APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Heart Stealing (Mencuri Hati)

Heart Stealing (Mencuri Hati)

Dunia Dakota Spencer hancur saat memergoki kekasihnya berselingkuh. Prinsipnya tentang cinta pertama yang abadi pun sirna seketika. Di tengah keterpurukannya, hadir Dylan, pria petualang yang lama memendam kagum padanya meski gemar bermain wanita. Saat Dakota melajang, Dylan gigih mengejar hingga hati sang wanita luluh. Namun, badai besar justru menerjang hubungan mereka. Dakota kini harus memilih: bertahan menghadapi kenyataan pahit atau kembali hancur seperti sebelumnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Dakota terbangun di sebuah kamar hotel. Ingatannya mengingat kejadian tadi malam. Kejadian di mana dirinya dibawa secara paksa ke dalam hotel. Shit! Lama-lama Dakota bisa gila menghadapi pria sialan dan kurang ajar itu.

Dakota menyibak selimut, dan membersihkan tubuhnya. Tepat di kala dia sudah selesai mandi—ada seorang pelayan masuk ke dalam kamar hotel sambil membawakan paper bag.

“Selamat pagi, Nona Spencer,” sapa sang pelayan sopan.

“Kau siapa?” tanya Dakota tanpa basa-basi, pada seorang wanita yang berpakaian pelayan.

“Nona Spencer, saya adalah pelayan yang ditugaskan Tuan Caldwell untuk melayani Anda. Di dalam paper bag ini sudah ada baju ganti dan alat make up lengkap yang baru bisa Anda gunakan.” Sang pelayan menyodorkan paper bag yang ada di tangannya pada Dakota.

Dakota mengembuskan napas kasar. Wanita cantik itu seakan enggan untuk menerima pemberian dari pria berengsek yang mengganggunya. Namun, tidak mungkin dia memakai baju yang tadi malam. Dia tak memiliki pilihan lain. Akhirnya, dia mengambil paper bag yang diberikan sang pelayan.

“Thanks, kau boleh keluar. Aku ingin mengganti pakaianku,” ucap Dakota datar, meminta sang pelayan untuk pergi.

“Baik, Nona. Saya permisi.” Pelayan itu menundukkan kepalanya, lalu pamit undur diri dari hadapan Dakota.

Dakota menanggalkan bathrobe-nya, dan langsung mengganti pakaian dengan dress yang diberikan oleh sang pelayan. Dress berbahan kaus itu membuat kesan nyaman di tubuh Dakota. Wanita cantik itu berbalik, bermaksud ingin bercermin. Namun, betapa terkejutnya dia melihat Dylan sudah berdiri tak jauh darinya.

“Kau! Sejak kapan kau di sini?!” seru Dakota dengan nada keras dan terselip kepanikan nyata. Bayangkan saja dia baru selesai mengganti pakaian, sudah di hadapkan Dylan ada di depannya. Itu sama saja dengan Dylan melihatnya mengganti pakaian.

“Sudah sejak tadi. Kau memiliki tubuh yang indah, Nona Spencer. I love it,” komentar Dylan dengan seringai di wajahnya.

Mata Dakota membulat sempurna mendengar ucapan Dylan. “Berengsek! K-kau mengintipku ganti baju?!”

“Bukan mengintip. Lebih tepatnya aku tidak sengaja melihat.” Dylan duduk di sofa, menyilangkan kaki kanan bertumpu ke paha kirinya. Nadanya santai, tenang, seolah tanpa sama sekali berdosa.

Dakota berdecak kesal, dengan wajah menunjukkan amarah. “Bajingan! Kau tahu aku sedang mengganti pakaian, kenapa kau tidak menutup matamu!” semburnya emosi. Bisa-bisanya pria berengsek di depannya ini mengatakan kalimat yang seolah tidak bersalah sama sekali. Dakota bersumpah pria di depannya ini sangat berengsek.

Dylan dengan santai mengambil wine yang ada di atas meja. “Ada pemandangan bagus, kenapa harus menutup mata? Sangat disayangkan jika tidak dilihat, bukan?”

“Kau—” Dakota mengepalkan tangannya, ingin sekali melayangkan pukulan ke wajah Dylan. Namun, sayangnya keseimbangan Dakota tak terjaga dengan baik. Sialnya, Dakota terjatuh tepat di pangkuan Dylan.

Dakota memekik terkejut di kala jatuh ke pangkuan Dylan. Dia ingin bangkit berdiri, tapi Dylan sudah melingkarkan tangannya di pinggang Dakota—membuat wanita itu tidak bisa berkutik sama sekali.

“Dylan lepaskan aku!” seru Dakota seraya memukuli dada bidang Dylan, dengan cukup keras.

“Kau sendiri yang menjatuhkan tubuhmu di pangkuanku. Jadi aku menganggap itu sebagai kesengajaan.” Dylan menjawab enteng sambil menatap Dakota.

“Tidak sengaja, Sialan! Mana mungkin aku sengaja menjatuhkan tubuhku ke pangkuanmu!” seru Dakota jengkel.

Dylan menarik dagu Dakota, mendekat ke bibirnya sambil berbisik serak, “Dress yang aku beli cocok di tubuhmu. Kau terlihat sangat cantik.”

Pipi Dakota sedikit bersemu merah akibat pujian yang lolos di bibir Dylan. Namun, Dakota tidak mau terbuai akan pujian dari pria sialan itu. “Lepaskan aku!”

Dylan menyunggingkan senyuman miring. “Tanganku sudah tidak lagi memelukmu, Nona Spencer.”

Dakota melihat ke pinggangnya. Shit! Benar saja, Dylan sudah tidak memeluknya. Buru-buru, Dakota bangkit berdiri. Astaga! Dia sangat malu. Dia tak sadar Dylan sudah melepaskan pelukan di pinggangnya.

Dylan bangkit berdiri. “Ayo aku antar kau pulang.”

Dakota melipat tangan di depan dada. “Tidak usah! Aku bisa pulang sendiri! Kau tidak perlu repot mengantarku.”

Dylan tersenyum samar. “I know, kau bisa sendiri, tapi kau ke sini bersamaku, maka kau harus pulang bersamaku.”

“Dylan—”

“Jika kau tidak menurut, aku akan mengadukan pada ayahmu tentang kejadian di klub tadi malam. Kau ingin seperti itu, Nona Spencer?” Dylan memotong ucapan Dakota, memberikan ancaman tak main-main.

Mata Dakota melebar terkejut ketika diancam Dylan. “Sialan! Berani sekali kau mengancamku!”

Dylan mendekat dan dengan berani mengecup bibir Dakota. “Kita pulang sekarang, Nona Spencer.”

Tangan Dakota mengepal kuat. Sorot mata tajam. Rahangnya mengetat. Aura kemarahannya terlihat jelas. Dalam hati dia tak henti meloloskan umpatan kasar. Dia ingin berontak, tapi ancaman Dylan tak bisa diabaikan. Jika ayahnya tahu, habislah dia. Kacau sudah semuanya. Detik selanjutnya, dengan penuh paksaan Dakota menghentakkan kakinya mengikuti Dylan.

Di lobby, Dakota hendak masuk ke dalam mobil Dylan, tapi tiba-tiba saja ada wanita cantik berambut pirang memanggil Dylan dan berhenti tepat di hadapan mereka. Wanita itu kini langsung melingkarkan tangannya ke leher Dylan.

“Hi, Dylan. Senang sekali aku bertemu denganmu di sini.” Wanita berambut pirang itu berbisik seksi di depan bibir Dylan.

Dylan tersenyum sambil meremas bokong wanita berambut pirang itu. “Hari ini aku sangat sibuk. Besok kau bisa temui aku di penthouse-ku.”

Wanita berambut pirang itu menatap sinis Dakota. “Siapa dia, Dylan? Apa dia jalang barumu?”

“Hey! Jaga bicaramu! Kau yang jalang!” seru Dakota tak terima disebut jalang.

“Kau—” Wanita berambut pirang itu hendak menyerang Dakota, tapi dengan sigap Dylan menarik tangan wanita berambut pirang itu.

“Pulanglah. Aku harus mengantarnya. Dia bukan jalang. Jangan mencari masalah,” kata Dylan mengingatkan wanita berambut pirang itu.

Wanita berambut pirang itu sangat kesal. Namun, dia tidak ingin membuat Dylan marah padanya. “Oke fine, aku pulang, tapi nanti aku akan ke penthouse-mu.”

Dylan mengangguk merespon ucapan wanita berambut pirang itu.

“Bye, Sayang.” Wanita berambut pirang itu mengecup bibir Dylan di depan Dakota, lalu dia melangkah pergi meninggalkan tempat itu.

Dakota tersenyum sinis menatap wanita berambut pirang yang melewatinya. “Dia pelacurmu?”

Dylan menoleh menatap Dakota. “Well, apa kau sedang cemburu, Nona Spencer?”

Dakota menunjuk dirinya sendiri. “Aku cemburu? Sorry! Tidak sama sekali!”

Dylan terkekeh rendah sambil mencubit hidung mancung Dakota. “Kau tenang saja. Kau jauh lebih cantik dan memesona darinya.”

Dakota mendelik tajam. “Kau memang pria berengsek!”

Dylan kembali terkekeh mendengar ucapan Dakota. Dia masuk ke dalam mobil, dan dengan terpaksa Dakota juga masuk ke dalam mobil. Pria tampan itu melajukan mobilnya meninggalkan lobby rumah sakit. Tampak raut wajah Dakota menunjukkan rasa kesalnya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A Love Betrayal
8.9
Duniaku runtuh seketika saat melihat suamiku berjalan mesra dengan wanita lain. Perempuan cantik berambut panjang itu menggandeng lengannya dengan penuh kehangatan. Mereka berdua saling melempar senyum manis, tampak sangat bahagia layaknya sepasang pengantin baru yang tengah dimabuk cinta. Siapakah sosok misterius itu sebenarnya? Hubungan rahasia apa yang dia miliki dengan suamiku di belakangku? Sebuah kisah fiksi penuh tanda tanya dan pengkhianatan.
Sampul Novel Bertukar Pasangan
8.4
Pertemuan tak sengaja di kapal pesiar memicu ketertarikan terlarang antara dua pasangan muda. Marc dan Valerie merasa terpikat oleh Dylan dan Laura, begitu pula sebaliknya. Didorong rasa penasaran yang memuncak, Dylan mengusulkan ide gila kepada istrinya untuk bertukar pasangan selama satu hari. Keputusan berisiko ini membawa mereka ke dalam hubungan dewasa yang penuh gairah. Akankah eksperimen ini berakhir begitu saja, atau justru mengungkap misteri kehidupan baru?
Sampul Novel Dendam yang Terpendam: Cinta Sang CEO Terhalang Takdir
7.9
Pasca koma panjang, Zeesya Aleena Lawrence tersadar bahwa kekasihnya hanyalah seorang pengkhianat. Di tengah keterpurukan, ia menemukan cinta baru pada sosok pria misterius yang sangat memujanya. Namun, kebahagiaan itu hancur saat rahasia kelam terungkap. Pria tersebut ternyata dalang di balik tragedi berdarah keluarganya di masa lalu. Kini, Zeesya terjebak dalam dilema besar antara mempertahankan perasaan atau membalas dendam atas takdir yang tertukar.
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Rheina, gadis lugu yang terjebak dalam lingkungan beracun, awalnya berniat membebaskan sahabatnya dari cengkeraman tuan tanah. Namun, situasi memburuk saat ayahnya justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat. Konflik keluarga yang kelam ini akhirnya menyeret Rheina ke dalam lembah kenistaan. Ikuti liku perjalanan hidup Rheina saat ia terjerat dalam cinta segitiga rumit bersama dua pria di tengah tekanan hidup yang penuh kata kasar dan adegan dewasa.
Sampul Novel Insafnya Seorang Gigolo
9.7
Dalam industri jasa yang penuh godaan, ia memegang teguh sebuah prinsip profesionalitas yang tak tergoyahkan. Baginya, memastikan kepuasan setiap pelanggan adalah prioritas utama yang harus selalu diutamakan di atas segalanya. Kisah ini mengikuti perjalanan hidup seorang pria yang mendedikasikan dirinya untuk memberikan layanan terbaik, di mana setiap pertemuan adalah pembuktian atas komitmennya dalam menjaga standar kualitas layanan yang maksimal.
Sampul Novel Istri Yang Tak Dirindukan
9.5
Lima tahun lamanya seorang istri setia menanti kepulangan suaminya yang merantau. Selama itu, ia hanya menerima nafkah ala kadarnya yang dititipkan melalui tetangga tanpa kabar pasti. Namun, penantian panjang itu berakhir tragis saat sang suami pulang membawa kejutan pahit. Bukannya melepas rindu, ia justru menjatuhkan talak demi wanita lain yang telah dinikahinya secara diam-diam hingga memiliki anak. Sebuah pengkhianatan yang menghancurkan hati.