APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjerat Cinta Dan Dendam

Terjerat Cinta Dan Dendam

Davin terjebak dilema antara obsesi balas dendam dan rasa cintanya pada Friska, gadis indigo dengan kepribadian misterius. Awalnya, Davin mendekati Friska hanya untuk menghancurkan hidupnya demi menebus masa lalu keluarganya. Namun, benih cinta justru tumbuh di tengah teror yang ia ciptakan. Saat Friska menyadari niat busuk Davin dan fakta bahwa ayahnya adalah pembunuh ayah Davin, kemesraan mereka berubah menjadi benci. Mampukah cinta bertahan di atas luka?
Bab
Bagikan

Bab 3

Kamu meras"kan apa sayang? Bukannya kamu sangat senang, ketika kita tinggal di rumah baru ini?" tanya Mama Andin dengan tersenyum kepada Friska.

Lalu Friska menjelaskan kejadian yang menimpa dirinya akhir-akhir ini, awalnya Mama Andin tidak percaya dengan apa yang Friska katakan. Bagi mereka, Friska hanyalah halusinasi karena suka menonton video horor.

Akan tetapi, Friska menentang apa yang mereka katakan itu bahwa dirinya tidak berhalusinasi.

Dengan kesalnya Friska pun meminta, agar Mama Andin dan Papa memberitahu dirinya tentang apa yang terjadi dengan rumah, serta menjelaskan tentang kamar misterius yang berada di dalam rumah tersebut.

"Sebenarnya di dalam kamar itu ada apa, Mah? Mengapa, aku suka mendengar suara orang menangis tiap malam dan juga sering mendengar suara seperti barang terjatuh," tanya Friska dengan serius.

"Kak, ayo berangkat udah siang, nanti aja bahasnya ya," jawab Mama Andin tidak menjawab pertanyaan Friska, dan dengan tergesa-gesa ia menyuruh Friska segera berangkat sekolah.

Friska semakin heran dengan apa yang Mama Andin lakukan, mengapa Mama selalu terlihat gugup ketika Friska menanyakan tentang kamar misterius itu. Lalu Friska segera bergegas untuk berangkat sekolah. Dan tidak lupa pamit kepada orang tuaku yang masih menyantap sarapan paginya.

Setibanya di sekolah, seperti biasa yang Friska lakukan, adalah dengan pergi ke perpustakaan dan mencari buku-buku yang berhubungan dengan mistis.

Tiba-tiba di saat ia sedang berjalan menuju ruang perpustakaan, lalu datanglah seorang pria yang tidak lain Kakak kelasnya sendiri. Ia menyapa Friska dengan lembut dengan tatapan yang terus menatap Friska dengan dalam.

"Hey, mau ke perpus ya? Kalau begitu kita bareng ya,"sapa Kakak kelas Friska yang bernama Davin.

Friska pun hanya tersenyum, sambil mempersilahkan Davin, untuk mengikutinya menuju ruangan perpustakaan. Friska terlihat begitu nyaman ketika dekat dengan Davin. Sedari dulu, Friska menyimpan perasaan terhadap Kakak kelas tampan itu.

Di saat Friska sedang membaca buku bersama dengan Davin, tiba-tiba ia merasakan sesuatu yang aneh kembali. Davin melihat Friska bersikap aneh, lalu Davin bertanya apa yang terjadi dengan Friska.

"Kamu, gak papa? Sepertinya kamu tidak nyaman di ruangan ini," tanya Davin kepada Friska dengan memegang tangan Friska dengan lembut.

Friska melihat ke arah belakang, untuk memastika bahwa tidak ada orang yang mengikutinya. Davin merasa bingung melihat Friska yang sedang bersikap aneh dengan tingkahnya seakan ia melihat sesuatu yang menakutkan disekitarnya.

"Kamu kenapa Fris? Apa yang kamu lihat?" tanya Davin kembali dengan bingung.

"Aku gak papa, tadi cuma ngerasain ada yang ngikutin kita aja," jawab Friska dengan menghela napas panjang.

Davin pun mengajak Friska untuk ke kelas, karna ia tahu Friska tidak nyaman berada di ruangan itu. Davin pun terus mencoba menenangkan Friska dan berusaha menjaganya.

Kembali Friska merasakan hal yang aneh ketika saat sedang berjalan menuju ruang kelasnya. Ia kembali menoleh ke arah kanannya karena ingin memastika siapa, yang berani mengikutinya itu. Tetapi tempat yang ia lewati itu sepi tidak ada siswa yang berada di lorong sekolahnya.

"Aku, gak tahu apa yang terjadi denganku. Akhir-akhir ini aku merasakan hal yang aneh. Seperti ada seseorang yang berusaha untuk mengusikku," jelas Friska, kepada Davin sambil berjalan menuju ruang kelasnya.

"Kamu, masuk ke dalam perangkapku Friska!" batin Davin sambil tersenyum licik.

Davin mengantarkan Friska ke kelas. Ia mencoba untuk menenangkan Friska agar Friska tidak ketakutan kembali. Friska pun senang dengan apa yang telah dilakukan oleh Davin. Ia merasa sangat nyaman ketika berada di dekat Davin.

"Kamu, baik-baik ya! Jangan takut, karena aku selalu ada di dekatmu, tinggal teriak saja, panggil namaku," ucap Davin dengan bercanda sambil memegang kepala Friska dengan gemas.

Friska hanya tersenyum, mendengar Davin berucap manis kepadanya. Davin pun pamit kepada Priska karena ia harus kembali ke kelasnya dan berjanji akan mengantarkan Friska pulang nanti setelah jam pulang sekolah di Siska pun sangat senang ketika mendengar Davin akan mengantarkannya pulang.

Dalam hati Davin sangat senang karena, berhasil menaklukkan hati fisika agar Davin, bisa membalaskan dendam keluarganya kepada Friska secara diam-diam. Tanpa Friska tahu dan mencoba untuk dalam kehidupannya agar Friska semakin menderita.

"Lihat Friska. Sebentar lagi kamu akan menjadi milikku. Dan dengan mudahnya, aku menghancurkan kamu!" ucap Davin dengan pelan.

Tidak sengaja salah satu teman Friska mendengar ucapan Davin, ia yang berada di belakang Davin merasa sangat heran. Mengapa Devin berkata jahat seperti itu kepada Friska, dan Keyla mencoba untuk menanyakan apa maksud ucapan jahat Davin tersebut.

"Dendam? Dendam apa maksudnya?" sahut teman Friska yang bernama Keyla.

Davin merasa terkejut dengan kedatangan Keyla, yang secara tiba-tiba menanyakan Apa maksud dari ucapannya itu Davin pun mengelak dan tidak menjawab jujur pertanyaan dari Keyla. Davin takut, Keyla memberitahu Friska tentang tujuannya yang ingin mendekati Friska hanya untuk balas dendam.

"A-apa maksudnya Key? Kamu salah denger kali," ucap Davin dengan gugup kepada Keyla dengan memalingkan wajahnya.

"Tadi yang kakak bilang? Balas dendam, sama siapa kak?" tanya Keyla kembali dengan penasaran.

Mendengar pertanyaan Keyla kembali, membuat Davin risih dan memutuskan untuk pergi dan menghindar dari Keyla. Karena terus mempertanyakan dirinya kepada siapa Davin alan membalaskan dendamnya.

Keyla semakin curiga, dengan sikap Davin yang terlihat aneh, pada saat Keyla menanyakan tentang kepada siapa Davin akan membalaskan dendamnya. Ia berpikir bahwa Friska tahu tentang Apa maksud dari pembicaraan Davin dan Friska mencoba untuk menanyakannya nanti setelah pulang sekolah kepada Friska.

"Sial! Hampir saja, anak itu tahu tentang pembicaraan gue tadi!" gumam Davin dengan kesal.

Davin sangat cemas dan takut, Keyla akan membicarakan kejadian tadi kepada Friska. Maka itu akan membuat rencana balas dendamnya gagal, ketika Friska tahu.

Waktu pulang sekolah pun tiba Friska yang tengah bersiap-siap merapikan bukunya, dihampiri oleh Keyla yang ingin bicara kepadanya. Friska penasaran dengan apa yang ingin dibicarakan oleh Keyla kepadanya. Mengapa Keyla terlihat serius dan tidak biasanya Keyla ingin berbicara serius itu kepadanya.

"Ada apa sih? Kok, kamu terlihat serius banget?" tanya Friska dengan penasaran.

"Ta-tadi, aku sempat mendengar ucapan Davin, tentang balas dendam yang aku sendiri pun gak tahu apa maksudnya," jelas Keyla kepada Friska dengan menatapnya dengan serius.

"Kamu nguping ya? Terus apa maksud kamu, bilang semua itu sama aku?" tanya Friska kembali dengan penasaran.

Lalu Keyla menjelaskan bahwa Davin berkata seperti itu setelah pergi menemui Friska dan ia pun berpikir bahwa tujuan dari omongannya itu tentang balas dendam kepada Friska.

Friska hanya tertawa mendengar ucapan temannya, yang berkata bahwa Davin akan membalaskan dendamnya kepada dirinya sendiri. Friska pun masih tidak percaya bahwa Davin akan melakukan hal serendah dan sejahat itu kepada dirinya, karena ia tahu kakak kelas tampan yang sangat ia sukai adalah orang yang baik, dan tidak mungkin menyakiti dirinya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DIA
9.5
DIA
Kebangkitan sesosok mayat secara misterius memicu gelombang kepanikan luar biasa di tengah masyarakat. Fenomena horor yang melampaui logika ini tidak hanya membawa teror fisik bagi mereka yang menyaksikannya, tetapi juga perlahan menguak sebuah rahasia kelam yang selama ini terkubur rapat. Di balik kehebohan jenazah yang hidup kembali tersebut, tersimpan kebenaran terlarang yang siap mengguncang segalanya dalam balutan misteri yang sangat mencekam.
Sampul Novel Gunung Pengantin Ngunduh Mantu
8.8
Bima lahir dalam keluarga sederhana yang terbelenggu kutukan iblis. Di desanya, Gunung Pengantin berdiri angker dengan legenda hantu pengantin yang kerap meneror pendaki. Suatu hari, Bima dan sahabatnya, Alif, melanggar pantangan gunung hingga Alif hilang menjadi abdi gaib. Saat dewasa, Bima harus memutus kutukan leluhur dibantu khodam warisan. Meski berhasil, ia harus kehilangan orang tuanya yang tewas dalam ritual gaib, menyisakan duka dan kesendirian mendalam.
Sampul Novel Hamil Anak Genderuwo
8.5
Pasca suaminya terkena PHK, Esmeralda terpaksa memulai hidup baru di kampung halaman pasangan hidupnya tersebut. Namun, kepindahan ini justru membawanya pada serangkaian penampakan sosok Genderuwo yang mengerikan. Di tengah penantian panjang akan hadirnya buah hati, Esmeralda akhirnya dinyatakan mengandung anak pertama. Sayangnya, kebahagiaan itu tertutup awan gelap saat ia menyadari ada kejanggalan besar yang menyelimuti janin di rahimnya.
Sampul Novel Kekasih Dari Dunia Lain
9.0
Pasca putus dari Kevin, Vania yang putus asa nyaris mengakhiri hidupnya di jembatan. Namun, Rangga hadir menyelamatkannya dan langsung menyatakan cinta. Meski bahagia, Vania tak tahu bahwa Rangga sebenarnya adalah hantu yang menyembunyikan identitas aslinya. Rahasia ini terbongkar saat Viola mengungkap kebenaran di rumahnya. Kini Vania terjebak dalam dilema besar. Sanggupkah ia bertahan dengan kekasih beda dunia, ataukah ada pria lain yang hadir menggantikannya?
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Seorang pria terjebak dalam kengerian Hutan Gondoriyo setelah tersesat saat menjelajah. Di tengah fenomena ghaib kendaraan yang raib, ia bertemu pasangan lansia misterius di sebuah pondok terpencil yang memberinya peringatan. Meski berhasil pulang, rasa penasaran membawanya kembali, namun hutan itu seolah lenyap. Hubungan gelap antara kecelakaan bus di jurang dan misteri hutan ini mulai terkuak, memaksanya mempertaruhkan nyawa demi mengungkap kebenaran yang menghantui.
Sampul Novel Monster Yang Bersamaku
7.9
Rein yakin telah menghabisi suaminya, Hary, dan berniat menyerahkan diri kepada Adrian, sahabat lamanya yang berprofesi sebagai polisi. Namun, situasi berubah mencekam saat seorang pria misterius muncul dan mengaku sebagai Hary. Meski wajahnya serupa, perangainya jauh lebih lembut dan penuh kasih sayang. Jika Hary asli sudah tewas, siapakah sosok asing yang kini mendekapnya? Apakah Rein terjebak delusi atau ada rahasia gelap yang sengaja disembunyikan pria itu?