APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel SEPENGGAL KISAH TANPA JUDUL

SEPENGGAL KISAH TANPA JUDUL

Jeany, gadis Minang yang pendiam, terjebak dalam pusaran luka mendalam. Setelah diselingkuhi kekasihnya, ia harus menyaksikan kehancuran keluarganya. Sang papa pergi demi wanita lain, bahkan selingkuhannya tega mengirimkan video asusila yang membuat mama Jeany depresi berat. Trauma pernikahan kini menghantui Jeany. Bersama Jeje, saudara perempuannya, ia berjuang menghadapi teror pelakor dan cobaan hidup yang seolah tak kunjung usai. Sanggupkah Jeany bertahan?
Bab
Bagikan

Bab 2

"Jeanyyyy..!"

Jeanyyyy..!"

Banguuun!" Suara Mama sontak membuat Jeany terbangun dari mimpinya yang belum kelar.

"iyaa, iyaa Maa," sembari mengucek-ngucek matanya yang masih belum sepenuhnya bisa terbuka sempurna.

"Iiiih Mama rese deeh, orang masih ngantuk juga di bangunin," gumam Jeany sedikit ngomel.

"Jeaaan, ayoo buruan mandi nak!" teriakan Mama dari balik pintu memaksa Jeany menuju kamar mandi yang ada di kamarnya.

"iyaa maa, Jean udah otw mandi nih," seru Jeany.

Jeany menghampiri meja makan, disana seluruh keluarganya sudah lengkap.

"Lama banget sih mandinya," seloroh Mama sembari mengoles selai kelembaran roti.

"Lagian mama yang bener aja deh, hari Minggu juga pake bangunin pagi, sekali-sekali napa ma biarin tidur pulas," protes Jeany.

"Jangan mentang-mentang hari libur.. Terus kamunya jadi malas bangun pagi. Bangun pagi itu sehat lho? lagian apa kamunya gak mau sarapan bareng ama keluarga?" Mama ngejelasin panjang lebar.

"Udah-udah!! Sekarang kita sarapan. Jean...buruan dimakan sarapannya!!" sahut papa jadi penengah.

"Mama, papa dan adikmu mau ke Bandung, acara lahirannya mbak Desi, kamu ikut gak?" Tanya papa.

"Gak deh pa!" sahut Jeany." Soalnya Jeany banyak tugas kampus yang belom kelar, " sahut Jeany menjelaskan.

"Ya udah kalo gitu, kamunya hati-hati di rumah yaaah," jawab papanya.

Tak berselang lama keluarga Jeany berangkat.

"Jeany!!"

Jeany dibikin kaget oleh sapaan seseorang, yang suaranya gak asing ditelinga Jeany. Jeany pun membalikkan badannya, untuk memastikan rasa penasarannya terhadap suara yang sontak membikinnya kaget.

"Jordan," seru Jeany antara tak percaya bercampur kaget. "Kamu ngapain ke rumahku?" tanya Jeany menahan jantungnya yang hampir copot.

"Aku pengen ketemu kamu Jean. Ada yang ingin aku bicarakan," Jordan menjelaskan maksudnya.

"Jean... Aku udah lama memendam rasa ini, aku mau jujur, tiap kali ketemu kamu jantungku berdebar tak karuan. Ada rasa yang sebelumnya gak pernah aku rasakan... Sudah lamaku pendam rasa ini. Semakin aku tahan semakin wajahmu menari-nari dalam pikiranku.. Jujur! Aku mencintaimu..! kalo aku sangat sayang kamu, setiap kali aku ngeliat kamu semakin dalam rasaku terhadap mu.., Jean i love you. Maukah kamu menjadi kekasihku?"

Jeany terdiam, bagaikan tersambar petir disiang bolong. Jantungnya semakin berdegup kencang.

Seakan-akan tak percaya dengan semua ucapan dari cowok tampan yang ada di hadapannya..beribu rasa berkecamuk dipikiran dan hatinya. Bibirnya bergetar menahan rasa yang tak pernah dibayangkannya.

"Jean...," suara Jordan menyadarkan lamunannya.

"Kamu mau gak jadi pasanganku?" tanya Jordan penuh harap.

Jeany mengangguk tak sanggup berkata-kata, dalam hatinya berteriak kegirangan. Tak percaya cowok incaran dan idola para cewek di kampusnya justru menyatakan cinta terhadapnya.

Hati Jeany berbunga-bunga karena bahagia, dan udah gak sabaran lagi buat berbagi kebahagiaannya dengan Lintang sahabatnya yang gokil itu.

~Panggilan berlangsung~

"Lin.. Lu tau gak? gue bahagiaaa banget hari ini," suara Jeany berapi-api saking semangatnya.

"Liiiin.. Jordan nembak gueee!"

"Haah? Beneran? trus, trus, lu terima kan?" Teriak Lintang karena kaget.

"Iyaa dong! "Suara Jeany semangat.

"Selamat ya Jean, jangan lupa traktirannya tuh," imbuh Lintang dari sebrang sana.

"Ih... Kebiasaan banget Lu! Belum juga kelar ngomong udah bicarain traktiran!" celetuk Jeany di telepon pada Lintang yang udah cengengesan dari tadi.

"Yee, biarin. Kan Lu sahabat Gue, jadi ya suka-suka Gue dong mau minta traktirannya," jawabnya dengan nada mengejek juga tertawa.

"Ya udah deh, gue matiin dulu ya! Gue lagi seneng banget nih sumpah!" Tukas Jeany pada Lintang yang tertawa sembringah.

"Udah sana! Nikmatin dulu gih, kebahagiaan lo," jawab Lintang.

Akan tetapi panggilan mereka terlanjur berakhir karena Jeany udah lebih dulu menghentikan percakapan.

Hari ini suasana kampus tidak seperti biasanya, semua dikarenakan Jordan. Dimana ada Jeany disitu ada Jordan, kemana-mana selalu berdua.

Kehadiran Jordan sangat membuat Jeany bahagia dan bangga karena Jeany satu-satunya cewek yang bisa menaklukan hati cowok yang merupakan idola di kampusnya.

Semua cewek yang berusaha mendekatinya dibuat patah hati. Tapi sayang, Lintang sebagai sahabat pun sedikit terlupakan.

Drrrtt..!!

Drrrrtt..!

Drrrrrt..!!

Ponsel Jeany terus berdering, Jeany membiarkan ponselnya terus berdering seakan sengaja untuk tidak mengangkatnya,

Jeany melirik panggilan ponselnya, dan sengaja membiarkan panggilan Lintang berlalu begitu saja. Saking berharapnya Jeany akan datangnya panggilan dari kekasih hatinya, sampai tega mengabaikan telpon dari sahabatnya sendiri .

Tapi berkali-kali ia menatap ponselnya, hanya ada panggilan dari Lintang yang datang menelepon bertubi-tubi. Sepertinya Jeany benar-benar sudah dibuat kasmaran sejak sang kekasih hadir dalam kehidupannya, baginya tak ada yang lebih penting selain panggilan dan kabar dari Jordan. Bagi Jeany dunianya hanyalah tentang Jordan, yang lain cuma ngontrak.

Tok..!!

Tok..!!!

Tok..!!

Suara pintu kamar di ketuk dari luar, terdengar suara adikku Jeje memanggil dari luar.

"Kaaaak.. Kakaaaak.. Ada kak Lintang tuh!"

Sambil menahan geram Jeany menjawab.

"Adeekkk.. bilang kakak pergi napaa? Lagi males tauuu!

"Tapiiii kaaak....," sahut Jeje bingung akan sikap kakaknya.

" Gak ada tapi-tapiannya! Lu denger gak siiih?"

"Iya deh kak," jawab Jeje mengikuti perintah kakaknya.

Jeany kembali merapatkan bantal ke dadanya sambil melirik ponselnya memastikan ada panggilan dari Jordan.

Tak berapa lama "drrtt.. drrrrrtt..," ponselnya pun bergetar panjang, dengan antuasias dia melihat ponselnya.

"Joordaaan," teriaknya girang, Jeany mengangkat ponselnya dengan tergesa-gesa.

~Panggilan berlangsung~

"Hallo,"

"Kamu kemana aja sih yang?"

"Aku dah mau gila nungguin kabar dari kamu!"

"Kamu mikirin aku gak sih?"

Tanya Jeany bertubi-tubi sebelum Jordan akan membuka mulutnya untuk angkat bicara.

"Sayang aku minta maaf yaa, aku ketiduran. Habis capek banget. Tugas-tugas kuliah berjubel yang harus aku kelarin, sekali lagi aku minta maaf ya yaang," bujuk Jordan menjelaskan berharap harap sang pacar mengerti.

"Setidaknya kamu kasih kabar napa?" Jawab Jeany kesal.

"Iya-iya sayaaang, maaf yaah," dengan nada membujuk.

"Yaang..sebagai ucapan maafku, gimana besok sore kita jalan, kita makan?" Jordan berusaha membujuk Jeany.

"Yaa dehh..," Jeany mengiyakan ajakan Jordan.

"Aku jemput jam 5 sore ya sayang...," dengan nada genit.

"Tapi sayang ontime yaaah...?" jawab Jeany penuh harap.

"Okeee honey...," seru Jordan dengan suara lembut.

~panggilan berakhir~

Jeany keliatan sibuk mengobrak-abrik isi lemarinya, seluruh baju yang ada di lemarinya semua dicobanya tapi gak ada satu pun yang menarik menurutnya. Udah hampir 20 menit akhirnya Jeany baru menemukan pakaian yang menurutnya bagus.

Jeany merias dirinya secantik mungkin, dia berharap ntar Jordan terkesima dengan kecantikannya. Tak berapa lama terdengar suara pintu kamar di buka.

Creeeeeet...!!!

"Aduuuuhhhh.., anak Mama cantik banget..," sapa Mama sambil senyum-senyum.

"Mau kemana niihhh? Ciieeee....mau pergi ama pangerannya yaaa..? Dengan nada sedikit ngeledek mamanya menggoda.

"Iihhhhh Mamasa apaan siiih..," Jeany sambil senyum-senyum malu.

Teeeeeeeet....!!

Teeeeeeet....!

Teeeeeeet.....!!

Bisingnya suara bel sontak membuat Jeany kaget.

"Tuuuuh kayaknya si pangeran deh yang dateng," seru Mama sambil bergegas keruang tamu.

"Jeaaaan....," teriak Mama dari luar.

"Ada Jordan niihhh."

Jeany melangkah menuju ruang tamu. Nampak Jordan dengan style yang membuat Jeany terkesima. Pria itu mengenakan sweatshirt dan celana jeans yang membuatnya tampak semakin tampan.

Seusai beberapa detik terdiam akhirnya Jordan mencairkan suasana.

"Eh, Tan Jordan pamit ajak Jeany keluar bentar ya Tan

"Hati-hati yaa, jangan ke maleman pulangnya," jawab mama mengingatkan.

Merekapun pergi mengendarai motor gede milik Jordan.

Jam menunjukan pukul 17.15 wib mereka sampai sebuah Cafe. Jordan memilih duduk diantara banyaknya tempat duduk yang ada disana. Pria itu menelisik ke seluruh sudut cafe untuk mencari waitres untuk memesan.

Jeany benar-benar menikmati kebersamaan mereka.

Tiba-tiba tangan Jordan menyentuh dan menggenggam tangan Jeany. Jantung Jeany berdegup gak karuan.

"Sayaaang...," Suara Jordan yang lembut bener-bener membuat suasana hatinya gak karuan, tatapan Jordan benar-benar membuat cewek manapun akan klepek-klepek jika menatapnya.

"Aku sangat mencintaimu.., aku berharap kita akan selalu bersama sampai akhir hayat kita..," rayu Jordan sembari mengeluarkan sesuatu dari saku celananya.

"Moga kamu suka yaa, dengan kado kecil ini," seru Jordan sembari menyodorkan kotak kecil berwarna pink bentuk love.

"Ini apa sayang?" tanya Jeany dengan suara sedikit terbata.

"Buka Doong sayang.., moga kamu suka," jawab Jordan.

Jeany pun memegang kotak kecil itu. Dengan penasarannya Jeany membuka kotak kecil yang ada di tangannya.

Sontak membuat Jeany kagum melihatnya. Sebuah cincin emas berbentuk love pemberian sang kekasih.

Dengan lembut Jordan memasangkan cincin itu di jari manis Jeany.

"Makasih sayang," seraya bersandar manja dipundak sang kekasih. Jordan mengangkat tangannya, dan membelai mesra rambut Jeany.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Haram Milik Suamiku
8.1
Kebahagiaanku sebagai istri dan ibu hancur dalam sekejap setelah sebuah pengakuan mengejutkan terucap dari mulut suamiku. Ternyata, anak angkat yang selama ini kami asuh dengan penuh kasih sayang dari panti asuhan adalah darah dagingnya sendiri hasil hubungan gelap dengan wanita lain. Janji tentang surga rumah tangga yang ia tawarkan dulu kini terasa seperti dusta menyakitkan. Aku terjebak dalam kenyataan pahit saat pernikahan kami berada di ambang kehancuran.
Sampul Novel ANGKASA [Perjodohan]
9.5
Angkasa Lesmana Regan awalnya menentang keras ide perjodohan yang direncanakan sang ibu. Namun, pendiriannya seketika goyah dan ia langsung setuju saat mengetahui bahwa calon istrinya adalah Meisya. Di balik sikap dingin dan pura-pura tidak kenal saat berada di lingkungan sekolah, Angkasa ternyata memiliki sisi tersembunyi. Saat di rumah, ia berubah total menjadi sosok yang sangat manja bahkan melebihi bayi demi mendapatkan perhatian dari Meisya.
Sampul Novel Cinta Palsu Suamiku
8.8
Kehidupan pernikahan Anisa dan Aldi yang dikaruniai dua buah hati, Luna dan Syailendra, terusik oleh campur tangan sang ibu mertua, Lastri. Sikap Aldi yang selalu memprioritaskan ibunya di atas kepentingan anak dan istrinya membuat Anisa merasa bahwa kasih sayang suaminya hanyalah kepalsuan belaka. Merasa tidak lagi dihargai, Anisa akhirnya mengambil langkah tegas untuk menggugat cerai Aldi. Akankah perpisahan ini menjadi akhir dari penderitaannya?
Sampul Novel Cinta Rahasia Sang Pewaris
9.8
Ananda Edward, pewaris keras kepala, harus menyamar jadi karyawan biasa bernama Ananda Iskandar demi bebas dari penjara. Di tengah hukuman sang ayah, ia ditugaskan membantu Erika Adhinata, manajer cerdas yang perlahan meluluhkan hatinya yang dingin. Namun, cinta Nanda terhalang masa lalu Erika yang masih terikat pada pria hedonis. Akankah Nanda berhasil memenangkan hati Erika di tengah sandiwara identitasnya? Ikuti perjuangan cinta sang pewaris yang penuh rintangan.
Sampul Novel Di Balik Senyum Istri
9.2
Hati istri ini hancur saat ayah mertua menegaskan hak suami berpoligami. Bagas diminta menikahi Riana, mantan teman sebangkuku saat sekolah. Ternyata, mereka punya masa lalu yang dirahasiakan sejak kuliah. Meski terluka oleh pengkhianatan ini, aku hanya bisa tersenyum getir menghadapi takdir. Aku pun menantang mereka, mempertanyakan apakah kecantikan Riana menjamin lahirnya anak laki-laki yang sangat mereka dambakan selama ini.
Sampul Novel Jaring Kebohongan Suami Miliarderku
9.6
Sebagai istri miliarder teknologi bernama Kian, aku adalah penenang jiwanya. Namun, ia justru memberikan dana medis adikku kepada selingkuhannya demi suaka kucing. Saat kecelakaan tragis merenggut nyawa adikku, Kian membiarkanku terluka demi wanita itu. Puncak pengkhianatan terungkap saat aku ingin bercerai; pernikahan kami ternyata palsu dan penuh tipu daya. Kini, aku menghubungi pria dari masa laluku untuk membalas dendam dan menghancurkan kerajaan Kian.