APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel The Sultan Warear

The Sultan Warear

Dunia ini dipenuhi tragedi dan pertempuran besar yang memicu lahirnya misi-misi rahasia dari para utusan demi sebuah tujuan. Di tengah konflik yang membawa keputusasaan mendalam, kisah ini menyoroti perjuangan untuk bangkit kembali. Cinta dan kekuatan menjadi simbol krusial untuk menyatukan para pejuang yang pernah tunduk dalam kekalahan. Mampukah persatuan ini mengatasi kemelut yang ada? Sebuah narasi tentang pengabdian, emosi, dan aksi yang memukau.
Bab
Bagikan

Bab 3

Mungkin suara suara teriakan itu berasal dari lubang yang berada di depan mereka,

Para pasukan belanda itu pun kian takut mendengar suara suara yang mulai berteriak,

Namun sang kapten memerintahkan pasukan nya untuk segera memeriksa asal suara dari lubang itu

Hingga langkah langkah sepatu para prajurit belanda itu mendekati lubang...... dan para pasukan belanda yang tengah mendatangi lubang itu. lalu membuka dedaunan di atas kubangan lubang , Dengan tiba tiba. Terdengar suara suara yang lain perlahan lahan mendekat, ke arah para. Para Pasukan belanda.

Lalu........

Suara Suara hentakan ayunan ayunan kaki kuda terdengar keras semakin mendekat yang berdatangan dari segala arah mata angin,

Para Pasukan belanda yang masih terbingung bingung oleh perangkap perangkap yang telah di buat khaidir, kini terkejut oleh serbuan para pasukan berkuda yang berjubah putih. Yang datang dengan tiba tiba menyerang mereka, hingga akhir nya

Khaidir pun terselamatkan oleh para pasukan putih.......

Akhir nya khiaidir yang tengah pingsan ber hari hari mulai tersadar

Dan bertanya.tanya

Khaidir : "dimana ini kiai."

Kiai : "engkau telah aman dari penjajah

itu nak."

Khaidir : "bagaimana pertempuran kemarin."

Kiai : "kita berhasil menawan mereka nak."

Di pagi itu , kabut yang dingin Hingga butiran butiran embun pagi yang berjatuhan membasahi kaca kaca jendela kamar khaidir, menyejukan suasana di dalam kamar khaidir kala itu,

Lalu khaidir pun bersyukur Dan menyadari bahwa diri nya telah di selamat dari pertempuran yang dilalui Nya, kemarin"

Di pagi yang cerah itu, jamilah, seorang keponakan kiai, dan hanif seorang pejuang nusantara yang tengah berbincang bincang tentang sesuatu mengenai markas penjajah belanda."

Jamilah adalah seorang penjual jamu yang memata matai matai seseorang jenderal di markas belanda itu, dan hanif adalah seorang pejuang nusantara yang sangat dicari cari oleh penjajah belanda.

Namun khaidir terkejut saat ketika mendengar sesuatu ,ternyata jenderal belanda saat ini juga mencari cari khaidir.

Kecerdasan khaidir dan perangkap perangkap yang di buatnya sangat berbahaya bagi prajurit belanda, yang kala itu terperangkap."

Kini khaidir bersembunyi di markas rahasia para pejuang di tengah pesisir hutan.

Kiai yang datang memecah perbincangan mereka, jamilah dan hanif" dan tiba tiba tengah duduk di tengah tengah mereka, serta memperkenalkan khaidri kepada mereka."

Hingga akhirnya Kiai pun menyusun rencana penyerangan yang Terakhir, untuk menyelamatkan dan melarikan khaidir dan hanif menuju bukit barisan di sumatera.

Namun khaidir yang masih terluka haruslah segera pulih untuk melaksanakan misi ini.

Di tengah pembicaraan kiai, memperkenalkan seorang pemimpin pasukan putih," yang sangat ditakuti para pasukan pasukan penjajah belanda. kepada khaidir, yang bernama Sultan."

"Sultan adalah pemimpin pasukan putih, seorang alim, dan ahli strategi tempur. Juga pemimpin di markas para Pejuang di pesisir hutan ini."

Ialah orang yang menyelamatkan khaidir dalam pertempuran kemarin.

Sultan merupakan orang yang ditakuti belanda dan juga sangat disegani di wilayah desa dan perkampungan di pesisir hutan.

Lalu Sultan menyarankan agar khaidir tetap beristirahat dan juga memulihkan luka luka nya," kembali

Karena misi kali ini sangat lah berbahaya." Sultan juga memerintahkan khaidir untuk selalu menjaga shalat ,dan mendirikan sholat lima waktu tepat pada waktu nya."

Setelah itu kiai, hanif dan jamilah pergi untuk meninggalkan khaidir yang tengah beristirahat. meninggalkan ramuan jamu jamu yang telah dibuat oleh jamilah. Untuk diminun oleh khaidir yang dapat luka luka menyembuhkan khaidir.

Teguk demi teguk ramuan itu di minun oleh khaidir yang lalu membuat seluruh badan khaidir terus bergetar, Karena rasa pahit yang sangat dahsyat jamu itu, sampai sampai khaidir pun mengunyah unyah bibir nya berkali kali setelah meminumnya.

Hingga di saat malam yang gelap menyelimuti markas para pejuang, setelah sholat isya khaidir kembali tertidur lelap dan dengan nyenyak. Yang seperti di cekoki obat tidur yang berdosis tinggi.

Hingga esok hari khaidir terbangun dan merasa telah pulih dari luka luka yang diterima nya sewaktu pertempuran kemarin, khaidir pun terkejut melihat markas para pejuang tidak lagi berpenghuni. Namun khaidir yakin bahwa pertempuran telah dimulai. Hingga para pejuang pergi meninggalkan markas mereka.

Khaidir pun pergi menyusul para pejuang yang telah pergi untuk bertempur di medan perang, ditengah tengah perjalanan khaidir mengingat percakapan kemarin,

Ketika kiai menyusun rencana untuk menyerang markas musuh, lalu khaidir pun memutuskan untuk mengintai dari ketinggian pepohonan hutan itu di dekat markas belanda,

Di atas pohon khaidir melihat dan menelusuri sekitar markas belanda, hingga khaidir menyusun jebakan jebakan untuk menyerang markas belanda.

Khaidir pun mengintai keberadaan pasukan putih. Yang akan menyerang markas musuh. Dari sebelah barat.

Khaidir yang punya rencana untuk menyerang markas belanda,

Lalu menyusup masuk melalui celah kecil dibelakang markas belanda yang menghadap hutan itu,

lalu dengan langkah yang perlahan lahan pergi menysup ke gudang persenjataan belanda dan membakar gudang amunisi dan persenjataan persenjataan.di markas besar belanda

Agar musuh dapat dilemahkan dengan persenjataan nya, dengan penyerangan tiba tiba.

Kebakaran gudang persenjataan yang mulai diketahui setelah asap asap mengepul ngepul tinggi di ruang persenjataan.

Sultan yang tengah mengintai pun mulai menyadari adanya kekacuan di markas musuh. Dan lalu mulai menyerang dengan pasukan berkuda dengan cepat memasuki markas belanda Itu."

Di Tengah kekacauan penyerbuan pasukan putih, dapat dengan mudah menyerbu pasukan belanda. Di pintu masuk. Markas belanda.

Namun sang jenderal pemimpin pasukan musuh, telah mengetahui ada nya penyerangan. Hingga saat itu jenderal lalu memutuskan untuk menggunakan pasukan meriam untuk melawan pasukan putih dan meminta pasukan bantuan di markas terdekat pasukan belanda.

Di pagi yang cerah itu pertempuran tidak dapat lagi di elakan hingga pasukan putih berhadapan dengan pasukan meriam belanda. Khaidir yang mengetahui bahwa pasukan pasukan meriam belanda memiliki puluuhan meriam, memutuskan untuk menyerang dari sisi belakang.

Sedangkan Sultan membelah pasukan menjadi dua sayap untuk menyergap pasukan belanda.

dentuman meriam di Tengah terik matahari menjelang siang itu terdengar keras pasukan meriam belanda menggempur pasukan putih dengan sangat dahsyat,

Sultan memerintahkan untuk menyerang dari sisi kiri untuk menembus pasukan meriam belanda, dan Sultan menyerang dari sisi kanan disamarkan asap asap Kebakaran di gudang persenjataan yang terbakar. Sementara khaidir menyerang dari sisi belakang dengan lemparan lemparan bambu bambu runcing yang bergetah untuk menghentikan tembakan meriam.

Lalu Hingga pasukan sayap kanan dapat menyerang pasukan meriam dan membuat gentar musuh.

Di Tengah hari itu matahari tepat berada di sisi kepala,

pasukan pasukan meriam yang akhirnya berhasil dilumpuhkan, dengan serangan dua arah.itu

Namun sang jenderal yang Tengah meminta bantuan pasukan di dekat markas belanda , melarikan diri menuju hutan. Dengan lumpuh nya pasukan meriam, pasukan putih berhasil menawan markas musuh para penjajah belanda,

Saat itu sultan memerintahkan jamilah dan zaitun saudarinya membawa pergi hanif dan khaidir pergi menuju bukit barisan di sumatera, sementara sultan bersama pasukan putih membakar markas belanda.

Khaidir : "panglima bersiaplah untuk bantuan pasukan musuh, mereka akan datang dari benteng terdekat."

Sultan : "wahai khaidir kiai bersama pasukan putih yang lain telah menunggu mereka. Sabar dan mohon lah doa untuk kemenangan."

Khaidir : "ini rute jebakan yang telah aku buat untuk memperangkap pasukan musuh di hutan semoga dapat bermanfaat."

Di sore itu di saat hari telah meredup dan cahaya senja kemerahan tiba. Lalu dengan tiba tiba khaidir, hanif, jamilah dan zaitun memulai untuk pergi meninggalkan markas belanda. menuju bukit barisan di sumatera utara. Dengan menaiki kuda pasukan putih ,khaidir dan jamilah menuju tebing untuk melihat sekali lagi desa dan hutan markas para pejuang.

Hingga malam pun telah tiba. pelarian menuju pulau seberang dimulai, sementara hanif dan zaitun mempersilahkan khaidir ber jalan mendahului mereka, untuk berjaga jaga di belakang, lalu jamilah memberikan jamu putih kepada khaidir dan mempersiapkan obat obatan untuk merawat luka khaidir.

Hingga malam pun mulai larut , hanif dan zaitun memutuskan untuk beristirahat di sebuah desa kecil yang mereka lewati. Namun tampak suasana desa tersebut seperti hening dan mencurigakan ,karena tidak ada penduduk yang berani keluar malam malam.

...............................................................

Hanif dan khaidir akhir nya memutuskan untuk mencari tahu apa yang terjadi di desa itu. Dan menyembunyikan jamilah dan zaitun di lereng hutan dekat desa Yang tersembunyi.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alpha Damon
9.5
Damon menyadari keanehan dirinya sejak kecil akibat kutukan misterius. Ayahnya melarangnya bersosialisasi, namun ia tumbuh menjadi pemburu yang mematikan. Tanpa kehadiran serigala batin, Damon berubah menjadi sosok yang brutal dan menolak tanggung jawab sebagai Alpha. Segalanya berubah saat seorang putri cantik hadir di hidupnya. Demi melindunginya, Damon terpaksa merangkul takdir yang ia benci dan bangkit menjadi Alpha terkuat guna menjaga sang pujaan hati.
Sampul Novel Collateral Fate
9.5
Letnan Arya Pradipta dari pasukan khusus mengemban misi berisiko tinggi demi menyelamatkan Alana Weston, relawan yang diculik teroris internasional. Namun, operasi rahasia ini berubah menjadi perjuangan hidup mati saat mereka terjebak di zona musuh yang berbahaya. Arya segera menyadari bahwa penculikan Alana bukan sekadar aksi kriminal biasa, melainkan bagian dari konspirasi politik besar yang mengancam keselamatan mereka di tengah pelarian.
Sampul Novel Comeback With You
8.1
Terjebak utang dan perdagangan manusia di Nepal sejak SMP, Laluna bertransformasi menjadi kriminal tangguh demi bertahan hidup. Sepuluh tahun berlalu, gadis asal desa kecil di Indonesia ini memilih menjadi pencuri alih-alih pelacur untuk membiayai keluarga dan menyelamatkan teman-temannya. Takdir mempertemukannya dengan tentara Indonesia yang menyamar dalam misi penyelamatan budak. Bersama, mereka berjuang melawan sindikat kejam demi pulang ke tanah air.
Sampul Novel INNOMINATUS : THE LOST CHILD
8.8
Seorang profesor ambisius melontarkan kutukan pahit kepada seorang bocah tanpa identitas. Ia meramalkan bahwa sang anak akan hidup dalam kesendirian total, tanpa ikatan, dan kehilangan semua hasil kerja kerasnya karena dikhianati dunia. Namun, bocah itu tidak gentar. Dengan senyuman tipis yang penuh teka-teki, ia menantang balik pernyataan sang ilmuwan. Ia menegaskan bahwa akhir dari permainan takdir ini masih menjadi misteri yang belum terpecahkan bagi siapa pun.
Sampul Novel MAFIA DI KEJAR GADIS OBSESI
9.2
Dunia berlutut di hadapan bos mafia kejam yang dikenal sangat agresif dan tak kenal ampun. Namun, otoritasnya mendadak goyah saat menghadapi seorang gadis pemberani berjiwa pejuang. Berbeda dari orang lain, pebisnis tangguh ini justru berani membangkang, berdebat, hingga menggoda sang mafia tanpa rasa takut. Meski sang bos mencoba segala cara untuk mengintimidasi, keberanian gadis itu justru membalikkan keadaan. Akankah kekejaman sang mafia luluh oleh obsesi unik ini?
Sampul Novel Membongkar Kedok Tunangan Mafiakuku
8.0
Tunanganku, seorang bos mafia, menyiksaku dan mencuri desain kasinoku demi jabatan. Ia berencana menikahiku hanya untuk membungkamku lewat sumpah keluarga, sementara selingkuhannya, Olivia, mengambil alih karyaku. Lebih kejam lagi, mereka sengaja menggugurkan bayiku. Setelah dipermalukan di depan umum, cintaku berubah jadi dendam. Aku mengirim bukti kejahatannya sebagai kado pernikahan, lalu kabur ke Singapura untuk bersekutu dengan musuh terbesarnya. Perang baru saja dimulai.