APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Setelah Kita Bercerai

Setelah Kita Bercerai

Vina harus menghadapi pahitnya perceraian di usia 22 tahun. Perkawinannya dengan Radit hancur karena pengaruh buruk sang ibu mertua yang sejak awal tidak merestui mereka. Merasa dikhianati oleh sikap lemah mantan suaminya, Vina memutuskan untuk membalas dendam. Selama ini ia dianggap rendah sebagai anak janda miskin, namun Vina memilih momen pernikahan baru Radit untuk membongkar identitas aslinya yang mengejutkan di hadapan semua orang.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Iya, Bu. Itu Vina sama Dika. Ibu sendiri kan yang mengundang Vina untuk datang ke acara pernikahan aku sama Diana? Jadi ya dia datang, Bu. Kalau Dika, mungkin Vina yang memintanya untuk ikut supaya Vina tidak sendiri, " ucap Radit. Masih menatap Vina yang sudah turun dari mobil. Menatap sang mantan istri dengan tatapan mata yang sulit untuk diartikan.

Sedangkan Vina, Vina Berjalan menuju pelaminan, dengan tangan yang bergelayut manja di lengan adiknya itu.

"Hah? Beneran itu Vina? Vina mantan istri kamu? Vina orang kaya?" tanya ibu Saras tanpa jeda. Masih tidak percaya akan apa yang dilihatnya itu.

"Iya, Ibu. Itu beneran Vina. Dia memang orang kaya, Bu." Jawab Radit dengan nada bicara tidak bersemangat. Sedikit malas menjawab pertanyaan dari ibunya itu.

"Vina orang kaya? Kenapa kamu nggak bilang dari dulu?" tanya ibu Saras.

"Kan Ibu nggak suka sama Vina. Jadi Radit rasa, Radit nggak perlu bilang sama Ibu. Dan juga, Ibu kan nggak pernah nanya siapa sebenernya Vina. Yang Ibu tahu cuma Vina itu seorang anak single parents," kata Radit tanpa rasa bersalah sedikitpun.

"Kamu ini kenapa nggak bilang dari awal? Dasar anak bodoh!" umpat ibu Saras pada putranya.

"Mas, itu beneran si Vina mantan istri kamu?" Tanya Diana juga. Menatap wanita seumurannya yang sedang berjalan di red karpet bersama seorang pemuda yang tak lain dan tak bukan adalah Dika.

"Iya. Kenapa cemburu? Ibu yang secara sengaja mengundang dia. Katanya supaya kamu bisa kenal sama dia. Jadi, kalau kamu merasa kurang nyaman salahkan Ibu, bukan Mas," jawab Radit dengan nada dingin. Tidak mengalihkan pandangan dari Vina dan Dika. Mungkin Radit sedang terpesona dengan mantan istrinya saat ini.

Ya, memang Vina hadir di acara pernikahan Radit dan Diana istri barunya dengan penampilan yang sangat cantik. Maka dari itu, semua orang yang ada di sana seolah terbius dengan penampilan Vina.

"Nggak. Nggak cemburu. Ngapain juga aku cemburu. Buktinya sekarang aku sudah berdiri di sini. Itu tandanya aku pemenangnya." Diana berbicara dengan sangat percaya diri. Ikut menatap Vina. Tapi bedanya, bila Radit, Ibu Saras dan juga para tamu memandang dengan pandangan mata kagum dan terpesona, beda halnya dengan Diana. Diana memandang Vina dan Dika yang sedang berjalan di red karpet dengan tatapan mata tajam. Seperti sedang mengibarkan bendera perang.

"Baguslah kalau kamu nggak cemburu. Jadi aku nggak perlu repot-repot kasih pengertian ke kamu," kata Radit degan menyunggingkan senyum misterius di bibirnya.

"Itu bukannya Vina? Istri pertama dari Radit? Kok dia hadir sebagai tamu? Bukan sebagai tuan rumah ya? Tapi dia hadir dengan penampilan yang sangat cantik dan menawan. Aku tak menyangka bila Vina tetangga kita bisa secantik itu." kata seorang tamu pada teman gandengannya.

"Iya. Itu sepertinya Vina. Dan, itu kayaknya adiknya Vina yang waktu itu mendampingi pernikahan Radit dengan Vina. Kok dia datang naik mobil mewah? Bukannya mereka itu orang tidak punya ya? Mana mobilnya Alphard lagi. Pasti itu mobil hasil rental." Terdengar krasuk - krasuk suara para tamu yang hadir di pernikahan Radit dan Diana. Ada yang memuji dan ada juga yang mencemooh, itulah bentuk dari beragamnya sifat dan cara pikir manusia yang ada di bumi ini.

"Dengar-dengan si Vina sama Radit itu sudah cerai. Makanya Vina datang sebagai tamu." Kata seorang tamu lagi menyahut.

"Hah? Cerai? Serius? Padahal lebih cantik si Vina daripada istri baru Radit itu. Dasar, Radit bodoh! Masak lebih memilih emas daripada berlian." ujar seseorang lagi yang berbeda.

"Iya-ya. Radit bodoh! Lebih cantik kemana-mana si Vina daripada istri barunya itu. Pastilah suatu saat nanti si Radit bakalan menyesal karena menceraikan si Vina." Pembicaraan berlanjut, saling sahut bersahut memperbincangkan Vina, Radit, Dika, dan juga Diana istri baru dari dari Radit. Begitu seterusnya sampai mereka merasa bosan sendiri.

"Hai Ibu. Apa kabar?" Vina menyapa ibu Saras. Mencium pipi kanan dan pipi kiri Ibu Saras. Bersikap sangat manis, seolah menyimpan rindu yang sangat dalam pada mertuanya itu. Padahal dalam hati, Vina merasa sedang di kandang lintah saat ini. Ya, Vina menganggap lingkungan rumah Radit adalah kandang lintah sekarang.

"Baik. Kamu apa kabar Vina?" tanya balik Ibu Saras dengan sangat lembut. Seolah tidak pernah berbuat salah kepada mantan menantunya itu.

Cih! Baru sekarang kau bersikap baik padaku Ibu. Setelah kau tahu siapa diriku yang sebenarnya baru kau membaiki aku. Maaf, semuanya sudah terlambat. Batin Vina, memutar bola mata dengan malas.

"Baik Bu. Ibu bagaimana kabarnya?" tanya Vina bersandiwara. Ya, bersandiwara demi membalaskan semuanya.

"Baik. Baik sekali. Kamu semakin cantik Vina," kata Ibu Saras. Mengusap rambut Vina dengan lembut.

Mantan mertua penjilat.

"Ha, biasa saja Bu" kata Vina. Tersenyum canggung. Diana yang melihat itu semua darahnya seperti mendidih. Bagaimana seorang mantan mertua yang semula sangat membenci mantan menantunya, kini langsung berubah baik secara tiba-tiba. Seolah mengatakan kalau dia itu menyesal sudah menyuruh putranya itu untuk menceraikan sang mantan menantu.

Ibu mertua kurang ajar! umpat Diana.

Mbak Vina itu gimana sih? Mantan mertua lagi menjilat kok ditanggapi. Dika berbicara dalam hati. Merasa kesal dengan sikap Vina kepada mantan mertuanya itu.

"Hai Mas, happy wedding ya! Cetak gol sebanyak-banyaknya. Supaya dalam waktu lima hari istri barumu itu sudah bisa hamil. Tidak seperti diriku yang sudah menikah selama lima bulan belum juga hamil," ucap Vina tepat ditelinga Radit. Berbicara dengan nada menyindir. Lalu setelah mengatakan itu, Vina beralih memberi ucapan selamat pada Diana.

"Siapa namamu? Diana? Iya? Emm, tapi tidak penting juga untukku. Siapapun namamu itu tidak berpengaruh untukku dan keluargaku. Aku doakan semoga kamu bisa segera hamil. Tidak seperti diriku yang sudah menikah selama lima bulan, tapi belum juga hamil. Good luck! Semoga berhasil! Kamu menang untuk saat ini." Vina tersenyum misterius. Lalu kembali mendekatkan wajahnya itu di telinga Diana.

"Kamu berhasil merebut suamiku, tapi aku tidak akan tinggal diam. Tunggu pembalasanku suatu saat nanti. Ingat! Bukan sekarang, tapi nanti" kata Vina. Diana yang mendengar ancaman dari mulut Vina menelan air liur nya dengan susah payah. Ancaman dari Vina membuatnya gagal fokus dan bleng secara tiba-tiba.

"Aku tahu, ini adakah rencana kamu dan Ibu untuk memisahkan aku dengan Mas Radit. Aku tidak akan marah pada kamu untuk saat ini, aku justru berterima kasih padamu karena sudah menunjukkan sisi dari Mas Radit yang aku tidak ketahui sebelumnya. Satu doaku untukmu, semoga Mas Radit tidak mencampakanmu seperti Mas Radit mencampakan diriku. See you, good bye! " ucap Vina. Lalu Vina pergi meninggalkan pelaminan bersama Dika yang mengikutinya dari arah belakang.

Bersambung

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Cinta dan Benci
8.2
Hera terpaksa memenuhi wasiat mendiang ayahnya untuk menikahi Gama Dirgantara, seorang duda dingin yang masih terjebak bayang-bayang masa lalu bersama Karin. Meski telah resmi menikah, Gama menegaskan tidak akan pernah mencintai Hera. Namun, sebuah insiden di malam saat Gama mabuk mengubah segalanya secara drastis. Di tengah kebencian dan penolakan, mampukah Hera mempertahankan rumah tangga mereka yang penuh luka dan menemukan celah di hati Gama?
Sampul Novel Cinta yang Tersulut Kembali
8.0
Pasca persalinan tragis yang hampir merenggut nyawanya, Selina memilih menghilang demi melindungi anak-anaknya dari Raditia yang menuntut hak asuh. Bertahun-tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali. Raditia yang hancur oleh kabar kematian palsu Selina di masa lalu, kini berupaya keras mengejarnya meski Selina telah memiliki kehidupan baru. Di tengah luka lama dan keributan yang dipicu Raditia, Selina harus memilih antara memaafkan atau terus melangkah.
Sampul Novel Kontrak Cinta - Love Contract
7.8
Demi melunasi utang dan membiayai pengobatan sang ayah, Mahesa rela menunda skripsinya untuk bekerja sebagai pelayan kelab malam. Di sana, ia bertemu wanita mabuk yang baru saja patah hati. Tak disangka, wanita itu tiba-tiba menawarkan pernikahan kontrak sebagai solusi finansial bagi Mahesa. Meski sempat ragu, Mahesa akhirnya menerima tawaran tersebut demi keluarganya. Kini, dimulailah kehidupan penuh sandiwara antara Mahesa dan istri barunya tersebut.
Sampul Novel Lima Tahun, Cinta yang Memudar
8.3
Lima tahun Aruna mengabdi sebagai asisten Brama demi wasiat Yudha, pria yang ia cintai. Setelah kontrak usai, ia justru dituduh mencari perhatian meski telah mempertaruhkan nyawa dalam balapan maut demi Brama. Kekejaman Brama memuncak saat ia membiarkan Aruna disiksa Cheryl hingga menjualnya di lelang amal. Merasa pengabdiannya dibalas kehinaan, Aruna memilih mengakhiri hidup di jembatan kenangan Yudha, meninggalkan pesan terakhir yang menghancurkan.
Sampul Novel Love with my penyiarku
8.7
Muhammad Ghifarial Siregar, seorang pria flamboyan yang sangat populer, menambatkan hatinya pada sosok Ariana Martha. Meski perjalanannya dipenuhi luka mendalam dan jiwa yang rapuh, ia tetap teguh meyakini kehadiran cinta sejati. Baginya, perasaan tulus adalah takdir Tuhan yang harus diikhlaskan layaknya suara merdu di angkasa. Ia bertekad menjaga rasa yang tumbuh di relung hati agar terus mekar selamanya, hingga maut datang memisahkan mereka berdua.
Sampul Novel Melody Cinta Tuan Muda
8.9
Niat tulus Melody menyelamatkan seorang kakek dari aksi bunuh diri justru menyeretnya ke lingkaran keluarga konglomerat pemilik perusahaan raksasa. Di sana, ia menyaksikan persaingan licik antaranggota keluarga yang haus kekuasaan. Sagara, sang cucu yang merupakan pewaris sah, justru menjadi sasaran manipulasi karena sifatnya yang terlalu lugu. Melody kini terperangkap dalam intrik perebutan harta dan siasat kejam demi takhta tertinggi perusahaan tersebut.