APKDock Logo
Sampul Novel Wilhem Village

Wilhem Village

9.7 / 10.0
Ilya Irise kehilangan Elias, teman sebangkunya yang menghilang secara misterius sepuluh tahun lalu. Saat mulai bekerja di Desa Wilhem, ia terkejut bertemu CEO Vincent Valore yang sangat mirip dengan Elias. Ilya pun berusaha menyelidiki identitas asli sang miliarder. Namun, suasana berubah mencekam ketika seorang rekan kerjanya tewas terbunuh. Penduduk setempat mulai mengaitkan tragedi berdarah ini dengan legenda vampir masa lalu yang kembali menghantui desa.

Wilhem Village Bab 1

“Apa kau mau duduk sebangku denganku lagi?” Elias mengatakannya dengan serius kepada seorang wanita berambut putih, yang menggunakan pita merah di rambutnya. Wanita itu terkejut, mukanya memerah, dan jantungnya berdebar seketika.

****

Tahun 2001, ketika semester baru dimulai, Ilya, dan murid-murid lain berkumpul di aula sekolah. Tepatnya mereka ada di depan papan pengumuman pembagian kelas XI. Tetapi anehnya, meskipun sudah melihat secara keseluruhan, Ilya tidak menemukan nama Elias. Perasaan cemas meliputi Ilya, apa Elias tidak sekolah di sini lagi? Apakah ucapan Elias hari itu tidak ada artinya?

“Ilya!!” Seorang pria berlari menghampiri Ilya.

Ilya menengok ke arah pria itu, “Robert? Kenapa kau berlari sampai terengah-engah begitu?” tanya Ilya keheranan.

“E-Elias..”

Melihat Robert panik membuat Ilya takut, apakah sesuatu terjadi pada Elias? “Apa yang terjadi padanya?”

“Baru saja kemarin aku dengar kabar. Elias sudah pindah saat liburan kenaikan kelas kemarin. Rumahnya kosong, aku juga tidak tahu kapan pastinya, karena aku sekeluarga tengah berlibur ke luar negeri. Tapi yang kudengar dari tetangga, ada penembakan di keluarga mereka, hanya Elias yang selamat. Aku pikir Elias akan menghubungimu,” teman Elias itu terlihat murung.

“Deg...” Rasanya jantung Ilya berhenti sejenak. Penembakan? Hal mengerikan seperti itu juga terjadi padanya?? Ilya jadi mengerti, mengapa selama liburan, SMS yang ia kirim kepadanya, tidak kunjung mendapat balasan.

Pagi esoknya, setelah menghadap wali kelas, Ilya mendapat kontak panti asuhan yang merawat Elias. Entah apa yang terjadi, sehingga seorang mengaku dirinya adalah ibu panti, mengambil hak asuh atas Elias. Ilya berusaha menghubungi nomor telepon panti itu, namun tidak ada yang menjawab. Bahkan Ilya juga tidak menemukan nama panti itu di internet. Apa hanya sampai seperti ini, apakah ia tidak bisa bertemu lagi dengan Elias? Tidak ada yang bisa Ilya lakukan, Ilya menyerah, dan hanya bisa berharap akan keajaiban.

****

Sepuluh tahun kemudian, Ilya mendapat sebuah telepon dari Mira, teman kuliahnya.

“Ilya ada kabar baik, bukankah kau sedang mencari pekerjaan? Perusahaanku bekerja sedang membuka lowongan bagian data analis.”

Ilya pun memberanikan diri, mengambil tawaran temannya, Mira. Ilya memutuskan pergi ke sebuah desa di pulau yang dikelilingi oleh laut. Desa yang luas, terkenal dengan cuaca sejuk, dan periode malam yang lebih panjang dari siang harinya, yang dikenal dengan Desa Wilhem.

Perusahaan Casie, meski perusahaan ini berada di pulau, Ilya terkejut melihat gedung yang begitu tinggi.

“Permisi, Aku di sini untuk wawancara,” ucap Ilya pada seorang resepsionis.

“Ilya!!! Sebelah sini!” ucap seorang wanita berambut panjang pirang melambai tangan ke arah Ilya.

“Mira!!” Ilya mendekati teman yang meneleponnya beberapa hari lalu itu.

Mira lalu mengantar Ilya ke ruangan CEO perusahaan itu.

“Apa kau gugup?”

“Sedikit.” Ilya menggerakkan tangannya terus, tidak bisa diam.

“Tenang saja, dia orangnya tidak galak kok. Malahan dia itu tampan!” ucap Mira dengan senyum berseri di wajahnya. Mira menyemangati Ilya lalu pergi setelah mereka berdua sudah sampai di depan ruangan CEO.

Ilya menarik napas dalam-dalam. “Semangat Ilya, kamu pasti bisa!” ucap Ilya menyemangati dirinya sendiri.

“Krieett!” Ilya membuka pintu perlahan, dan begitu terkejut. Jantungnya seperti mau meledak saat itu juga. Bagaimana mungkin setelah tahun-tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka berdua kembali?

Ilya tidak habis pikir, Elias... Orang yang sudah lama menghilang itu kini ada di depannya, tengah duduk di meja dengan kemeja, dan jas yang rapi. Ilya berlari menghampiri pria di hadapannya itu. “Elias? Kau Elias kan?? Apa kau ingat aku? Ilya Iris, teman sebangkumu waktu kelas 10!!”

“Maaf, apa kita pernah bertemu sebelumnya?” ucap pria itu dengan nada datar.

Seketika dunia seperti runtuh bagi Ilya. Orang yang ia masih sering pikirkan selama beberapa tahun, cinta pertamanya itu tidak mengenalinya lagi. Ilya merasa begitu kecewa. Apa dirinya tidak penting untuk Elias, sehingga dia tidak diingat? Ilya berusaha berpikir positif. Apa mungkin Elias sengaja berkata begitu?

“Kau Ilya Iris kan? Sepertinya ada salah paham.” Pria itu lalu menjabat tangan Ilya, “Senang bertemu denganmu, perkenalkan saya Vincent Valore, CEO perusahaan ini.”

Vincent? Ilya tidak percaya, bagaimana mungkin dua orang yang begitu mirip? Ilya pun memperhatikan pria yang menjabat tangannya itu dengan seksama. Rambut putih, alis mata ungu, bibir mungil, dan wajah tirusnya. Meski sudah beberapa tahun lamanya, masih terlihat begitu sama, mana mungkin orang ini bukan Elias? Hanya saja Ilya menyadari satu hal berbeda, warna rambut Elias. Karena seingat Ilya, Elias berambut hitam.

“Nona Ilya!!” Vincent memanggil Ilya lebih keras untuk mendapat perhatiannya. “Apa kita bisa lanjutkan sesi interview ini?”

“Ah maaf, silakan dilanjutkan.”

Beberapa menit pun berlalu, dan sesi tanya jawab itu mencapai akhir. Ilya, dan Vincent saling berjabat tangan.

“Terima kasih Ilya atas waktunya, sampai jumpa di bulan depan.”

Ilya keluar, lalu menutup pintu Ruangan Vincent, dan bersandar pada pintu itu. Bagi Ilya, bertemu dengan Vincent adalah harapan baginya. Ilya bertekad selama bekerja di perusahaan itu, Ilya akan menemukan bukti, bahwa Vincent adalah Elias. Saat itu terjadi Ilya akan bertanya pada Elias, kenapa Vincent berbohong soal identitasnya.

Tiba-tiba seorang pria berlari melewati Ilya, hampir saja mereka berdua bertabrakan. Untung saja Ilya, bisa menghindar. Akan tetapi pria itu sama sekali tidak memperhatikan Ilya, dan malah buru-buru ke meja seseorang. Ilya pun melihat pria itu sambil menggelengkan kepala.

“Tolong bantu aku Edmond! Rupert absen hari ini, kau harus membantuku menyelesaikan PO-PO ini!” Pria itu menarik tangan Edmond.

“Tunggu Norman!!” Edmond terlihat terusik.

****

Tiga minggu kemudian, Ilya tengah membersihkan kamar kos barunya, yang tidak terlalu jauh dari kantor barunya. Ilya bersemangat untuk bekerja minggu depan, Ilya akan bertemu dengan pria berwajah seperti Elias kembali.

Ilya lalu hendak pergi keluar ke warteg untuk membeli makanan, namun tidak sengaja mendengar percakapan antara penghuni kos lain.

“Hey!! Kau dengar soal penghuni kamar nomor 10?”

“Tentu saja!! Sampai sekarang aku masih merinding!! Aku masih tidak percaya, sudah tiga minggu pelakunya belum ditemukan! Memikirkannya membuatku takut! Kalau saja aku tidak terikat kontrak di tempat kerjaku, aku sudah pindah!”

“Jangan bilang kau juga percaya soal rumor vampir itu!”

“Kalau bukan vampir siapa lagi?? Dia ditemukan di hutan dengan bekas gigitan di lehernya!”

“Bukankah polisi sudah bilang, vampir itu sudah lama mati! Pelakunya adalah manusia yang menggunakan metode layaknya vampir. Pelakunya mengikuti sejarah vampir di tempat ini!”

Suara kedua penghuni kos itu perlahan menghilang seiring mereka menaiki tangga melewati Ilya. Namun perkataan soal Vampir? Rupert meninggal? Membuat Ilya langsung teringat dengan kejadian yang ia dengar saat interview.

Ilya cemas, karena nama Rupert adalah pegawai yang disebut tidak masuk saat hari di mana Ilya wawancara. Ilya hanya berharap, Rupert yang dimaksud penghuni kos tadi adalah orang yang berbeda.

Tetapi yang paling mencemaskan Ilya, adalah soal vampir, dan sejarahnya? Mahluk yang dikenal menghisap darah manusia. Selama ini Ilya kira, vampir hanya mitos, tapi ternyata vampir adalah bagian sejarah di Kota Wilhem.

Ilya bertanya-tanya, apakah pekerjaannya di kota ini akan baik-baik saja.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Wilhem Village

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly adalah siswi berprestasi yang mengidap galaktorea, sebuah kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI meski belum pernah hamil. Suatu hari, rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan hingga ia terpaksa meminta bantuan gurunya di sekolah. Kejadian tak terduga di ruang guru tersebut lantas mengubah segalanya. Berawal dari rahasia medis yang memalukan, hubungan mereka berkembang menjadi jalinan asmara yang rumit dan penuh risiko.
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya mengira pernikahannya dengan Adnan akan membawa kebahagiaan abadi, namun realitanya justru menjadi neraka penuh kekerasan. Adnan melampiaskan dendamnya terhadap mertua dengan menyiksa istrinya secara keji setiap hari. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang mendalam, sosok dari masa lalu Saschya tiba-tiba muncul kembali. Akankah kehadiran mereka membantu Saschya lepas dari belenggu Adnan, atau justru menambah konflik baru dalam hidupnya yang hancur?
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith, Alicia Huang bersedia mendonorkan sumsum tulang belakangnya. Sebagai imbalan, ia memaksa Anthony menikahinya. Anthony setuju, namun dengan syarat identitas Alicia sebagai istrinya harus dirahasiakan dari publik. Menjalani peran sebagai istri yang disembunyikan layaknya simpanan, akankah ikatan kontrak ini bersemi menjadi cinta sejati atau justru berakhir dengan luka mendalam bagi keduanya?
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota adalah pemuda dua puluh tahun yang sangat malas dan pengangguran. Meski cerdas dalam kelicikan, ia hanya menghabiskan waktu dengan gawainya. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi ibunya, Artisa. Sebagai wanita pekerja keras yang juga memiliki sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat buruk putranya secara total. Ia menempuh metode ekstrem dengan mentransformasi fisik Sota. Berhasilkah rencana Artisa mengubah jati diri Sota melalui perubahan tubuh tersebut?
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
El Zibrano Elemanus memberikan tawaran gila kepada Lea untuk menyusui putranya dengan imbalan kekayaan yang tak terbatas. Lea yang masih berstatus pelajar menolak keras karena merasa permintaan itu tidak masuk akal bagi gadis seusianya. Namun, El tidak menerima penolakan dan bersikeras bahwa ia bisa mewujudkannya melalui caranya sendiri. Di bawah tekanan sang bos mafia, Lea terjebak dalam situasi intim yang mengancam masa depan dan harga dirinya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan