APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel The Warriors

The Warriors

Dewi rubah Gu Chaewon turun ke bumi dengan ingatan yang tersegel oleh Hwa nim. Hidup dalam tubuh fana, ia mengalami krisis identitas dan terobsesi melindungi Lee Tae-oh, teman masa kecilnya. Namun, kembalinya jati diri Chaewon justru memicu amarah besar yang mengancam dunia manusia serta dewa. Hwa nim, sang suami sekaligus pemberi segel, terpaksa turun tangan. Mampukah Chaewon menerima takdirnya atau ia akan nekat merombak tatanan dua dunia yang berbeda ini?
Bab
Bagikan

Bab 3

Chaewon yang akan membalas Eun Bi dan teman-temannya itu dengan sengaja tidak mengikat kembali rambutnya, dan membiarkannya terurai begitu saja, Jessie pun dengan jelas melihat warna berbeda pada rambut Chaewon yang dengan sangat jelas terlihat mirip dengan warna rambu dan gaya rambut Gu Yoo Kyung.

" aku dan saudara ku memiliki gaya rambut yang sama, karena ini memiliki arti yang sangat dalam bagi kami, jika kau melihat seorang wanita yang memiliki gaya rambut dan warna yang sama dengan ku, itu adalah Kakakku" – Gu Yoo Kyung.

Chaewon bahkan menjambak dua teman Eun Bi sekaligus sebelum akhirnya menghampiri Eun Bi dan menjambak rambutnya.

" aku bahkan bisa melakukannya dengan lebih jika aku mau, katakana pada Yuna temanmu, bahwa nasib buruk kalian sudah ada di depan mata kalian, satu lagi! aku ingin memberikan mu pelajaran atas tindakan mu tadi yang membenturkan seseorang ke meja " sahut Chaewon yang langsung membenturkan kepala Eun Bi ke meja.

Semua murid yang melihat kejadian tersebut pun memberikan apresiasi pada Chaewon, sedangkan Chaewon masih sangat terlihat marah pada Eun Bi dan membuang pandangannya yang tidak sengaja menjadi melihat ke arah Lee Tae Oh yang tengah tersenyum ke arahnya.

" Apa ?! " bentak Chaewon.

Chaewon pun pergi meninggalkan kantin, di saat semuanya tengah terfokus pada apa yang terjadi pada Eun Bi dan Chaewon, ada satu siswa yang tengah duduk di ujung ruangan sambil menikmati makan siangnya, Ia tidak mau terlihat terlalu terang-terangan menonton apa yang tengah terjadi tadi, namun ia cukup tahu dengan mendengarkan apa yang mereka katakan.

" Tae Kyung, apa yang kau katakan tadi benar! " sahut salah satu siswa yang tiba-tiba datang dan langsung duduk di depan siswa yang bernama Tae Kyung.

" tentang apa? " Tanya Tae Kyung.

" tadi kau mengatakan akan bahwa sebentar lagi kekuasaan Yuna dan teman-temannya akan runtuh, Bukan kah tadi kita semua melihat seorang siswi yang berani melawan Eun Bi dan teman-temannya, Itu sudah menjadi pertanda yang baik " sahut siswa tersebut yang langsung di tinggalkan oleh Tae Kyung.

Setelah membuat semua siswa heboh di kantin, rupanya Chaewon pergi ke balkon sekolah bersama dengan Jessie, dirinya menjelaskan mengenai apa hubungan dirinya dan Gu Yoon Kyung.

" Jadi,  apa tujuan mu sebenarnya datang ke sini Gu Chaewon? sejak awal aku sebenarnya sudah memiliki rasa yang tidak enak terhadap dirimu, Aku merasakan hal yang aneh datang bersamaan dengan datang nya dirimu ke sini, Gu Yoo Kyung pindah dari sekolah ini dan tak lama setelah itu kau datang, kau tidak pernah membiarkan rambut mu terurai, Awalnya aku berpikir karena kau lebih menyukai rambutmu terikat seperti itu, tapi saat aku melihat rambut mu terurai tadi aku baru menyadari bahwa sebenarnya kau adalah saudara dari Gu Yoo Kyung" sahut Sahut Jessie.

Setelah peristiwa yang terjadi tadi di kantin, Chaewon memutuskan untuk pergi ke atap sekolah, dengan Jessie yang mengikutinya dengan beberapa pertanyaan yang selama ini ingin ia tanyakan pada Chaewon sejak tadi, Dengan hati-hati Jessie mengajukan pertanyaan yang sangat ia ingin tanyakan pada chaewon, karena dilihat dari rawut wajah Chaewon saat ini ia memang benar-benar tidak seperti Chaewon yang Jessie ketahui setiap hari nya.

" Jessie" sahut Chaewon dengan nada berat.

Jessie pun menatap wajah Chaewon dengan begitu dalam, menunggu apa yang akan di katakan oleh Chaewon, dalam suasana hening dan angin yang menyertai mereka berdua.

" Gu Yoo Kyung sudah tidak ada lagi di dunia ini " sahut Chaewon.

Jessie yang mendengar hal itu pun terkejut dengan perkataan Chaewon, nyatanya bukan hanya Jessie saja yang terkejut mendengar hal tersebut Lee Tae Oh yang diam-diam mengikuti mereka dan mendengarkan pembicaraan mereka di balik dinding itu pun langsung membuka matanya saat Chaewon mengatakan bahwa Yoo Kyung sudah tidak ada di dunia ini lagi.

Jessie yang terkejut pun menangis dengan nafas nya yang terasa sangat berat, sama hal nya dengan Chaewon yang sudah sejak tadi menahan rasa sesak didadanya saat berbicara dengan Eun Bi.

" kau pikir apa yang aku lakukan di tempat ini? aku datang hanya untuk membalaskan kematian saudara ku Gu Yoo Kyung, jangan berpikir bahwa Yoo Kyung mati dengan takdirnya, Yoo Kyung mengakhiri hidupnya sendiri di depan  mataku, dan seharusnya sudah sangat jelas bahwa aku akan membalaskan itu semua pada Yuna dan teman-temannya, Karena mereka yang menghancurkan hidup Yoo Kyung, dan itu yang menjadikan kami yang tersisa semakin terjatuh dan membenci dunia ini " sahut Chaewon sambil menahan sesak di dadanya.

Walaupun Jessie tidak mengerti dengan apa yang dimaksudkan oleh Chaewon, tapi ia merasa bahwa dirinya tidak bisa mempercayai bahwa Gu yoo Kyung yang begitu ia kenal sebagai wanita yang ceria dan selalu ramah pada semua orang pergi dengan cara seperti itu, Ia memang merasa sangat begitu kehilangan sosok Yoo Kyung, namun saat ia menatap wajah Chaewon yang begitu kuat menahan rasa sedihnya dan rasa sakit dari itu semua ia sadar bahwa Chaewon lah yang begitu sangat kehilangan sosok Yoo Kyung.

Perlahan Jessie mencoba menghapus air matanya dan perlahan mendekat ke arah Chaewon dan memeluk nya.

"  setiap saat aku teringat akan hari itu, aku merasa bahwa waktu terhenti dan perlahan dadaku terasa sangat sesak, aku merasakan sakit dan beratnya beban di pundak ku, Jika aku mengakhiri hidupku saat ini juga, lalu siapa yang akan membalaskan rasa sakit Yoo Kyung? lalu, jika aku pun menyerah maka siapa yang akan berbicara untuk diriku nanti ? " Gumam Gu Chaewon.

Jam menunjukkan pukul 15:00 sore, Chaewon dan Jessie berjalan keluar melalui gerbang sekolah kemudian akhirnya berpisah di sana, Chaewon melangkahkan kaki nya sendirian untuk menemui Moon Byul di depan pertigaan jalan di dekat restoran iga.

Chaewon tidak sadar bahwa di belakangnya ada seseorang yang tengah mengikuti dirinya sejak dari depan gerbang sekolah tadi, Chaewon pun menghentikan langkahnya di sebuah toko bunga, ia pun membeli sebuah buket bunga mawar berwarna putih dan kemudian pergi dari sana.

Chaewon pun melanjutkan langkahnya dan berjalan dengan sangat semangat, Langkahnya pun kembali terhenti ketika ia melihat seorang wanita melambaikan tangan ke arahnya dari ujung jalan yang ada di depanya, Wanita itu adalah Moon Byul yang sudah menunggu Chaewon sejak tadi, ia pun membawa sebuah buket bunga berwarna putih di tangannya, Moon Byul pun tersenyum pada Chaewon yang menghampiri dirinya itu, mereka berdua langsung menaiki taxi yang sudah ada di pinggir jalan tadi.

Suasana di dalam  Taxi pun terasa sangat hening dan sunyi, Baik Chaewon ataupun Moon Byul hanya terdiam dan saling melihat ke luar jendela menatap apa yang ada di luar, Wajah Moon Byul terlihat sedang memikirkan sesuatu, suasana hati nya memang tengah gelap karena persoalan keluarganya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Calista Kaz : Penyihir Naga Arkhataya
8.9
Pasca kematian sang ayah oleh Rufus Black, Calista Kaz menyadari warisan darah penyihir dan psikokinesis dalam dirinya. Bersama Brisa, Ness, dan Darren, ia menuju Lembah Crystal demi memenuhi ramalan sebagai pembangkit naga. Namun, kegagalan Calista justru membuat lembah itu hancur diserang Zorca. Kini, di tengah perlindungan bangsa Elf Amorilla, Calista harus berjuang membangkitkan roh Arkhataya demi memenangkan pertempuran terakhir sekaligus mengurai kisah cintanya.
Sampul Novel IPRIT
7.9
Di Kampung Keris, saat dunia persilatan dan hal mistis masih mendominasi, Wisaka bertekad membongkar misteri kematian tragis para pengantin baru. Para pria tewas usai malam pertama, sementara mempelai wanita diperkosa hingga membisu. Demi mengungkap kebenaran, Wisaka mempelajari ilmu kanuragan. Namun, perjalanannya penuh rintangan dari bandit, makhluk halus, hingga siluman yang menyamar jadi manusia. Mampukah ia menang, atau justru gugur di tangan iblis?
Sampul Novel JERAT CINTA DETEKTIF TAMPAN
9.3
Tiga tahun mendampingi Arsen sebagai asisten detektif spesialis kasus berbahaya, Leina memendam perasaan yang dalam. Meski begitu, pria itu terus menolak cinta Leina karena perbedaan usia dan risiko pekerjaannya yang penuh musuh. Sikap Arsen yang dingin membuat hati Leina terluka, namun ia tetap bersikeras berjuang. Kini, para musuh mulai mengincar Leina sebagai titik lemah Arsen. Akankah Arsen tetap menjaga jarak demi keselamatan Leina atau akhirnya mengakui perasaannya?
Sampul Novel Murka Istri, Dinasti Luluh Lantak
8.5
Tepat di hari peringatan kematian putra kami, aku memergoki suamiku bersama selingkuhannya yang hamil di vila kami. Dia mengirim undangan pernikahan dan rekaman suara yang menghinaku karena trauma masa lalu. Terungkap pula bahwa dia sengaja membuatku mandul demi mencari pewaris lain. Dia bermimpi membangun dinasti baru yang megah, namun aku akan datang ke pesta pernikahannya bukan untuk memberi restu, melainkan menghancurkan segalanya hingga menjadi abu.
Sampul Novel Negeri Ini Dikuasai Mafia
8.6
Basudo tumbuh dalam kemiskinan yang memicu dendam mendalam terhadap orang-orang di sekitarnya. Sejak remaja hingga dewasa, ia menempuh jalur berbahaya demi menghabisi mereka yang membuatnya menderita. Demi kekuasaan dan ambisi ekonomi, sang raja mafia ini tega membinasakan banyak nyawa tanpa ragu. Namun, kekejamannya memicu perlawanan sengit. Defian dan Telma muncul sebagai sosok pemberani yang siap mempertaruhkan nyawa untuk menghentikan Basudo dan kelompoknya.
Sampul Novel Pejuang LDR
8.8
Rencana pernikahan Dissa dan Daniel terancam saat Daniel memilih menjadi dokter relawan di medan perang Gaza. Hubungan jarak jauh mereka awalnya lancar, namun Daniel tiba-tiba hilang kontak. Di tengah kekhawatiran, Dissa menerima foto Daniel bersama Jesika, mantan sahabatnya. Dissa pun bimbang apakah harus membatalkan pernikahan atau tetap percaya, tanpa mengetahui fakta sebenarnya yang menimpa Daniel di sana. Akankah cinta mereka bertahan di tengah konflik dan kecurigaan?