APKDock Logo
Sampul Novel Janda Lugu

Janda Lugu

8.4 / 10.0
Terlilit hutang akibat ditipu, Arka melarikan diri ke kampung halaman untuk menghindari kejaran rentenir. Di sana, ibunya justru menjodohkannya dengan Nilam, janda kaya raya. Arka pun berniat menikahi Nilam demi menguras hartanya. Namun, ketulusan Nilam perlahan meluluhkan hati Arka hingga ia menyesali niat busuknya. Saat rahasia terbongkar, Nilam yang kecewa justru meminta pernikahan formalitas belaka. Mengapa sosok yang semula lugu itu berubah drastis?

Janda Lugu Bab 1

Prolog

Di dalam sebuah kamar yang telah dihias ala pengantin baru, dengan temaram sinar lilin sebagai penerang, dan kelopak bunga mawar yang bertebaran memenuhi permukaan ranjang, meruapkan aroma manis yang menggoda, tampak seorang perempuan tengah duduk di tepiannya.

Saat mendengar pintu terbuka, perempuan itu mendongak, menyambut lelaki yang kini telah sah sebagai suaminya.

Bahkan meski ini bukan pengalamannya yang pertama, tetap saja perempuan itu merasa gugup bukan kepalang. Tangannya terasa dingin—yang tak ada hubungannya dengan seberapa minim gaun tidur yang dia kenakan—dan irama jantungnya bertalu-talu. Jari-jarinya saling meremas mengepal tatkala langkah lelaki itu kian mendekat.

Perempuan itu kemudian memilih menunduk, jengah dengan tatapan lekat yang lelaki itu tujukan padanya, pada sekujur tubuhnya.

Bahkan hingga kini dia masih serasa tak menyangka bahwa akhirnya dia menikah dengan cinta pertamanya.

Bukan, bukan berarti dia tidak mencintai mendiang suaminya, tapi laki-laki yang ada di depannya kini adalah kisah lain, kisah lain yang dia kira telah pupus saat mereka masih remaja. Namun ternyata takdir menjalin kisah mereka untuk kembali berlanjut, untuk mengarungi titik baru, sebagai sepasang suami istri.

Perempuan itu menahan napas sewaktu sang lelaki menjulurkan tangan untuk mengelus pipinya. Elusan yang kemudian turun ke leher, ke tulang selangka, dan ke tali bajunya yang setipis lidi, untuk kemudian menanggalkannya.

Detik sebelum perempuan itu terbaring di ranjang, dia membatin, betapa beruntung dirinya. Bahwa badai yang selama ini harus dia hadapi seorang diri, sebagai janda, telah berlalu. Kini telah ada sosok lain untuknya bertumpu.

Perempuan itu hanya tidak tahu, bahwa suami barunya tak sebaik itu. Ada rencana culas yang diam-diam lelaki itu simpan.

**

Part 1

“Lo yakin nggak liat dia? Iya, koper sama semua barang-barangnya nggak ada yang tersisa. Semuanya diangkutin sama dia. Mangkanya gue ngira dia pasti kabur ke kampung.”

“Gue udah pantau rumahnya dari beberapa hari ini, Ka. Tapi nggak ada tanda-tanda dia ada di sini. Orang tuanya juga gue liat biasa aja. Nggak yang mukanya seneng kayak kalo anaknya abis pulang kampung.”

“Lo yakin mereka bukan pura-pura?”

Terdengar tawa di seberang telepon. “Lo kayak nggak tahu aja, orang-orang di sini tuh polos. Kami cuma orang kampung yang kalau disuruh akting macam artis sinetron nggak bakal tahu. Ya … kecuali si Acung. Nggak ngerti deh dia berguru akting di mana. Tapi percaya deh, kalau dia emang ada di sini, pasti keliatan. Dia pasti kabur ke tempat lain, Ka.”

Arka pun mematikan telepon. Rasanya sedikit tergelitik dengan kata “polos” yang disebutkan Danu barusan. Setelah bertahun-tahun tinggal di kota metropolitan, bahkan kini telah terbiasa menggunakan lo-gue, Arka tidak menyangka bahwa dia masih bisa jadi seseorang yang polos. Seseorang yang mudah dibodohi.

Bagaimana bisa seorang Arka yang terkenal pintar dan teliti bisa jatuh dalam jebakan khas kelas teri.

Bagaimana bisa seorang Arka memercayakan begitu saja tabungan yang sudah dia kumpulkan dengan telaten selama ini pada cungpret kurus nan tengik bernama Acung. Pemuda yang bahkan tak becus lulus kuliah dan berakhir “mengembara” dari satu kerja serabutan ke kerja serabutan lainnya. Bagaimana bisa sampai Arka terlintas menjalin kerjasama dengan orang seperti itu.

Arka tak habis pikir.

Dan rambut yang biasanya tertata rapi itu pun berakhir acak-acakan jadi sasaran kefrustrasiannya.

**

Beda dengan kebanyakan orang yang biasanya menggunakan weekend sebagai hari santai, tidur sampai siang dan bermalas-malasan, semacam ritual balas dendam setelah lima hari membanting tulang dalam kerasnya dunia kerja, tetapi Arka berbeda. Dia bukan penganut kebiasaan itu. Arka akan menggunakan weekend-nya untuk melakukan aktivitas yang sama aktifnya seperti saat hari kerja. Entah dengan melakukan hal-hal domestik seperti bersih-bersih apartemennya, mencuci motor kesayangannya, berbelanja stok makanan di dapur. Lalu setelah semua itu selesai, Arka akan kembali mengecek pekerjaannya di kantor. Menyelesaikan berkas yang harus dia presentasikan besok di depan bos.

Awalnya Arka menikmati gaya hidupnya yang semacam ini, tetapi ….

Di umurnya yang ke-32 tahun, setelah 7 tahun bekerja di kantor yang sama, dan mendapatkan gaji yang lumayan, Arka mulai merasa jenuh. Dia mulai jenuh dengan rutinitas lima hari kerja dua hari libur. Dia mulai jenuh dengan setumpuk pekerjaan yang tak ada habisnya. Dia mulai jenuh dengan perlombaan tak sehat dalam memperebutkan promosi. Dia ingin formula yang berbeda. Bahkan meski harus bekerja dengan jumlah hari yang lebih banyak, Arka tak keberatan. Tentu, jumlah hari libur yang lebih banyak pasti yang lebih menggiurkan. Karena itu Arka ingin menentukan sendiri hari kerja dan hari liburnya, juga seberapa besar tekanan yang mampu diterimanya. Dia ingin terbebas dari titel seorang karyawan, menjadi bos bagi dirinya sendiri. Dia ingin memulai usahanya sendiri.

Tapi siapa sangka, sekali Arka mencoba keluar dari zona amannya, dia langsung tertendang dengan telak. Bukan hanya modalnya dibawa kabur oleh Acung, Acung juga telah menjadikan nama Arka sebagai penjamin atas sejumlah pinjaman yang fantastis di bank. Dan kini para rentenir terus mengejar-ngejarnya.

Itu sebabnya, di hari weekend ketika seharusnya Arka pergi keluar untuk olahraga di gym, dan sederet lis lainnya, dia malah terjebak di dalam rumah. Bersembunyi dari rentenir yang terus menggedor-gedor pintu rumahnya.

**

“Anjiir! Lo masih hidup ternyata. Kirain udah jadi bangkai!” Resya, teman sekaligus rekan kerjanya di kantor, langsung menghadiahi umpatan saat akhirnya Arka muncul di gym. Tak seperti biasanya yang selalu on time, kali ini Arka telat sampai satu jam. Benar-benar rekor telat yang mencengangkan. Bahkan sebenarnya kalau lima menit lagi Arka tidak datang, Resya sudah berencana menelepon 119, berpikir temannya itu pasti mengalami kecelakaan serius entah di tempat mana.

Tebakan yang tak begitu jauh sebenarnya. Beberapa menit yang lalu, Arka memang sangat membutuhkan bantuan 119. Para rentenir itu melihat saat Arka menyelinap keluar dari rumahnya lewat jalan belakang. Lalu terjadilah kejar-kejaran antara para rentenir bertubuh tambun dan penuh tato itu dengan dirinya.

Arka hanya bersyukur bahwa motornya beperforma maksimal dan dapat mengebut serta meliuk-liuk gesit di jalanan. Hingga para rentenir itu ketinggalan jejaknya.

“Diem lo,” sentak Arka dengan napas terengah-engah. Peluh membanjiri dahi hingga lehernya.

Tapi bukannya diam, Resya malah terkekeh sambil lanjut mencerocos. “Gua kirain lo ke mana, ternyata lo abis asoy-asoyan sama cewek, ya. Ngaku aja. Lo napasnya sampe ngap-ngap kayak gitu, pasti saking capeknya ngelayanin itu cewek.” Lalu dengan alis terangkat dan muka makin mesum, Resya berbisik, “Dia minta berapa ronde, Bro? Goyangannya sebombastis itu ya?”

Tak mau menghiraukan temannya yang memang ke mana-mana pikirannya tak jauh dari selangkangan, Arka melirik saku celananya saat terasa benda pipih di sana bergetar.

Tanpa memperhatikan nomor si pemanggil, Arka langsung menerima telepon dengan suara lemah, masih kelelahan, “Halo.”

Lalu meluncurlah kata umpatan yang disertai ancaman dari seberang telepon.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Janda Lugu

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Hidup Kayra hancur setelah suaminya menghilang tanpa jejak pasca panggilan video terakhir mereka. Kini, ia berjuang sendirian membesarkan dua anaknya. Di tengah kesulitan, ia bertemu Damar, ipar yang membencinya karena skandal masa lalu terkait rahasia saudari kembarnya. Meski awalnya Damar menolak mengakui anak hasil hubungan tersebut, kemiripan sang bayi meluluhkan hatinya. Akankah pertemuan ini membawa Kayra menuju kebahagiaan yang selama ini hilang?
Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Nada menyadari bahwa menjerat Ivander ke dalam pernikahan paksa adalah langkah yang keliru. Namun, baginya ini satu-satunya jalan untuk tetap berada di sisi pria yang hidupnya pernah ia hancurkan. Didorong rasa bersalah yang mendalam, Nada bertekad menebus dosa masa lalunya melalui pengabdian ini. Akankah segala pengorbanan Nada mampu mencairkan kebencian di hati Ivander, ataukah usahanya untuk mendapatkan maaf justru akan berakhir sia-sia?
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Niat hati memberi kejutan ulang tahun, aku justru menyaksikan pengkhianatan kekasihku dengan pria kaya. Dihina karena miskin, hidupku berubah saat pelayan keluarga terkaya mengungkap identitas asliku sebagai pewaris Grup Nelson. Kini dengan kekayaan tak terbatas, aku kembali untuk membalas dendam. Mantan kekasihku bersujud memohon ampun, namun aku hanya berlalu menuju kemewahan. Bagiku, uang hanyalah angka dan aku sangat menikmati cara menghabiskannya.
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
El Zibrano Elemanus memberikan tawaran gila kepada Lea untuk menyusui putranya dengan imbalan kekayaan yang tak terbatas. Lea yang masih berstatus pelajar menolak keras karena merasa permintaan itu tidak masuk akal bagi gadis seusianya. Namun, El tidak menerima penolakan dan bersikeras bahwa ia bisa mewujudkannya melalui caranya sendiri. Di bawah tekanan sang bos mafia, Lea terjebak dalam situasi intim yang mengancam masa depan dan harga dirinya.
Sampul Novel Song For Luna
8.9
Pertemuan singkat di Bandung menjadi awal mula hubungan antara Luna dan Alvino. Bermula dari pertukaran nomor telepon dan tawaran menjadi pemandu wisata, Luna tidak menyangka bahwa perkenalan sederhana itu akan mengubah hidupnya secara drastis. Kehadiran Vino membawa dinamika emosional yang penuh gejolak layaknya roller coaster. Kini, Luna harus menghadapi berbagai badai persoalan yang datang silih berganti dan menentukan apakah ia akan menyerah atau terus berjuang.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan