APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terpaksa Menjadi Selingkuhan

Terpaksa Menjadi Selingkuhan

Gina Gunawan, seorang agen properti muda, terjebak dalam situasi sulit saat bosnya memaksa dirinya menggoda Erik Erlangga demi target penjualan. Erik adalah pria beristri berusia empat puluh tahun yang merasa kesepian di tengah kemapanannya. Terhimpit kebutuhan ekonomi yang mendesak, Gina terpaksa menjalin hubungan terlarang dengan kliennya tersebut. Akankah Gina berhasil menaklukkan hati Erik dalam drama penuh gairah ini? Sebuah kisah romansa dewasa yang penuh konflik.
Bab
Bagikan

Bab 3

Gina mondar-mandir memikirkan bagaimana caranya agar bisa bertemu lagi dengan Erik, dan bagaimana agar pria itu bisa kembali melihat rumah yang ditawarkannya, sungguh Gina tidak ingin gagal, pekerjaannya sedang terancam.

"Sepertinya aku harus kembali menghubungi Pak Erik, yah! Aku harus kembali menghubunginya. Dan aku harus bisa meyakinkannya."

Gumam Gina segera meraih ponsel dan menghubungi nomor Erik.

Sementara pria yang sedang fokus di atas meja kerjanya itu segera melihat layar ponsel.

Nama Gina sebagai sales properti pun tertulis di sana.

"Iya halo!."

"Halo pak Erik, kapan anda akan datang lagi melihat-lihat rumah ini? Saya sungguh sangat berharap kepada bapak."

Erik terlihat termenung dan tidak langsung menjawab pertanyaan Gina.

"Pak!! Saya bekerja sebagai sales sudah enam bulan, dan selama itu saya belum berhasil mendapatkan pelanggan yang membeli rumah yang Saya tawarkan. Dan bos saya sudah mengancam untuk memecat saya jika kali ini saya tidak berhasil meyakinkan bapak. Jadi saya mohon pak, tolong bantu saya kali ini. Dan saya berjanji akan berterima kasih seumur hidupku kepada bapak."

Terdengar suara Gina yang begitu memelas di seberang sana, membuat Erik gamang. Sejujurnya bukan karena tidak menyukai rumah yang ditawarkan oleh Gina. Melainkan ada sesuatu yang membuat Erik merasa harus menghindari wanita itu.

Gina memiliki energi yang bisa menariknya, membuatnya canggung dan salah tingkah. Bahkan membangkitkan sesuatu dalam dirinya, hasrat yang berkobar sebagai seorang pria dewasa. Erik sangat sadar hal itu.

"Pak Erik!! Anda masih di seberang sana kan? Masih mendengar suara saya kan?."

Erik segera tersadar dari lamunannya, saat mendengar pekikan kencang Gina diseberang sana. Padahal dia sedang mengingat Gina dengan penampilannya yang seksi kemarin.

"Ah iya!! Maaf kalau saya tidak konsentrasi. Kebetulan saat ini saya sedang mengerjakan pekerjaan yang banyak. Kalau masalah rumah, Saya pasti akan melihatnya kembali. Tapi saya belum bisa memastikan kapan karena saat ini saya sedang sibuk."

Jawab Erik akhirnya dengan suara parau.

"Yah pak Erik!! Padahal saya sangat berharap Anda bisa datang sekarang,

Karena saat ini saya sedang menunggu Anda."

Ucap Gina terdengar kecewa.

Erik kembali hendak berkata, namun tiba-tiba sebuah pesan masuk dalam ponselnya, dan dia melihat Kalau pesan tersebut dikirim oleh istrinya. Dia pun memutuskan panggilan Gina begitu saja tanpa pamit.

"Jangan lupa Kalau hari ini adalah hari anniversary pernikahan kita. Cepatlah pulang karena aku sudah memasak untukmu."

Wajah Erik langsung berbinar saat membaca pesan yang dikirim oleh istrinya. Dia sungguh sangat berharap bisa memperbaiki hubungannya dengan wanita yang sudah dinikahinya selama sepuluh tahun itu.

"Sebaiknya aku segera pulang saja! Aku sampai lupa kalau hari ini adalah anniversary pernikahan kami."

Dengan wajah yang berbinar, Erik segera bangkit berdiri. Dia memang sangat mencintai istrinya. Mereka menikah setelah berpacaran beberapa tahun. Tentu saja hal itu menjadi kebahagiaan tersendiri baginya, walaupun pernikahan mereka belum dikaruniai seorang anak. Namun tak masalah bagi Erik, dia tidak pernah menuntut apapun dari istri yang dicintainya itu.

"Tolong urus pekerjaanku. Aku harus segera pulang!."

Serunya kepada seorang pria yang menjadi asisten pribadinya. Pria itu pun langsung mengangguk lalu masuk ke dalam ruangannya. Sementara Erik bergerak cepat keluar dari kantor.

"Sebaiknya aku singgah membeli bunga untuknya, semoga hubungan kami akan kembali membaik seperti dulu?."

Erik benar-benar memiliki harapan yang tinggi bisa memperbaiki hubungannya dengan sang istri yang sudah satu setengah tahun ini sangat dingin dan tidak sehangat dulu, entah apa yang membuat istrinya berubah, Erik pun tak mengerti.

Pria itu pun segera melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Erik singgah sebentar untuk membeli bunga yang begitu cantik kesukaan istrinya. Seketika, wajah Gina menghilang dari benaknya berganti dengan wajah istrinya yang cantik dan juga seksi.

"Kak Erik! Mau beli bunga juga?."

Ternyata di sana sudah ada Randy. Erik tidak menyangka akan bertemu lagi dengan pria yang merupakan sepupunya itu.

"Iya!! Aku ingin membeli bunga untuk kakak iparmu!."

Randy terlihat melotot tidak percaya saat mendengar ucapan Erik.

"Wah!! Sepertinya hubungan kalian sudah berkembang dan lebih baik dari hari kemarin!"

Seru pria itu lagi sambil menatap wajah Erik yang saat ini tengah memilih bunga.

"Iya begitulah! Hari ini adalah anniversary pernikahan kami. Semoga semuanya kembali membaik."

Randy segera menepuk pundak kakak sepupunya itu.

"Semoga berhasil! Tapi kalau tidak berhasil, kamu perlu memikirkan langkah ke depannya. Agar kamu tidak merasa kesepian terus, karena sebagai seorang lelaki normal. Kita perlu mengganti oli sekali-sekali agar hidup tetap bersemangat!."

Randy sempak terkekeh sambil memberikan sebuah botol kecil kepada Erik.

"Apa ini?."

Tanya Erik memindai botol itu.

"Aku baru saja membeli penambah energi, tapi sepertinya kamu lebih membutuhkan, untuk malam anniversary pernikahan kalian. Agar malam nanti kakak jadi lebih bersemangat, taklukan kembali kakak ipar!!."

Randy berucap sambil mengedipkan satu mata ke arah Erik.

"Aku tidak butuh ini!!."

Seru Erik menolak.

"Eh jangan ditolak! Aku yakin kakak nanti akan membutuhkannya. Lagi pula anggap saja ini sebagai obat, jadi minum saja, nggak ada ruginya juga."

Ucap Randy sebelum akhirnya keluar dari sana, sementara Erik menatap tak suka padanya, namun dia menyimpan juga botol itu dibalik jasnya.

Setelah membeli bunga, Erik kembali melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju arah rumah kediamannya. Sebuah hunian mewah yang diperuntukkan untuk istrinya. Dan di sanalah mereka tinggal setelah menikah.

"Sayang!!."

Serunya dengan penuh semangat sambil membawa bunga yang baru saja dibelinya. Tampak sang istri yang sudah menunggunya di depan pintu.

"Ini untukmu!!."

Erik segera memberikan bunga itu kepada istrinya, berharap akan mendapatkan sambutan dengan kecupan atau ciuman yang sudah hilang beberapa tahun ini.

"Kamu ini seperti anak-anak saja. Kenapa harus memberi bunga segala?."

Jawab Dona yang segera membuang bunga itu ke tempat sampah. Jantung Erik pun langsung bertalu melihat hal tersebut, dia merasa benar-benar tidak dihargai. Namun dia berusaha mengubah mimik wajahnya dan mengikuti Dona masuk ke dalam.

"Sayang!! Apa benar kamu sudah memasak untukku?."

Tanyanya segera untuk mencairkan suasana hatinya.

"Bukankah sudah kubilang dipesan tadi? Kalau aku sudah memasak untukmu! Jadi duduklah, dan Jangan banyak bicara."

Lagi-lagi Dona menjawab dengan ketus. Erik pun langsung melayangkan tatapan ke arah sederetan makanan yang sudah tersedia di atas meja.

"Sayang!! Tapi semua makanan ini terlihat pedas, kamu kan tahu kalau aku tidak bisa makan pedas Karena Aku memiliki masalah dengan lambung?."

"Sudah makan saja, tidak perlu cerewet seperti itu. Makan saja apa yang ada, kamu harus menghargai makanan yang aku masak untukmu. Karena aku sudah bersusah payah memasaknya."

Jawab Dona lagi dengan kencang lalu berjalan masuk ke area dapur.

Sementara Erik masih menatap sederetan makanan yang ada di hadapannya.

Lalu dia pun teringat dengan botol yang diberikan oleh Randy. Dia segera meraih botol itu dan meminum isinya hingga habis.

"Aku harus kembali mendapatkan hubungan yang dulu! Aku akan membuat Dona kembali mencintaiku."

Dengan tekad dan harapan yang kuat, Erik meminum habis cairan yang ada di dalam botol.

"Kenapa tiba-tiba aku menjadi kegerahan?."

Erik melerai dasi yang membelit lehernya saat merasakan kegerahan.

"Apa karena efek minuman itu?."

Gumamnya lagi.

"Kamu kenapa?."

**..**

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Meninggalkan Tunanganku di Pesta Pernikahan
9.0
Jake berpaling pada Elsie, gadis yang ia sponsori, hingga merusak hubungan kami. Meski Jake sempat memilihku dan mengusir Elsie, insiden tenggelamnya gadis itu di hari pertunangan kami mengubah segalanya. Jake panik dan menyalahkanku, bahkan menyebut Elsie sebagai masa depannya. Saat dia melepaskan tanganku demi mengejar wanita itu, aku menyadari cinta ini telah usai. Tak ada alasan bagiku untuk tetap bertahan di pesta pernikahan yang hampa ini.
Sampul Novel Baby Daddy
8.2
Bastian Cokro, CEO F&B berusia 30 tahun, diterpa isu miring mengenai kemandulan yang membuatnya tetap melajang. Sementara itu, Eva Sania adalah penyiar berita sukses yang menikmati hidup bebas bersama pasangan FWB-nya. Namun, dunianya jungkir balik saat sang ibu memberikan perintah tak terduga. Alih-alih mendesak Eva untuk menikah, ibunya justru meminta Eva segera memiliki anak tanpa perlu mencari suami. Kini, pencarian pria sehat untuk membuahinya pun dimulai.
Sampul Novel Cinta tanpa koma
9.2
Rudi sangat yakin bahwa Rindu merupakan cinta pertama sekaligus terakhir dalam hidupnya. Namun, takdir berkata lain saat sahabat karibnya, Jaka, justru merebut sosok wanita tersebut. Meski hatinya hancur, Rudi mencoba tegar dan mengikhlaskan keadaan. Walaupun banyak wanita baru yang silih berganti hadir mencoba mengisi hatinya, bayang-bayang masa kecil bersama Rindu tetap tak tergantikan. Akankah kesetiaan Rudi berujung manis? Simak perjuangan cinta Rudi dalam novel ini.
Sampul Novel Jerat Cinta Lelaki Muda
8.6
Rafka Mahendra, playboy kampus yang gemar menaklukkan wanita, menerima tantangan teman-temannya untuk memacari dosen baru yang dingin dan tegas, Sarah Adisty Mahira, dalam sebulan. Meski terus diabaikan, Rafka nekat melakukan segala cara, termasuk menyewa mata-mata demi menyelidiki rahasia masa lalu Sarah. Saat menemukan titik lemah sang dosen, Rafka memanfaatkannya sebagai ancaman. Akankah intrik ini memaksa Sarah tunduk, ataukah permainan cinta Rafka justru berujung di luar kendali?
Sampul Novel KABUT CINTA DI KOTA HUJAN
8.9
Gayatri terpaksa menikahi Baskoro demi beban sang ibu, meski tahu suaminya masih mencintai mantan kekasihnya, Saras. Di tengah dinginnya Kota Hujan, pernikahan muda ini goyah saat Bima, atasan Baskoro, mulai mendekati Gayatri. Keadaan kian rumit dengan kembalinya Andika, mantan Gayatri, serta kepulangan Saras dari luar negeri. Di sela perjuangan kuliah dan badai pertengkaran, mampukah keduanya menjaga kesetiaan dan mempertahankan rumah tangga mereka?
Sampul Novel Pemuas Para Tetangga
9.3
Selamat datang di sebuah lingkungan perumahan yang tampak tenang namun menyimpan rahasia menggoda di balik pintu-pintunya. Di sini, interaksi antar penghuni bukan sekadar tegur sapa biasa. Kisah ini menyoroti jalinan romansa modern yang provokatif dan berani di antara para tetangga yang telah dewasa. Setiap pertemuan menjadi awal dari dinamika hubungan yang penuh gairah, mengeksplorasi sisi lain kehidupan bertetangga yang jauh dari kesan konvensional.