APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tunangan Ganda

Tunangan Ganda

Mia, aktris yang terjerat utang, terpaksa menyamar sebagai pewaris kaya bernama Lara demi menikahi jutawan dingin, Hector. Rencana singkat ini berubah menjadi jebakan berbahaya saat hari berganti bulan. Di tengah ancaman pemerasan dan pengkhianatan, Mia harus menghadapi Hector yang mulai curiga namun juga terpikat oleh jati diri aslinya. Kini, ia terjepit antara melarikan diri dari kebohongan besar ini atau bertahan menghadapi kebenaran yang mengancam nyawanya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Kamar hotel itu tampak seperti tempat perlindungan yang mewah, tetapi bagi Mía, itu adalah sel yang disamarkan. Tirai beludru merah anggur nyaris tak membiarkan cahaya matahari sore masuk, menciptakan permainan bayangan yang meluncur di dinding berlapis kain. Keheningan itu seperti selimut tebal yang memperkuat setiap detak jantungnya, dan gesekan gaun yang terus-menerus terhadap kulitnya yang sensitif dan tegang itu menyedihkan. Udara di sana beraroma melati dan kayu tua, kontras yang aneh dengan modernitas dingin dari perabotan. Mía duduk di kursi berlengan yang menghadap jendela, memperhatikan jari-jarinya dengan gugup mengetuk sandaran tangan kulit. Di luar, kota bergetar dengan ketidakpedulian, lampu-lampunya berkedip-kedip seperti bintang-bintang kecil tanpa jiwa, tidak menyadari kebohongan yang sedang dijalin di dalam ruangan itu. Cincin yang masih dikenakannya di jarinya berkilau redup dalam cahaya, sebuah permata yang bukan miliknya, sebuah simbol perjanjian yang disegel dengan rahasia dan ketakutan. Setiap kali melihatnya, dia merasakan sedikit rasa bersalah dan cemas, seolah-olah batu permata itu menyimpan esensi Lara Salazar yang asli dan menatapnya dengan penuh tuduhan.

Kilasan balik:

Lara mengepalkan tangannya, pemberontakannya masih membara seperti api yang menolak untuk padam. Dia tidak ingin menyerah, tidak ingin bersembunyi di balik kebohongan, tetapi bahaya itu nyata dan laten, terlalu dekat untuk diabaikan.

"Tidak ada pilihan lain," seraknya, matanya yang gelap mencari secercah harapan di mata Mía. "Hanya dua hari. Pernikahan dan bulan madu. Setelah itu, semuanya akan kembali normal."

Mía mengangguk, memahami beratnya keputusan itu. Itu bukan sekadar pekerjaan; itu adalah kartu terakhir yang bisa dimainkan Lara untuk menyelamatkan apa yang dicintainya.

"Kita akan melakukan ini dengan benar," bisik Mía. "Bersama-sama."

Tetapi jauh di lubuk hatinya, Lara membenci setiap detik dari kebohongan yang mengancam itu.

Pintu terbuka pelan, dan angin sepoi-sepoi yang sejuk meniupkan aromanya ke dalam ruangan, bercampur dengan keringat dingin yang membasahi tengkuk Mía. Héctor keluar untuk menjawab panggilan darurat, salah satu kebiasaan buruk yang selalu dimilikinya yang membuat darah Lara mendidih. Dia tidak bisa melepaskan diri dari pekerjaan, bahkan untuk sesaat, bahkan saat bulan madu mereka. Namun Mía, dengan kesabaran dan pengertiannya, menerimanya tanpa celaan, atau setidaknya dia berpura-pura.

Dia berdiri, langkah kakinya nyaris tak bersuara di karpet beludru. Dia berjalan ke jendela, menempelkan tangannya ke kaca yang dingin, dan memandang ke luar ke kota yang membentang hingga cakrawala, lautan cahaya dan bayangan. Dia bertanya-tanya berapa lama lagi dia bisa mempertahankan kebohongan itu, berapa lama lagi dia bisa menanggung beban hidup orang lain.

Kilas balik:

Lara tidak bisa mengingat dengan tepat kapan dia mulai memudar. Mungkin malam itu ketika Héctor menatapnya dengan mata yang tidak lagi melihatnya, atau hari ketika ia menerima ultimatum, panggilan telepon yang sarat dengan ancaman yang mengencang seperti jerat tak terlihat di lehernya.

"Jika kau ingin menyelamatkan sisa hidupmu, percayalah padaku," suara di ujung telepon berkata, dingin dan penuh perhitungan.

Mía Castellanos bukan sekadar aktris biasa; ia adalah pilihan terakhirnya, satu-satunya jalan keluar yang dapat membeli waktu dan harapan.

Di dalam ruangan, Mía merasakan iritasi yang semakin parah di bawah prostesis silikon. Perekatnya mulai terkelupas karena panas dan keringat, dan setiap gerakan membuatnya menyadari bahaya laten. Itu seperti mengenakan topeng kaca, berharga tetapi rapuh, yang dapat pecah dengan sentuhan sekecil apa pun.

Ia mendekatkan tangannya ke wajahnya, menyentuh tepi tempat prostesis berakhir dan kulit aslinya dimulai. Sentuhan kasar itu membuat bulu kuduknya merinding. Ia tahu bahwa, kapan saja, tabir itu bisa terlepas.

Pintu terbuka dan Héctor masuk, dengan senyum samar yang tidak sampai ke matanya. Ia melangkah dengan percaya diri seperti seseorang yang menguasai dunia, tetapi ada ketegangan yang tak terlihat dalam dirinya, kecurigaan yang tidak bisa ia sembunyikan.

"Kau baik-baik saja?" tanyanya, tetapi kalimat itu terdengar lebih seperti ujian daripada kekhawatiran yang sebenarnya.

Mía memaksakan senyum dan mengangguk. "Sempurna. Hanya lelah dengan begitu banyak protokol."

Ia tampak tidak yakin, tetapi ia tidak memaksa. Ia mencondongkan tubuh lebih dekat, meletakkan tangannya yang kuat di pinggangnya, dan berbisik di telinganya:

"Ingat, kesempurnaan bukanlah pilihan hari ini."

Kilas balik:

Malam sebelum menandatangani kontrak, Lara menangis untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan. Bukan karena takut, tetapi karena marah, karena malu karena harus menyerahkan hidupnya sendiri.

"Berjanjilah padaku tidak akan ada yang menderita karena ini," bisiknya, suaranya bergetar, tangannya gemetar di tangan Mía.

Aktris itu menatapnya dengan kelembutan dan tekad. "Aku berjanji padamu." Aku tidak akan membiarkan kebohongan ini menghancurkan lebih dari yang sudah terjadi.

Namun, mereka berdua tahu harganya akan mahal dan lukanya tidak akan sembuh dengan mudah.

Dalam kegelapan ruangan, Mía menatap dirinya sendiri di cermin antik besar yang tergantung di dinding. Wanita itu berpikir bahwa di sana bukan dia, begitu pula Lara. Dia adalah hibrida, campuran dua kehidupan yang tidak akan pernah bisa menyatu sepenuhnya.

Dia merasakan tatapan mata Hector yang tak terlihat tertuju padanya, seperti elang yang sabar menunggu kesalahan sekecil apa pun. Dan sementara kota itu terus berjalan dengan acuh tak acuh, kebohongan terus terjalin dengan setiap desahan, setiap gerakan yang dilatih, setiap kata yang terukur.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bertemu Karena Jodoh
8.2
Nasyira terbiasa menikmati kemewahan sebagai putri orang kaya, namun roda kehidupan berputar drastis saat hartanya ludes seketika. Nasib malang menimpa keluarganya ketika sang papa dinyatakan bangkrut total. Kehancuran finansial ini bukan tanpa alasan, melainkan akibat pengkhianatan keji yang dilakukan oleh adik kandung papanya sendiri. Kini, Nasyira harus menghadapi realita pahit setelah orang terdekat menghancurkan seluruh kejayaan mereka.
Sampul Novel Gairah Pewaris Hanya Untuk Pengantin Penggantinya
8.2
Selena Hart terpaksa menerima tawaran gila dari Damian Jorch demi melunasi biaya medis tantenya. Ia dibayar satu juta dolar hanya untuk menjadi pengantin pengganti karena wajahnya sangat mirip dengan tunangan Damian yang hilang, Elsie Sonata. Rencana awalnya sederhana: Selena cukup berdiri di altar dan mengucapkan janji suci. Namun, kendali Damian runtuh saat ia mabuk dan menyentuh Selena. Kesepakatan kontrak itu kini berubah menjadi hubungan yang jauh lebih rumit.
Sampul Novel Misi; Mengandung Benih Tuan Vince
9.3
Qiara Selena Odelia mendambakan pernikahan tulus yang dipenuhi kebahagiaan. Namun, ia justru terikat kontrak dengan Vincenzo Nick Emyr, pria dingin yang menutup pintu hatinya akibat luka masa lalu dari cinta pertama. Berawal dari sebuah misi rahasia, keduanya terjebak dalam komitmen formal yang mereka sepakati bersama. Di tengah kepahitan dan trauma Vince, mampukah hubungan sandiwara ini berubah menjadi cinta sejati yang nyata bagi mereka berdua?
Sampul Novel PERNIKAHAN PENUH KEBENCIAN
8.3
Sepuluh tahun berlalu, Rina Wibowo kembali bertemu Aditya Harsono sebagai guru privat anaknya. Karena perubahan fisik, Adit tak mengenalinya dan justru jatuh cinta lagi. Namun, saat identitas asli Rina terungkap, cinta berubah jadi dendam membara. Adit berencana menikahi Rina hanya untuk menyiksanya sebagai balasan luka masa lalu. Di tengah penderitaan itu, sanggupkah Adit mempertahankan kebenciannya ketika Rina akhirnya memilih pergi dan meminta cerai selamanya?
Sampul Novel Pesona Perawat Tuan Daniel
8.1
Pasca kecelakaan tragis, Daniel, CEO sukses yang kini lumpuh, tenggelam dalam depresi setelah ditinggalkan kekasihnya, Isabella. Di tengah keputusasaan dan rasa bersalah yang mendalam, Clara sang ibu berusaha keras merawatnya hingga ia menemukan Elara. Sebagai perawat baru, Elara hadir dengan empati dan ketulusan berbeda. Lewat kesabaran dan perhatian kecilnya, ia berupaya membangkitkan kembali semangat hidup Daniel yang sempat sirna dalam kegelapan.
Sampul Novel Rahasia Dibalik Sempurna
8.8
Vincent dan Audrey Dawson dikenal sebagai pasangan pebisnis paling sempurna di Negara X. Sejak menikah empat tahun lalu, citra harmonis mereka selalu memukau publik tanpa ada isu miring. Namun, di balik kemewahan itu tersimpan rahasia besar. Pernikahan mereka hanyalah kontrak bisnis demi keuntungan pribadi masing-masing. Seluruh kemesraan yang selama ini mereka tunjukkan ke dunia hanyalah akting belaka demi menjaga nama baik dan ambisi finansial mereka.