APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ketika Istri Kedua Jatuh Cinta

Ketika Istri Kedua Jatuh Cinta

Kiandra terjebak dalam pernikahan sebagai istri kedua demi memberikan keturunan bagi Evan, suaminya yang bersikap dingin serta egois. Di tengah penderitaan itu, ia bertemu Damar, pria lajang tampan dengan kepribadian hangat yang menawarkan sebuah hubungan terlarang. Kini, Kia berada di persimpangan jalan untuk memilih antara kewajiban atau cinta barunya. Siapakah yang akan Kia pilih, dan sanggupkah ia menghadapi segala konsekuensi dari keputusan tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 3

Evan terkekeh di tengah hujan. Pria itu berdiri di tepi jalan, di dekat sebuah pohon yang lokasinya tak jauh dari kompleks perumahan. Di bawah pohon itu, seorang perempuan tampak berjongkok dan menggigil kedinginan. 

"Kamu baru mau kabur atau lagi mau pulang, Ki?" 

Evan mengusap wajah yang kuyup. Hujan yang sejak sore mengguyur belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti sepertinya. Pada perempuan pucat di bawah pohon, lelaki itu melempar tatapan menang. 

Kiandra kabur pukul dua pagi. Lidia sudah menangis-nangis meminta dilaporkan ke polisi, sebab orang tua Kia mengaku tidak didatangi anaknya. Evan menolak melakukan itu. Pria itu menunggu hingga malam dan lihat? Kiandra bisa ia temukan dengan mudah, 'kan? 

Evan mendekat pada Kia. Ikut berjongkok di depan perempuan itu. "Gimana? Udah kabur-kaburannya?" 

Kia tak menjawab. Bibir perempuan itu gemetar, seperti seluruh bagian tubuh yang lain. Dia kedinginan dan lemas. 

"Jadi, gimana? Kamu masih mau kabur atau enggak?" 

Evan kembali terbahak saat kepala istri keduanya menggeleng lemah. "Mau pulang?" 

Kia mengangguk dengan tangis di pipi.  Sungguh, tadi pagi itu niatnya sudah bulat. Apa pun yang terjadi, biarlah rumah yang ditempati ayah dan ibu diambil. Biarlah saja Evan menagih utang atau sampai menyita harta Rina, dan tak apa jika Nando putus sekolah. 

Namun, keteguhan hati Kia itu runtuh saat bayangan Nando yang bercerita tentang cita-cita muncul di benak. Kiandra kalah. Ia menyerah pada kekuasaan Evan. 

Nando ingin menjadi polisi atau tentara. Anak itu masih kelas 2 SMA. Masih butuh banyak biaya. Apa jadinya jika Evan berhenti membiayai Nando? Gaji ayah Kiandra yang hanya seorang supir ojek tak akan bisa membuat impian Nando terwujud. 

Mungkin, bisa, dengan sedikit keajaiban. Namun, bukankah Kia juga bertanggung jawab untuk mimpi Nando itu? Kiandra sulung. Si bungsu pantas ia pikirkan masa depannya. 

Tidak jadi kabur, perasaan malu, sedih dan marah menahan Kia untuk berteduh sebentar di bawah pohon itu. Lelah juga karena sepanjang hari luntang-lantung, berjalan tak tentu arah. Kemudian, hujan menyemarakkan suasana. Jadilah ia semenyedihkan sekarang. Menjadi bahan tertawaan si berengsek Evan. 

"Mau pulang, Ki?" Evan bertanya saat diihatnya kelopak mata Kiandra nyaris menutup. Pria itu menyeringai. Apa istri keduanya itu sedang berakting ringkih untuk dikasihani? 

Kepala Kia kembali mengangguk. Perempuan itu mulai sulit membuka mata. 

Evan berdiri. "Kamu pergi sendiri, 'kan? Pulang sendiri juga, ya? Aku duluan." Ia berbalik, berjalan menuju mobil yang terparkir tak jauh dari sana. 

Laki-laki itu sudah menarik pintu mobil, saat akhirnya kembali menoleh ke pohon tadi. Terdiam sebentar, Evan membanting pintu mobil. Kiandra sudah tergeletak tak sadarkan diri di sana. 

Evan menggigit bibir. Mengusap wajah. "Sejak kamu datang, hidupku enggak pernah tenang, Ki." 

*** 

Pukul delapan malam. Evan bangkit dari kursinya dan berjalan meninggalkan dapur sembari meregangkan lengan. Pria itu masih di salah satu toko rumah makan milknya, habis memeriksa laporan belanja bulan ini. 

"Pulang, Pak?" Kasir di rumah makan itu menyapa. 

Evan mengangguk. Ia mengedarkan pandangan. Mencari Doni, si penanggung jawab gerai. Setelah menemukan orang itu, tangannya melambai, memanggil. 

"Tolong yang pemasok ikannya segera dicari pengganti. Yang lama kayaknya memang sengaja naikkan harga, sementara kualitas ikannya jelek." 

Doni mengangguk paham. 

"Pastikan yang bisa kirim ke cabang yang lain." Evan menambahkan. "Saya bakal absen datang beberapa hari ke sini. Tolong, kamu kasih laporan tiap hari." 

Selesai memberi arahan, Evan pun pamit pulang. Pria itu sudah sangat ingin mandi dan tidur. Lelah sekali, padahal hanya memantau pegawai bekerja dan memeriksa beberapa laporan. Menjadi pemilik dari beberapa gerai rumah makan sungguh menguras banyak tenaga dan pikiran. 

Setibanya ia di rumah, Evan disambut oleh Lidia, seperti biasa. Wanita itu menyiapkan pakaian ganti dan teh saja karena Evan tidak ingin makan. 

"Sepupu aku jadi datang, ya, Van." Lidia memulai obrolan. Perempuan  bewajah lembut itu memijat lengan suaminya. 

Evan mengangguk saja. 

"Kia. Tolong, jangan terlalu keras sama dia." Lidia merasa Evan menepis tangannya yang jadi memijat lengan. "Kamu terlalu keras sama dia, Van." 

Evan menjatuhkan punggung di sandaran sofa. "Jangan mulai lagi, Lid." 

"Dia cuma mau kamu ngertiin dikit. Kamu bahkan jarang ajak dia ngobrol." 

"Aku pernah ajak kamu ngobrol?" balas si suami. "Lagian, dia udah bohongi aku. Dia minum pil KB, padahal tahu alasan aku nikahin dia." Matanya terpejam, teringat kejadian setahun lalu.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Absurd Boyfriend With Kianna
8.5
Kianna Augustephie yang pendiam diam-diam mengagumi Giorgio Fernandes, idola sekolah yang tampan. Ia bahkan menjadikan Gior inspirasi utama dalam novel romansa tulisannya. Tak disangka, sang primadona justru mendekatinya dengan serangkaian aksi konyol dan rayuan gombal yang tak terduga. Perubahan sikap Gior yang absurd ini membuat Kianna bingung sekaligus makin terpikat. Benarkah imajinasi cinta dalam bukunya akan segera menjadi kenyataan di dunia nyata?
Sampul Novel Cintanya Bersinar Dalam Kegelapan
9.4
Di balik kesuksesan Sienna, Julian hanyalah sosok terabaikan yang pernah mencuri ciuman pertamanya dalam kegelapan. Saat hidup Sienna hancur, Julian pulang demi melihat wanita itu terpaksa menerima pinangan pria lain. Namun, ketika Sienna berada di titik terendah, Julian telah menjelma menjadi sosok berkuasa yang siap melindunginya. Lewat ajakan nikah yang tegas, ia membuktikan bahwa tak ada pria lain yang mampu mencintai Sienna sedalam dirinya.
Sampul Novel Gadis Penyuka Hujan
8.5
Seorang siswi SMA terjebak dalam memori kelam masa lalu saat hujan turun membasahi malam yang dingin. Di balik tetesan air itu, ia menyembunyikan kesedihan mendalam dan kenyataan pahit sebagai remaja yang tengah mengandung. Kisah ini mengikuti perjalanan emosionalnya menghadapi luka lama yang kembali terbuka, sembari berjuang menanggung beban hidup yang berat di usia muda. Sebuah narasi tentang duka, rahasia, dan kenyataan yang tak terelakkan.
Sampul Novel Luka & Keegoisan
9.1
Sembilan tahun lamanya Lina Damaris Adelia berjuang menghapus jejak Elian Zayn Anderson dari hatinya. Namun, takdir justru menyeretnya kembali ke hadapan pria yang pernah memberi luka batin tersebut. Kini, Lina terjebak bekerja di perusahaan milik Elian yang angkuh dan egois. Di tengah gejolak emosi dan kesabaran yang kian menipis, mampukah mereka memperbaiki hubungan yang telah hancur, ataukah perasaan lama itu hanya akan menjadi ujian yang menyakitkan?
Sampul Novel Mencari Cinta Sejati
8.7
Anggita Anggraini mendambakan sosok yang mampu mencintai dirinya apa adanya tanpa syarat. Namun, rentetan kegagalan dalam asmara justru membuat Gita kian menutup diri dan membangun tembok perlindungan demi menghindari luka baru. Di tengah rasa trauma yang mendalam, ia harus berjuang menghadapi keraguan hatinya sendiri. Akankah Gita berhasil meruntuhkan benteng tersebut dan menemukan seseorang yang tulus? Ikuti perjalanan emosional Gita dalam menjemput cinta sejati.
Sampul Novel My Absurd Ning
9.4
Zora Alifia dikenal sebagai santriwati pembuat onar yang kerap memicu kekacauan di pesantren. Kelakuannya sering kali membuat Emir, sepupunya yang juga seorang Gus, merasa sangat kewalahan. Meski sering ditegur, Zora tetap membangkang hingga hubungan keduanya diwarnai ketegangan. Emir pun melontarkan ancaman pernikahan untuk menertibkan Zora. Ajaibnya, gertakan itu mulai mengubah sikap Zora menjadi lebih rajin dan taat menjalani kehidupan di pondok.