APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Selingkuh Dengan Klienku

Selingkuh Dengan Klienku

Anna Walkins dan Rosy Woods adalah pemilik Anna Wedding Organizer yang terjebak dilema asmara saat menangani klien mereka. Anna terlibat skandal terlarang dengan Marcus Bond, pria yang seharusnya segera menikahi Lisa Romanov. Sementara itu, Rosy yang polos terbuai rayuan Ernest Mars, meski pria itu menyimpan rahasia gelap dengan seorang aktris ternama. Akankah kedua wanita ini bertahan dalam kemelut cinta yang rumit, atau justru hancur oleh pilihan para pria tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 3

“Sunny, tolong antar Nona Woods ke ruangannya.” Titah Anna kepada Sunny yang masih terdiam di tempatnya. Gadis itu lalu buru-buru menghampiri Rosy dan membujuknya untuk pergi.

“Rosy, kumohon kembalilah ke ruanganmu. Kau tidak mau suasana kantor ini suram karena sikapmu bukan?”

Menghela napas keras, Rosy memutuskan untuk mengalah dan beranjak dari kursi. Ia lalu menatap Anna sejenak dengan ekspresi seriusnya.

“Anna, aku mengatakan ini bukan karena aku membencimu, tapi aku dengan tulus peduli dan khawatir pada suasana hatimu yang semakin buruk setiap harinya hanya karena ada yang membicarakan pria dan juga seks. Setidaknya kau harus membuka hatimu dan berhenti bersikap menyerah sebelum mencoba berhubungan dengan seorang pria. Sebuah hubungan tidak seburuk yang kamu bayangkan, dan tidak semua pria seburuk para pria di keluargamu!”

Sunny kembali memucat dan menahan napasnya mendengar Rosy tidak kenal kata menyerah untuk mengkonfrontasi Anna. Ia melirik ekspresi datar Anna dan kembali memegang lengan Rosy sembari menariknya memberi kode untuk berhenti.

Sementara Anna hanya bergeming dengan tatapan yang terlihat fokus seolah tengah membaca laporan di tangannya mengabaikan konfrontasi Rosy.

“Astaga! Demi Neptunus! Anna Walkins, berhenti bersikap kolot dan pergilah berkencan! Aku yakin banyak pria lajang di luaran sana yang mengantre untuk berkencan denganmu! Bahkan aku bersedia mengenalkanmu pada beberapa pengusaha muda kenalanku yang lumayan seksi dan bisa memuaskanmu di pengalaman pertamamu—AAA oke, oke. Berhenti! Aku tidak akan mengganggumu lagi. Aku akan pergi sekarang.”

Rosy buru-buru meninggalkan ruangan Anna begitu melihat gadis itu bersiap-siap untuk melemparnya dengan papan nama di meja yang terbuat dari kaca tebal dan pastinya akan sangat menyakitkan jika mengenai tubuh apalagi wajah cantiknya!

Ia yakin Anna benar-benar sudah berada di batasnya akibat tidak pernah merasakan pelepasan sepanjang hidupnya!

Dalam hati Rosy bertekad akan mengenalkan Anna pada beberapa pria agar gadis itu bisa berkencan dan membuka hatinya untuk memulai suatu hubungan.

Melihat Rosy pergi, Sunny buru-buru membungkuk pada Anna dan berpamitan untuk kembali ke mejanya. Ia segera keluar dan menutup kembali pintu ruangan Anna dengan hati-hati, takut akan menjadi pelampiasan Anna atas kemarahannya terhadap ucapan Rosy yang cukup keterlaluan.

Sepeninggalnya Sunny dan Rosy, Anna mengacak rambutnya frustasi dan menghela napas kasar. Ia benar-benar marah saat ini, tidak terima jika Rosy mengungkit luka terdalam di hatinya yang diakibatkan oleh ayah dan juga kedua kakak lelakinya.

Ia tahu bahwa tidak semua lelaki di dunia ini seburuk ayah dan saudara-saudaranya, namun tidak semudah itu untuk membuka hatinya dan menaruh harapan kepada seorang pria yang terkenal memiliki sifat manipulatif demi memuaskan hasrat hewaninya. Memikirnnya saja membuat Anna merinding di sekujur tubuh.

Ia tidak dapat membayangkan jika tubuhnya disentuh oleh orang lain terlebih seorang pria.

Ia hanya mampu berharap bahwa Tuhan berbaik hati untuk mengirimkan seorang pria yang benar-benar sesuai dengan pria idamannya yang mampu membuatnya mendapatkan semua rasa cinta dan perhatian yang tidak pernah ia dapatkan seumur hidupnya.

***

Esok harinya di cafe Downhill pada pukul sepuluh pagi, terlihat sepasang kekasih tengah duduk di salah satu sofa dengan ekspresi gelisah di wajah wanitanya.Wanita itu berkata dengan nada jengkel, “Kenapa dia lama sekali? Setengah jam lagi aku sudah harus kembali ke lokasi pemotretan!”

Pria di sebelahnya menggenggam sebelah tangan gadis itu dan meremasnya dengan lembut mencoba menenangkan sembari berkata, “Tenanglah sayang, dia akan tiba sebentar lagi.”

Tepat setelah pria itu berbicara, seorang wanita cantik berambut coklat melangkah memasuki cafe dan menghampiri meja mereka dengan ekspresi bersalah dan cemas.

“Selamat pagi Tuan Bond, Nona Romanov, mohon maaf atas keterlambatan saya,” ujarnya dengan nada menyesal dan napas yang sedikit tersenggal akibat berlari hanya untuk tiba di cafe ini.

Pagi ini Anna sudah memastikan bahwa tidak ada yang salah dengan mobilnya agar ia tidak terlambat untuk datang ke Downhill menemui pasangan Marcus Bond dan Lisa Romanov sesuai janji. Namun di tengah perjalanan ban mobilnya meledak menyebabkan ia harus meninggalkan mobilnya setelah menghubungi jasa derek mobil untuk membawa mobilnya ke bengkel. Ia lalu harus mencari taksi dan buru-buru berlari akibat taksi itu terjebak para demonstran yang tiba-tiba muncul menutupi jalan raya. Sungguh hari yang sial.

Sepertinya keberuntungannya mulai menipis setiap harinya. Terlalu banyak hal menjengkelkan yang terjadi beberapa hari ini membuat Anna kewalahan dan merasa sangat lelah. Namun ia harus tetap bersikap profesional terhadap pekerjaannya.

Anna segera mengambil tempat duduk di depan kedua pasangan itu lalu mengulurkan tangan, “Perkenalkan saya Anna Walkins dari AW Organizer yang akan bertanggung jawab untuk perencanan pernikahan Anda,” Anna memperkenalkan diri dengan sopan pada pasangan di depannya dan memasang senyum lembut dan ramah terbaiknya, mencoba melunakkan hati pasangan itu karena membuat mereka harus menunggunya di hari pertemuan pertama mereka.

“Tidak masalah Nona Walkins. Salam kenal, aku Marcus Bond, dan dia adalah kekasihku Lisa Romanov,” ucap pria tampan di depannya yang langsung menyambut uluran tangannya dengan senyum maklum. Tidak ada nada kesal dan marah pada pria itu, dan itu membuat Anna dapat menghela napas lega karena pria itu tidak mempermasalahkan keterlambatannya.

Anna tidak menduga jika CEO Bond Inc. itu memberinya kesan pertama sebagai pria yang ramah dan murah hati.

Berbeda dengan respon Marcus Bond yang ramah, Lisa Romanov—sang calon mempelai wanita—itu tidak menyambut uluran tangan Anna dan hanya menjawab singkat menyebutkan namanya. “Lisa Romanov,” jawabnya dengan nada acuh tak acuh.

Melihat respon Lisa, Marcus beralih menatap Anna memberikan tatapan menyesal dan tersenyum tipis meminta maaf atas sikap kasar tunangannya, dan Anna hanya mampu tersenyum lalu mengangguk singkat memaklumi sikap Lisa. Lagipula ini sikap yang wajar karena posisi Anna memang salah saat ini.

“Kau sungguh membuang-buang waktuku, Nona Walkins. Apa begini caramu melayani klien?” Lisa menatap Anna dengan tatapan jengkel, terlihat dia begitu terganggu dan marah akan keterlambatan Anna pagi itu. Dia melanjutkan, “karena aku sibuk, kau bisa mendiskusikannya langsung pada calon suamiku. Yang jelas, aku ingin pesta yang mewah, meriah, dan elegan karena akan ada banyak publik figur dan orang-orang penting yang hadir.”

Sejujurnya Anna sedikit terkejut pada ucapan Lisa yang menggerutu dan memberitahunya jika dia akan pergi dan membiarkan Marcus sendirian untuk berdiskusi dengan Anna mengenai pernikahan mereka. Ia akui dia salah karena terlambat, dia juga sudah menduga bahwa klien nya akan marah, namun ia tidak menduga bahwa perlakuan dari calon mempelai wanitanya akan seburuk ini. Terlebih ia tahu bahwa gadis itu terkenal sebagai aktris yang profesional dan baik. Memang benar kita tidak bisa menilai seseorang hanya dari tampilan luarnya saja.

Awalnya Anna merasa khawatir hanya pada Marcus, mengingat pria itu seorang CEO yang terkenal arogan dan dingin, namun apa yang ia temui pagi ini benar-benar berbeda dari rumor yang beredar.

Anna mencoba menanggapi ucapan Lisa dengan tenang dan tersenyum lembut, “baiklah Nona, saya mengerti. Sekali lagi saya mohon maaf atas keterlambatan saya pagi ini. Kalau begitu saya akan mendiskusikannya bersama calon suami Anda,” katanya sambil menatap Lisa yang langsung mengambil tasnya bersiap untuk pergi.

“Tidak bisakah kali ini kau meluangkan waktu untuk berdiskusi bersamaku, sayang?” Marcus yang sejak tadi diam akhirnya membuka suara dan menahan tangan Lisa yang hendak beranjak dari duduknya. Ekspresinya terlihat gusar karena kekasihnya akan pergi sebelum mereka mulai mendiskusikan rancangan pernikahan mereka.

“Jangan manja, Marcus. Kau tahu aku sangat sibuk. Aku percaya pilihanmu pasti yang terbaik untuk kita, jadi kau bisa mendiskusikannya berdua dengan Nona Walkins.” Lisa melepas genggaman tangan Marcus dan menatap Anna sejenak, “kalau begitu aku pergi dulu. Aku harus ke lokasi pemotretan sekarang.” Gadis itu mengabaikan ekspresi sedih Marcus dan memberikan dua kecupan di kedua pipi pria itu sebelum beranjak pergi meninggalkan calon suaminya dan Anna di meja cafe itu.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DEAR RANIA
9.1
Dua minggu jelang pernikahan, kecelakaan tragis merenggut penglihatan Rania. Di tengah keputusasaan, tunangannya justru membatalkan rencana pernikahan mereka tanpa alasan. Saat terpuruk dalam kegelapan, muncul Rakha, seorang pengajar pesantren yang asing. Secara mengejutkan, Rakha datang membawa keluarganya untuk melamar Rania. Meski niat tulus disampaikan, Rania yang hancur menolak mentah-mentah kehadiran pria yang tak dikenalnya itu dan memintanya pergi.
Sampul Novel Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia
8.1
Dikhianati tunangan saat hamil membuat Livia nyaris tewas hingga terpaksa kabur. Lima tahun kemudian, ia kembali dan menyelamatkan seorang bocah yang ternyata putra miliarder terkaya. Pria itu kini melindunginya, menghancurkan para musuh, hingga membungkam saudari jahat Livia dengan pengakuan mengejutkan tentang pernikahan rahasia mereka selama lima tahun. Livia yang bingung kini harus menghadapi rayuan sang suami misterius yang menginginkan anak kedua.
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.
Sampul Novel Hati Yang Terpilih
8.2
Dunia Nazwa Rengganis runtuh saat Rafi mendadak menceraikannya setelah dua belas tahun menikah. Meski terpuruk, ibu dua anak ini berhasil bangkit dan mulai membuka hati untuk Kafka, pria dari masa konselingnya. Namun, rahasia perceraian Rafi terungkap tepat saat sang mantan suami meminta rujuk. Terjepit di antara dua pria, Nazwa memilih menjauh demi ketenangan diri dan anak-anaknya. Akankah ia berani kembali meniti mahligai pernikahan atau tetap melangkah sendiri?
Sampul Novel HATRED
8.7
Difitnah melukai dua saudaranya sendiri, seorang pemuda terpaksa angkat kaki dari rumah. Ia menyimpan amarah mendalam karena keluarganya lebih memercayai bukti video rekayasa ketimbang kejujurannya. Kini, ia harus memulai hidup baru di luar sana sambil membawa luka hati akibat pengkhianatan orang terdekat. Bagaimana nasib pemuda ini setelah pergi? Akankah penyesalan menghampiri keluarga yang telah membuangnya? Simak perjuangan penuh dendam ini.
Sampul Novel Kejahatan Termanis
7.9
Nevilla melakukan kesalahan fatal saat mengejar ambisi jabatan di perusahaan dengan mendekati Adero. Keputusannya berpaling dari Aron justru membangkitkan bayang-bayang kelam dari enam tahun silam. Saat ikatan mereka kian erat, Nevilla terjebak tanpa celah untuk melarikan diri. Kini, ia harus berhadapan dengan sosok pria berbahaya yang mengancam akan menghancurkan seluruh hidupnya, menyeretnya ke dalam konflik masa lalu yang sangat mematikan.