APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tawanan Cinta Calon Abang Ipar

Tawanan Cinta Calon Abang Ipar

Pasca kegagalan pernikahan dengan Andreas Brandon Karl, Shakira Gwenie McQuin melarikan diri ke Skotlandia. Di sana, ia bertemu Adam Felix Karl, pengusaha sukses sekaligus calon kakak iparnya. Terpikat oleh ketabahan dan kecantikan Shakira, Adam bertekad memilikinya. Meski Shakira berusaha menjauh dari keluarga Karl melalui sandiwara pertunangan dengan Jamie Meyer, Adam yang murka justru menculik dan menyekapnya demi memuaskan obsesi cintanya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Shakira mengendarai mobilnya menuju sebuah bukit di Tobermory, ia ingin melukis keindahan alam dan pegunungan di sana. Ia berharap menemukan inspirasi juga menemukan sesuatu untuk menghilangkan rasa sedih dan kesalnya, ia ingin melupakan penghinaan yang dilakukan oleh Andreas kepadanya dan keluarga besar yang disayangi.

Ia tidak bisa membayangkan sakit hati dan rasa malu kedua orang tuanya. Ia harus menangis di altar hanya karena cinta palsu milik Andreas.

"Aku akan melupakanmu! Aku tidak akan pernah mengingatmu lagi!" ujarnya di kesunyian ceruk tebing.

Ia memasang kaki tiga kanvasnya dan memulai menggaris di sana, ia hanya melihat dan terus menarik garis-garis indah dan membubuhkan warna-warna cat air.

Untuk sesaat Shakira lupa akan waktu dan sakit hati, ia lupa jika ia sedang melarikan diri menghindari lukanya. Ia benar-benar menikmati waktu kesendirian tanpa mengingat sedikit pun wajah Andreas di sana apalagi Adam Karl, kakak beradik yang sangat mengerikan.

"Siapa itu Adam? Seorang pengusaha kaya dan seorang buaya darat, sialan! Malangnya dia dengan gratis dan begitu mudah melihat tubuhku tanpa busana betapa tololnya aku, menyebalkan!" batin Shakira kesal.

Ia semakin emosi dan marah melampiaskan kepada kanvas sehingga tanpa ia sadari hari sudah mulai senja. Shakira terkejut ia lupa akan waktu, "Sial, sudah sangat malam. Mengapa aku tidak tahu?" umpatnya.

Ia segera merapikan semua peralatannya dan memasukkan ke dalam bagasi mobil ia menyetir ingin pulang. Akan tetapi, lampu mobil semakin redup dan mati, cuaca pun sudah tidak mendukung.

Shakira terus melajukan mobilnya di dalam gelap malam dan hujan deras dengan dentuman petir membahana di angkasa karena suasana gelap ia lupa jalan, sehingga ia salah berbelok di simpang dua.

Ia membelok ke kiri, "Ya, Tuhan! Mengapa begitu jauh dari cottage-ku?" hatinya. Ia merasa saat pergi tadi ia tidak sejauh itu berkendaraan.

Ia terus mengendarai mobilnya tetapi mobil tiba-tiba terbatuk-batuk dan mogok, Shakira semangkin kacau dan takut. Ia berusaha mencari senter atau apa pun di dalam dashboard namun, ia tidak menemukan apa pun.

Shakira teringat akan ponselnya dan menyalakan senter lewat ponsel. Ia menyelempangkan tas selempangnya, ia ingin semua berkas penting seperti paspor dan surat-menyuratnya aman. Ia tidak ingin mendapatkan malapetaka di bagian birokrasi nantinya jika ia kehilangan semua itu.

Ia keluar dari mobil menguncinya dan berjalan menyusuri jalan yang lumayan lebar tetapi penuh dengan bebatuan yang tajam dan cadas, "Orang gila mana yang mau tinggal di daerah seperti ini?" batin Shakira.

Ia terus saja berjalan gaun pantainya sudah basah kuyup apalagi gaunnya terbuat dari sutra tipis sehingga dengan mudah menyatu dengan tubuh menempel dengan anggunnya di sana. Rambutnya pun sudah basah, berulang kali Shakira menyeka air hujan yang mengenai wajah dan mata ia merasa perih, sepatu kets-nya pun sudah penuh dengan air, ia harus melompat-lompat dari kubangan air.

"Syukurlah, Tuhan! Akhirnya aku menemukan cahaya lampu! Aku harap saja orangnya baik untuk semalam aku bisa menginap," batin Shakira yang terus berusaha berjalan terseok-seok secepatnya.

Ia melihat sebuah kastil indah di sana dengan cahaya lampu yang minim, "Apakah ini rumah vampir?" batinnya semakin galau.

Namun, hujan dan petir masih terus membahana dan memaksanya untuk pergi dari situ, "Masa bodohlah! Mau rumah vampir, hantu, atau apa pun itu. Yang terpenting untuk semalam ini aku akan selamat," batinnya.

Dengan setengah berlari Shakira menggedor pintu yang berlambang naga.

***

Tok! Tok! Tok!

Gedoran di pintu membuat Adam dengan malas bangkit dari tempat tidurnya, "Sialan! Siapa yang mengganggu di tengah malam berhujan ini?" batinnya kesal.

Ia baru saja 5 menit yang lalu tertidur bayangan Shakira dengan tubuh tanpa busananya benar-benar membuatnya kejang-kejang. Segala otot dan sirkulasi darahnya seakan mampet butuh pelampiasan.

"Biarkan, saja! Jika itu ulah anak-anak nakal, lagi! Besok aku akan menanam ranjau sekalian," makinya.

Tok! Tok! Tok!

Namun, gedoran itu semangkin kencang dan tidak berjeda. Adam dengan menggerutu seperti induk ayam yang kehilangan anaknya, langsung saja mencari jeans bututnya yang pendek dengan sobekan di paha.

Ia langsung berjalan menuruni anak tangga langsung membuka pintu, "Apa yang kau ing-" bentak Adam terhenti kala melihat wajah yang sudah membuatnya kacau balau seharian ini.

Kini sudah terdampar di muka pintu,

Shakira terbengong ia tidak menyangka jika si vampir itu adalah Adam Karl. Ingin rasanya ia berbalik arah, akan tetapi, petir dan hujan juga gelapnya malam membuatnya tidak mampu berbuat apa-apa.

"Lebih baik, dimakan vampir sialan ini! Daripada dibunuh perampok," batin Shakira.

Ia memandang dengan mengangkat dagunya tinggi-tinggi tidak mau kalah dengan Adam si vampir, "Bolehkah aku masuk? Maksudku, mobilku mogok dan aku … tidak tahu harus pulang.

"Aku ingin bermalam hanya satu malam saja, aku bisa tidur di …. " Shakira melongok ke dalam kastil yang kosong melompong hanya ada sebuah sofa tua dan sudah robek di sana-sini.

"Aku bisa tidur di situ!" tunjuk Shakira.

Adam masih saja terpaku, "aku akan membayar untuk penginapan dan secangkir kopi atau roti, tolonglah!" pinta Shakira setengah memohon.

Adam tidak menduga dengan semua kejutan yang diberikan oleh Tuhan. Ia hanya membuka pintunya lebar-lebar dan mempersilakan Shakira masuk, "Masuklah!" balasnya dingin.

Shakira masuk dengan tubuh menggigil kedinginan, bayangan lekuk tubuhnya di pantai membuat Adam semangkin di ambang normal, "Tetaplah di tempatmu! Dan bersikap normallah! Jangan gila! Adikmu baru saja mencampakkannya," batin Adam.

Ia melihat Shakira telah duduk di sofanya, Adam naik ke lantai atas dan kembali dengan sebuah baju dan handuk, "Naiklah ke atas di sebelah kiri ada kamar tamu dan kamar mandi di dalam," ujar Adam.

Shakira langsung mengambil dan melesat secepatnya ke kamar mandi.

Ia melihat lantai atas lebih manusiawi tanpa debu dan sawang lebih bersih dan terdapat beberapa pasang sofa dan meja makan juga peralatan dapur lainnya.

"Ternyata si vampir lebih manusia di sini," batinnya langsung menuju kamar tamu dan melihat kamar mandi yang luar biasa luas dan mewah.

Shakira langsung mandi dan berganti pakaian, ia menjemur daleman yang basah memakai kaos oblong milik Adam dan celana pendeknya yang lebih manusiawi daripada jeans sobek yang dikenakan si vampir. Shakira mengeringkan rambutnya yang basah, menggulung dengan handuk.

Ia mencoba untuk keluar kamar, ia mencium aroma bacon dan orak arik telur juga secangkir kopi susu. Shakira melihat si vampir tanpa mengenakan baju atasan dengan leluasa di daerahnya, ia tidak menganggap jika Shakira seorang wanita.

"Dasar buaya darat, yang tidak punya sopan santun!" umpat batin Shakira getir.

Matanya berulang kali melirik ke tubuh atletis milik Adam, Shakira hanya berdiri di depan pintu dapur tanpa tahu harus berbuat apa.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel akan ku tuju sampai ke ujung
9.6
Siera adalah wanita menawan yang merasa cukup hidup sendiri tanpa kekasih. Ia memiliki Roma, sahabat masa kecil setia yang selalu siap melakukan apa pun demi dirinya. Namun, prinsip Siera diuji saat bos besarnya yang bernama Xavier muncul di kantor. Meski dikenal sebagai pria angkuh, dingin, dan egois, Xavier perlahan luluh menghadapi kesabaran Siera. Di antara kesetiaan sahabat dan pesona sang atasan, dinamika hidup Siera mulai berubah drastis.
Sampul Novel CLARITTA, KAMU MILIKKU
9.1
Claritta Indriana, model populer, terjerat dalam pernikahan rumit dengan pewaris Andromeda Group, Aslan Teryeka. Meski mengaku cinta, Aslan memperlakukan Claritta semena-mena dan bersikap posesif, bahkan tega berselingkuh dengan sekretarisnya. Di tengah pengkhianatan dan kebencian Aslan yang membara, Claritta terjebak dalam dilema besar. Haruskah ia bertahan sebagai boneka dalam hubungan hancur ini, atau memilih menghilang selamanya demi meraih kebebasan?
Sampul Novel Gairah Liar Tuan Xavier
8.5
Bella terjebak dalam situasi yang sangat mencekam saat ia berusaha keras menolak klaim sepihak dari Tuan Xavier. Meski Bella berteriak menentang takdir yang dipaksakan kepadanya, pria berkuasa itu dengan tegas menyatakan bahwa Bella kini menjadi miliknya sepenuhnya. Xavier tidak memberikan ruang sedikit pun bagi Bella untuk melarikan diri atau memberikan bantahan. Kini, Bella harus menghadapi obsesi liar sang tuan yang tidak mengenal kata penolakan.
Sampul Novel Kembalinya Sang Mantan Istri yang Agung
9.5
Bram mengkhianati cinta tulus istrinya demi Hesti yang tiba-tiba muncul. Di tengah vonis kanker dan duka kehilangan orang tua, sang istri dipaksa bercerai atas tuduhan palsu. Setelah memalsukan kematian demi lepas dari penderitaan, ia melepaskan identitas lamanya yang lemah. Tiga tahun berlalu, ia bertransformasi menjadi Aurora Morgan yang berkuasa. Kini ia kembali untuk menuntut balas atas segala luka dan penghinaan yang pernah Bram torehkan di masa lalu.
Sampul Novel My Sugar Daddy
8.7
Demi membiayai pengobatan sang ibu dan sekolah adiknya, seorang gadis miskin rela memikul beban berat sebagai tulang punggung keluarga. Terdesak kebutuhan ekonomi, ia terpaksa terjun ke dunia sugar baby yang penuh risiko. Di tengah peliknya perjuangan hidup dan konflik batin yang menguras emosi, ia justru menemukan cinta sejati. Meski harus melewati rintangan berat seorang diri, keteguhan hatinya akhirnya berbuah kebahagiaan yang abadi.
Sampul Novel Patah Hati Terlalu Dalam
9.3
Livia Suryani adalah CEO sukses di balik merek skincare ternama. Namun, kehidupan sempurnanya hancur saat ia memergoki Adrian, tunangannya, berselingkuh dengan saudara tirinya sendiri, Amara. Dalam kehancuran hati yang mendalam, Livia mencoba melarikan diri dari kenyataan di sebuah klub malam. Keesokan harinya, ia terbangun di samping pria asing yang sangat posesif. Di tengah pengkhianatan Adrian, Livia kini terjerat dalam misteri baru dengan pria yang tidak ia kenali tersebut.