APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cahaya Kirana

Cahaya Kirana

Kirana mencapai puncak karier model berkat paksaan disiplin keras ibunya, Elisa. Merasa tertekan, ia terjerumus ke pergaulan kelam hingga hamil karena Sammy. Elisa terus mendesaknya aborsi, hingga Kirana depresi di bawah kejaran pers. Kelahiran bayi prematur yang cacat menambah rasa bersalahnya. Di tengah tuntutan hukum akibat pelanggaran kontrak, mampukah Kirana bangkit saat ia bukan lagi bintang? Serta sanggupkah Elisa bertahan tanpa ketenaran anaknya?
Bab
Bagikan

Bab 3

Kejadian itu dua tahun lalu. Kirana memergoki Mama tapi terlalu kelu untuk sekedar bertanya atau meminta penjelasan. Buat apa? Bukankah nanti Kirana yang salah karena keluar seorang diri dini hari. Mengendarai mobil sendiri. Mama selalu benar dalam menasihati. Rupanya tak benar dalam bersikap untuk dirinya sendiri.

"Kiran, di film ini kamu harus belajar akting sama Pak Mus. Anak teater Semeru yang terkenal itu di bawah bimbingannya. Beberapa Artis senior juga les akting sama dia. Paham?"

"Jangan kecewakan Mama dan seluruh kru. Bermainlah penuh totalitas."

"Hemm ..." memang ada pilihan jawaban lain untuk Mama?

"Iya jawab iya, yang lantang dong, sayang!"

Mama? Kiran ngga boleh kecewakan Mama? Mama boleh kecewakan Kiran? semua itu cuma bergaung dihati Kirana. Didikan Mama disiplin keras serta jawaban iya untuk semua instruksi adalah rutinitas yang terbenam di otak Kirana.

"Kenapa termenung? ada apa dibenak kamu, Kiran. Cepat minum jus mu. Itu bagus untuk kulitmu. hari ini kita berangkat lebih awal. karena tempat shooting agak keluar kota."

Seharian ini aku terus mendengar cut, action. Berulang-ulang tak aesulit yang kubayangkan karena les akting yang kuterima. Lumayan sih aku lihat bentuk mentah aktingku. Pujian berseliweran lagi buatku. Aku cuma tersenyum. Apasih yang diributkan orang-orang ini. Ada skenario, ada sutradara. Letak sulitnya tak perlu sampai mengerutkan dahi.

Aku masa bodoh dengan aktor bodoh tapi tampan yang harus terus mengulang adegan. Aku heran dia model dari australia katanya walau kewarganegaraan indonesia. Demi untuk film ini dia meninggalkan Aussy. Segitunya demi peran film? Bakat tak ada memaksa menjadi aktor.

Aku searching tentang Sammy aktor yang baru belajar Akting ini. Kesalnya dia lawan mainku di scene 14. Take berikutnya. Oh ... tampan tapi tak berbakat itu? Dari yang kubaca tampaknya dia model yang bergengsi di negaranya. Dia sudah tingkat Asia. Beberapa kali dipakai Dolce Gabana prancis. Sedang berpacaran dengan Yurike. Temanku model yang sekarang merambah sinetron.

"Cut. Break!" Sammy ada apa denganmu? teriak sutradara frustasi.

"Gadis itu berhasil membuatku salah tingkah! Jauhkan dia dariku dulu." Pintanya mengeraskan suara pada sutradara. Dia berbisik kepada sutradara dan asistennya namun aku mengetahui arti bisikannya ketika Asisten sutradara memindahkan singgasanaku. Asisten sutradara itu memohon pada Jane dengan sopan agar posisi dudukku tak mengganggu aktor bodoh itu berakting.

"Hah, apa? Aku mengganggu? Aku tak salah dengar? Dasar tak berbakat!" kataku menyindirnya.

Posisi dudukku mengganggu konsentrasinya. Asisten sutradara memohon dengan sangat dan meminta maaf langsung padaku agar aku memindahkan bangku santaiku yang sedang kududuki ini agak dipinggir agar tidak terlihat oleh si Sammy sialan itu untuk konsentrasi. Heh, berlagak, dasar kacangan ya kacangan. Jane menyiapkan posisi yang nyaman juga tak jauh dari pengambilan gambar. aku menurut tetapi mataku meremehkannya.

Hey ... hati-hati kalau bicara Sam kau berhadapan dengan Kirana larasati. Kira-kira begitulah arti tatapku. Dia memandangku tak bersalah bagai tak ada masalah apapun. Mama asik dengan teleponnya dia mengadakan kesepakatan kerja entah dengan siapa. memenuhi jadwalku. tanpa bertanya padaku. Sedikit sangsi juga sih kesepakatan kerja atau ... dengan kekasihnya. Ah aku kenapa buruk sangka seperti ini.

Syuting berhenti sekitar satu jam lebih karena hujan kebetulan kami mengambil adegan diluar. Mama entah dimana, mungkin ke tempat kostum atau make up. yang jelas dia yang paling susah kuajak bicara karena kesibukannya dengan gawai. Walau gawainya urusan kerjaanku. Jane tertidur kelelahan menungguku dibangku santainya. Arden dengan sesama penata rias sedang asik membicarakan tren make up yang baru dirilis perusahaan make up di penghujung tahun kemarin. Tawa genit maupun candaan konyol begitu saja mengalir. Penata rias adalah kru paling cerewet dan banyak yang kemayu seperti wanita walau banyak juga yang memang wanita. Aku tak menyentuh makan siangku. Kepalaku pusing.

"Kau kelelahan perlu sedikit pijat diatas alis dan leher dengan jarimu. Sedikit tekan jangan berlebihan. Tak nafsu makan bisa kau siasati dengan memijit telinga kiri diatas antingmu itu" Nasihat seseorang tampan yang tadi membuatku kesal. Sammy

"sudah? aku tak butuh nasihatmu?" kataku ketus. Dia berlalu mengedikkan bahunya. tak ambil pusing dengan sikap ketusku.

"Aku tak ingin memujimu, tapi tampaknya kau tak bahagia. Aku iba. Bila butuh teman bicara aku ada. boleh kupinjam gawaimu?" Sammy mencomot gawaiku tanpa ijin. sungguh dia sangat kurang ajar.

"Nomorku, bisa kau hubungi kapan saja. aku suka gadis pintar daripada gadis genit.

Deg! bisiknya langsung mengena dihatiku. Jelas dia mengambil kesempatan dengan bicara sedekat itu ditelingaku. padahal bila ia mau lewat tempat ini masih terlalu lebar dan luas tanpa harus menyenggolku. Gawaiku sudah ada ditanganku. dia berbisik tadi sambil mengembalikan gawaiku. Aku ternganga melihat pose sok kegantengannya di profil aplikasi hijau. Hihihi ... dia tampan tapi dengan bertelanjang dada. Pasti dia mau memamerkan perut six packnya. "Sayang aku biasa saja tuh." Batinku tersenyum.

Jane bangun. "Kiran, belum Take lagi?" kata Jane gelagapan.

"Belum" kataku malas. "Jane aku pusing.

"Kau mau obat? Jane bangkit dari posisi tidurnya tampak khawatir. Tangannya siap merogoh tas besar. Mengambil obat.

"No Jane, aku mau kau pijat dengan jari diatas alis. Sedikit tekanan jangan berlebihan."

"Aneh ... begini Kiran?" Jari Jane mengikuti petunjukku.

"Hemm ... "aku terpejam menikmati jari Jane yang pijatannya mengendurkan semua saraf disekitar kepalaku. Aku salah tampaknya, Sammy tak bodoh dalam hal pijatan. Pusing dikepaku berangsur menghilang.

Ting ... pesan masuk darinya. Aku menggoda Arden penata riasmu sehingga ia mau membocorkan nomormu. Coba trik ini setelah pijat diatas alis berhasil : dari garis hidung tarik kearah ubun-ubun beberapa kali. Kau merasa sedikit segar setelahnya. Pesan dari Sammy.

Konyol, dia aktor apa tukang pijat sih? Tapi sejauh ini berhasil. "Jane coba tarik dari pangkal hidung sampai sini, Jane." Kataku mencontohkan seperti yang diajarkan Sammy. Jane menurut. Berulang-ulang, pijatan Jane benar-benar mengurangi pusingku.

“Jane” kataku lagi

“Hemm apalagi?” tanya Jane masih sibuk dengan pijatannya.

“Sekarang pijat disini Jane!" pintaku pada Jane. Tanganku menunjuk telinga. Diatas anting berlianku jari menunjuk. Tekan agak kuat berulang disini Jane.

"Cukup Jane, terima kasih ya."

Aku ambilkan orange jus mu di mobil. Mau kuhangatkan?

"Hem Jane. Aku mau. Tetapi ... “ entah darimana datangnya seorang kurir on line menyerahkan minuman hangat.

“Siapa yang pesan mas?” tanya Jane heran.

“Pemesan Samny untuk Mba Kirana n freinds.” Jawabnya santai.

“Hahaha ... makasih mas.”

Jane tertawa. “Jadi? Membuka hati nih?” ejeknya menahan gelak. Jane menerima itu minuman itu dengan sumringah.

“Ini minuman apa ya Mas?” tanyaku pada kurir on line tersebut?

“Wedang Jahe, Mba.” Kata kurir itu lagi.

"Waw pas banget momennya." Jane mengangkat gelasnya dan tersenyum pada Sammy di kejauhan dibalik hilir mudik kru film Sammy hanya melambaikan tangan dan wajah ramah itu tampak terlalu tampan bagiku. Deg! Apa yang terjadi padaku.

Aku meminum wedang jahe pemberian Sammy. Hangat menjalar ke tubuhku ketika minuman itu kutelan sedikit demi sedikit. Kurasa aku lapar. Sammy benar lagi masalah pijat telinga. Hem, mungkin aku yang terlalu sombong disini. Sammy tak sebodoh yang kukira. Dengan pijatan beberapa menit sarannya dan wedang jahe ini take film berikutnya aku merasa segar.

Hari-hari berikutnya hubunganku dan Sammy mencair. Akrab bersahabat. Mama tak ambil pusing karena memang harus ada keakraban diluar scene untuk ikatan emosional yang lebih tajam ketika aku beradu akting dengan Sammy.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Kau, Aku & Papimu
9.1
Elena tak menyangka hubungan cintanya dengan Erlangga, pemuda kaya, akan berujung tragis. Meski Tiara, mami Erlangga, menentang mereka, sebuah jebakan zat perangsang justru salah sasaran. Elena malah terjebak dalam pelukan Herlambang, ayah tiri kekasihnya. Saat Elena hamil, Erlangga dan Herlambang sama-sama merasa sebagai ayahnya. Di tengah konflik harga diri dan dendam, Elena terjepit di antara dua pria dalam satu keluarga. Akankah rahasia gelap ini menghancurkan segalanya?
Sampul Novel Pengantin Sempurna Sang CEO: Kesepakatan dengan Iblis yang Menyamar
8.1
Leyla sering dicap sebagai wanita licik yang pandai menggoda pria demi ambisinya. Namun, publik terkejut saat ia mendadak dinikahi oleh Colton, sang miliarder playboy, setelah pertemuan singkat. Meski awalnya dianggap sebagai kesepakatan bisnis tanpa rasa, dinamika mereka berubah drastis saat Colton menunjukkan kerapuhannya di sebuah pesta. Leyla akhirnya menyadari bahwa seluruh pertemuan dan pernikahan mereka adalah rencana matang yang telah disusun Colton sejak awal.
Sampul Novel Cinta Beracun: Jatuh Cinta Pada Kekasihku yang Kejam
9.0
Brynn terjebak dalam hubungan toksik dengan Lawrence, pria yang kerap menghina sekaligus memanjakannya. Saat Lawrence mengumumkan pernikahannya, Brynn merasa bebas dan mencoba memulai hidup baru melalui kencan buta. Namun, di tengah hinaan keluarga calonnya, Lawrence tiba-tiba muncul dan mengklaim Brynn sebagai miliknya di depan semua orang. Brynn pun tertegun; mengapa pria itu ada di sini dan membelanya padahal hari ini adalah jadwal pernikahannya?
Sampul Novel Gairah di Kota kecil
8.2
Selamat datang dalam sebuah kisah romansa modern yang memikat, berlatar di sudut kota kecil yang tenang namun menyimpan sejuta rasa. Narasi ini dirancang secara mendalam untuk membawa imajinasi Anda menjelajahi momen-momen intim dan penuh gairah antar karakter. Pembaca diharapkan bijak saat menikmati setiap babnya, karena jalinan ceritanya mampu membangkitkan fantasi tentang hubungan raga yang sangat intens dan membuai pikiran secara nyata.
Sampul Novel Istri Kampungan Kesayangan Presdir
9.1
Santi hanyalah seorang gadis desa yang nekat merantau ke kota besar demi menyambung hidup adik-adiknya. Takdir kemudian mempertemukannya dengan Bima, seorang CEO tampan sekaligus Casanova yang kerap bergonta-ganti pasangan. Meski terbiasa dengan kehidupan glamor, Bima justru mulai merasa luluh setelah mengenal ketulusan dan kepolosan yang dimiliki Santi. Perbedaan dunia mereka menjadi awal dari kisah romansa yang tak terduga di tengah hiruk pikuk kota.
Sampul Novel MELEPAS JERAT SUAMI PARAS(H)IT
9.7
Elmi dan Damar mengawali asmara sejak kuliah hingga menikah. Namun, lima tahun berumah tangga, Damar justru menjadi parasit yang menganggur dan mengklaim rumah warisan Elmi sebagai miliknya. Konflik memuncak saat Damar menolak punya anak, meski Elmi sangat mendambakannya. Saat mendapat kerja, Damar malah berselingkuh. Di tengah luka, Elmi bertemu kolega yang tulus mendukungnya. Kini ia harus memilih: bertahan dalam kepalsuan atau pergi mengejar kebahagiaan sejati.