APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel sex, love and friends

sex, love and friends

Kehidupan Alma terasa hampa sejak sang ibu tiada, hingga Panji hadir membawa keceriaan. Meski Panji telah memiliki kekasih, kedekatan mereka sebagai teman masa kecil justru berkembang menjadi hubungan terlarang yang melampaui batas. Di sisi lain, hati Alma sebenarnya terpaku pada Gaga, pria yang sangat ia cintai. Terjebak dalam dilema antara nafsu bersama Panji atau kesetiaan pada Gaga, Alma harus menghadapi konsekuensi atas kesalahannya dalam pilihan yang sulit.
Bab
Bagikan

Bab 3

Panji melucuti pakaianku satu persatu, dia menyentuh semua bagian tubuhku, aku tak berdaya.

"suka?" tanyanya

dia meraba bagian bagian sensitif ku.

"Menurut lo gimana?" tanyaku

"entahlah" katanya

"gue menikmati" jawabku

Aku dan panji mulai mengeluarkan keringat, tidak ada sehelai pakaian pun di tubuhku, begitu juga Panji. kami kembali melakukan hal yang seharusnya tidak kulakukan.

kami melakukan segala gaya, entah gaya yang pernah ku lihat di film dewasa, ataupun yang belum pernah kulihat, menurut Panji gaya yang paling enak saat aku berada di atas, namun bagiku, aku lebih suka saat aku terelntang dan Panji berada di atas ku. menurutku itu sensasi yang luar biasa.

Panji mengigit telingaku, seperti biasa aku semakin menjadi jadi, kurasa Panji sudah tahu, bagian yang paling bisa membuat aku berdesis renyah.

aku melihat wajah Panji yang rasanya dia juga menikmati permainan ini, wajahnya yang seperti itu membuat aku candu, ingin melihatnya lagi dan terus, tapi apa boleh aku melakukanya lagi dan lagi. tentang perasaan apa yang menjelma dalam dada, kurasa Panji seharusnya bertanggung jawab atas perlakuannya kepadaku, esok jika rasaku berubah menjadi sesuatu yang rumit, aku yakin penyebabnya adalah diriku, yang dengan bodoh membiarkan lelaki ini masuk dalam kehidupanku, saat hatinya, dan hatiku telah mencintai orang lain, kurasa ini salah. ya ini salah.

"maaa, gue menikmati" katanya berbisik lirih

Aku menikmati semua alur yang dia buat, semua hal yang dia lakukan membuat aku menjadi ingin terus dan lagi bermain dengannya, padahal seharusnya aku merugi memberikan tubuhku pada lelaki yang bahkan bukan kekasihku.

"maa, enak?" ucap Panji yang masih berada di atas tubuhku

"Enak, udah ji? gue mau pake baju, sana ke ruang tamu dulu"kataku

"Masih kurang, tapi gpp bisa lagi nanti" katanya

aku melihat jam di dinding, pukul 22. 10 wib.

Panji mengenakan pakaiannya, lalu menuju ke ruang tamu. Aku membereskan tempat tidurku, dan merapihkan tubuhku kemudian menyusul panji ke ruang tamu.

Aku mengenakan pakaian blouse selutut, pakaian dalam ku, tidak ku kenakan. Panji berada di bangku sebrang, dan aku berada di sebrang lainnya, dia sibuk dengan laptop dan aku rebahan di bangku panjang sambil memainkan ponselku.

Ternyata panji menghubungi ku 30 kali dan pesan whatsap 50kali aku tertawa melihatnya.

"Kenapa ketawa?" tanya panji

"Gpp lucu aja"

"Lo kenapa pake baju itu?"

"Kenapa emang?"tanyaku

"Sengaja biar gue kepancing lagi?" tanyanya

"apa sih ga jelas Lo" kataku

Panji tertawa terbahak.

Aku menggoda panji yang sedang asik dengan laptopnya. menurunkan baju agar terlihat bagian dadaku.

Panji melirik kearahku, dia tersenyum masam

"Yang ga usah di situ deh duduknya, keliatan tetangga sini pindah sini" katanya

Aku menolak panji.

"Ga ah takut di terkam harimau" kataku

"Kalau disini lo ga bakalan berani nyentuh gue"tambahku

aku dan panji tertawa terbahak

"Gue jadi candu maaa, gimana dong" katanya lagi

"Gue juga candu, lo enak mainnya gue menikmati" kata ku

"Besok bakalan lebih intens dari ini, gue ga mau sedetikpun waktu gue sama lo ilang" kata panji

Aku tersenyum kepadanya dia mencium kening ku lalu pamit peluang kerumahnya.

Aku menutup pintu rumah ku. Kursi langsung ku semprot parfume takut menyisakan bau bau yang tak sedap.

malam itu aku tertidur dengan lelap, lelah sekali bermain dengan Panji berkali kali.

saat subuh tiba,  pintu rumahku ada yang mengedor, ku kira ayahku pulang, namun ternyata panji yang lepas sholat subuh langsung main kerumahku.

"ada apa?" tanyaku

"ma bukan pintu dong" katanya

aku membukakan pintu untuk Panji, dia baru saja turun dari masjid, bahkan rambutnya masih basah wangi shampo yang khas, aku yang sudah sadar dengan gelagatnya mencoba menghindari dia sebisaku, namun ternyata tidak bisa, sekali lagi pagi itu kami bermain, desahan demi desahan kami ciptakan, tubuhku kembali berkeringat, begitupula panji, kami menikmati permainan ini.

kami menghabiskan waktu sebelum jam 6 pagi hanya untuk berolahraga dan berbagi keringat di ranjang kamarku, sialan dia jadi saksi bisu ke ganasan aku dan panji, sebelumnya aku tidak pernah melakukan adegan ini dirumahku, namun kali ini mungkin karena lawan mainku sahabatku sendiri. Maka aku seberani ini. tapi bagaimana bisa aku melakukan hal ini lagi dan terus, kurasa semalam sudah lebih dari cukup, lantas mengapa pagi ini aku mau diajak main d dengannyaa lagi.

"pagi gue pasti lancar kalau udah gini" katanya

"kenapa?"

"dapat energi banyak banget" katanya lagi

"yaudah balik gih bentar lagi ibu ibu bakalan keluar buat nyapu teras" kataku

"iyah siap tuan putri. aku pamit yaaaa semangat kuliahnya, nanti sore balik ngampus aku jemput" katanya

"iya siap"

dia mencium kening ku lalu berlalu.

kalian tahu, panji akan memanggilku aku dan kamu, jika dalam keadaan terpuaskan. Coba pastikan.

hari ini berlalu dengan indah, karena partikel partikel antara aku dan panji tercipta, sebuah kenikmatan yang begitu ku nikmati, ah mengapa aku sejauh ini dengan panji.

sore itu pukul 16. 45 aku sudah menunggu panji menjemput ku. kata panji jam 5 sore mungkin dia baru sampai kampus ku, namun ternyata mobil panji sudah terparkir di dalam kampusku. aku afal mobilnya. brio hitam.

"aku udah di parkiran ya sayang"

satu pesan masuk di ponselku

"aku langsung meluncur kesitu sabar yaaaaa"

aku bergegas masuk kedalam mobil panji, dia tersenyum kearahku. aku yang baru saja duduk di dalam mobil langsung di sosor panji, bibirnya menyium bibirku.

"yah tegang" celetuk panji sembari memegggang barang berharganya

"langsung ke hotel apa makan dulu" tanyaku

"pesen makan terus langsung ke hotel,  kita makan disana"

"ide bagus"

kami pergi ke burger king untuk memesan makanan, kemudian langsung melaju menuju hotel, kami saling tatap, meski rasanya kami sedang mabuk asmara, aku tidak ingin jauh dengan Panji begitu pula Panji, ku rasa dia ingin bersama ku selalu.

"lo kalau punya pacar gimana?" tanya panji

"lah emangnya kenapa?" tanyaku balik

aku tahu apa yang ada dipikirannya, apakah ketika akhirnya aku menemukan pacar, mungkin aku tidak akan mau lagi melakukan semuanya bersama panji. Satu hal yang panji belun tahu, bahwa di hatiku sebenarnya ada seseorang yang kuharapkan hadir di hidupku, namun dia keduanya ku butuhkan sebagai pelengkap hidupku.  meski di hatiku ada seseorang, namun dia bukan pacarku, dia sama dengan panji hanya sahabatku namun aku begitu mencintainya.

"ya ngga, kan kalau lo punya pacar, lo ga bakalan bisa diajaki ketemu lagi" katanya

"gue ga tau, sekarang liat orang lain malah ga begitu tertarik. gue malah lebih tertarik ke lo" aku mencoba mengalihkan pandanganku

"gimana maksudnya?"

"gue ga tau perasaan apa yang ada di diri gue, kalau pun cinta rasanya mustahil lo bisa cinta ke gue balik"

"apa menurut lo gue ga suka sama lo?" tanya panji

"ya ga mungkin, lebih ke aneh tipe lo bukan kaya gue"

"iyaaa sih, lo tau banget tipe gue kek gimana, dari SMP sampe hari ini, gue selalu liat cewek dari fisik, tapi lo beda, gue ga mungkin main sama orang yang gue ga mau, karena kita udah sejauh ini, berarti gue mau sama lo, gue suka bareng lo, apalagi lo montok, lo manis kalau prihal cinta gue ga tau soal ini"

"gue juga tertarik ke lo karena fisik, lo tau lah ga ada cewe yang ga suka pas liat lo hahaha"

panji tersenyum, mobil sampai di pintu masuk burger king. panji mengisyaratkan aku untuk menutup bajunya untuk menutupi adik mungil miliknya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Berlian yang Tersamarkan
9.3
Dahulu pewaris manja, Evelyn jatuh miskin setelah dijebak putri asli dan diusir orang tua angkatnya. Namun, ia bangkit dengan mengungkap identitas rahasianya sebagai peretas, desainer, dan dokter jenius. Saat orang tua angkatnya menuntut hartanya, Evelyn menolak dengan tegas. Ia pun mencemooh mantan tunangannya yang memohon kembali. Di tengah kemenangannya, seorang pria berkuasa datang melamar, menawarkan masa depan baru yang tak terduga bagi sang berlian.
Sampul Novel Gadis Bangsawan
8.6
Seorang wanita menawan bergaun mewah menghina Amore Cardozo Pienza di depan umum pada hari ulang tahunnya yang ke-17. Ia mengejek Amore sebagai anak tiri manja yang hanya bisa menggambar bebek aneh. Ayah kandung Amore dan para tamu pun tertawa terbahak-bahak melihat coretan tersebut. Namun, dengan ketenangan luar biasa, Amore membungkam semua ejekan lewat satu pernyataan tajam yang mengungkap rahasia gelap sang ibu tiri sebagai seorang psikopat berbahaya.
Sampul Novel Hamil Dengan Pengkhianat
8.6
Nasib buruk di Paris membawa Vera terjebak dalam malam panjang bersama pria asing. Betapa terkejutnya dia saat menyadari pria itu adalah Dante, perundung masa sekolah yang paling ia benci. Dua bulan berlalu di Jakarta, Vera mendapati dirinya hamil dan bertekad membesarkan janin itu sendirian demi menghindari bayang masa lalu. Namun, takdir justru mempertemukan mereka kembali. Kehadiran Dante yang tiba-tiba membuat hidup Vera kian rumit dan penuh dilema.
Sampul Novel Harga yang Harus Dibayar : Sugar Baby
8.0
Arina merupakan sosok gadis cerdas dan ambisius yang terjebak dalam pusaran dunia mafia setelah bertemu Alvaro. Sebagai pemimpin jaringan bisnis ilegal berpengaruh di kota, pria berusia awal 40-an tersebut terobsesi menjadikan Arina miliknya. Alvaro tidak ragu memanfaatkan kekayaan serta kekuasaannya demi mendapatkan apa yang diinginkan. Kini, kehidupan Arina berubah total saat dirinya dianggap sebagai permata berharga oleh sang penguasa gelap tersebut.
Sampul Novel Melody Cinta Tuan Muda
8.9
Niat tulus Melody menyelamatkan seorang kakek dari aksi bunuh diri justru menyeretnya ke lingkaran keluarga konglomerat pemilik perusahaan raksasa. Di sana, ia menyaksikan persaingan licik antaranggota keluarga yang haus kekuasaan. Sagara, sang cucu yang merupakan pewaris sah, justru menjadi sasaran manipulasi karena sifatnya yang terlalu lugu. Melody kini terperangkap dalam intrik perebutan harta dan siasat kejam demi takhta tertinggi perusahaan tersebut.
Sampul Novel My Beloved Bastard
9.3
Cullen Kyleer adalah pria arogan yang bertindak sesuka hati. Hidupnya berubah setelah bertemu Jasmeen, penulis novel bergenre gore. Namun, Jasmeen justru terjebak dalam obsesi gelap Cullen yang posesif dan mesum. Cullen terus memaksa Jasmeen memenuhi hasratnya sambil menebar ancaman maut bagi pria lain yang mendekat. Hubungan penuh kekerasan dan pelecehan seksual ini mengikat Jasmeen dalam gairah berbahaya yang tak terkendali di bawah kuasa Cullen.