APKDock Logo
Sampul Novel The Duke's Daughter

The Duke's Daughter

8.7 / 10.0
Nivea Del Castano dikenal sebagai putri pemberontak yang selalu menjunjung tinggi kejujuran, meski harus bersikap dingin. Keteguhan hatinya diuji saat ia menyadari identitas aslinya sebagai reinkarnasi gadis dari masa lalu. Meski takdir kuno terus membayangi langkahnya, kehadiran Matias Vander Lawrence membawa warna baru yang tak terduga. Di tengah jeratan garis hidup yang tak terelakkan, Nivea kini bimbang antara terus melarikan diri atau menetap demi cintanya.

The Duke's Daughter Bab 1

Nivea Del Castano masih melamun sekian menit saat dirinya terbangun dari tidur malamnya. Dirinya bersandar pada dipan ranjang, berbalut selimutnya memandang kosong ke depan. Jendela berukuran sangat besar di hadapannya tentu masih tertutup tirai. Mana mungkin Seri, sang pelayan pribadinya berani membuka tirai itu di saat nonanya tampak masih tertidur pulas.

“Permisi nona.” Seri melangkah ke hadapan Nivea dan membuat lamunan gadis itu terhenti.

“Ah, kau!”

“Apa sesuatu mengganggu Anda, nona?”

“Hmm. Aku bertemu dengan mendiang Kakek.”

“Apa? Maksud Anda?”

“Seri, sebaiknya kau buka dulu tirai itu!”

Tanpa menjawab, sang pelayan itu sigap melangkah menghampiri jendela di sisi sana lalu membuka semua tirai yang masih tertutup. Serta membuka beberapa bagian jendela agar udara pagi dapat leluasa masuk ke setiap sudut kamar Nivea. Setelahnya, dia pun kembali menghampiri Nivea.

“Apa? Kau menunggu aku bercerita?”

“Hmm. Apa nona tidak ingin bercerita tentang... pertemuan Anda dengan mendiang Kakek Anda?”

Nivea menghela nafas, “Entahlah Seri! Aku begitu sering memimpikan Kakek. Tapi, semalam rasanya... beliau begitu dekat dan aku merasa itu sangat nyata.”

“Apa beliau mengatakan sesuatu?”

Nivea mengangguk, “Tak hanya bicara tapi... kali ini beliau menunjukkan sesuatu padaku.”

“Boleh Saya tahu, nona? Apa yang... ditunjukkan Kakek Anda?”

“Sebuah lukisan. Aku kira itu wajahku, tapi Kakek mengatakan bahwa gadis dalam lukisan itu adalah seorang pelayan kerajaan di tahun.... tahun... Ah, aku tidak ingat tahun berapa dia bilang.”

“Anda yakin, nona?”

“Hmm. Ya, aku yakin Kakek mengatakan bahwa itu bukan diriku. Justru Kakek ingin mengatakan bahwa diriku yang sekarang adalah... gadis itu yang telah terlahir kembali.”

“Apa? Maksud Anda, apakah Anda reinkarnasi dari seorang pelayan kerajaan?”

“Ya. Mungkin itu maksud Kakek. Tapi, untuk apa Kakek mengatakan hal itu padaku? Aku tidak mengerti, Seri.”

“Anda tidak perlu terus memikirkannya, nona. Saya harap Anda tidak terganggu karena mimpi itu.”

“Tapi Seri, apa kau ingat? Aku pernah bercerita padamu tentang bagaimana aku mengetahui kekuatan tanganku. Saat itu, Kakek yang lebih dulu mengetahuinya. Saat itu beliau masih sehat dan mengatakannya padaku di usiaku yang ke tujuh tahun.”

“Tentu nona. Saya ingat Anda pernah menceritakannya pada Saya. Menurut Saya, hal itu berbeda. Satu hal yang disampaikan oleh Kakek saat beliau masih hidup dan yang satunya beliau menyampaikan pada Anda hanya lewat mimpi. Saya... Saya juga tidak mengerti nona. Hahaha. Maaf nona, ini sudah waktunya Anda harus pergi ke toko.”

Lagi-lagi Nivea menghela nafas, “Baiklah, untuk sementara aku akan berhenti memikirkan hal itu, Seri. Bantu aku bersiap-siap sekarang!”

Perlahan Nivea menurunkan kaki-kakinya dari ranjang. Lalu melangkah kepada salah satu sisi jendela yang terbuka lebar. Gadis dengan warna rambut burgundy itu memandang keluar sana, dengan mata cokelatnya tajam menatap suasana pagi di sekeliling kediamannya.

Selang beberapa menit, Seri kembali ke hadapan Nivea untuk mengatakan bahwa air hangatnya telah siap. Seri mempersilahkan nonanya untuk beranjak pergi ke kamar mandi. Sedangkan Seri menyiapkan gaun yang akan dikenakan oleh Nivea hari ini.

Kini Nivea telah duduk di depan meja riasnya. Dia telah mengenakan gaun sederhana berwarna merah muda pilihan Seri. Seperti biasanya, Seri menyisir rambut Nivea dengan lembut kemudian menatanya sesuai keinginan Nivea.

“Apa hari ini Anda berencana mengurai rambut Anda, nona?”

“Tidak. Tolong kau sanggul saja!"

“Baik nona.”

Setelah puas dengan tatanan rambutnya, gadis cantik itu berdiri dari duduknya. Mematut diri sekali lagi di depan cerminnya, lalu beranjak pergi meninggalkan kamarnya.

“Dimana Ibuku, Seri?”

“Ah, duchess Elvira sedang menikmati tehnya di taman belakang.”

Dengan mengangkat sedikit bagian depan gaunnya, dia pun melangkah ke arah taman yang berada di sisi belakang kediamannya. Nivea berniat menemui sang Ibu sebelum pergi ke toko roti miliknya. Sementara Seri akan terus mengekor di balik tubuhnya.

“Selamat pagi, Ibu.”

“Ah, kau Nivea. Selamat pagi sayang. Apa tidurmu nyenyak?”

“Hmm. Aku rasa cukup nyenyak.”

“Apa kau... akan langsung pergi ke tokomu?”

“Ya Ibu. Aku akan pergi sekarang.”

“Hmm. Baiklah! Semoga harimu menyenangkan, anakku!”

Nivea sedikit membungkuk, “Terima kasih, Ibu. Aku harap kau juga selalu diberkati.”

Kereta kuda dan seorang kusirnya telah siap mengantar Nivea dan Seri. Dalam perjalanan mereka, Seri membuyarkan lamunan Nivea.

“Nona, maaf. Boleh Saya bicara?”

“Ya? Kau ingin mengatakan apa, Seri? Kenapa harus bertanya sebelumnya?”

“Ah, karena Saya lihat Anda tampak sedang memikirkan sesuatu.”

“Tentu! Aku memang sedang memikirkan sesuatu. Sesuatu yang tampaknya mulai menggangguku. Tapi, kau ingin bicara tentang apa?”

“Kakak kelas Anda di perguruan ketiga, sepertinya pemuda itu menyukai Anda.”

“Hah? Apa katamu? Siapa kakak kelas yang kau maksud?”

“Ah, itu nona.. dia putra dari count Antonio.”

“Hahaha. Kau bercanda Seri?”

“Tidak nona. Pemuda itu meminta Saya menyampaikan salamnya untuk Anda.”

“Apa? Kenapa kau baru mengatakannya sekarang?”

“Saya.. Saya tidak ingat nona. Karena tadi pagi Anda membahas tentang pertemuan dengan mendiang Kakek Anda, Saya jadi lupa untuk menyampaikannya. Maafkan kecerobohan Saya, nona.”

“Tidak masalah! Tapi, kapan kau bertemu dengan Matias?”

“Kemarin sore, saat Saya sedang membeli buah untuk duchess Elvira. Saya lihat pemuda itu juga membeli beberapa jenis buah dari toko yang sama.”

“Apa yang dikatakannya padamu? Apa dia bilang kalau dia menyukaiku?”

“Dia hanya bilang, tolong sampaikan salamku untuk nona Nivea. Ya, hanya itu.”

“Dan kau mengartikan salam darinya sebagai tanda... bahwa dia menyukaiku? Huh, kau bercanda Seri!"

“Itu suatu kemungkinan, nona. Bukankah sejak dulu... dia suka mencari perhatian pada Anda? Tapi Saya rasa, Anda kurang peka pada sikapnya.”

“Benarkah? Apa aku kurang peka? Ah, sudahlah Seri! Aku tak ingin membahas Matias.”

Seri membimbing Nivea menapakkan kakinya di depan bangunan toko rotinya. Seperti kebiasaannya, saat tiba di dalam area toko Nivea akan berjalan lebih dulu ke area dimana biasanya para pelanggan dapat duduk menikmati suguhan roti dan minuman yang dijajakan di toko itu. Lalu kemudian langkahnya tertuju pada sepanjang etalase rotinya dan terakhir, Nivea baru akan menuju ke dapurnya di bagian belakang meja pemesanan.

Di toko roti itulah tempat Nivea menghabiskan banyak waktu sehari-harinya. Gadis itu begitu mencintai pekerjaannya membuat berbagai macam jenis roti. Dengan sepenuh hati, Nivea mencurahkan pikiran dan tenaganya untuk menghasilkan roti-roti yang pantas dinikmati oleh semua kalangan di negeri itu.

Nivea tak pernah mengambil banyak keuntungan dari usaha yang dijalaninya. Baginya, dia bahagia dapat bebas melakukan sesuatu hal yang dia sukai. Dan baginya, setiap orang berhak menikmati sebuah roti tanpa harus membedakan dia datang dari kalangan mana. Maka tak heran, jika toko rotinya memiliki banyak pelanggan. Nivea juga sangat ramah memperlakukan semua orang yang ditemuinya.

Lanjut Membaca

Daftar Isi The Duke's Daughter

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel En-PD154
9.0
Setelah memenangkan sepuluh laga beruntun di arena, aku justru dikhianati Roderick. Tunanganku itu malah bermesraan dengan cinta pertamanya dan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar yang tak berkelas. Kelembutannya kemarin sirna, berganti pengakuan cinta untuk wanita lain di hadapanku. Dengan hati yang mendingin, aku menghubungi ayahku sang bos mafia. Aku meminta pernikahan dibatalkan karena aku ingin mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela mengambil risiko besar dengan mengandung anak Jeremy secara rahasia, meski ia tahu dirinya hanya dimanfaatkan. Sadar akan kekejaman Jeremy, Angela sengaja memancing amarah pria itu agar ia dilepaskan. Namun, pelariannya berakhir saat Jeremy berhasil melacak posisinya. Di ambang keputusasaan, Angela memohon kebebasan. Tak disangka, kehadiran sang buah hati justru mengubah segalanya. Jeremy yang dulu dingin kini menawarkan diri untuk melayani Angela dan bayi mereka.
Sampul Novel Rahasia Kafe Suamiku
9.5
Dara Jelita, remaja 18 tahun, terpaksa menikah dengan Raka Barawijaya karena tuntutan ayahnya. Ia bertekad membongkar rahasia kelam di balik Kafe Nirwana milik suaminya demi mendapatkan kebebasan. Namun, penyelidikan itu justru menjeratnya dalam misteri yang lebih dalam bersama sosok Raka yang buas. Kini, Dara terjebak dalam dilema besar antara menghancurkan bisnis suaminya atau menyelamatkan pria tersebut dari ancaman yang ada.
Sampul Novel Terjerat Cinta Duda Dingin
8.9
Kinara Larissa Putri telah mencintai satu pria sejak remaja hingga usianya kini hampir tiga puluh tahun. Kesabaran Kinara berbuah manis saat ia akhirnya menikah dengan Arka, duda tampan yang ia dambakan. Namun, Arka ternyata sosok kaku dan egois yang menikahinya hanya demi sang anak, bukan cinta. Di tengah dinginnya sikap suami, muncul pria lain yang tulus mencintai Kinara. Sanggupkah Kinara bertahan dalam rumah tangga penuh paksaan ini saat godaan baru datang menyapa?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan