APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kontrak Cinta Dengan Iblis

Kontrak Cinta Dengan Iblis

Aluna, gadis berusia 18 tahun, menyelamatkan pria yang ingin mengakhiri hidup. Namun, ia tak menyadari bahwa sosok itu adalah iblis bernama Denias. Menyamar jadi manusia, Denias berniat menguasai Negeri Barat melalui kontrak rahasia. Tanpa curiga, Aluna menyetujui tawaran kontrak tersebut. Seiring berjalannya waktu, kebersamaan mereka mulai mengungkap berbagai misteri besar yang selama ini menghantui hidup Aluna. Rahasia kelam apa yang sebenarnya tersembunyi di balik kontrak ini?
Bab
Bagikan

Bab 2

"Jadi, itu artinya kamu harus cari cewek yang mau tanda tangan kontrak sama kamu gitu? Kalo misalkan kamu gak dapat tanda tangan dari seorang cewek, gimana?" tanya Aluna begitu sebelumnya Denias menceritakan bahwa keputusan dirinya untuk bunuh diri itu akibat tekanan pada pekerjaannya.

Denias pun lalu menghembuskan nafasnya dengan berat. Bola mata yang berwarna merah terang itu pun, perlahan mulai ia alihkan ke arah langit yang saat itu tampak terang karena banyaknya taburan bintang-bintang.

"Maka bos akan kasih hukuman ke aku. Bahkan mungkin, bisa jadi aja. Bos akan bunuh aku," balas Denias yang berhasil membuat bola mata Aluna membulat seketika.

"Hah?! Kamu serius?! Gak! Ini gak bisa dibiarin! Itu artinya kamu sekarang harus buat laporan di kantor polisi! Biar bos kamu itu ditangkap dan kamu akan terbebas dari pekerjaan ini," tutur Aluna dengan penuh keyakinannya.

Bahkan, Aluna pun kini sampai-sampai telah berdiri. Seolah-olah telah siap untuk mengantarkan Denias ke kantor polisi.

Mendapati jawaban seperti itu, buru-buru Denias memutar otaknya kembali. Sial! Bukannya berhasil mengelabui Aluna, kini Denias justru terjebak pada permainannya sendiri.

Denias pun lalu menarik perlahan lengan Aluna dan meminta agar gadis itu untuk duduk kembali.

"Aku gak mungkin lakuin itu. Bos sudah berjasa besar sama keluarga aku. Bahkan sampai kedua orang tua aku meninggal, seluruh biaya pemakaman ditanggung sama Bos. Jadi, gak mungkin buat aku menjebloskan Bos ke penjara," ucap Denias dengan tutur kata lembut-nya, agar terlihat meyakinkan di hadapan Aluna.

Mendengar hal itu, Aluna pun tampak menganggukkan kepalanya. Menandakan jika gadis itu sekarang membenarkan perkataan dari pria itu.

"Iya sih. Terus, kalo boleh tau. Pekerjaan kamu itu gimana sih? Gimana caranya orang bisa jalin kontrak sama kamu?" tanya Aluna setelah beberapa saat bungkam.

Sebuah seringai pun, tampak terbit di wajah Denias. Ini adalah pertanyaan yang sedari tadi, Denias tunggu-tunggu.

"Jadi, pekerjaan aku itu tuh real lebih ke syuting sih. Dan aku yang jadi pemeran utamanya bareng cewek yang tanda tangan di kontrak aku. Terus caranya bisa jalin kontrak sama aku, sebenarnya simpel banget sih. Cewek itu cuman perlu tanda tangan di surat kontrak ini tanpa si cewek itu sadar kalo tanda tangannya ini adalah tanda tangan buat kontrak. Nah, kalo cewek itu udah kontrak sama aku. Dia cuman perlu tinggal bareng di rumah aku, selama 5 bulan. Dan selama 5 bulan itu juga, si cewek harus gak boleh sadar bahwa di setiap sudut di rumah aku itu, ada kamera perekamnya. Semua ini diperlukan biar alur film yang kita buat serta pemeran utama satu-nya itu yakni si cewek. Lebih kelihatan real banget tanpa ada setting-an. Karena projek film ini juga, bakalan diikutkan dalam kompetisi The Real Film," jelas Denias yang membuat Aluna mulai mengangguk-anggukkan kepalanya kembali.

"Oh. Jadi, si cewek yang bakalan kontrak sama kamu itu gak boleh sadar kalo dia lagi jalin kontrak sama kamu, gitu? Dan dia juga harus gak boleh sadar sama kamera yang ada di rumah kamu. Gitu kan maksudnya?" tutur Aluna yang berusaha mereview ulang hasil dari ucapan Denias.

Denias pun lalu mengangguk-anggukkan kepalanya, menandakan jika pria itu membenarkan apa yang gadis itu katakan.

"Hmm, tapi. Kalo misalkan si cewek udah tau syarat-syarat pekerjaan kamu itu, gimana?" tanya Aluna yang membuat seringai kembali terbit di wajah Denias.

"Cewek itu bisa aja berpura-pura seolah-olah gak tau apa-apa. Emang sih kalo itu terjadi berarti keluar dari bagian tujuan syuting. Tapi, aku rasa selagi cewek itu dan aku bisa jaga rahasia itu. Kayaknya gak ada yang gak mungkin. Cukup nikmatin alur dan proses-nya aja. Dan yang pasti selama cewek itu bareng sama aku. Maka pihak produser yang akan membiayai hidup aku sama cewek itu. Tapi, masalahnya. Siapa yang bakalan mau jalin kontrak sama aku? Aku aja hampir bunuh diri tadi saking stress-nya sama pencarian cewek ini," balas Denias yang pada akhirnya berpura-pura seolah-olah tampak tengah prustasi di hadapan Aluna.

Melihat bagaimana penderitaan yang akan dihadapi oleh Denias. Hati Aluna pun seketika tersentuh dan merasa iba dengan pria itu. Sepertinya, Aluna harus membantu Denias sekarang. Lagipula, saat ini ia juga harus menghindari Mama-nya. Sebab, mungkin dengan cara ia memiliki kesempatan untuk tinggal bersama Denias selama 5 bulan.

Maka Aluna pun jadi bisa membuat alasan dan mengancam Mama-nya dengan iming-iming tidak akan pulang ke rumah, jika Mama-nya tidak memberitahukannya perihal siapa Ayah-nya sebenarnya.

"Aku mau bantuin kamu. Aku mau tanda tangan di surat kontrak kamu itu," putus Aluna yang langsung membuat Denias rasa-rasanya ingin terbang ke ruang penyiksaan saat ini juga.

Rasa kebahagiaan atas keberhasilan dirinya yang telah menipu manusia itu pun, membuat Denias begitu ingin turut memukul dan menyiksa para iblis yang di hukum oleh Raja dengan memukul mereka menggunakan alat gegada yang besar itu.

"Kamu? Serius mau bantuin aku? Tapi, bagaimana dengan keluarga kamu nantinya? Bukankah nanti setelah perjanjian kontrak ini, kamu harus tinggal bersama aku selama 5 bulan penuh? Bagaimana caranya untuk kamu menjelaskan semuanya kepada orang tua kamu?" tanya Denias yang tentunya sekedar basa-basi belaka.

Raut wajah Aluna pun seketika berubah menjadi murung begitu mendapati pertanyaan dari Denias yang menyinggung soal keluarganya.

Denias yang menyadari adanya bulir-bulir bening yang mengalir dari pelupuk matanya pun, langsung menyadari jika sesuatu telah terjadi dengan keluarga gadis itu.

"Maaf. Pertanyaanku pasti telah melukai hatimu," tutur Denias yang langsung membuat Aluna menggeleng cepat.

"Enggak. Kamu gak salah kok. Lagipula tadi kan aku juga sudah banyak bertanya dengan kamu. Dan kamu menjawab semuanya dengan jujur tanpa menyembunyikan sesuatu hal. Jadi, sudah seharusnya untuk aku juga berkata jujur sama kamu," balas Aluna yang langsung mengusap air matanya dengan cepat.

"Tidak apa-apa. Jangan ceritakan jika kamu tidak mampu untuk mengatakan semuanya," tutur Denias yang lagi-lagi mendapatkan gelengan kuat oleh gadis itu.

"Bukan begitu. Aku memang sedang memiliki masalah. Dan sudah seharusnya untuk aku juga membaginya dengan orang lain. Akan lebih lega jika aku bisa menceritakan segalanya kepada orang lain," tutur Aluna dengan seuntai senyuman manis-nya.

"Mama selalu sembunyi in perihal ayah dari aku. Mama gak pernah sekalipun mau jawab pertanyaan aku tentang di mana dan siapa ayah aku sebenarnya. Mama juga, selalu mengalihkan pembicaraan setiap kali aku tanya tentang Ayah. Maka dari itu, mungkin dengan aku tinggal bersama kamu. Di mana itu artinya aku akan memiliki tempat tinggal lain selain rumah Mama. Aku bisa ancam Mama atau membuat alasan, tidak akan kembali ke rumah sebelum Mama memberitahukan aku di mana ayah berada. Aku benar-benar rindu sama ayah. Dari kecil sampai umur aku 18 tahun ini. Aku belum pernah lihat ayah. Aku pengen kayak anak-anak lain yang bisa bercanda bareng sama ayah-nya. Aku pengen rasain hal itu juga."

Entah mengapa, tiba-tiba saja hati Denias pun merasa ikut sedih begitu melihat bagaimana Aluna yang begitu menginginkan bertemu dengan sosok ayahnya.

Rasa sakit itu muncul, mungkin karena Denias yang juga seringkali merasa kesepian akibat tak ada lagi canda tawa yang diberikan oleh orang tuanya.

Denias pun lalu tergerak untuk membawa gadis itu ke dalam pelukannya. Membiarkan Aluna menumpahkan segala rasa sakit yang sudah gadis itu alami selama ini.

Beberapa menit setelahnya, Aluna yang sudah merasa tenang pun akhirnya melepaskan dirinya dari rengkuhan lelaki itu.

"Makasih. Sudah dengar. Setelah sekian lama, akhirnya aku bisa rasain hati aku yang sedikit lega. Terima kasih juga buat pelukannya. Baru kali ini, aku merasakan pelukan yang berbeda. Mungkin karena kamu laki-laki, jadi aku kayak bisa ngerasa pelukan dari seorang ayah," tutur Aluna sembari mengusap air mata yang mengalir di kedua belah pipi-nya.

Denias pun lalu hanya tersenyum sebagai balasan dari penuturan gadis itu.

Hingga beberapa saat setelahnya..

"Oh iya! Sampai lupa. Nama kamu siapa? Dan boleh aku tanya? Kenapa bola mata kamu, warnanya merah terang?" sambung Aluna kembali dengan pertanyaan yang akhirnya memberatkan Denias.

Oh, tuhan! Bagaimana caranya ia menjelaskan perihal bola matanya ini?!

****

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Yang Ditulis Ulang
9.3
Madelyn Jent wafat penuh sesal setelah delapan tahun pernikahan hambar dan vonis kanker mematikan. Di detik terakhir, Zach Jardin tak kunjung datang hingga Madelyn bersumpah takkan mencintainya lagi jika waktu terulang. Keajaiban membawanya kembali ke usia delapan belas tahun. Madelyn bertekad menjauhi Zach demi masa depan baru, namun takdir berkata lain. Pria itu justru muncul kembali, mendekat dengan aura intimidasi dan janji untuk menjaganya seumur hidup.
Sampul Novel Gunung Pengantin Ngunduh Mantu
8.8
Bima lahir dalam keluarga sederhana yang terbelenggu kutukan iblis. Di desanya, Gunung Pengantin berdiri angker dengan legenda hantu pengantin yang kerap meneror pendaki. Suatu hari, Bima dan sahabatnya, Alif, melanggar pantangan gunung hingga Alif hilang menjadi abdi gaib. Saat dewasa, Bima harus memutus kutukan leluhur dibantu khodam warisan. Meski berhasil, ia harus kehilangan orang tuanya yang tewas dalam ritual gaib, menyisakan duka dan kesendirian mendalam.
Sampul Novel I Will Always Love You
9.7
Aarav Ravindra terjebak dalam penyesalan mendalam setelah mengabaikan istrinya akibat konflik masa lalu. Saat benih cinta akhirnya tumbuh, sang istri justru pergi selamanya. Hancur oleh rasa bersalah, Aarav sangat mendambakan kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya. Keajaiban muncul saat ia bertemu wanita misterius yang menawarkan perjalanan waktu. Mampukah Aarav menebus dosanya di masa lalu dan menghapus luka yang selama ini menghantui hidupnya?
Sampul Novel Jiwa Pengganti
8.5
Hidup Amelia berakhir tragis di usia 27 tahun setelah kecelakaan fatal akibat patah hati. Namun, maut justru membawanya melintasi waktu dan bereinkarnasi ke dalam raga Castarica, seorang putri bangsawan yang dikenal kejam bak iblis. Amelia kini terjebak dalam kehidupan baru sebagai istri dari pria berhati dingin yang menyimpan ambisi rahasia. Mampukah ia bertahan hidup di tubuh antagonis ini sembari menghadapi suaminya yang penuh misteri dan rencana tersembunyi?
Sampul Novel Omega yang Ditolak: Kesempatan Kedua Bersama Sang Raja
9.2
Tujuh tahun lamanya aku bertahan sebagai pasangan yang ditolak Alpha Kaelan Adhitama demi cintanya pada Livia. Saat aku difitnah mencuri, Kaelan justru menghinaku dan menjebloskanku ke sel perak tanpa ragu. Pengkhianatan itu memutus ikatan kami dan mematikan harapanku. Kini, setelah bebas, seorang Alpha rival menawariku posisi strategis untuk membalas dendam. Aku pun bersiap menghancurkan kerajaan Kaelan demi menebus luka masa laluku.
Sampul Novel Pedang Kebenaran Sejati Seri 3
9.5
Pasca bersua orang tuanya, Permana Brata mengabdikan diri demi memulihkan kesehatan Ki Sasmaya. Pemilik Pedang Kebenaran Sejati ini bertekad membalas jasa sang guru. Namun, tantangan besar muncul saat gerombolan Musto Ireng menebar teror melalui aksi perampokan serta penculikan. Demi mencegah kehancuran dunia persilatan dari cengkeraman pemberontak yang kejam tersebut, Permana pun bergerak cepat untuk menumpas segala kekacauan yang sedang melanda.