APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Yang Dilupakan CEO

Istri Yang Dilupakan CEO

Bagi Noel, pernikahan dengan Bianca hanyalah transaksi bisnis demi kelancaran kerja sama perusahaan. Ia mengabaikan keberadaan istrinya dan menanti saat yang tepat untuk berpisah secara resmi. Namun, ketika waktu perceraian tiba, sikap Noel mendadak berubah drastis. Ia menolak keras melepaskan Bianca tanpa alasan yang jelas. Di tengah dinginnya hubungan mereka, Noel justru bersikeras mempertahankan ikatan yang awalnya ia anggap tidak berarti sama sekali.
Bab
Bagikan

Bab 3

Karen, mamanya Noel menatap dengan tatapannya yang menusuk, seperti biasa Noel menunduk dan kembali ke masa kecilnya, di mana dia memecahkan pot bunga kesayangan  mamanya. 

Wanita  itu tidak berkata apa-apa  hanya diam seakan Noel tak ada dan tidak mau menatap Noel selama 3 hari penuh. 

Noel kecil sama seperti Noel dewasa, dia langsung takut Karen akan membenci dirinya dan otomatis mengikuti apa kemauan mamanya, waktu itu adalah dia masuk kelas piano, yang Noel benci. 

Kini sama saja, dia harus menikah.

Noel tidak pernah menyukai wanita, menurutnya wanita makhluk aneh yang terlalu sering mengeluarkan air mata. 

Wanita juga tidak pernah jelas apa maunya, dia harus menelaah wajah Karen, dan memperkirakan apa keinginan wanita tua itu, dan seringnya pria itu salah. 

Kali ini mamanya berkata jelas, bulan depan dia akan menikah dengan putri keluarga Thomas, Bianca namanya. Mereka membutuhkan aset pabrik PT. Thomas untuk bekerja sama di bidang pakan ternak. 

Noel waktu itu hanya bisa mengangguk dan berharap hidung wanita itu tepat di tengah.  

Pernikahannya termasuk mewah, karena menyandang nama besar Goro Grup dan PT. Thomas. 

Pengantinnya ternyata sangat cantik, bukan saja hidungnya tepat  di tengah, tapi hidung Bianca tinggi  dan ramping.  

Kulit wanita itu putih mulus bagaikan marmer, dengan rambut panjang digelung indah di bawah tiaranya. Bibir Bianca merah muda mungil, namun bola matanya yang membuat hati Noel bergetar. 

Bola mata Bianca yang besar, berwarna keemasan, begitu jernih tapi sedih. Sudah pasti karena wanita itu sama seperti Noel. Dia pasti dipaksa menikah. 

Tapi Noel tak peduli, sepanjang dia sudah melakukan apa yang diminta  keluarganya, dia aman. Noel akan kembali ke dunianya, dan akan membiarkan istrinya melakukan apa yang dia mau.  

Kini wanita itu duduk termenung di bangku kamar pengantin di dalam rumah baru mereka. 

Salah satu hal positif dari pernikahan ini adalah, akhirnya Noel boleh keluar dari kastilnya dan memiliki rumah sendiri.

Mereka berada di kamar pengantin yang dihias sedemikian rupa dengan bunga-bunga indah, Bianca sempat terpesona dengan berbagai interior mewah rumah itu, dulu dia berpikir rumahnya berlebihan, tapi kini ada yang lebih berlebihan. 

Rumah itu bertingkat 3 dengan banyak pilar, dindingnya dihiasi lukisan ternama, Bianca tahu itu karena pernah melihatnya di salah satu pameran lukisan. 

Dengan jantung berdebar Bianca mengikuti suaminya tadi ke kamar pengantin,  tapi Noel hanya segera melepaskan bajunya dan masuk kamar mandi untuk membersihkan diri. 

Selain dari ucapan janji tadi, mereka belum bertukar kata yang lain. Dan itu baik bagi Noel, pria itu tak suka basa basi, tapi memberikan kebingungan bagi Bianca.

Saat Noel selesai mandi, wanita itu berdiri bak patung manekin toko di tengah kamar, dekat dengan tempat tidur besar yang seharusnya menjadi ranjang malam pertama mereka. Noel cukup kaget karena melihat wajahnya yang pucat.

"Aku tidak bisa melakukan malam pertama, aku sedang datang bulan." Suaranya halus dan pelan. 

Noel merasakan wajahnya memanas. "Malam pertama? Siapa yang memikirkan malam pertama?" pikirnya dalam hati. 

Dia hanya berencana menulis sebentar lalu tidur, besok ada meeting dengan PT Thomas guna membicarakan alih fungsi pabrik pakan itu. Noel hendak berlalu, tapi wanita itu seperti  menunggu jawabannya.

"Oh, oke." jawabnya setelah beberapa lama, memecah keheningan. 

Dia kembali hendak menuju ruang baca. Tapi wanita itu kembali menatapnya. Dia masih berdiri bagaikan patung, wajahnya yang cantik tidak beremosi. 

"Maaf, pasti kamu mengharapkannya kan?" tanya Bianca menghalangi jalannya Noel. Saat pria  itu menggeleng, wanita itu memutar tubuh dan memunggunginya.

"Bisa tolong buka kaitannya, tidak ada orang lain yang aku bisa minta tolong." 

Noel merasa wajahnya semakin hangat, tapi ucapan wanita itu benar, tidak mungkin memanggil orang lain untuk membuka gaun pengantin istrinya.

Sambil mendesah tajam, Noel mendekati wanita itu, lalu mulai membuka  kait gaun pengantin yang menempel ketat di tubuh Bianca.

"Maaf," ucapnya saat tangannya menggesek kulit halus punggung Bianca. Wanita  itu terkesiap saat merasakan sentuhan tak sengaja dari Noel.

"Tidak apa, teruskan." Wanita itu lalu memegang untaian rambut yang mulai terlepas dari sanggulnya yang indah.

Wangi vanila yang manis menyeruak, mulai mengganggu Noel, dia kembali berkonsentrasi  untuk melepaskan kait kecil nan halus itu di gaun pengantin istrinya. 

Kait itu terlalu banyak, dia hampir frustrasi membukanya. Wangi aroma tubuh Bianca membuatnya sangat susah berkonsentrasi, terlebih karena Noel harus mendekat agar bisa melihat kaitan yang begitu kecil  itu lebih jelas.

Setelah beberapa lama, kaitan itu terlepas dan tanpa aba-aba, gaun itu segera jatuh dan tubuh putih mulus muncul di hadapannya. Dia mendesah pelan, lalu segera menjauhi Bianca.

“Tolong,...” ucap wanita itu lagi, menahannya pergi. Noel mencoba mengalihkan perhatian dari tubuh istrinya yang hanya mengenakan pakaian dalam itu. 

“Tolong lepaskan ikatan tiaraku, sakit sekali,” pinta Bianca tanpa malu dengan ketelanjangannya.

Noel kembali mendesah lalu kembali mendekati wanita itu, kali ini dia segera memfokuskan pandangan ke untaian rambutnya, dia melepaskan kaitan yang ternyata banyak sekali di rambut istrinya. 

Setelah selesai rambut panjang Bianca yang coklat kemerahan jatuh dengan indah di punggungnya.

“Oke, sebaiknya aku pergi,” ucap Noel sebelum Bianca sempat berkata lagi. 

Wanita itu menatap punggung suaminya yang menjauh. Hatinya lega, pria itu tidak meminta haknya, dia masih mengalami pendarahan, mamanya sudah mewanti-wanti dari beberapa hari yang lalu, masalah aborsi sama sekali tidak boleh terucap dari bibirnya, kondisi tubuhnya sudah diperbaiki, jadi dia bisa melakukan malam pertamanya. 

Tapi Bianca belum siap. Saat tadi pagi mama Alice menatapnya mengambil pembalut, wanita itu berdecak kesal.

Alice kembali mengancam untuk Bianca tidak mengecewakan papa lagi, pernikahan ini sangat membantu PT. Thomas. 

Hanya ini yang bisa Bianca lakukan untuk menolong papanya. Dia harus diam dan berpura-pura sangat mencintai Noel, dan melahirkan anak untuknya. Itu tugas Bianca sekarang. 

Wanita itu menghela napas dan menuju kamar mandi. 

“Andai saja waktu itu aku tidak ditemukan, mungkin aku sudah bisa bermain dengan bayiku sendiri,” pikirnya sedih.

Bianca membersihkan diri lalu mengenakan gaun tidurnya, sepertinya suaminya masih akan terus bekerja. 

Akan seperti apakah kehidupan pernikahan mereka? Pria itu sepertinya sama sekali tidak tertarik pada dirinya, bahkan tadi saat pendeta mempersilahkan Noel untuk mencium Bianca saat upacara pernikahan, pria itu malah hanya mengecup keningnya. 

“Apakah dia tahu aku sudah direkonstruksi? Apakah dia sudah memiliki kekasih? Semuanya mungkin karena mereka menikah secara terpaksa. 

Namun jika dibandingkan Bianca harus tinggal serumah dengan mama tirinya lagi, Bianca merasa akan bisa lebih bebas. 

Bianca merebahkan dirinya di atas tempat tidur, memandang ke kamar yang besar dan berkesan asing itu. 

Semuanya mewah tapi berkesan dingin, sedingin pria yang harus Bianca panggil suami sekarang. Dia menunggu, dalam kesunyian sampai tak sadar kalau dia sudah tertidur.

Noel sendiri berada di ruangan yang dipenuhi oleh buku. Ruangan ini merupakan ruangan favoritnya di rumah ini. 

Dia duduk kursi kerjanya dengan nyaman dan membuka buku tebal berlapis kulit. 

“Hari ini aku menikah. Wanita yang kunikahi seperti boneka, wanginya seperti permen, dia menyuruhku membantunya melepas gaun pengantin dan kaitan rambutnya, ternyata pengantinku sangat cantik,” tulis Noel di bukunya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Sekadar Figuran
7.9
CEO Narendra Hasan terancam batal menikah dengan Bella setelah kecelakaan membuatnya lumpuh. Tak sudi bersuamikan pria cacat, Bella kabur di hari pernikahan. Sebagai gantinya, Narendra menunjuk Sheilla, keponakan Bella, untuk menjadi pengantin pengganti. Sheilla yang terikat utang budi pada pamannya terpaksa setuju. Namun, pernikahan ini mengungkap misteri besar terkait kecelakaan orang tua Sheilla dan hilangnya penulis ternama. Siapa dalang sebenarnya?
Sampul Novel I'm Baby Doll
8.1
Gea Mexalla adalah model seksi yang terjebak dalam lingkaran gelap industri hiburan. Demi popularitas, ia terpaksa menjadi budak seks bagi para sponsor. Saat ia mencoba berhenti dan fokus pada kariernya, Gea justru mengalami pemerkosaan oleh manajer serta sponsornya sendiri. Di tengah penderitaan itu, muncul Cale Vertoghen yang menyelamatkannya. Namun, pria ini adalah CEO kejam yang sangat terobsesi padanya. Mampukah Gea lepas dari jeratan para pria pemangsa tersebut?
Sampul Novel Jerat CEO Tunangan Paksa
8.3
Pasca membalas pengkhianatan mantan kekasih, Melinda Arum tak sengaja bertemu Reyhan Azrael karena insiden salah masuk toilet. Reyhan, CEO ternama di Jakarta, menolong Melinda keluar dari masalah besar yang mengancamnya. Namun, bantuan tersebut menuntut imbalan berat: Melinda harus bersedia menjadi tunangannya. Terjepit antara rasa bimbang dan amarah, Melinda terpaksa masuk ke dalam hubungan penuh ketegangan, kebohongan, serta luka emosional yang mendalam.
Sampul Novel Kasih Sayang Mendalam: Sayang, Kembalilah Padaku
8.7
Dua tahun Nina terikat pernikahan kontrak dengan pria misterius yang identitasnya tidak ia ketahui sama sekali. Sebuah kesalahan fatal terjadi saat ia salah memasuki kamar dan menyerahkan kesuciannya pada orang asing. Terdesak beban kompensasi pelanggaran kontrak, Nina nekat mengajukan perceraian. Namun, saat ia menemui suaminya untuk menyerahkan dokumen tersebut, Nina terkejut menyadari bahwa pria itu adalah orang yang sama yang menidurinya malam itu.
Sampul Novel Kembaran Obsesinya
8.5
Baskara Adinata menyewaku sebagai pendamping, namun cinta tulusku dibalas pengkhianatan keji. Ternyata, dia memakai teknologi deepfake untuk mengganti wajahku dengan Karininia, kakak tiriku yang ia puja. Saat Karininia memfitnahku, Baskara membiarkanku disiksa hingga tanganku hancur dan memenjarakanku. Demi warisan ibu, aku menerima tawaran ayah tiri untuk menikahi pria asing, Keenan Adiwijaya. Aku pergi menjauh demi memulihkan hidup dari pria yang menganggapku mainan.
Sampul Novel Maduku Putri Konglomerat
9.4
Kehidupan yang serba kekurangan mendorong Hilman untuk mengkhianati janji suci pernikahannya. Demi mengejar harta dan kemewahan, ia nekat menikahi seorang wanita dari keluarga konglomerat di belakang istrinya. Kini, sang istri harus berjuang menghadapi kehancuran hati dan kepedihan mendalam akibat pengkhianatan lelaki yang sangat ia cintai itu. Sanggupkah ia bertahan saat suaminya lebih memilih kekayaan daripada kesetiaan mereka?