” ucap Erlan.

Erlan tidak berkomentar lagi masalah perselingkuhan. Bagi mereka topik perselingkuhan begitu emosional. Mereka memilih makan dengan tenang begitu juga dengan Kinan, menikmati music yang dari restoran.

“Kamu tinggal di mana?” Tanya Erlan menatap Kinan, ini pertanyaan yang sudah tercongkol di kepalanya, sudah dua bulan belakangan ini ia tidak tahu di mana sekretarisnya tinggal.

“Saya tinggal sendiri di apartemen Kalibata.”

Alis Erlan terangkat. Ia tahu betul di mana letak Kalibata City, dan imej nya kurang baik untuk wanita seperti Kinan sebagai sekretarisnya. Banyak stigma perempuan yang tinggal di sana semua sama.

“Sewa atau punya sendiri?” Tanya Erlan.

“Kemarin awalnya mau ngekost, namun harga kost dan harga apartemen hampir sama, akhirnya aku memutuskan untuk sewa apartemen aja yang murah.”

“Orang tua kamu tahu kalau kamu tinggal di sana?”

“Tahu kok. Kenapa?”

Erlan menarik nafas, “Enggak, hanya imej nya jelek aja kalau kamu tinggal di sana.”

“Tapi enak kok tinggal di sana, tempatnya strategis dan cari makan juga enak, naik kereta deket. Saya nggak peduli sih, orang nganggapnya apa, yang pasti saya nggak pernah melakukan di luar dari pekerjaan saya. Saya sudah dewasa dan aku harus hidup sendiri terpisah dari orang tua.”

“Iya benar. Kamu udah lama tinggal di Kalibata?” Tanya Erlan penasaran.

“Baru dua bulanan. Semenjak jadi sekretaris kamu, jadi saya putuskan untuk tinggal sendiri, dan orang tua saya mendukungnya.”

Erlan mengangguk paham, ia melihat Kinan meneguk martini, begitu juga dengan dirinya. Mereka tahu batasannya jika minum seperti ini, jangan ada yang mabuk diantara mereka berdua. Erlan tahu betul dibanding dengan pria seperti dirinya, wanita cenderung lebih mudah mabuk.

“Untuk meeting opening hotel baru di Bandung, udah kamu konfirmasi sama seluruh manager?” Tanya Erlan, membuka topik pembicaraan yang berbeda.

“Sudah, pak. Besok jam sepuluh.”

Erlan menatap ke arah layar ponselnya, ia melihat nama “Brian Calling.” Erlan menggeser tombol hijau pada layar, dan ia letakan di telinga. Brian adalah sahabatnya, mereka memiliki usaha yang sama dibidang perhotelan. Namun mereka tetap bersaing secara sehat, tanpa ada sedikitpun untuk menjatuhkan. Karena dibidang yang sama inilah mereka saling memberi masukan agar berkembang dengan baik.

“Iya, Brian,” ucap Erlan.

“Lo di mana?” Tanya seorang pria dibalik speakernya.

“Gue lagi lunch. Ada apa?”

“Gue mau tunangan,” ucap Brian pada akhirnya.

Alis Erlan terangkat, “Really?”

“Yes.”

“Sama siapa?” Erlan semakin panasaran, ia tidak menyangka bahwa sahabatnya ini ingin bertunangan. Padahal selama ini ia tahu bahwa Brian tidak dekat dengan siapa-siapa.

“Sama Krystal.”

“Siapa Krystal?”

Brian menarik nafas, ia bersandar di kursi kerjanya, “Anaknya pemilik stasiun TV swasta. Gue dijodohkan sama orang tua, dan gue nggak ada pilihan lain, oke.”

“Wow. Udah yakin?”

“Jalanin aja lah.”

“Kapan acaranya?” Tanya Erlan penasaran.

“Besok malam, di The Hermitage, gue udah kirim undangannya di rumah lo.”

“Oke. Selamat ya, Brian.”

“Iya, sama-sama.”

Erlan mematikan sambungan telfonnya, ia meletakan lagi ponselnya di meja, ia menatap Kinan yang memandangnya.

“Besok kamu temani saya ke acara Brian, ya,” ucap Erlan, ia tidak ingin datang hanya seorang diri di sana.

“Acara apa pak?”

“Acara tunangan Brian. Kamu tau kan Brian, sahabat saya, yang punya hotel Royal itu.”

Kinan mengangguk, ia pernah bertemu dengan Brian beberapa Minggu yang lalu, “Iya tau pak. Tunangan dengan siapa pak?” Tanya Kinan penasaran.

“Katanya tunangannya Krystal, anak pemilik stasiun TV. Dia di jodohkan, sama orang tuanya.”

Alis Kinan terangkat, “Hari gini masih di jodohkan, pak?”

Erlan menyungging senyum, “Masih banyak kok, yang seperti itu, apalagi kelasnya seperti Brian dan saya.”

“Apa kemungkinan besar kamu juga akan di jodohkan?” Tanya Kinan penasaran.

Erlan menggelengkan kepala, “Enggak, saya nggak akan pernah mau dijodohkan, apapun itu alasannya. Saya bisa cari jodoh sendiri. Ini saya dan saya bukan Brian.”

“Mana yang lebih baik, dijodohkan orang tua atau hidup sendiri?”

Erlan menyungging senyum, “Saya lebih suka hidup sendiri, lebih bebas. Karena kita sendiri lah yang menentukan apa yang terjadi dengan diri kita. Hidup ini kita yang mengatur. Orang tua saya memang sering menjodohkan saya dengan anak-anak temannya. Saya tahu, beliau punya keinginan tersendiri apapun itu. Yah, pilihan beliau belum tentu sesuai dengan diri kita.”

“Singkatnya begini, saya bukan boneka orang tua. Saya perlu kebijakan agar bisa selektif dalam hal mematuhi. Mana yang bisa saya patuhi dan tidak. Menikah itu bukan perkara mainan yang bisa nggak cocok lalu ditinggal. Pernikahan itu bicara tentang seumur hidup. Apa kamu akan menjalani hidup dengan seorang yang membuatmu jengkel setiap hari?”

“Saya lebih memilih memilih hidup sendiri, walau keluarga menghina karena tidak menikah, yang penting saya bahagia dengan kesendirian saya.”

“Analoginya, lebih baik hidup jomblo, bahagia hingga ajal menjemput, daripada menikah tapi tidak bahagia hingga sang pencipta memanggil kita berpulang ke pangkuannya.”

“Menurut kamu bagaimana?” Tanya Erlan kepada Kinan.

Kinan lalu tertawa, ia tahu bahwa Erlan cerdas, dia menjawab secara lugas, “Iya, saya setuju dengan pendapat kamu.”

“You deserve your own happiness. Saya juga adalah orang yang percaya setiap manusia dewasa, baik itu pria dan wanita, memiliki kebebasan untuk memilih dalam hidupnya selama tidak bertentangan dengan hukum dan perundang-undangan. Cari kerja sendiri, berdiri dengan kaki sendiri dan jadilah diri sendiri. Buktikan kepada keluarga anda kalau anda bisa bahagia dengan pilihan anda sendiri.

Erlan setuju dengan ucapan Kinan, ia tidak menyangka bahwa mereka sangat nyambung dalam berdiskusi tentang ini, mereka memiliki pola pikir yang sama.

“Saya suka dengan pemikiran kamu.”

“Thank you, saya juga suka dengan steatment kamu.”

Erlan melirik jam melingkar ditangannya menunjukan pukul 14.20 menit, “Kita pulang sekarang.”

“Iya,” mereka akhirnya memutuskan untuk pulang ke office.

***

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy
9.0
Alexandria Serenata Atmadya pindah ke megapolitan demi pekerjaan baru, namun sifatnya yang sulit menolak justru menjebaknya dalam skema Ragnala Firaz Himawan. Ragnala yang manipulatif memaksa Alexandria masuk ke pernikahan berkedok kesepakatan rahasia. Di tengah persaingan kecerdikan mereka, muncul fakta mengejutkan tentang seorang anak berusia empat tahun. Alexandria pun harus menghadapi taktik manis Ragnala demi memperjuangkan cinta di tengah pahitnya masa lalu.
Sampul Novel Cinta Semalam Sang CEO
8.8
Terjebak tantangan teman saat mabuk, Prakas menghabiskan malam bersama Miona, gadis yang terpaksa menjual diri demi utang ibunya. Setelah mengusir Miona, Prakas terkejut mendapati gadis itu adalah putri Pak Imam, sosok OB yang ia anggap ayah sendiri. Berniat menebus kesalahan, Prakas melunasi utang keluarga Miona dan memintanya berhenti dari dunia hitam. Namun, Miona yang terluka justru menolak belas kasihan itu dan bertekad membayar balik semuanya.
Sampul Novel Istri Rahasia Sang CEO
9.3
Danendra Danu Atmaja, pengusaha sukses, tiba-tiba menawarkan untuk melunasi biaya pengobatan ibu Arana Salingga. Namun, bantuan tersebut datang dengan syarat yang mengejutkan: Arana harus menikahinya. Meski Arana sudah memiliki kekasih dan merasa asing dengan Danendra, pria itu tetap bersikeras. Arana terjebak dalam dilema besar karena perbedaan status sosial mereka yang sangat jauh. Mengapa sosok CEO ternama tersebut memilih gadis biasa sepertinya?
Sampul Novel Istri yang ku sia-siakan ternyata kaya raya
9.5
Kebingungan melanda Arumi saat tak sengaja membaca pesan mertuanya di ponsel Akram. Elina, sang ibu mertua, memberikan ucapan selamat yang hangat atas kelahiran cucu pertama yang dianggapnya sangat cantik. Arumi merasa ada yang janggal karena anak mereka, Ayumi, seharusnya adalah cucu pertama di keluarga itu. Rahasia besar apa yang disembunyikan Akram darinya? Pesan misterius tersebut kini mengancam keutuhan rumah tangga mereka yang semula tenang.
Sampul Novel Janda Dua Anak Untuk Arjuna
9.6
Diceraikan Ricky saat hamil, Raisa berjuang membesarkan anak kembarnya hingga menjadi sekretaris Samuel Tirta. Meski awalnya ditolak, kepolosan Raisa meluluhkan hati Samuel sebelum pria itu kembali ke pelukan Lidya, wanita yang menghancurkan rumah tangga Raisa. Takdir membawanya menjadi sekretaris Arjuna, adik Samuel. Saat Arjuna melamarnya, Raisa bimbang karena harus berhadapan lagi dengan Lidya. Akhirnya, ia memilih menikah dengan Arjuna Desta Mahendra Tirta.
Sampul Novel Sang Perempuan Duplikasi
9.2
Anne terjebak dalam kebingungan saat gejala aneh dan ingatan asing mulai menghantui kesehariannya. Di tengah krisis identitas ini, ia harus menghadapi Henry, suaminya yang merupakan CEO perhiasan arogan dengan perangai kasar serta obsesi gelap. Anne pun merasa terasing dalam rumah tangganya sendiri. Satu-satunya pelipur lara hanyalah Ben, asisten pribadi yang menawarkan kehangatan. Akankah Anne menemukan jati dirinya di antara kekejaman Henry dan kenyamanan dari Ben?