APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Finally, I Love You

Finally, I Love You

Hidup Hellena berubah drastis layaknya roller coaster akibat penderitaan yang diberikan keluarganya sendiri. Di tengah tekanan orang tua yang memaksanya segera menikah, ia justru menemukan jalan keluar tak terduga. Pertemuan singkat dengan seorang pria asing menjadi awal kebahagiaan baru baginya. Sosok misterius itu hadir bak malaikat penyelamat yang mengubah nasibnya. Hellena pun nekat memutuskan untuk menikah dengan pria yang baru saja ia kenal tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 3

Hellena bangun lebih awal, ia mulai membongkar koper yang semalam ia bawa. Memasukkan pakaiannya ke dalam lemari di dalam kamar dan menata ulang letak tempat tidur agar terlihat lebih nyaman dan luas.

Suara bel apartemen berbunyi, Hellena segera berjalan menuju pintu dan membuka pintu. Senyum Keisha menjadi salam pertemuan mereka.

“Kenapa kau baru memberitahu aku tadi pagi kalau kau sudah pindah semalam?” Keisha membawa kantung kertas yang berisi sarapan.

Ia melangkah menuju dapur yang masih terlihat sangat kosong, dan menatap dengan nelangsa.

“Aku sudah tidak bisa menunda lagi, karena kondisi rumah sudah tidak baik.” Hellena duduk dan membuka koper yang masih tersisa berisikan barang-barang pribadinya.

Keisha memberikan kotak berisi makanan kepada Hellena. “Makan dulu, setelah itu kita membeli perlengkapan yang kau butuhkan.”

Mereka menyantap sarapan dengan diam. Hellena mau tidak mau memikirkan barang apa saja yang ia butuhkan. Setelah mereka menghabiskan sarapan, Keisha mengambil pena dan juga kertas yang ada di atas meja.

“Ayo kita buat daftar belanjaan, agar kita tidak kalap berbelanja.” Keisha sudah siap untuk menulis kebutuhan Hellena.

Dengan cepat Hellena menyebutkan perlengkapan dengan sangat teliti, sambil berkeliling ke seluruh ruangan untuk memastikan apa yang ia butuhkan. Tidak butuh waktu lama mereka membuat daftar belanja.

“Kita pergi sekarang?” tanya Hellena sambil memakai tas slempang kecil miliknya dan juga mantel untuk menutupi tubuhnya dari udara dingin di luar sana.

Dua wanita itu pergi ke sebuah supermarket serba ada yang tidak jauh dari apartemen, tentu saja mereka lebih memilih jalan kaki untuk pergi ke sana, selain dekat mereka juga harus menghemat uang bensin.

Kota Istanbul sangat dingin pagi ini, Hellena berkali-kali mengeratkan mantelnya, menjaga agar badannya tetap hangat. Terlihat supermarket yang ia tuju tidak begitu ramai seperti biasa. Mereka segera mencari apa yang sudah tertulis di daftar belanja dan secepatnya pergi dari sana.

“Ugh ini sangat berat,” keluh Keisha sambil menjinjing kantong belanja berukuran besar dan terlihat penuh.

“Badan berisi, tapi tenaga tidak punya. Berikan padaku, kau bisa membawa yang ini,” goda Hellena sambil menyerahkan kantong berukuran sedang kepada Keisha.

Keisha terkekeh. “Kau kan wanita jadi-jadian. Bentuknya saja wanita tapi tenagamu seperti seorang pria Tangguh.”

“Jika aku pria apa kau mau menjadi pacarku?” Hellena mengedipkan sebelah matanya.

“Tentu saja aku mau, kau akan menjadi pria yang bertanggung jawab dan romantic, sepertinya.” Ucapan Keisha penuh dengan keyakinan.

“Tapi aku mana mungkin mau menjadi pacarmu, karena kau terlalu manja dan cerewet.” Hellena terbahak, ia sangat puas bisa menggoda sahabatnya yang belum memiliki kekasih itu.

Keisha berdecak sebal. “Belum apa-apa aku sudah sakit hati duluan.”

Ketika mereka sedang bergurau di tengah perjalanan mereka, Hellena tanpa sadar menabrak seorang pria. Barang-barang yang sedang Hellena bawa jatuh berserakan di trotoar jalan.

“Maaf aku tidak sengaja,” ucap Hellena tanpa melihat pria yang sudah ia tabrak. Ia memungut barang belanjaannya dan memasukkan lagi ke dalam kantung.

Pria itu membantu Hellena untuk mengambil barang belanjaan. “Tidak apa-apa, aku juga kurang berhati-hati karena sedang menelpon.”

Suara pria itu sangat lembut membuat Hellena penasaran. Ia mendongakkan wajahnya untuk melihat siapa pria itu.

‘Tampan, pagi-pagi sudah melihat pria tampan,’ batin Hellena.

“Terima kasih sudah membantu.” Ia bangkit dan membopong kembali kantung belanjaan itu.

“Mau aku bantu bawakan?” tawar pria itu dengan wajah sungkan dan tidak tega melihat seorang wanita membawa barang seberat itu.

Hellena menggelengkan kepalanya. “Terima kasih untuk tawarannya, kami sudah sampai.”

Ia menatap bangunan apartemen yang hanya tinggal dua meter dari tempat mereka berdiri.

“Oh kalian tiggal di sini?” tanya pria tampan itu dengan menatap bangunan apartemen.

Hellena mengangguk sebagai jawabannya. “Kalau begitu kami permisi dulu, maaf sudah menabrak mu.”

Keisha dan Hellena melanjutkan perjalanannya menuju apartemen. Hellena meletakkan kantung belanjanya di samping pintu, ia menepuk-nepuk pundaknya yang sedikit kaku dan pegal.

Keisha langsung menuju ke dapur dan membuat dua gelas cokelat panas untuk meredakan dingin selepas belanja tadi.

“Lena, kenapa kamu tidak tanya siapa pria tadi? Dia tampan dan badannya tegap, kekar dan juga sangat sexy.” Keisha menatap lurus ke depan dengan pandangan kosong, seolah sedang menerawang apa yang ada di balik tembok.

Hellena tersenyum tipis, sejujurnya ia ingin menanyakan nama pria itu, namun tentu saja itu bukan gaya Hellena.

“Kenapa bukan kamu saja yang tanya tadi?” tanya Hellena.

“Aku sibuk memandang wajahnya dia yang tampan,” jawab Keisha sambil menghela nafas.

Hellena membuka pintu kaca yang memisahkan ruangan dengan balkon, ia menatap ke bawah balkon sambil menggenggam coklat panas.

“Hey pria yang tadi aku tabrak, siapa namamu? Sahabatku menyukaimu!” teriak Hellena.

Keisha memukul pundak sahabatnya dengan sedikit keras. “Kau wanita bar-bar. Aku malu!” Wajahnya mulai memerah.

Hellena masih menundukkan kepalanya, menatap ke trotoar depan bangunan apartemennya. Tangannya menunjuk ke arah Keisha sambil berbisik. “Ini, iya dia suka kamu.”

Keisha semakin geram dengan ulah Hellena, ia menundukkan kepalanya dan melihat ke arah trotoar yg sepi tidak ada satu orangpun di sana.

Kali ini Keisha benar-benar kesal dengan ulah sahabatnya. “Lenaaaa… kau sangat usil!” geram Keisha sambil meremas lengan Hellena.

Tentu saja Hellena hanya terbahak melihat sahabatnya yang berhasil ia goda. Entah mengapa Hellena sangat suka menggoda Keisha terlebih jika itu perihal pria.

Meskipun sering kali Hellena menggoda Keisha, wanita itu tidak pernah marah kepadanya.

“Tenang, akan aku cari tahu siapa dia untuk dirimu.” Hellena mencubit gemas hidung Keisha.

Keisha tidak yakin dengan ucapan Hellena, ia juga tidak mau sampai Hellena tahu jika dirinya berhubungan dengan seorang pria, karena ia tahu akan menjadi bulan-bulanan sahabatnya itu.

“Tidak perlu repot-repot. Belum tentu dia menyukaiku, justru dia terlihat tertarik kepadamu. Kau tidak lihat tadi? Dia menatapmu tanpa menghiraukan diriku.” Keisha berdecak kesal.

Hellena terbahak, ia tidak sadar dengan hal itu. “Mungkin kalau kamu yang menabrak dia, dia akan menatapmu dan mengabaikan ku. Semua kemungkinan itu bisa terjadi, kan?”

Keisha hanya diam dan menyesap cokelat panasnya. Ia sudah tidak ingin memperpanjang urusan mengenai pria asing yang mereka temui tadi pagi.

Setelah menghabiskan setengah gelas cokelat panas, Hellena dan Keisha mulai membereskan apartemen itu.

Ruangan yang tidak terlalu besar namun jauh lebih nyaman dari pada Hellena harus tinggal bersama ibunya.

Mereka selesai membereskan semua tepat di jam makan siang. Karena perlengkapan masak dan bahan makanan sudah mereka beli, Hellena memutuskan untuk memasak makanan sederhana. Sedangkan Keisha yang kelelahan hanya menunggu di atas sofa dan melihat televisi.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asisten Pribadi CEO Dingin
9.7
Elena, desainer berbakat, terpaksa menunda mimpinya demi menjadi asisten Arion, CEO startup yang dingin. Meski awalnya sulit menghadapi sikap kaku sang atasan, Elena mulai menemukan sisi hangat Arion. Saat skandal besar mengancam perusahaan, Elena beraksi heroik membongkar pelaku sabotase. Kedekatan ini memicu perasaan cinta Arion, namun Elena terjebak dilema besar antara mengejar asmara atau mewujudkan ambisi agensi pribadinya yang sempat tertunda.
Sampul Novel Balik Kanan Duda
9.6
Damian Kusuma tak menyangka pertemuannya kembali dengan Indira Pramesti berakhir dalam pergulatan gairah saat ia mabuk. Indi yang merasa terhina bersumpah untuk menjauhi pria itu selamanya. Namun, takdir berkata lain ketika hubungan Indi dan kekasihnya, Rangga, kandas di tengah jalan. Orang tua mereka justru menjodohkan Indi dengan Damian. Kini, Indi terjepit di antara rasa benci dan keharusan menuruti perintah orang tuanya untuk menikahi Damian.
Sampul Novel Cinta Gadis Bunga
8.0
Lucyana, gadis dari latar belakang sederhana, mendadak jadi pusat perhatian setelah Nyonya Silviana mengangkatnya sebagai ahli waris tunggal. Perubahan status sosial yang drastis ini memicu penolakan keras dari orang-orang di sekitarnya yang meragukan kepantasannya. Di tengah kepalsuan dan intrik keluarga kaya, Lucyana harus berjuang mempertahankan diri. Mampukah ia bertahan menghadapi tekanan tersebut sembari mencari sosok cinta sejati yang tulus?
Sampul Novel Gairah Cinta Crazy Rich Muda
8.9
Satria Abraham terjebak dalam pernikahan paksa bersama Alira Maulidina yang direncanakan berakhir dalam setahun. Namun, setelah dikhianati kekasihnya lewat skandal video viral, Satria justru mulai mengejar cinta Alira. Ia bertekad membatalkan perjanjian cerai yang telah mereka sepakati sebelumnya. Tantangan terbesarnya adalah merebut hati Alira dari Adam, pria yang sangat dicintai istrinya. Kini, Satria harus berjuang mempertahankan rumah tangga mereka.
Sampul Novel Jangan Salahkan Aku Pergi
9.5
Kehidupan Merrisa Amalia berubah drastis tepat di hari pernikahannya. Setelah melewati malam pertama yang sakral dan menyerahkan segalanya, sebuah rahasia kelam terungkap. Adi, pria yang baru saja resmi menjadi suaminya, ternyata telah membangun keluarga lain di luar sana. Kenyataan pahit bahwa Adi sudah memiliki istri dan anak menghancurkan hati Mer seketika. Akankah Mer bertahan dalam kebohongan ini, atau memilih pergi demi harga dirinya?
Sampul Novel Kelakuan Papa Mertua
9.6
Kehidupan Riana mendadak kacau saat ia dipaksa menanggung konsekuensi atas tindakan sembrono papa mertuanya. Di tengah tekanan tersebut, ia mulai mencium gelagat aneh dari orang tuanya sendiri yang seolah mendukung situasi ini. Riana pun terjebak dalam teka-teki besar mengenai niat terselubung di balik sikap mereka. Apakah ada persekongkolan rahasia yang sengaja dirancang untuk menjebaknya? Kini ia harus mencari tahu kebenaran di balik drama ini.