APKDock Logo
Sampul Novel Janur Kuning di Rumah Tanteku

Janur Kuning di Rumah Tanteku

9.5 / 10.0
Ningsih tak menyangka wanita yang mengasuhnya adalah selingkuhan sang ayah. Di hari pernikahannya, Ningsih tiba-tiba raib hingga posisinya digantikan oleh Febi, putri kandung tantenya. Setahun berlalu, Ningsih kembali dan mendapati sepupunya telah menjadi istri Rey. Meski sudah beristri, Rey yang masih mencintai Ningsih berniat menjalin kasih kembali. Kini, Febi harus menghadapi dilema besar saat orang ketiga hadir di tengah rumah tangga paksa mereka.

Janur Kuning di Rumah Tanteku Bab 1

Setelah meracuni anak dan suaminya, Sekar menelusuri jalanan sepi di komplek rumahnya. Tempat biasa tukang sayur mangkal, dan diriuhkan oleh ibu-ibu muda yang hobinya ghibah. Tapi jam segini, belum ada manusia yang melintas, mungkin masih asyik menyantap sahur.

Sesekali Sekar merapikan selendangnya yang hanya digunakan untuk menutupi bagian tubuh dari dinginnya waktu menjelang subuh, leher dan sebagian rambutnya masih terlihat terurai.

“Ibu sehat?”

Seorang polisi wanita cantik dengan kerudungnya itu masih syok mendengar pengakuan seorang wanita muda di hadapannya. Perawakannya tak mencurigakan. Bahkan pakaian yang dikenakannya sangat sopan. Kulitnya putih, dari kartu identitasnya terlihat jelas ia asri Indonesia, Sri Sekar Purnawangsih.

Polisi wanita itu mengerutkan dahi sambil sedikit memijatnya. Ia baru saja selesai sahur, makanan yang dilahapnya tadi belum selesai melaksanakan tugasnya. Namun kehadiran sekar meporak-porandakan kenyamanannya. Tapi tak mengapa, sebagai seorang abdi negara ia harus siap kapan pun masyarakat membutuhkannya.

“Ibu, coba ibu jelaskan secara rinci kronologisnya!” ucap seorang lelaki yang baru saja hadir, kelihatannya ia juga baru selesai makan, terlihat jelas dari bekas bibirnya yang sedikit berminyak.

“Saya kan sudah jelaskan tadi! Apa harus diulang?”

Jawaban Sekar membuat kedua petugas keamanan itu saling menatap.

Melihat ekspresi kedua polisi tersebut, Sekar menghela napas panjang.

“Ok Baik saya ulang. Saat sahur tadi saya menyiapkan makanan untuk kedua anak dan suami saya. Dengan sadar yang menambahkan racun tikus ke dalamnya. Dan endingnya seperti yang saya ceritakan tadi!” Sekar mengarahkan pandangannya pada polisi wanita di hadapannya, berharap ia melanjutkan penjelasannya tadi yang ia rasa tak perlu ia ulangi.

Lelaki bertubuh kekar tersebut langsung menghubungi teman-temannya, mereka bergerak ke TKP. Antara percaya atau tidak, tapi sebagai seorang petugas keamanan ia harus melaksanakan tanggung jawabnya.

Sekar terlihat tak ingin banyak berpikir, ia menyerahkan semua barang bukti yang dibutuhkan penyidik tanpa harus diidentifikasi terlebih dahulu. Polisi wanita yang sedari awal tadi mendampinginya mulai menyadari kejanggalan itu.

“Ini baby blues!” monolognya dalam hati.

****

“Bagaimana iblis itu tega membunuh suaminya sendiri!” teriak seorang ibu paruh baya, yang tak lain mertua Sekar.

Ia sedang menangisi jenazah yang kini berada di samping tubuh mungilnya. Tak hanya itu, pemandangan semakin menyayat lantaran di sebelah jasad sang anak juga terbujur kaku jenazah cucu kesayangannya. Kehilangan dua orang sekaligus membuatnya hampir saja pingsan, tubuhnya lemas tak berdaya, beberapa orang terlihat sedang menopangnya agar tetap kuat untuk duduk. Setidaknya, saat ini doa seorang ibu sangat berarti bagi putra dan cucunya.

“Perempuan gila itu harus dihukum seberat-beratnya, Bu!” cecar gadis yang sedang menggenggam tangan ibunya, adik ipar Sekar itu terlihat begitu marah, wajahnya merah padam, isak tangisnya pun penuh dendam.

Rintih hujan ikut mengisyaratkan duka yang mendalam di hati keluarga besar Sekar dan suaminya. Liang lahat yang sedang menganga menjadi bukti betapa kejamnya Sekar pada keluarganya. Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi mereka, bahwa sedekat apapun itu, kita tidak bisa sepenuhnya percaya pada manusia.

“Mungkin ini juga hukuman yang setimpal untuk putramu!” cetus Ratih, berbisik pada wanita paruh baya yang sedang terisak itu, masih menangisi kepergian putra semata wayangnya.

“Biadab!” balasnya.

Matanya memerah, masih tak percaya putranya menikahi keluarga pembunuh. Pernikahan yang awalnya tidak pernah mendapat persetujuan keluarga, akhirnya terbukti menjadi sesal yang tidak akan menemukan muaranya.

Satu persatu kerabat dan tetangga sudah meninggalkannya. Mereka akan menjalani kehidupannya masing-masing dan menjadikan musibah ini sebagai pengalaman yang tak terlupakan, istri yang membunuh anak dan suaminya.

“Mas, bagaimana dengan nasib anak di dalam kandunganku?” rintih seorang wanita cantik.

Wanita yang sedari awal ikut menyaksikan proses pemakaman calon suaminya itu terlihat sangat pucat. Ia tak bisa membayangkan bagaimana rasanya menjadi orang tua tunggal, dengan ekonomi yang pas-pasan. Sesekali ia lirik calon mertuanya, berharap ada sebuah harapan yang barangkali mampu menangguh kegalauan hatinya. Namun bukannya ikut menenangkan, wanita paruh baya itu meninggalkannya tanpa berpamitan.

****

“Jadi ibu sempat berhubungan badan dengan suami?”

Sekar mengangguk.

“Setelah itu?” lanjutnya

“Setelah bangun dari tidur, saya menyiapkan makanan dan membubuhinya dengan racun tikus!” pungkasnya. Ia mengatupkan kedua telapak tangan ke wajahnya. Berharap sedikit menenangkan.

“Artinya ibu sudah merencanakan semua proses pembunuhan tersebut?” polisi kembali mengulik kebenarannya.

“Tidak, itu spontan saja terlintas di pikiran saya!” tegas Sekar.

“Motifnya?”

“Saya dipaksa untuk menerima selingkuhan suami yang saat ini sedang hamil, tapi saya menolak!” mata Sekar mulai berbinar.

Pertengkaran hebat memang sempat terjadi, lelaki yang sangat dicintainya meminta Sekar agar bersedia dimadu. Hingga akhirnya penolakan Sekar tak berbuah manis, ia dengan terpaksa harus menerima keinginan suaminya.

“Tapi saat sahur tiba, saya menyadari bahwa dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya belum bisa menerima kenyataan itu!” Sekar terisak. Ia kembali mengenang apa yang telah ia lakukan.

“Lantas, mengapa ibu juga tega meracuni anak?” polisi masih terus bertanya.

“Karena saya tidak ingin anak perempuan saya merasakan hal yang sama di masa depannya. Saya takut, Pak!” Sekar semakin menjadi-jadi, tangisnya sudah tak terkendali, ia juga berteriak dan meronta, menyebabkan pihak kepolisian harus mengamankannya.

Jelas dapat disimpulkan Sekar mengalami tekanan mental yang sangat besar, hingga ia dengan sadar ikut membunuh anak perempuannya. Gejolak batin yang ia pendam tentunya bukan sejak tadi malam, ia telah mengorbankan banyak hal sebelumnya. Berperang dengan perasaan sendiri tentu tidak mudah, kini ia harus menelan semua risiko atas apa yang telah dilakukannya. Suami adalah rumah baginya untuk pulang, namun saat rumah tak lagi menjadi tempat ternyaman, lantas pada siapa seorang istri harus berlabuh?

“Saya akan merawatnya, Mbak! Tapi dengan satu syarat, ia tidak perlu mengetahui siapa ibu kandungnya!”

Sekar yang tak bisa mengontrol perasaannya tak peduli dengan syarat yang ditawarkan sang adik, ia bahkan tak mengenal dirinya sendiri untuk saat ini.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Janur Kuning di Rumah Tanteku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly adalah siswi berprestasi yang mengidap galaktorea, sebuah kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI meski belum pernah hamil. Suatu hari, rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan hingga ia terpaksa meminta bantuan gurunya di sekolah. Kejadian tak terduga di ruang guru tersebut lantas mengubah segalanya. Berawal dari rahasia medis yang memalukan, hubungan mereka berkembang menjadi jalinan asmara yang rumit dan penuh risiko.
Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berubah drastis saat ia mengetahui fakta mengejutkan di kampusnya. Ezza, pria yang dijodohkan orang tuanya dan kini telah resmi menjadi suaminya, tiba-tiba muncul sebagai dosen baru di sana. Kehadiran Ezza yang tak terduga di lingkungan akademisnya memicu tanda tanya besar bagi Bunga. Ia pun mulai meragukan alasan di balik keputusan suaminya tersebut. Apakah Ezza memiliki motif tersembunyi atau ini hanyalah sebuah kebetulan belaka?
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Niat hati memberi kejutan ulang tahun, aku justru menyaksikan pengkhianatan kekasihku dengan pria kaya. Dihina karena miskin, hidupku berubah saat pelayan keluarga terkaya mengungkap identitas asliku sebagai pewaris Grup Nelson. Kini dengan kekayaan tak terbatas, aku kembali untuk membalas dendam. Mantan kekasihku bersujud memohon ampun, namun aku hanya berlalu menuju kemewahan. Bagiku, uang hanyalah angka dan aku sangat menikmati cara menghabiskannya.
Sampul Novel Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan
7.9
Mira Aditya terjebak dalam perjodohan orang tuanya dengan Rafiq Jaya. Alih-alih bahagia, ia justru menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya telah menikahi kekasih lamanya, Elena Faris, secara rahasia. Menjadi sosok yang terpinggirkan dalam rumah tangganya sendiri, Mira harus menanggung luka batin yang mendalam. Di tengah kehampaan dan rasa kecewa yang kian menggunung, Mira kini dihadapkan pada pilihan sulit antara terus bertahan atau pergi mencari kebebasan.
Sampul Novel MY LOVELY LITTLE WIFE
8.9
Yuki tak mampu menyembunyikan kekesalannya setelah ditolak mentah-mentah oleh pria yang dijodohkan dengannya. Alasan pria itu sangat klise, ia merasa tidak mengenal Yuki sama sekali. Sambil mengumpat dalam hati, Yuki menjuluki calon suaminya itu sebagai pria tua yang menyebalkan. Namun, rasa dongkol itu segera berubah menjadi sebuah rencana licik. Sebuah seringai muncul di wajahnya saat sebuah ide brilian terlintas untuk memberi pelajaran bagi pria itu.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan