APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Amelia Bangkit, Balas Dendam Dimulai

Amelia Bangkit, Balas Dendam Dimulai

Setelah delapan tahun berjuang demi kehamilan, Amelia justru mendapati suaminya, Aditya, berselingkuh dengan Nasywa yang tengah mengandung. Dorongan kasar Aditya mengakibatkan Amelia keguguran dan kehilangan segalanya. Lima tahun berlalu, Amelia bangkit menjadi sosok sukses dan berkuasa. Saat Aditya kembali dalam kondisi hancur untuk memohon pengampunan, Amelia hanya menatapnya dingin. Baginya, wanita lemah yang dulu mencintai suaminya itu telah lama mati.
Bab
Bagikan

Bab 2

AMELIA POV:

Aku tidak tahu bagaimana aku bisa bangun dari lantai mal itu. Tubuhku terasa remuk, hatiku hancur, namun ada kekuatan aneh yang mendorongku untuk mengikuti mereka. Aku ingin tahu. Aku ingin memastikan.

Aku menemukan mereka di rumah sakit. Aditya tampak panik, mondar-mandir di depan ruang UGD. Wajahnya pucat pasi.

Nasywa terbaring di ranjang dorong, tangannya menggenggam erat tangan Aditya. Matanya berkaca-kaca, bibirnya bergetar. Dia terlihat begitu rapuh, begitu membutuhkan.

Dokter keluar dari ruangan. Aditya segera menghampirinya, menanyakan kondisi Nasywa dan bayi mereka.

"Bagaimana Nasywa, Dok? Dan bayiku? Apakah dia baik-baik saja?" Suara Aditya penuh kekhawatiran.

Dokter tersenyum menenangkan. "Semuanya baik-baik saja. Nona Nasywa hanya sedikit stres. Bayinya sehat, detak jantungnya kuat."

Aditya menghela napas lega. Dia kembali ke sisi Nasywa, mencium keningnya.

"Syukurlah, sayang. Aku sangat khawatir."

Nasywa tersenyum lemah. "Aku juga, Mas. Aku takut terjadi apa-apa pada anak kita."

Mereka bahkan sudah membicarakan nama. Masa depan. Sebuah keluarga yang seharusnya menjadi milikku.

Aku berdiri di balik pilar, air mata mengalir deras. Pemandangan itu menusukku. Mereka berdua, begitu intim, begitu peduli satu sama lain, membicarakan anak mereka. Anak yang tidak pernah bisa kuberikan pada Aditya, meskipun aku sudah mencoba begitu keras.

Aku tidak sanggup lagi. Aku berbalik, berjalan keluar dari rumah sakit dengan langkah gontai.

Udara malam menerpa wajahku, dingin dan menusuk. Aku seharusnya pulang ke rumah, tapi kaki ini terasa berat. Rumah itu sudah tidak terasa seperti rumah lagi.

Sepuluh tahun. Sepuluh tahun aku mengabdikan diriku pada Aditya. Sepertiga hidupku kuberikan padanya. Sejak kami bertemu di kampus, dia adalah segalanya bagiku.

Aku tumbuh di keluarga yang tidak harmonis. Itu membuatku insecure, sensitif. Aditya adalah orang yang mengubahku. Dia memanggilku "putri kecilnya", membangun kembali kepercayaan diriku. Dia adalah duniaku.

Orang tua Aditya selalu menginginkan cucu laki-laki. Mereka tidak menyukaiku karena aku belum bisa memberikannya. Aku ingat, Aditya pernah membelaiku di depan mereka.

"Amelia sudah berusaha, Bu, Yah. Ini bukan salahnya."

Dia bahkan pernah menangis bersamaku saat hasil IVF pertama kami gagal. Dia berjanji akan selalu bersamaku.

"Kita akan terus mencoba, sayang. Sampai kita punya anak kita sendiri," katanya, mencium dahiku.

Aku tidak pernah membayangkan hidupku tanpa Aditya. Aku percaya padanya dengan seluruh jiwaku.

Tapi sekarang, aku menyadari. Kelembutan Aditya bukan hanya untukku. Dia bisa memberikannya pada orang lain. Pada wanita yang lebih muda, yang lebih "subur."

Betapa bodohnya aku. Mempercayai setiap kata manisnya. Mengira dia adalah satu-satunya.

Aku pulang ke rumah setelah berjam-jam berkeliaran tanpa tujuan. Rumah kami gelap dan sunyi.

Pintu terbuka, dan Aditya masuk. Wajahnya terlihat letih, matanya merah. Dia duduk di lantai, bersandar padaku.

"Amelia," suaranya serak. "Maafkan aku."

Aku tidak menepisnya. Kebesaran hatiku sudah lama mati.

"Siapa dia? Sejak kapan?" tanyaku datar.

Aditya menegang. Dia menatapku.

"Dia Nasywa. Asisten baruku."

Nasywa? Nama itu terdengar familiar.

Aku ingat pernah melihatnya. Gadis muda berambut panjang, selalu mengenakan kemeja putih ketat.

"Aditya, asistenmu cantik sekali," kataku suatu malam, melihat fotonya di layar laptop Aditya.

Dia terkekeh. "Cantik apanya, Mel. Orangnya aneh, kerjanya juga tidak becus."

Aku ingat dia pernah mengeluh Nasywa terlalu sering mengirim pesan padanya, bahkan di luar jam kerja. Aditya pernah bilang dia akan memecatnya.

"Asistenmu itu cerewet sekali, ya?" ujarku sambil tersenyum. "Tapi dia sepertinya gadis yang pintar dan ceria."

Aditya hanya tersenyum tipis. "Tidak ada yang bisa dibandingkan denganmu, Mel."

Aku dulu percaya padanya. Percaya pada setiap kata-katanya. Bodohnya aku.

"Sejak kapan kau tidur dengannya?" tanyaku lagi, suaraku nyaris tak terdengar.

Aditya terkesiap. "Bukan begitu, Mel! Itu... itu hanya kecelakaan."

"Kecelakaan? Dengan perut sebesar itu kau bilang kecelakaan?"

Dia mengangguk. "Malam itu aku mabuk. Dia juga. Terjadi begitu saja. Aku bersumpah itu hanya sekali."

Itu bohong. Aku tahu itu.

"Dia bilang dia tidak bisa menggugurkan kandungannya karena ada masalah dengan rahimnya. Aku tidak tahu harus berbuat apa, Mel. Aku bingung."

Jadi... semua perhatiannya padaku belakangan ini? Semua kata manisnya? Itu semua karena rasa bersalah?

Aku menatapnya. Dia mengangguk lagi, matanya penuh air mata.

Rasa sakit itu, aku tidak pernah tahu rasa sakit bisa begitu dalam. Mengetahui bahwa cinta yang kupikir tulus, ternyata hanya kedok untuk menutupi pengkhianatan. Semuanya terasa busuk.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 7 NAGA BEREBUT RAGA
8.5
Davey Torres, pria lemah yang sering sakit, tak sengaja menelan makanan bermantra yang memasukkan jiwa Raja Naga berusia 12.000 tahun ke tubuhnya. Davey dan sang naga, Chen, terus berselisih hingga Chen mengungkap misi balas dendamnya terhadap keturunan Ming yang tamak. Keluarga Ming telah menghancurkan bisnis keluarga Torres hingga bangkrut. Kini, Davey harus memilih apakah akan bekerja sama dengan Chen demi menghabisi musuh dan merebut kembali Torres Group.
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya mengira pernikahannya dengan Adnan akan membawa kebahagiaan abadi, namun realitanya justru menjadi neraka penuh kekerasan. Adnan melampiaskan dendamnya terhadap mertua dengan menyiksa istrinya secara keji setiap hari. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang mendalam, sosok dari masa lalu Saschya tiba-tiba muncul kembali. Akankah kehadiran mereka membantu Saschya lepas dari belenggu Adnan, atau justru menambah konflik baru dalam hidupnya yang hancur?
Sampul Novel Kenangan Obsidian
9.3
Pasca pelarian dari Kekaisaran Ezen, Asha, Kael, dan Lirien bersembunyi di Pegunungan Broken. Di sana, misteri Penjaga kuno terungkap saat Asha bergulat dengan kekuatan abu dan memori yang menyiksanya. Sementara itu, tubuh Kael perlahan membatu, mengancam sisi manusianya. Konflik antarras ternyata hanyalah manipulasi belaka. Di tengah pengkhianatan dan pengorbanan, Asha harus memilih: menjadi senjata mematikan atau pelindung dunia dengan harga yang sangat mahal.
Sampul Novel KEPINCUT PREMAN SALEH
8.9
Reyhan, preman urakan yang dikenal sebagai Reynold, jatuh hati pada Farhana, putri Pak Haji yang baru pulang dari pesantren. Namun, jalan cintanya terjal karena harus bersaing dengan Ustaz Usman yang alim dan populer. Reyhan pun bertekad mengubah diri demi sang pujaan, meski ia harus babak belur menghadapi hadangan Razaq dan Raziq, kakak kembar Farhana yang protektif. Mampukah si preman kampung ini mengalahkan sang ustaz dan meluluhkan hati keluarga Farhana?
Sampul Novel Love a Sweet Psycho
7.9
Hun dikenal sebagai pria rupawan bak pangeran dongeng, namun aku sama sekali tak tertarik padanya. Kehidupan tenangku terusik saat pria berdarah dingin ini mulai terobsesi mengejarku. Ia bertindak ekstrem demi melindungiku, mulai dari membunuh ular hingga nyaris mencekik orang yang menggangguku. Aku benci menjadi pusat perhatian dalam drama gila ini. Mengapa Tuhan mengubah hidup mediokerku menjadi pelik karena campur tangan cowok psikopat ini?
Sampul Novel Pedang Kebenaran Sejati
8.7
Permana Brata adalah pendekar dengan masa lalu kelam yang penuh noda hitam. Demi menebus dosa lamanya, ia berkelana menyebar kebaikan. Berbekal jurus Sepuluh Syair Bumi Pertiwi dan Pedang Kebenaran Sejati, Permana bertekad mencari orang tuanya. Meski rintangan berat menghadang, ia tak gentar menghancurkan setiap aral. Prinsipnya teguh: membasmi angkara murka dan memusnahkan kejahatan agar kedamaian sejati tercipta di seluruh jagat raya.