APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel TAKDIR CINTA SANG PRAJURIT

TAKDIR CINTA SANG PRAJURIT

Zanna Kirania sepenuhnya sadar akan risiko menikahi seorang prajurit. Baru tiga bulan menikah, Adiyasa harus bertugas di Pulau Natuna, memaksa mereka menjalani hubungan jarak jauh Bandung-Natuna yang penuh tantangan. Setelah dua tahun terpisah, Zanna akhirnya diboyong ke mess sederhana di pulau terpencil tersebut. Gaya hidup sosialitanya pun berubah drastis saat ia beradaptasi dengan fasilitas minim. Sanggupkah Zanna bertahan menghadapi ujian sebagai istri abdi negara?
Bab
Bagikan

Bab 1

Zanna Kirania seorang pramugari di sebuah maskapai milik negara yang akhirnya memutuskan berhenti dan menikah dengan seorang prajurit berpangkat letnan satu bernama Adiyasa.

Perbedaan usia yang terpaut cukup jauh, tak menyurutkan langkah Zanna untuk menikahi sang prajurit. Meski di awal Ibu Zanna kurang menyetujui karena perbedaan usia dan pekerjaan yang penuh resiko, tak menyurutkan langkahnya. Akhirnya, restu sang ibu didapat Zanna dan Adiyasa.

Layaknya pernikahan militer, Zanna harus mempersiapkan segala persyaratan administrasi juga beberapa proses yang harus dijalaninya saat memutuskan menikah dengan seorang prajurit. Tak biasa dan cukup merepotkan baginya, tetapi demi menyandang Nyonya Adiyasa, ia pun rela berjibaku dengan segala kerepotannya.

Hari itu, Adiyasa dan Zanna pun menyelesaikan proses akhir untuk menikahi sang prajurit. Lelah, tapi senyum bahagia itu terpancar. Saat hendak pulang, Zanna mendapatkan telepon dari sang ibunda.

"Bu, ibu tenang dulu. Ada apa?" Zanna mencoba menenangkan sang ibu yang panik di ujung telepon.

"Ayah kamu, Zanna ... dia kena serangan jantung, kamu bisa pulang, Nak?" tanya sang ibu menahan tangisnya.

"Zanna usahakan segera pulang, Bu," jawab Zanna menenangkan.

Setelah sambungan telepon terputus, Zanna pun terdiam. Apa yang harus dilakukannya sekarang? Pulang ke Bandung?Bagaimana dengan persiapan pernikahannya?Dilema kembali menghampiri Zanna.

"Kenapa, Sayang?"

"Mas, Ayah masuk ICU kena serangan jantung. Gimana nih?"

"Innalillahi ... kita berangkat sekarang!" Adi pun langsung melaju membawa mobilnya menuju sebuah rumah sakit besar di Bandung.

-----

Setelah menempuh perjalanan panjang hampir 4 jam, Zanna dan Adiyasa pun sampai di rumah sakit. Zanna pun bergegas masuk menuju ruang ICU. saat sedang mencari, Zanna melihat sang Ibu keluar dari sebuah ruangan. Ternyata sang Ayah sudah dipindah ke ruangan perawatan.

"Bu, Ayah gimana?" tanya Zanna yang panik.

"Masuklah. Ayahmu sedang istirahat. Adi ke mana?" Ibu bertanya keberadaan calon menantunya itu.

"Ada di parkiran, tadi Zanna lebih dulu masuk."

Tak lama, Adiyasa pun datang dan ikut masuk ke dalam ruangan.

"Yah, Ayah kenapa sakit?" zanna mengenggam tangan sang Ayah erat.

"Maaf Ayah merepotkanmu ya, Nak." Ayah berusaha berbicara dengan suara parau.

"Enggak, Yah. Aku sama Mas Adi tidak merasa direpotkan. Yang penting Ayah sehat dan menyaksikan pernikahan kami," ujar Zanna berusaha tegar di depan sang Ayah.

"Iya, Yah, Ayah kan mau jadi wali di pernikahan kami nanti." Adi pun mengenggam tangan sang Ayah mertua memberi dukungan.

Ayah Zanna terdiam. Netranya menerawang, entah apa yang sedang dipikirkannya hingga beberapa detik kemudian, sang Ayah merasakan sesak yang hebat.

Semua sempat panik, dokter jaga dan perawat pun datang memeriksa. Setelah mendapatkan pertolongan pertama, Ayah Zanna pun kembali stabil.

Karena kondisi sang Ayah yang tidak stabil, dokter meminta agar tidak banyak orang di dalam untuk menunggu.

Sang Ibu pun akhirnya memilih keluar, begitupun dengan Adi—panggilan Adiyasa— tetapi dicegah Ayah Zanna.

"Di, Ayah mau bicara sama kalian berdua."

"Iya, Yah."

"Zanna adalah putri tunggalku. Dia segalanya bagiku. Waktuku mungkin tak lama lagi, aku takut jika tak sempat menyaksikan pernikahan kalian.

Ayah harap, kalian mau menikah secepatnya. Anggaplah ini permintaan Ayah yang terakhir." Ayah Zanna semakin melemah, ia seperti kehilangan semangat untuk sembuh.

Adi dan Zanna saling menatap. Mereka tak bicara, hanya netra mereka saling bertatapan dan dengan pemikiran masing-masing.

Suara Ayah yang melemah, desakan sang Ayah yang dikejar waktu, membuat Adi akhirnya mengambil sebuah keputusan besar. Ya, keputusan yang harus diambilnya, demi sang Ayah dapat menyaksikan pernikahan mereka.

"Yah, besok, Adi akan menikahi Zanna. Insya Allah, kami menikah siri dulu di depan Ayah. Jika semua proses beres, kami akan menikah resmi." Adi berusaha tersenyum dan mengenggam erat tangan Ayah Zanna.

Zanna hanya tersenyum, dalam hatinya ia bertanya, apakah pilihan ini sudah tepat? Tetapi melihat kondisi Ayah yang semakin lemah, ia takut tak dapat mewujudkan impian sang Ayah.

"Terima kasih, Nak."

Zanna pun memeluk dan mencium sang Ayah yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit. Karena pengaruh obat, sang Ayah pun tertidur. Zanna dan Adi pun memilih menunggu di luar.

Adi pun memutuskan menyiapkan segala persiapan pernikahan sirinya esok hari. Langkah ini terpaksa diambil agar Ayah Zanna bisa bahagia di sisa akhir hidupnya. Sedangkan Zanna memilih menemani sang Ibu.

------

Hari ini, Zanna dan Adi akan menikah siri ditempat ini. Ruangan yang tak terlalu besar berdinding putih. Di tempat inilah sang Ayah terbaring lemah menyaksikan pernikahan putri tunggalnya.

SAH!

Alhamdulillah, meski hanya dihadiri kedua orang tua mereka dan dua orang saksi serta penghulu, pernikahan ini pun terlaksana. Zanna kini sudah menjadi Nyonya Adiyasa, walau masih menikah siri.

Proses pernikahan di militer yang cukup merepotkan dan proses yang panjang, membuat mereka mengambil langkah ini. Keadaan yang memaksa. Ayah Zanna semakin lemah, Zanna maupun Adi takut jika sang Ayah tak dapat menyaksikan pernikahan mereka.

Saat sedang bercengkerama setelah akad nikah, tiba-tiba Ayah Zanna kembali drop, ia tak sadarkan diri. Dokter juga perawat datang memberikan pertolongan pertama. Hingga Ayah Zanna dinyatakan meninggal oleh sang dokter.

"Ayah...." Zanna menangis, ia histeris.

Apa yang ditakutkannya terjadi. Hanya berselang beberapa jam setelah akad nikahnya dengan Adi, sang Ayah menghembuskan nafas terakhirnya. Ibu Zanna yang menangis kehilangan suami pun akhirnya mencoba menenangkan putri tunggalnya itu.

"Zanna, ikhlasin Ayah. Kita harus ikhlas, agar jalan Ayah dipermudah." Ibu pun memeluk Zanna dengan erat.

Sang Ibu paham, bagaimana perasaan Zanna. Tak lama setelah akad nikah digelar, Ayahnya pergi untuk selamanya. Kedekatan. Zanna sejak kecil bersama Ayahnya kini hanya tinggal kenangan. Terlalu sakit bagi Zanna, tetapi ia harus ikhlas.

Adi akhirnya memeluk sang istri. Memberikan kekuatan dan support. Ia juga bersedih, Ayah mertuanya itu lelaki hebat. Banyak nasihat yang ia terima, sesaat sebelum kepergiannya. Kini tugasnya menjaga Zanna juga Ibu mertuanya selepas kematian Ayah mertuanya itu.

------

Adi pun mengurus segala administrasi, agar Ayah mertuanya itu segera dibawa pulang dan dimakamkan sesuai syariat islam.

Ayah Zanna pun dimakamkan. Di sebuah pemakaman umum tak jauh dari komplek perumahan sang Ayah.

Menjadi salah satu tokoh masyarakat yang dikenal bijak dan humble, banyak yang kehilangan sosok Ayahnya. Alhamdulillah, banyak pelayat dari berbagai golongan ikut hadir turut mendoakan almarhum.

Kini sang Ayah telah terkubur. Zanna hanya bisa menangis dipelukan sang suami. Di satu sisi ia bersedih kehilangan Ayah, tetapi di sisi lain, ia juga bahagia karena Ayahnya tidak merasakan sakit lagi. Terlebih ia dapat mewujudkan keinginan terakhir sang Ayah, menyaksikan pernikahannya dengan lelaki hebat pilihan Ayah, Adiyasa.

bersambung ....

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara dua Cinta
8.3
Ikatan persahabatan yang semula sangat kokoh kini berada di ambang kehancuran sejak kehadiran seorang wanita misterius. Saat mereka berjuang mewujudkan mimpi besar bersama, konflik perasaan mulai merenggangkan hubungan hingga mereka memilih jalan hidup masing-masing. Ambisi dan cinta menjadi ujian berat yang mengancam segalanya. Akankah mereka berhasil memperbaiki keretakan tersebut dan mengembalikan keutuhan persahabatan yang pernah menjadi kekuatan utama mereka?
Sampul Novel ARJUNA MENCARI CINTA
9.3
Arjuna Levin adalah CEO angkuh di Jakarta yang gemar mempermainkan wanita demi kepuasan sesaat. Berbekal kekuasaan, ia dengan mudah menjerat mangsa tanpa melibatkan perasaan. Namun, kemunculan Jane Calista Cintania yang lembut dan lugu seketika meruntuhkan pertahanan hatinya. Sang miliarder kini justru bertekuk lutut dan mengemis cinta pada gadis tersebut. Akankah Arjuna berhasil memenangkan hati Jane, atau ia justru akan mencicipi pahitnya kegagalan?
Sampul Novel Ayah Tiri yang Aku Idam-Idamkan
9.0
Banyak yang menganggap kasih sayang ayah tiri takkan pernah setara dengan ayah kandung. Namun, bagiku anggapan itu keliru. Sejak ibuku menikah kembali, aku justru menemukan figur pelindung yang sangat mencintaiku pada sosok ayah tiri. Hubungan hangat ini membuatku mempertanyakan keberadaan ayah kandungku sendiri. Apakah pria yang memiliki ikatan darah denganku itu mampu memberikan perhatian dan ketulusan yang sama luar biasanya seperti ini?
Sampul Novel DARK LOVE
8.2
Aluna tumbuh besar di keluarga Dewantara bersama Albert setelah ditinggal orang tuanya. Ikatan persaudaraan mereka berubah menjadi cinta terlarang yang membuat Albert pergi menghilang. Saat Aluna mulai menata hidup dan berencana menikah dengan Mark yang penuh kelembutan, Albert tiba-tiba kembali. Ia membawa penjelasan masa lalu sekaligus rahasia mengejutkan mengenai sosok Mark. Kini, Aluna terjebak dalam dilema antara masa lalu dan masa depannya.
Sampul Novel Hot Secret On The Rooftop
8.5
Angela mulai curiga dengan keganjilan di kantor tantenya, terutama skandal rooftop dan hubungan gelap antara Tristan si bos galak dengan sekretarisnya, Tike. Di tengah tekanan tugas tak biasa dan gangguan Mark yang licik, Angela harus menjaga reputasi Yoke dari musuh-musuhnya. Tantangan semakin rumit saat ia harus memilih antara sumpah menghindari rekan kerja atau menerima perlindungan tulus dari Tom. Mampukah ia mengungkap rahasia rooftop dan bertahan di lingkungan penuh intrik ini?
Sampul Novel Kontrak Rahasia Sang Pewaris
9.0
Demi menyelamatkan ibunya yang kritis, Elysia terpaksa menerima tawaran gila dari Damian Lancaster. Sang pewaris tunggal itu menjanjikan lima miliar rupiah asalkan Elysia bersedia menikah kontrak dan melahirkan keturunan untuk keluarganya. Meski merasa seperti menjual darah daging sendiri, Elysia tak punya pilihan lain. Namun, di balik kemewahan kontrak tersebut, Damian menyimpan rahasia besar yang membuat Elysia terjebak tanpa jalan keluar dari kesepakatan ini.