APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kisah Cnta Pembantu Sexy

Kisah Cnta Pembantu Sexy

Alfarezi adalah seorang pria religius yang memiliki prinsip hidup yang sangat kuat. Namun, dunianya berubah drastis saat ia mempekerjakan Aruna, seorang model majalah dewasa yang berpenampilan berani, sebagai asisten rumah tangga. Meski kepribadian mereka bertolak belakang, Alfarezi tak mampu menahan debaran jantungnya setiap kali berdekatan dengan Aruna. Apakah iman Alfarezi akan goyah karena pesona Aruna, atau justru sang model yang akan berubah?
Bab
Bagikan

Bab 3

Malam yang dinantikan Aruna pun datang juga. Dengan perasaan yang bahagia, ia pun memandangi refleksi bayangan yang terbentuk di cermin datar yang ada di depannya. Sesekali ia menautkan bibirnya atas dan bawah. Agar lipstik merah yang baru saja dioleskan ke permukaan bibirnya itu bisa menempel dengan rata. Lagi-lagi ia pun tersenyum setelah melihat gambarnya yang terlihat sempurna. Ketika Aruna tengah asyik mematut diri di depan meja riasnya, seseorang tiba-tiba memencet bel pintu Apartemen mewah itu.

Ting. Tong.

Bunyi pintu Apartemen Aruna yang berhasil merebut perhatian pemiliknya. Aruna pun meletakkan lipstick yang ada di tangannya, lalu ia segera berlari mendekati pintu ruangan mewah itu. Tanpa membuang waktu lebih lama, Aruna segera membuka pintu itu. Sehingga menampakkan sosok Denada lengkap dengan wajah tengil.

"Eh, elo. Gue kirain siapa?" ujar Aruna terdengar sedikit kecewa.

"Emang loe mikirnya siapa?" tanya Denada balik sambil berusaha menahan senyumnya. Alisnya pun ia naik-naikkan sebelah. Seakan bisa membaca apa yang sempat dipikirkan Aruna tadi.

"Ih, apaan sih. Udah ayo masuk!" ajak Aruna sambil menarik tangan sahabatnya itu, agar segera masuk ke dalam Apartemen pribadinya. Dengan senang hati Denada pun segera melakukan apa yang diinginkan teman karibnya itu. Sampai di dalam Denada segera meletakkan tas dan paper bag yang dibawanya ke atas sofa yang ada di ruang tamu Apartemen.

"Eh, tunggu. Kok loe pakai baju kayak gini sih?" ujar Denada sambil memperhatikan penampilan Aruna yang sebenarnya sudah terlihat cantik dengan dress biru langit selutut dan belahan dada yang sangat turun. Hingga menampakkan sebagian gunung kembarnya yang masih terlihat padat berisi.

"Emang, apa salahnya dengan dress gue? Gue pikir bagus kok? Gue suka?"

"Emang loe nggak baca dress code yang ada di kartu undangan?"

"Yah, gimana? Gue kan nggak dapet undangan kayak kalian," balas Aruna sambil cemberut. Denada pun tersenyum. Lalu ia mendekati Aruna.

Puk. Puk. Puk. Denada pun menepuk-nepuk pundak Aruna beberapa kali.

"Aduh kasihan. Jangan nangis ya? Gue punya sesuatu untuk elo," kata Denada. Seakan ingin memberinya semangat. Namun, ucapan Denada yang terakhir tadi membuat Aruna langsung melepaskan pelukan sang teman akrab..

"Loe mau kasih gue apa?" tanya Aruna cepat. Denada pun tak menjawab, tapi senyum dan sorot matanya membuat Aruna langsung mengerutkan kening. Bingung.

"Sini ikut gue." Denada pun menarik tangan Aruna. Sampai di sofa yang tidak jauh dari tempat mereka berdiri. Denada langsung meraih paper bag yang tadi ia bawa. "Nih, buat elo." Denada pun menyerahkan benda itu ke hadapan Aruna.

"Ini apaan?" tanya Aruna bingung. Sambil menggapai paper bag itu dari tangan Denada.

"Buka aja sendiri. Loe pasti suka," balas Denada sok misterius. Karena memang rasa penasaran Aruna sudah memuncak. Ia segera membuka paper bag itu.

"Hah?! Ini apaan?" pekik Aruna sambil mengangkat kain yang ada di dalam bungkusan dari kertas itu.

Denada pun tak menjawab. Ia hanya berdiri lalu membuka cardigan lengan panjang yang menempel di badannya. Saat cardigan itu melorot ke lantai raut wajah Aruna pun langsung terkejut. Lihat saja matanya yang hendak meloncat keluar serta bibirnya yang menganga lebar.

"Nggak. Enggak. Maksud loe dress codenya itu lingerie?" ucap Aruna dengan nada setengah tidak percaya.

"I… yup. Kenapa sih? Kok tegang gitu? Kan udah biasa juga. Tubuh sexi loe ditonton banyak orang. Iya, kan?"

"Iy… iya juga sih. Cuma…." Aruna pun menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal. Sedang ekspresi wajahnya benar-benar tak enak dilihat. Sungguh, mungkin jika di dalam ruangan pemotretan ia sudah mulai merasa terbiasa untuk mempertontonkan kemolekan badannya, tapi kalau di depan umum. Kayaknya entar dulu deh. 'Lagian tamu undangan ulang tahun Andreas pasti banyak deh. Aduh, gue kok jadi gugup gini ya,' ucap Aruna dalam hati.

"Udah. Nggak usah banyak mikir. Ini lingerie hadiah dari Andreas lho. Dia ingin loe pakai ini kesana," kata Denada yang langsung membuyarkan lamunan Aruna.

"Tap…. Tapi, Den…."

"Udah. Udah. Sana pakai. Santai saja. Semua orang yang dateng juga pakai pakaian kayak gini kok. Jadi loe nggak sendirian. Oke?"

"Oke deh," balas Aruna dengan nada yang tak bersemangat.

"Nah gitu dong."

****

Di Rooftop hotel Bintang, perayaan ulang tahun Andreas digelar dengan megah, walaupun perayaan itu dirayakan dengan cukup tertutup. Maklumlah, jika semua orang tahu bagaimana para tamu undangan yang datang. Ternyata tak hanya terlihat cantik tapi juga sangat seksi dan menggoda iman. Tentu akan menimbulkan masalah tersendiri nantinya. Makanya, Andreas niat banget membooking seluruh lantai dua belas itu demi kelancaran acaranya malam itu.

Ia pun memesan berbagai jenis wine dengan harga selangit sebagai salah satu jamuan yang sudah disediakan. Di samping berbagai hidangan lezat dengan bandrol tak kalah mahal. Seperti salad, cheeseburger, chocolate cake dan masih banyak lagi.

Di antara sinar lampu taman yang berjajar menghiasi sekeliling kolam renang. Andreas berdiri di samping salah satu meja yang berisi berbagai jenis makanan. Ia pun terlihat asyik mengobrol dengan salah satu klien bisnisnya. Sedang seorang waitress cantik berdandan ala pelayan nakal dengan baju yang sangat ketat dan minim. Terlihat wara-wiri sambil membawa nampan di tangannya. Tanpa segan ia pun mendatangi satu per satu tamu yang sudah datang. Lalu menuang wine yang ada di atas nampan itu ke gelas mereka.

"Mau tambah minumannya, Bos?" tanya si waitress dengan nada yang dibuat genit.

"Boleh," balas Andreas sambil menyodorkan gelas yang sudah kosong di tangannya. Si waitress pun langsung mengangkat botol wine jenis Cabernet Sauvignon. Kemudian menuangnya ke dalam gelas.

"Tuan, mau tambah juga?" tanya si waitress pada lawan ngobrol Andreas.

"Terima kasih. Nanti saya panggil kamu jika saya butuh," balas lelaki setengah baya yang masih terlihat tampan di usianya yang sudah masuk kepala lima itu.

"Baiklah. Kalau begitu saya permisi dulu," kata si waitress kemudian berlalu. Lelaki paruh baya itu pun terus memandangi langkah si cewek waitress yang semakin menjauh. Matanya tak berkedip menatap paha mulus wanita itu yang bergerak kesana-kemari seakan melambai-lambai minta dibelai.

Andreas pun tersenyum licik melihat lelaki mata keranjang di depannya. Ia tahu betul apa yang sedang ia pikirkan otak mesum yang selalu gila wanita cantik nan bahenol itu.

"Gimana Om? Jadikan investasi di Amazing Adult?" tanya Andreas yang langsung membuyarkan bayangan nakal lelaki itu.

"Oh…. Iya. Iya. Ehms…. Tapi saya masih penasaran dengan wanita yang kamu bilang tadi malam. Apa dia sudah datang?" tanya lelaki yang dipanggil Om oleh Andreas itu cepat-cepat.

"Sebentar lagi dia juga datang," balas Andreas sambil tersenyum penuh kemenangan. Dan setelah menyelesaikan perkataannya. Tak sengaja mata Andreas menangkap sosok wanita yang sedari tadi ditunggunya. "Nah, Om. Itu dia datang," ucap Andreas sambil menggerakkan dagunya untuk menunjuk ke belakang lelaki yang tiga puluh tahun lebih tua darinya itu. Jelas saja lelaki itu segera membalikkan badannya dengan cepat. Dan ketika kedua matanya memandang sosok wanita yang baru saja keluar dari lift matanya pun langsung melotot sempurna.

"Wow. Legit banget!"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Buku Harian TKW
8.6
Rendra Pradhana dan Maya Septa bermimpi membangun rumah tangga indah, namun masa lalu kelam menghantui mereka. Kematian Lastri melibatkan ayah Rendra dan memicu kebencian keluarga Maya. Meski berhasil menikah, badai ekonomi dan konflik terus menguji kesetiaan mereka. Demi bertahan hidup, Maya terpaksa menjadi TKW di Malaysia. Benarkah kutukan leluhur Mbah Karso yang menentang persatuan dua keluarga ini menjadi nyata? Akankah cinta mereka sanggup melawan takdir?
Sampul Novel Cinta satu malam dengan boss
9.0
Terjebak dalam tawaran tak terduga, seorang wanita mempertanyakan alasan bosnya memilih dirinya. Tanpa ada rasa cinta, pria berkuasa itu dengan dingin menyatakan bahwa dia hanya menginginkan kepuasan fisik semata. Meski dikelilingi banyak wanita, sang bos hanya tertarik pada tubuhnya untuk memuaskan hasrat pribadinya. Kini, dia harus menghadapi kenyataan pahit menjadi pemuas keinginan sang miliarder dalam hubungan tanpa status yang sangat murni transaksional.
Sampul Novel Cinta Tak Bersyarat
8.9
Arini terjebak dalam depresi berat akibat luka cinta yang mengganggu hormon kebahagiaannya. Burhan dan Morela, seorang psikiater, bekerja sama secara rahasia untuk menyelamatkan kesehatan mental Arini tanpa membuatnya merasa terhakimi. Meski Arini sempat menolak bantuan medis karena merasa tidak gila, pendekatan perlahan melalui olahraga dan dukungan emosional mulai menunjukkan hasil. Burhan menyadari bahwa mencintai Arini berarti mendukung kesembuhannya tanpa syarat apa pun.
Sampul Novel Hati Terjerat: Jatuh Cinta pada Istriku yang Jelek
8.5
Demi membatalkan pertunangan dengan pria yang tidak setia, Viona menyamar menjadi wanita buruk rupa dan nekat tidur dengan Daniel, paman dari tunangannya sendiri. Setelah malam panas itu berlalu, Daniel yang sangat dihormati di kota justru enggan melepaskannya. Meski rumor tentang kehidupan asmaranya beredar luas, Daniel membuktikan pengabdiannya. Ia bahkan tertangkap kamera bersedia berlutut memasangkan sepatu Viona hanya demi mendapatkan satu kecupan manis.
Sampul Novel Berhantu: Pengejaran Tanpa Henti dari Kekasihnya yang Kejam
8.8
Tujuh tahun Claudia habiskan demi mencintai Eddie, berharap kesetiaannya berbalas. Namun, pengabdian itu hanya berujung sia-sia. Usai hubungan mereka berakhir, Claudia pergi dengan tenang tanpa menuntut apa pun. Siapa sangka, di hari pernikahannya dengan pria lain, Eddie muncul dalam kemarahan besar. Dengan tatapan liar penuh obsesi, Eddie memprovokasi sang mempelai pria dan menegaskan bahwa dialah yang pertama kali memiliki Claudia.
Sampul Novel Kisah Cinta Naomi
9.0
Hidup Naomi Clara hancur seketika saat suaminya, Adrian, tega menjualnya ke rekan bisnis hingga ia terjebak sindikat perdagangan manusia di Hongkong. Di tengah penderitaan itu, ia bertemu Zhou Tian, bos mafia dingin yang tak pernah mengenal cinta. Namun, situasi kian pelik saat seorang playboy kelas kakap justru turut jatuh hati padanya untuk pertama kali. Kini Naomi terjepit dalam pusaran cinta segitiga rumit yang mempertaruhkan hati dan nasibnya.