APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Diselingkuhi Saat Mengandung

Diselingkuhi Saat Mengandung

Cinta bukan jaminan kebahagiaan bagi Salma dan Rayden. Meski telah memiliki putri kecil dan kini Salma tengah hamil enam bulan, badai besar justru menghantam pernikahan mereka. Sikap Rayden mendadak dingin sejak kehadiran Clarissa, karyawan baru di kantornya yang pandai menggoda. Di tengah kondisi fisik yang melelahkan, Salma harus menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya berpaling. Kepercayaan yang selama ini ia jaga hancur saat perselingkuhan itu terungkap.
Bab
Bagikan

Bab 1

Salma berdiri di ambang pintu kamar tidur mereka, menatap bayangannya yang terpantul di cermin. Perutnya yang semakin membesar menunjukkan bahwa ia sedang mengandung anak kedua mereka, dan meski seharusnya ini menjadi waktu yang penuh kebahagiaan, perasaan itu terasa semakin jauh dari dirinya. Ia mengusap perutnya, merasakan gerakan kecil di dalamnya, namun hatinya tetap kosong.

Di luar, suara tawa dan teriakan ceria putri kecilnya, Amara, mengisi rumah yang sebelumnya terasa penuh kehangatan. Salma tersenyum tipis, meski senyuman itu terasa lebih sebagai kewajiban daripada ekspresi kebahagiaan sejati. Semuanya berubah begitu cepat.

"Sayang, kamu di mana?" panggil Rayden, suaminya, dari ruang tamu. Suara pria itu terdengar tidak sabar, seperti biasa belakangan ini. Salma menghela napas, berusaha menenangkan dirinya sebelum menjawab.

"Aku di sini," jawabnya pelan, lalu melangkah keluar dari kamar. Rayden sudah duduk di sofa, menatapnya dengan tatapan yang tidak bisa ia baca lagi. Terkadang, Salma merasa seperti melihat seorang asing di depan matanya. Suaminya, yang dulu selalu penuh kasih dan perhatian, kini terasa begitu jauh.

"Sudah siapkan makan malam?" tanya Rayden, suaranya terdengar datar, tanpa semangat. Salma merasa hatinya tersayat. Tidak seperti dulu, di mana mereka selalu menghabiskan waktu bersama, saling berbicara tentang harapan dan impian. Sekarang, setiap kata terasa seperti pisau yang menusuk, tidak ada lagi kehangatan yang mengalir dalam percakapan mereka.

"Aku belum," jawab Salma, berusaha terdengar biasa saja meskipun hati kecilnya menginginkan sesuatu yang lebih-suatu kejujuran yang tidak lagi mereka miliki. "Aku akan segera ke dapur."

Rayden mengangguk, tanpa mengatakan apa-apa lagi. Salma merasakan beban yang berat di dadanya. Beberapa bulan terakhir ini, perasaan seperti ada sesuatu yang tak beres mulai muncul. Kegelisahan yang mengganggu tidur malamnya. Ia merasa ada sesuatu yang disembunyikan Rayden, tetapi setiap kali ia mencoba berbicara, suaminya hanya akan memberi alasan atau menghindari pembicaraan itu.

Hati Salma semakin terguncang saat ia tahu, tanpa sengaja, tentang Clarissa-wanita muda yang baru saja bergabung dengan perusahaan Rayden beberapa bulan lalu. Awalnya, ia tidak begitu memikirkan hal itu. Tetapi, lambat laun, ia mulai mendengar kabar dari teman-teman kerja Rayden bahwa Clarissa sering kali terlihat dekat dengan suaminya, bahkan saat mereka menghadiri acara kantor bersama.

"Rayden, kamu ada apa? Kenapa belakangan ini kamu sering pulang larut malam?" tanya Salma suatu malam, saat mereka sedang duduk di meja makan, hanya mereka berdua. Amara sudah tidur, dan suasana rumah terasa sunyi, tapi penuh ketegangan.

Rayden menatapnya sejenak, matanya terlihat lelah. "Aku banyak pekerjaan, Salma. Kamu tahu itu." Suaranya mengandung sedikit nada kesal.

"Tapi aku merasa kamu semakin menjauh. Aku... aku merasa seperti aku tidak mengenalmu lagi." Salma merasakan air mata mulai menggenang, tetapi ia berusaha keras untuk tidak menangis. "Apa kamu sedang memiliki hubungan dengan seseorang?"

Rayden terdiam, dan Salma bisa melihat wajahnya yang tampak kaget, tapi ada sesuatu dalam tatapan itu yang tidak bisa ia pahami. Seolah ia berusaha menyembunyikan sesuatu, namun tidak bisa berbohong begitu saja.

"Jangan berlebihan, Salma," jawab Rayden, suaranya lebih keras dari yang diinginkan. "Aku bekerja untuk kita, bukan untuk orang lain."

Salma tahu bahwa ada yang disembunyikan, dan ia merasa jantungnya semakin berdegup kencang. Tetapi, ia tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan perasaan itu. Sebuah rasa takut yang menyesakkan dada.

Beberapa hari kemudian, tanpa sengaja, Salma mendengar percakapan telepon yang tak sengaja terjaga. Ia berdiri di luar ruang kerja Rayden, menyadari bahwa suaminya sedang berbicara dengan seseorang. Nama yang disebut-sebutnya adalah Clarissa.

"Clarissa, kamu harus tahu bahwa aku tidak bisa terus seperti ini. Salma mulai curiga. Aku... aku merasa terjebak di antara keduanya," suara Rayden terdengar sangat gelisah, seperti orang yang sedang berada di ambang batas.

Salma merasa darahnya berdesir dingin. Ia ingin berlari ke dalam, menghentikan pembicaraan itu, tapi tubuhnya seolah kaku. Kata-kata itu berputar-putar di kepalanya, dan setiap kali ia mencoba untuk menenangkan dirinya, rasa sakit itu semakin dalam. Rayden, suaminya, yang dulu ia percayai sepenuh hati, ternyata terlibat dalam hubungan yang tidak seharusnya.

Hatinya hancur, tapi ia mencoba untuk menahan emosinya. Salma tahu bahwa ini adalah ujian terbesar dalam hidupnya. Apakah ia akan membiarkan Rayden dan Clarissa menghancurkan keluarganya, atau akankah ia melawan, memperjuangkan kebahagiaan yang dulu mereka miliki?

Beberapa hari setelah percakapan itu, Salma memutuskan untuk berbicara dengan Rayden. Ia tidak bisa terus hidup dalam kebohongan, tidak bisa bersembunyi dari kenyataan yang sudah begitu jelas di depan matanya.

"Rayden, aku tahu tentang Clarissa," ujar Salma, suaranya bergetar meskipun ia berusaha keras untuk tetap tegar. "Aku mendengar percakapanmu."

Rayden terdiam, wajahnya berubah pucat. "Salma, aku... aku bisa jelaskan semua ini," kata Rayden dengan cepat, mencoba mencari-cari alasan. Tetapi, Salma sudah tidak bisa lagi mendengarkan alasan-alasan kosong itu.

"Jelaskan apa, Rayden? Tentang apa yang sudah kamu lakukan di belakangku?" Salma hampir berteriak, menahan amarah yang sudah menumpuk. "Apa kamu pikir aku tidak tahu? Apa kamu pikir aku bodoh?"

Tapi Rayden hanya bisa terdiam, dan Salma tahu-hubungan mereka sudah tidak bisa diperbaiki. Perasaan yang dulu mereka miliki satu sama lain sekarang telah berubah menjadi kebohongan yang menjerat mereka dalam ketidakpastian.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Amanah dari Sang Ayah
7.9
Rahel terjebak dalam pernikahan dengan pria lebih tua yang belum pernah ia temui sebelumnya. Modalnya hanyalah sebuah foto kecil seukuran kartu identitas. Tepat di malam sebelum akad nikah dilangsungkan, ayahnya tersenyum penuh syukur atas kesediaan Rahel menuruti perjodohan itu. Namun, setelah memberikan pelukan dan kecupan perpisahan di kening sang putri, ayah Rahel mengembuskan napas terakhirnya, meninggalkan amanah besar bagi masa depan Rahel.
Sampul Novel Jatah Malam Untuk Mertua
9.0
Leo terjebak dalam dilema besar saat calon ibu mertuanya yang menjanda mengajukan syarat hubungan intim sebelum pernikahan. Di sisi lain, Dinda terkejut mendapati ayah kandungnya, Pak Bram, menaruh hasrat padanya dan memberikan tuntutan serupa. Terjebak dalam nafsu dan tuntutan orang tua, akankah Leo dan Dinda saling mengkhianati komitmen mereka demi memenuhi syarat gila tersebut? Ikuti kisah penuh intrik dan pengkhianatan yang menguji kesetiaan cinta mereka.
Sampul Novel Ketua Jurusan vs Cewek Kampungan
8.2
Mutiara Embun Pagi terpaksa pindah ke Jakarta demi memenuhi wasiat mendiang ayahnya. Di sana, ia terusik oleh Leon Bhaskara Granada, pemenang King of School yang arogan dan gemar meremehkannya sebagai gadis kampungan. Tak terima dihina, Embun bertekad memenangkan ajang Queen of School untuk membuktikan kemampuannya. Di tengah persaingan dan intimidasi Leon, mampukah Embun bertahan, meraih takhta sekolah, sekaligus menaklukkan hati sang playboy kaya tersebut?
Sampul Novel Maduku Putri Konglomerat
9.4
Kehidupan yang serba kekurangan mendorong Hilman untuk mengkhianati janji suci pernikahannya. Demi mengejar harta dan kemewahan, ia nekat menikahi seorang wanita dari keluarga konglomerat di belakang istrinya. Kini, sang istri harus berjuang menghadapi kehancuran hati dan kepedihan mendalam akibat pengkhianatan lelaki yang sangat ia cintai itu. Sanggupkah ia bertahan saat suaminya lebih memilih kekayaan daripada kesetiaan mereka?
Sampul Novel Mari Selingkuh
8.3
Julia, mahasiswi Hukum Tata Negara, tewas mengenaskan setelah jatuh dari gedung tinggi. Tak disangka, ia terbangun kembali di dalam dunia webtoon sebagai Ranesha, seorang karakter sampingan yang bernasib malang. Bertekad mengubah takdir tragisnya, ia nekat mendekati atasannya yang bernama Hail Delmara. Julia pun melancarkan aksi berani dengan mengajak suami dari tokoh utama tersebut berselingkuh. Akankah misi Ranesha merebut hati Hail berhasil?
Sampul Novel Reinkarnasi Dewa Bela Diri
9.0
Austin terlempar dari zaman modern ke masa lalu dan terbangun di Dunia Bela Diri Utama yang kuno. Meski kini menghuni raga seorang pemuda yang dianggap bodoh dan menyedihkan, kesadaran Austin tetap tajam dan jernih. Memanfaatkan tubuh barunya yang lebih muda, dia bertekad menempa kekuatan demi mendaki puncak tertinggi. Inilah perjalanan Austin untuk menjadi Dewa seni bela diri yang legendaris dan menguasai seluruh dunia dengan kekuatannya sendiri.