APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel The Sweet Bar-Bar

The Sweet Bar-Bar

Muli, gadis manis yang pemberani, terjebak dalam perjodohan keluarga dengan Reyzan, pria dingin yang ternyata pemalu. Di tengah pesta pertunangan mewah bertema topeng misterius, keraguan menyelimuti hati Muli. Ia belum pernah melihat wajah maupun mengenal kepribadian calon suaminya itu. Setiap langkah menuju panggung terasa berat karena kebimbangan yang mendalam. Akankah Muli melanjutkan komitmen ini? Rahasia apa yang menantinya di balik topeng tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 3

Pelariannya ke dalam hutan yang menjadi perbatasan antar desa ternyata mempertemukan nya dengan Pelindung tanpa sayap.

Mendengar beberapa suara dari arah depannya, Muli memperlambat langkah nya, saat ia mendekati sumber suara ia segera bersembunyi di balik semak-semak yang tak jauh dari sumber suara itu.

Mengintip dibalik semak, Muli terkejut melihat pemandangan tersebut. 1 vs 5! Itu terlalu menyakitkan baginya!.

Dia melihat adegan seperti itu hanya dalam film atau novel yang pernah dibacanya!

'Wow… itu terlalu luar biasa! Aku harus belajar darinya!'

'Eh,,, apa dia terluka? Haruskah aku menolong nya? '.

'Tapi, bagaimana jika dia penjahat?'

'Apa yang harus aku lakukan?'.

Sementara Muli sibuk dengan ocehan pikiran nya, pertarungan di depan nya terus berlanjut dengan situasi yang sangat tidak menyenangkan. Itu bukan pertarungan tapi seperti pengeroyokan!.

Saat Muli tersadar dari lamunannya, pria itu yang telah bertarung dengan 5 pria lainnya dipukul oleh salah satu mereka di bagian belakang nya yang membuat nya jatuh tersungkur.

Saat pria itu terjatuh, pandangan matanya menuju semak yang tak jauh dari tempat nya jatuh. Dia melihat seseorang bersembunyi di sana!.

Melihat ini Muli juga tertegun untuk sementara waktu, pandangan mereka saling terikat.

Pria itu tersadar kembali saat dia merasakan sakit di sekitar punggung nya akibat tendangan dari para pria itu. Muli pun tersadar oleh rintihan kesakitan orang yang dipandangnya, Ia merasa khawatir untuk itu, Muli mengisyaratkan dengan matanya dan juga sedikit gerakan tangannya untuk menyuruh pria itu berpura-pura pingsan.

Pria itu termenung memikir kan isyarat yang diberikan Muli. Muli kesal dan khawatir melihat pria itu malah termenung, Ia pun memelototinya dengan aura pemaksaan yang membuat pria itu tersadar dari lamunannya dan sedikit merasa menggigil dan tanpa sadar mengikuti keinginan gadis aneh itu.

Saat pria itu akan berpura-pura pingsan, Ia mendengar serangkaian suara kaki mendekat lalu menoleh kearah gadis yang sedang bersembunyi itu.

'Ada apa dengan nya? Mengapa ekspresi nya tidak terlihat benar?'. Muncul banyak pertanyaan di dalam hati nya tentang siapa gadis itu dan apa yang sebenarnya yang dia lakukan disini?. Bukankah terlalu berbahaya berjalan di hutan sendirian.

Setelah tertegun untuk beberapa waktu Muli akhirnya tersadar dan mulai mengutuk kesal 'Sial!!! Apakah orang-orang ini telah sampai disini juga?' . 'Apa yang harus dilakukan sekarang? Akankah mereka mengenalku setelah ini?'. Setelah berpikir beberapa waktu Muli akhirnya memiliki ide di pikiran nya dan langsung melepas ikat rambutnya serta memakai kacamata yang berada di sakunya. Setelah itu dia berlari menuju pria yang sedang dipukuli dan berteriak dengan sedih meminta tolong.

Orang-orang yang sedang memukuli pria tersebut tercengang dengan suara minta tolong yang tiba-tiba. Mereka telah memeriksa tempat ini sebelumnya dan yakin tidak ada siapapun disini. Namun mengapa ada seorang gadis yang tiba-tiba muncul disini?.

"Ini tidak benar, ayo pergi" Ucap salah seorang pria yang berbaju hitam melirik kearah gadis yang berlari mendekati mereka.

"Tolong… tolong… huuuu,,, huuu" Teriak Muli sambil menangis.

"Siapa kau? Mengapa ada disini?" Tanya seorang pria yang berbaju hijau.

"Huuu,,, huuu,, berhenti memukuli kakakku!" Ucap Muli terisak.

"Siapa kakakmu?" Tanya orang yang berbaju hijau lagi. Meskipun dia seorang gangster, dirinya tidak pernah memukuli wanita, apalagi anak kecil seperti ini.

"Huuuu,,, di,,, dia kakakku" Tunjuk Muli pada pria yang sedang terbaring di tanah.

"Aku tidak pernah tahu dia punya adik perempuan" Kata salah seorang berbaju hitam.

"Bos, apakah gadis ini berbohong?" Tanya pria lainnya.

" Apa kau yakin dia kakakmu?" Tanya pria baju hijau.

"Hm, sungguh dia kakak tampanku" Jawab Muli dengan wajah penuh keyakinan. "Kumohon lepaskan kakakku kali ini".

" Bos, suara itu semakin dekat " Kata salah seorang berbaju hitam.

Pria yang disebut bos itu melirik sekeliling nya lalu berjalan menghampiri pria yang sedang terbaring di tanah dan berjongkok.

"Baiklah, karena gadis manis yang memohon padaku maka aku akan melepaskan mu untuk saat ini. Tapi ingat tidak ada lain kali!" Ucapnya sambil menatap wajah mungil yang manis didepan nya.

"Terima kasih, kau yang terbaik" Ucap Muli dengan senyum manisnya.

Melihat senyuman nya, pria itu tertegun 'Manis' ucapnya dalam hati. "Baiklah, gadis manis semoga beruntung. Sampai jumpa kembali".

" Baiklah, kau bisa bangun sekarang " Ucap Muli pada lelaki itu setelah melihat gerombolan pria tadi pergi.

"Terima Kasih" Ucap pria tersebut.

"Bukan masalah, tapi eumm… "

"Ada orang disini!" Teriak seseorang pada rekan lainnya, memotong perkataan Muli yang belum selesai.

Mendengar suara itu, tubuh Muli menegang. Tangan yang mencengkram lengan pria yang ditolong nya mengencang dan sedikit bergetar.

Merasakan perubahan itu, Giran melihat ke arah datangnya suara lalu memperhatikan gadis kecil yang sedang memegang nya lalu bertanya "ada apa? Apa kamu mengenalnya?"

"Hm, a-a,,, aku tidak tahu" Jawab Muli dengan kepala menunduk.

"Sungguh? Apa kamu pernah menyinggung seseorang?" Tanya nya lagi.

"A-aku sungguh tidak tahu siapa mereka! Tapi mereka sudah lama mengikuti ku" Jawab Muli dengan suara bergetar.

Mendengar ini, Giran merasa sedikit sakit untuk gadis kecil di depan nya ini. "Jangan takut, ada aku disini" Ucap nya sambil menarik Muli ke pelukan nya.

Merasakan kehangatan yang tiba-tiba, Muli menegang namun terasa rileks setelah nya dan menganggukkan kepala nya tanda dia setuju.

"Hei.. Anak muda! Apa kalian melihat seorang gadis kecil berseragam sekolah menengah dengan rambut dikuncir lewat kemari?" Tanya seorang pria paruh baya dengan kacamata hitamnya.

"Tidak" Jawab Giran dingin.

"Jangan membohongi kami anak muda, itu tidak baik untuk mu! " Ancam nya.

"Apa hubungannya dengan ku?" Tanya Giran.

"Anak muda zaman sekarang tidak tahu sopan santun saat ditanya orang yang lebih tua!" Rutuk salah seorang dari mereka.

"Pa-paman,,, maaf kakak ku baru saja terluka." Jawab Muli dengan suara sedikit sedih.

Mendengar suara getir seorang gadis, pria paruh baya itu memperhatikan apa yang dikatakan olehnya. "Hei bocah, Ada apa dengan semua luka lebam di wajahmu?".

" Bukan urusan anda!" Jawab Giran dingin.

"Anak zaman sekarang memang kurang pendidikan!".

" Baiklah, berhenti berbelit-belit. Apakah kalian melihat seseorang yang lewat ke arah sini?" Tanya pria paruh baya itu lagi.

"Ka-kami tidak melihatnya" Jawab Muli .

"Mengapa kamu gugup jika tidak melihat nya?" Tanya salah seorang dari mereka.

"Gadis kecil, jangan mencoba untuk membohongi kami. Apa dia temanmu?".

" Ti-ti-tidak, aa-aku tidak tahu siapa yang Anda bicara kan?" Jawab Muli semakin gugup.

Merasakan kegugupan gadis kecil disamping nya, Giran tahu pasti gadis ini ada hubungannya dengan para pria ini, namun apa masalah nya?. "Berhenti membuat adikku ketakutan!". Ucap Giran dengan suara penuh penekanan yang membuat orang di sekelilingnya merasakan sensasi mati rasa.

" Kau!!! " Tunjuk pria paruh baya itu dengan amarah.

"Bos… " Teriak seorang pemuda yang sedang berlari ke arah mereka. "Apa kau baik-baik saja?" Tanya Fei an pada Giran. Fei an datang bersama empat pemuda lainnya langsung menghampiri nya dan memeriksa bos nya itu.

"Bukan masalah besar" Jawab nya.

"Ini,,, " Ucap Jerry melihat sekeliling nya dengan penuh pertanyaan.

"Abaikan, mari kembali dulu" Perintah Giran pada yang lain nya.

"Baik" Jawab mereka serempak.

Brukh!!!

"Adik… !" Teriak Giran terkejut melihat gadis kecil disamping nya pingsan. "Adik, jangan membuat ku khawatir, buka matamu" Teriakan Giran membuat yang lainnya terkejut. Termasuk empat orang yang baru saja berbalik.

"Bos,,, i-ini?" Tanya Fei an.

"Kita kembali dulu" Ucapnya dan buru-buru mengangkat Muli ke dalam gendongannya.

"Biarkan aku yang membawanya bos" Usul Jerry.

"Tidak perlu".

" Tapi bos… "

"Sudahlah, apa kau tidak melihat bagaimana raut wajahnya" Sela Oudy sambil menepuk bahu Jerry.

"Yahh, aku hanya khawatir" Keluhnya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel As Your Command
8.2
Kenneth hidup demi melayani keluarga Kania sesuai wasiat ayahnya. Dari masa sekolah hingga bekerja, ia patuh menjalankan setiap perintah Kania tanpa melibatkan perasaan, layaknya robot tak berhati. Namun, keteguhan Kania dalam mendobrak batasan dingin Kenneth mulai mengubah segalanya. Saat permintaan Kania menjadi semakin intim dan berani, sang manusia besi pun tersadar bahwa pengabdiannya telah berubah menjadi debaran jantung yang nyata bagi sang majikan.
Sampul Novel Cintanya Bersinar Dalam Kegelapan
9.4
Di balik kesuksesan Sienna, Julian hanyalah sosok terabaikan yang pernah mencuri ciuman pertamanya dalam kegelapan. Saat hidup Sienna hancur, Julian pulang demi melihat wanita itu terpaksa menerima pinangan pria lain. Namun, ketika Sienna berada di titik terendah, Julian telah menjelma menjadi sosok berkuasa yang siap melindunginya. Lewat ajakan nikah yang tegas, ia membuktikan bahwa tak ada pria lain yang mampu mencintai Sienna sedalam dirinya.
Sampul Novel Crazy Playboy - Gairah dan Obsesi Aktor Tampan
9.7
Permainan Truth or Dare mengubah hidup Syila saat ia memilih tantangan berani. Ia diwajibkan mencium pria pertama yang ditemuinya di depan toilet. Takdir mempertemukannya dengan Jaguar Adytama, aktor tampan yang kerap terjerat skandal bersama banyak wanita. Pertemuan tak terduga itu membuat Jake menjadi pria pertama dalam hidup Syila. Kini, Syila harus menghadapi konsekuensi setelah berurusan dengan sang playboy yang penuh gairah dan obsesi.
Sampul Novel Istri Kontrak Mr Billionaire
8.6
Demi membiayai pengobatan sang ibu, Claudya terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan miliarder ternama asal Eropa. Namun, kehidupan barunya justru penuh penderitaan karena sang suami menjadikannya pelampiasan rasa sakit hati akibat ditinggalkan mantan kekasih. Meski raga dan jiwanya sempat terpikat, Claudya akhirnya memilih menyerah. Ia memutuskan untuk pergi menjauh demi mengakhiri segala kepedihan dalam hubungan yang tidak berlandaskan cinta tersebut.
Sampul Novel Istri Yang Dicampakkan Menjadi Sultan
8.9
Lima tahun membina rumah tangga, Alia justru dikhianati Farhan yang meminta cerai demi wanita lain setelah pulang merantau. Meski hancur, Alia bertekad bangkit dan menyembuhkan luka hatinya sendirian. Saat hidupnya mulai membaik dan kesuksesan datang menghampiri, Farhan tiba-tiba muncul kembali. Mantan suaminya itu berusaha merayu dan menawarkan kenyamanan agar mereka bisa rujuk. Kini, Alia harus memilih antara ketenangan hidupnya atau kembali pada masa lalu.
Sampul Novel MISTERI RANJANG SUAMIKU
9.6
Inara terbelalak saat melihat noda putih misterius kembali mengotori tempat tidurnya. Cairan itu mengeluarkan aroma pandan yang sangat dia kenali, memicu kecurigaan yang mendalam. Padahal, seingatnya sprei bekas semalam baru saja diganti dengan yang bersih. Kini, kondisi ranjang yang mendadak berantakan dan basah memicu tanda tanya besar di benaknya. Apa yang sebenarnya terjadi di kamar itu saat dia tidak ada? Rahasia gelap mulai membayangi rumah tangganya.