APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Si Bodoh yang Luar Biasa

Si Bodoh yang Luar Biasa

Renggin Ang sering dihina sebagai sampah keluarga, padahal ia mewarisi darah legenda Duata Hun. Kedamaian sirna saat para master Benua Yu menyerang demi sebuah buku misterius bertajuk NOVEL. Renggin dan adiknya, Ampy, menyaksikan ibu mereka tersedot ke buku tersebut sementara sang ayah mengorbankan nyawa demi keselamatan mereka. Kini, Renggin harus bertahan hidup dan berjuang membebaskan jiwa ibunya yang tersegel dalam buku kuno itu dari cengkeraman musuh.
Bab
Bagikan

Bab 1

Di sebuah hutan belantara dekat Kediaman Keluarga Ang, sepasang suami istri beserta kedua anaknya, berusaha melarikan diri dari kejaran para Master. Kabarnya, para Master tersebut berhasil mendapatkan sebuah buku kuno misterius.

Menurut rumor, buku itu dapat menyerap jiwa seorang Legend dan menjabarkan kekuatannya menjadi sebuah tulisan. Semua ilmu-ilmu yang telah dipelajari oleh sang Legend akan tertulis dengan detail dalam buku tersebut.

Namun, ada cara yang tentunya sulit untuk dipelajari. Yaitu dengan suatu formasi untuk membuka buku tersebut, dan menyegel jiwa seseorang ke dalamnya.

"Awaaaaas!" teriak Mery Ang melihat beberapa belati melesat ke arah suaminya yang sedang menggendong si sulung.

Seta Hun sudah menyadarinya dari awal. Dia menggunakan jurus angin bergoyang untuk menghancurkan belati-belati itu.

Wuuuuush! Scraaash ... scraash!

Walaupun lelaki itu berhasil mematahkan serangan, sayangnya mereka telah dihadang oleh tujuh orang tingkat Master tahap ketujuh.

"Ke mana pun kalian pergi, kami tetap akan menemukan kalian!" ucap salah satu dari mereka.

"Aku tahu, target kalian adalah aku. Jadi, lepaskan keluargaku!" pinta Meriy Ang sembari menggendong si bungsu.

"Hahaha. Kau salah, justru suamimu lah target utama kami."

Seta Hun dan Meriy Ang saling menatap. Ternyata para Master itu telah mengetahui identitas Seta Hun yang sebenarnya. Mereka berdua meletakan anak-anak di bawah pohon pisang.

"Kalian, tunggulah di sini! Ayah dan ibu akan membereskan mereka terlebih dahulu," ucap Seta Hun kepada si sulung.

"Baik, Ayah. Aku akan menjaga Ampy dengan baik," timpal Renggin merangkul gadis cilik yang berada di sampingnya.

Renggin Ang adalah seorang anak laki-laki berusia 8 tahun. Dia telah berhasil membuka satu titik meridian dalam tubuhnya. Namun, dia masih berada di tingkat Pejuang tahap pertama. Dia memiliki seorang adik perempuan berusia 5 tahun. Namanya adalah Ampy Ang.

Ampy Ang memiliki mata yang spesial. Dia bisa melihat dengan jelas, hingga kejauhan 200 meter. Matanya bening berkilau membuat wajah mungilnya tampak manis.

Mereka berasal dari Keluarga Ang yaitu keluarga dari ibu mereka yang bernama Meriy Ang. Meriy Ang merupakan putri ketiga Piut Ang. Dia memiliki tiga saudara yaitu, putra pertama bernama Sembar Ang, putri kedua bernama Tiy Ang, dan putra keempat bernama Kent Ang.

Meriy Ang melarikan diri dari kediaman Keluarga Ang karena sang ayah tidak menyetujui pernikahannya dengan Seta Hun. Piut Ang menganggap Seta Hun sebagai lelaki sampah yang tidak pantas bersanding dengan putrinya.

Pada saat itu Meriy Ang adalah wanita yang paling berbakat di keluarganya. Sampai saat ini, Meriy Ang telah berhasil membuka tujuh titik meridian. Dia telah menerobos tingkat Legend tahap pertama.

Padahal, sebenarnya Seta Hun bukanlah pria sampah.  Namun, tidak ada yang mengetahui hal itu karena dia sengaja menyembunyikan kekuatannya. Akhirnya mereka lari ke dalam hutan dan hidup besama di sana.

Seta Hun berasal dari keluarga ningrat di Benua Yu. Nenek moyangnya lah yang telah membuat buku kuno misterius itu. Dia bernama Duata Hun, seorang Legend tahap sembilan. Awalnya Duata Hun membuat buku itu untuk menyegel jiwanya sendiri di saat dia sudah merasa di ujung umurnya, agar ilmu yang ia pelajari bisa diajarkan kepada anak keturunannya. Di sampul buku itu bertuliskan abjad N-O-V-E-L. Entah apa yang dimaksud rangkaian huruf itu.

Namun, hingga generasi kelima yaitu saat buku itu berada di tangan Bi Hun (kakek Seta Hun), mulai terjadi perselisihan. Sifat iri, dengki, dan keserakahan membuat Keluarga Hun runtuh. Hal itu membuat Bi Hun bingung. Kemudian, seseorang menyarankan agar buku itu disembunyikan. Siapa yang bisa menemukan buku itu, maka dia lah pemiliknya.

Kabar ini, mengguncang seluruh tempat di Benua Yu. Orang-orang yang tidak berasal dari Keluarga Hun pun ikut serta menjelajah negara untuk mendapatkan buku misterius itu. Sampai keluarga Hun menjadi target utama yang harus disingkirkan terlebih dahulu, karena jiwa nenek moyang yang berada dalam buku itu, membuat buku itu terus merujuk kepada keturunannya. Terjadilah pertumpahan darah keluarga Hun.

Keluarga Hun yang awalnya memang sudah runtuh, ditambah pemburuan masal. Akhirnya lenyap, hanya beberapa orang saja yang beruntung dapat melarikan diri. Salah satunya adalah Seta Hun. Itulah sebabnya Seta Hun tidak menisbatkan anaknya dengan marga Hun, melainkan dinisbatkan dengan marga istrinya yaitu Ang.

Namun, ada satu hal tentang buku itu yang hanya diketahui oleh orang-orang keturunan Duata Hun. Yaitu darah keturunan Duata Hun bisa membangkitkan jiwa yang tersegel dalam buku itu, sehingga buku tersebut diumpamakan sebagai jasadnya.

...

"Heaaaaat ... tapak naga!" teriak Seta Hun mengeluarkan bayangan naga merah dari telapak tangannya.

Ketujuh Master itu bergerak membentuk suatu formasi. Mereka menahan serangan Seta Hun dengan pertahanan tempurung kura-kura. Kemudian masing-masing dari mereka membuat sebuah pilar.

"Ini ...." Meriy Ang tampak mengenali formasi tersebut. "Kanda, bukankah ini formasi tujuh bintang yang pernah kau ceritakan?" tanya Meriy Ang kepada Seta Hun.

"Benar. Aku tidak tahu, apa yang mereka rencanakan dengan formasi ini."

"Mungkinkah ...." Meriy Ang menggenggam erat tangan suaminya. "Mungkinkah mereka benar-benar telah mendapatkan buku itu?"

Benar, apa yang telah Meriy Ang katakan. Salah satu dari ketujuh Master itu mengeluarkan sebuah buku kuno. Buku itu terbang dan terbuka.

"Kibasan sayap elang!" Meriy Ang memukul mundur Seta Hun, hingga keluar dari formasi.

Ketujuh Master itu tidak sadar bahwa Seta Hun telah keluar dari formasi. Mereka terlalu sibuk melakukan teknik penyegelan jiwa dengan cepat.

Setelah mendorong Seta Hun, tubuh Meriy Ang merasa tertekan. Seketika buku misterius itu mengeluarkan kilauan cahaya. Badan Meriy Ang terguncang. Dia merasakan rasa sakit yang sangat luar biasa. Sesuatu menyedot paksa jiwanya untuk masuk ke dalam buku itu.

"Aaaaaaaaargh!" jeritnya.

Raganya terjatuh. Seta Hun berusaha meraihnya, tapi terhalang oleh tujuh pilar yang dibuat oleh para Master itu. Setelah jiwa Meriy Ang tersegel, buku itu tertutup dan terlempar ke arah Renggin Ang. Entah apa yang telah membuat buku tersebut tiba-tiba terjatuh di depannya. Buku misterius itu seperti memilih Renggin Ang sebagai pemiliknya.

Para Master itu menatap Renggin Ang dengan sorot mata yang tajam. Aura membunuh memuncak di sekeliling mereka.

"Renggin Ang! Cepat, pergi dari sini! Bawa buku itu dan adikmu! Maafkan Ayah tidak bisa menemani kalian lagi." Air mata Seta Hun tanpa sadar berderai deras. Perpisahan yang tak pernah ia sangka, akan terjadi saat ini.

"Ta ... tapi, Ayah."

"Cepat pergi! Ayah tidak mengizinkanmu untuk menoleh ke belakang!" Seta Hun membalikan badan Renggin Ang.

Renggin Ang pun mulai melangkah dengan menggandeng adiknya menjauh dari tempat itu. Ketika mereka sudah cukup jauh, tiba-tiba terdengar suara ledakan dahsyat di belakang mereka.

BOOOM!

Ledakan itu, membuat Renggin Ang membangkang kepada ayahnya. Dia menoleh dan melihat tubuh Seta Hun hancur berkeping-keping.

"Ayaaah!" teriaknya beranjak kembali.

Namun, Ampy Ang mencengkeram kuat tangan sang kakak untuk menahannya. "Apa Kakak ingin menyia-nyiakan pengorbanan ayah?" tutur gadis kecil itu.

Renggin Ang terhenti. Dia berpikir sejenak. "Ayo pergi!" Anak itu berjongkok mengisyaratkan agar Ampy Ang naik ke punggungnya. Kemudian dia berlari sembari menggendong adiknya dengan mata yang berkaca-kaca.

Saat berjalan tanpa arah di dalam hutan, Ampy Ang melihat sebuah gua tersembunyi. Gua itu tertutup semak-semak belukar yang sangat lebat. "Lihat Kak! Di sana ada gua!" tunjuknya.

"Di mana?" tanya Renggin Ang.

"Gunakan kekuatanmu untuk menyingkirkan semak-semak itu!"

Renggin Ang menepikan semak belukar itu dengan jurus tebasan angin. Tampak sebuah gua berlumut. Karena hari sudah menjelang malam, mereka memutuskan untuk bersembunyi di gua itu. Saat kakak beradik itu masuk, mereka menjumpai seekor monster laba-laba dengan tingkat keganasan rendah tahap kedua.

Mata Ampy Ang membulat saat melihat sesuatu melesat ke arah mereka, detik itu juga Ampy Ang berteriak keras.

"Kakak, AWAAAAS!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alkisah Bunga Teratai
9.8
Terinspirasi oleh simbol reinkarnasi bunga teratai, tujuh pemuda dengan kekuatan mistik luar biasa disatukan dalam satu tim khusus. Di bawah bimbingan Sagara Widyatama, mereka menjalani latihan keras demi menstabilkan dunia supranatural yang sedang kacau. Namun, misi berbahaya yang mempertaruhkan nyawa ini bukan sekadar pertarungan fisik. Kehadiran Sagara perlahan membuka tabir rahasia mengenai hubungan mendalam mereka di kehidupan masa lalu yang misterius.
Sampul Novel Istri Ke-4 Kesayangan Tuan Mafia
8.0
Diculik dan dipaksa menjadi istri keempat mafia kejam Zuan Lee, hidup Aneisha penuh penderitaan. Setelah gagal mengakhiri hidup akibat siksaan suami dan tiga istri lainnya, ia berhasil kabur dan ditolong oleh Xavier, rival bisnis Zuan. Di bawah perlindungan Xavier, Aneisha bertransformasi menjadi wanita tangguh dan mempesona. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali bertemu Zuan yang terobsesi memilikinya lagi. Mampukah Zuan merebut hati wanita yang kini berani menolaknya?
Sampul Novel Istri Tercampakkan, Legenda Hukum Bangkit
8.9
Tiga tahun aku membuang karier hukumku demi menjadi istri idaman Baskara Wijoyo. Namun, kesetiaanku dibalas luka saat dia lebih memilih melindungi mantan kekasihnya, Aurelia, dari tumpahan kopi panas hingga membiarkan lenganku melepuh parah. Saat itulah aku memutuskan untuk pergi. Kini, aku kembali ke ruang sidang sebagai Nemesis, pengacara legendaris yang tak terkalahkan. Aku siap menghancurkan reputasi Baskara dalam kasus terbesar yang pernah ia hadapi.
Sampul Novel Jebakan Utang Mafia
8.8
Evelyn Rossi terjebak utang warisan kakeknya pada Riccardo Valentini, pemimpin Kartel La Sanguina yang kejam. Bekerja di kedai pizza yang menjadi kedok transaksi ilegal, Evelyn menjadi target obsesi sang mafia. Meski sempat kabur dan dilindungi bos mafia Rusia, Nikolai Volkov, selama empat tahun, Riccardo akhirnya menculik Evelyn kembali. Kini, Evelyn terperangkap dalam persaingan berdarah antara Riccardo yang posesif dan Nikolai yang mencintainya secara mendalam.
Sampul Novel Kembalinya Sang Penguasa
9.0
Ledakan rumah yang menewaskan sepasang suami istri memicu kepanikan besar di kalangan polisi dan tentara. Hilangnya putri mereka menandai kembalinya sosok legendaris, Red Everlasting Dragon. Sang penguasa yang ditakuti dunia ini turun gunung demi membalas dendam atas kematian orang tuanya dan penculikan adiknya. Tanpa ampun, ia bersumpah akan menghancurkan siapa pun pelakunya. Amarah sang naga kini membara, siap mengguncang tatanan dunia dari timur hingga ke barat.
Sampul Novel My Devil Bodyguard
8.1
Apa jadinya jika pelindungmu justru berubah menjadi ancaman terbesar? Vello, mahasiswi yang kerap menjadi korban perundungan, seharusnya merasa aman saat Dexter hadir sebagai pengawalnya. Namun, pria itu malah menjerumuskannya ke dalam penderitaan yang tak terbayangkan. Meski disiksa dalam jeratan neraka yang diciptakan Dexter, Vello justru memilih tetap bertahan. Walau ada banyak kesempatan untuk melarikan diri, ia enggan beranjak dari sisi sang bodyguard.