APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kompilasi Cerpen Dewasa

Kompilasi Cerpen Dewasa

Antologi ini menyajikan kumpulan cerita pendek romansa dewasa yang mengeksplorasi lika-liku hubungan penuh gairah. Menampilkan berbagai karakter dari latar belakang profesi berbeda, pembaca akan dibawa menyelami pengalaman intim yang emosional bersama pasangan mereka. Setiap kisahnya dibumbui konflik tajam antara tokoh protagonis dan antagonis yang mendebarkan. Selain menghibur, narasi di dalamnya memberikan wawasan tentang dinamika cinta dan pesan moral yang bermakna bagi setiap pembaca.
Bab
Bagikan

Bab 3

Malam itu, giliran Lisa yang mencoba mendekati kembali om Simon di ruang kerjanya, Dita merasa deg-degan juga saat dia berjalan menuju ruangan kerja Om Simon. Dia telah merencanakan momen ini dengan cermat, berharap dapat mendekati pria yang sangat disukainya, Om Simon. Sejak pertama kali dia tinggal di kos milik Om Simon, Lisa merasa terpesona oleh kebaikan hati pria itu.

Dalam genggamannya, Lisa membawa hidangan spesial yang selalu berhasil membuat Om Simon tersenyum. Saat dia menggenggam gagang pintu ruangan, hatinya berdebar kencang. Dia mencoba untuk tampil percaya diri saat masuk.

"Om Simon, saya membawa makan malam untuk om lagi nih," kata Lisa dengan senyum manis sambil meletakkan hidangan di atas meja.

Om Simon, yang tengah sibuk memeriksa beberapa dokumen, mengangkat pandangannya dan tersenyum. "Terima kasih, Lisa. Kamu selalu begitu baik padaku."

Lisa duduk di kursi di depan Om Simon dan mencoba untuk memulai percakapan dengan santai. "Bagaimana kerjaan hari ini, Om Simon? Sibuk seperti biasa?"

Om Simon mengangguk sambil menjawab, "Iya, cukup sibuk. Tapi sekarang saya merasa lebih baik setelah melihat hidangan lezat ini."

Lisa tersenyum malu-malu. "Saya senang kalo om suka."

Mereka mulai berbincang-bincang tentang berbagai hal, dari pekerjaan hingga hobi, dan Lisa berusaha menjalin hubungan yang lebih dekat dengan Om Simon. Dia ingin tahu lebih banyak tentang pria ini yang telah mengubah banyak mahasiswi menjadi penggemar beratnya.

"Om Simon," ucap Lisa dengan lembut, "Saya tahu banyak penghuni kost yang terpesona oleh om. Bagaimana cara om bisa menjadi begitu populer di antara kami?"

Om Simon tersenyum sambil merenung sejenak. "Saya rasa itu karena saya selalu berusaha untuk menghormati dan peduli pada setiap penghuni kost saya. Saya ingin mereka merasa nyaman dan bahagia di sini."

Lisa tertarik dengan jawaban itu. Dia melanjutkan, "Apakah om pernah memiliki hubungan khusus dengan salah satu penghuni kost, Om Simon?"

Om Simon terlihat sedikit ragu. "Saya selalu berusaha menjaga profesionalitas dalam hubungan saya dengan penghuni kost. Tapi tentu saja, ada penghuni yang lebih dekat daripada yang lain." Padahal om Simon ini memiliki libido yang tinggi setiap melihat mahasiswi cantik dan seksi dan tak segan-segan untuk menidurinya.

Lisa mengangguk, mengerti bahwa Om Simon tidak ingin memperdalam percakapan itu. Namun, dia merasa semakin dekat dengan pria itu setiap saat.

Malam berlanjut, dan semakin lama Lisa dan Om Simon berbicara, semakin terlihat ketertarikan di antara mereka. Lisa melihat cara Om Simon tersenyum padanya dan merasa jantungnya berdebar kencang. Dia ingin tahu apakah pria itu merasakan hal yang sama.

Saat mereka berbicara tentang hobi mereka, Lisa menjalankan rencananya. "Om Simon, apa pendapat om tentang tarian?"

Om Simon melirik Lisa dengan penasaran. "Saya pikir tarian adalah bentuk seni yang indah. Apa kamu suka menari, Lisa?"

Lisa tersenyum dan menjawab, "Saya suka menari. Dan sebenarnya, saya mengikuti kelas tari di kampus."

Om Simon terlihat terkesan. "Itu luar biasa! Apakah kamu bisa menunjukkan beberapa gerakan tari kepada saya?"

Lisa merasa hatinya berdebar hebat. "Tentu, Om Simon. Saya bisa menunjukkan beberapa gerakan dasar jika om mau."

Om Simon setuju, dan Lisa mulai menari dengan gemulai di depannya. Gerakannya lembut dan anggun, dan Om Simon terpesona oleh keindahan gerakan Lisa. Dia tidak pernah menduga bahwa Lisa adalah penari yang begitu berbakat. Belum lagi lenggak lenggok pantat yang semok milik Lisa membuat jaku om Sion turun anek dan tak terasa kontolnya menegang karena ia mulai timbu hasrat kepada tubuh indah milik Lisa itu.

Lisa pun tampak menyadari respon Om Simon saat melihat gerak tubuhnya saat menari. Lisa tau persis kalo om Simon mulai terangsang karena sekilas Lisa melihat meraba selangkangannya tanda kalo rudalnya telah ereksi.

Saat tarian selesai, Om Simon memberikan tepuk tangan meriah. "Lisa, kamu sungguh luar biasa! Kamu adalah penari yang berbakat."

Lisa tersenyum malu-malu. "Terima kasih, Om Simon. Saya senang om suka."

Saat malam berakhir, Lisa merasa puas dengan langkah-langkah yang telah dia ambil. Dia telah berhasil mendekati Om Simon lebih dari sebelumnya. Meskipun dia masih belum yakin apakah pria itu memiliki perasaan yang sama dengannya, dia merasa optimis tentang masa depannya di kost-an itu.

Om Simon juga merasa tertarik pada Lisa. Setelah Lisa pergi, dia duduk di ruang kerjanya dengan senyum di wajahnya. Dia tahu bahwa dia merasakan sesuatu yang istimewa dari diri Lisa, dan dia berharap bisa segera bercinta dengan gadis cantik itu suatu saat.

Setelah malam pertemuan mereka yang penuh tanda tanya, Lisa dan Om Simon semakin dekat. Mereka sering berbicara di ruang kerja Om Simon, dan setiap pertemuan mereka menjadi semakin intim. Keduanya menikmati kebersamaan mereka tanpa sepengetahuan penghuni kost lainnya.

Malam itu, Lisa tiba di ruang kerja Om Simon dengan senyum di wajahnya. Dia membawa beberapa makanan ringan dan minuman favorit Om Simon, yang telah dia pelajari selama beberapa pertemuan sebelumnya.

"Om Simon," sapanya sambil tersenyum, "saya membawa camilan kesukaan om malam ini."

Om Simon mengangkat alisnya dengan senyum dan mengatakan, "Kamu benar-benar tahu cara membuat saya bahagia, Lisa."

Mereka duduk berhadapan di meja kerja, berbagi cerita dan tawa. Semua terasa sangat alami, seolah-olah mereka telah melalui banyak malam seperti ini bersama-sama.

Saat malam semakin larut, Lisa merasa keinginan yang lebih kuat untuk mendekati Om Simon. Dia menatap matanya dengan penuh kehangatan, dan Om Simon membalas tatapan itu dengan lembut.

"Om Simon," kata Lisa dengan suara lembut, "saya merasa kita semakin dekat setiap hari. Apakah Om merasa hal yang sama?"

Om Simon mengangguk perlahan. "Saya merasa hal yang sama, Lisa. Kamu terlihat cantik dan sangat menggairahkan!"

Mereka saling memandang dengan rasa hangat, dan tanpa kata-kata, mereka merasa ada sesuatu yang istimewa di antara mereka. Mereka ingin mengungkapkan perasaan mereka satu sama lain, tetapi mereka juga tahu bahwa mereka harus berhati-hati. Kehidupan mereka yang selalu terpapar oleh penghuni kost lainnya memaksa mereka untuk merahasiakan hubungan mereka.

Lisa meraih tangan Om Simon dengan lembut di bawah meja, dan pria itu membalas dengan menggenggamnya erat. Mereka merasa begitu dekat satu sama lain, meskipun kenyataannya hubungan mereka harus tetap rahasia.

"Saya merasa sangat beruntung bisa mengenal Om Simon," ucap Lisa dengan suara lembut.

Om Simon tersenyum dan menjawab, "Sama-sama, Lisa. Kamu adalah salah satu hal yang paling perhatian sama om disini."

Mereka berbicara dengan suara yang pelan dan merahasiakan rasa yang semakin dalam satu sama lain. Mereka merasa bahwa hubungan mereka adalah sesuatu yang istimewa, sesuatu yang mereka ingin jaga dengan baik.

Malam itu, sebelum mereka berpisah, Lisa dan Om Simon membuat janji satu sama lain. Mereka akan menjaga hubungan mereka tetap rahasia dari orang lain. Mereka ingin melanjutkan kemesraan mereka dengan hati-hati, tanpa memberi tahu siapapun tentang perasaan mereka yang tumbuh.

"Malam ini sangat istimewa," kata Lisa dengan suara lembut. "Saya tidak akan pernah melupakan ini."

Om Simon mengangguk setuju. "Saya juga tidak akan melupakan ini, Lisa. Kita akan menjaga rahasia kita sendiri."

Mereka saling berpelukan dengan penuh rasa sayang sebelum berpisah.

Tiba-tiba om Simon bilang, “Lisa, kamu besok mau gak kalo om ajak jalan-jalan? Kan besok hari sabtu!”

“Emangnya mau kemana Om Simon?” Lisa mendengar ajakan itu dengan senum mengembang karena telah membayangkan ia akan berduaan dengan bebas dengan pria gagah dan tampan itu.

“Kita nginep semalam di hotel dekat pantai yuk!” ajakan om Simon itu membuat Lisa serasa mau terbang melayang.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Kembar Milik Hot CEO
8.8
Kehidupan Amber sebagai putri konglomerat runtuh seketika hingga ia terpuruk. Di tengah keputusasaan, sebuah kesalahan fatal terjadi saat ia mabuk dan tak sengaja masuk ke kamar hotel Julian Kingston, pria berkuasa yang dikenal sangat kejam. Empat tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali. Amber kini memiliki anak kembar yang merupakan darah daging Julian. Terjebak dalam situasi rumit, mampukah Amber menghadapi tuntutan sang CEO dingin tersebut?
Sampul Novel Bayangan Mafia Mengintai Setiap Nafasku
9.7
Terjebak di pusaran mafia yang kelam, aku merindukan kehidupan damai di balik layar. Namun, segalanya berubah saat ibuku menikahi mantan bos mafia. Kaelion Verez Montefalco, pewaris takhta kejam dari Italia Selatan, kini menjadi saudara tiriku yang obsesif. Dia mengontrol setiap gerak-gerik dan napas yang kuhela. Di saat aku berjuang mempertahankan kebebasan, Kaelion justru menggunakan kekuasaannya untuk menjeratku dalam dominasi yang dingin dan tak terelakkan.
Sampul Novel Gadis Jaminan Tuan Max
7.8
Hera mengira penderitaannya sudah mencapai batas, namun kemalangan lebih besar justru datang menghampiri. Ibunya terjerat utang pada Max, seorang lintah darat kejam, dan kini Hera yang harus menanggung konsekuensinya. Ia dijadikan tawanan sebagai jaminan hingga utang tersebut lunas sesuai tenggat waktu. Jika sang ibu gagal membayar, Hera harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk dalam hidupnya. Akankah ia mampu bertahan di bawah kendali penuh Max?
Sampul Novel Gigolo Selingkuhanku Ternyata Kamu !
9.4
Kezia adalah wanita karier sukses yang hidupnya berubah total setelah bertemu Alex di sebuah klub mewah. Hubungan intens mereka awalnya tampak sempurna, hingga Kezia menemukan rahasia pahit bahwa kekasihnya itu adalah seorang gigolo. Terjebak antara cinta dan pengkhianatan, Kezia mulai mengungkap masa lalu kelam yang melukai Alex. Melalui konflik batin yang hebat, keduanya berusaha mencari arti kejujuran dan pengampunan demi memperbaiki masa depan mereka.
Sampul Novel Godaan Sang Mantan Pacar
8.6
Nisa kembali bertemu dengan Leon, pria yang dahulu menjadi pusat dunianya. Namun, sebuah perubahan besar terjadi karena kini Nisa sama sekali tidak mengingat sosok Leon. Alih-alih cinta, Nisa justru merasakan kebencian mendalam dan berusaha menjauh dari pria tersebut. Di tengah situasi yang rumit ini, Leon harus berjuang keras untuk memenangkan kembali hati Nisa. Mampukah Leon membangun kembali puing-puing asmara saat sang wanita telah melupakan segalanya?
Sampul Novel Kado Dari Masa Lalu
8.5
Ulang tahun ke-35 Declan Montereau berubah drastis saat Elio, bocah empat tahun bermata abu-abu, muncul di depan pintunya dan mengaku sebagai putranya. Sebagai pebisnis sukses yang skeptis terhadap komitmen, Declan kini terpaksa menghadapi kenyataan yang mengguncang logika. Kemiripan fisik Elio tak terbantahkan, memicu pencarian mendalam tentang siapa wanita dari masa lalunya yang tega menyimpan rahasia sebesar ini sekaligus meninggalkannya tanpa kata.