APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mari berpisah, Mas

Mari berpisah, Mas

Hanif terkejut saat sang istri mendadak melayangkan gugatan cerai tanpa alasan yang jelas. Keretakan muncul ketika sang istri mengaku tahu bahwa hati Hanif masih terpaku pada mendiang mantan kekasihnya. Hanif bingung bagaimana rahasia batinnya bisa terungkap. Siapa sosok misterius yang menghasut istrinya? Akankah Hanif memilih untuk merelakan pernikahan ini demi masa lalu, atau justru berjuang mempertahankan hubungan yang selama ini hambar tanpa rasa cinta?
Bab
Bagikan

Bab 2

"Malam ini tidurlah di sini," pinta Hanif.

"Tidak. Aku tidur di kamar sebelah saja. Selamat malam," ucap Tania sambil melangkah pergi.

Ada rasa sesak di dada, tetapi semua itu tidaklah sesakit ketika ia mengetahui sebuah kebenaran.

Hanif meremas rambutnya. Ingin sekali beranjak lalu memeluk istrinya dari belakang tetapi badan rasanya sulit bergerak, ia hanya bisa memandangi tubuh istrinya yang menghilang dari balik pintu dengan perasaan tak menentu.

***

Malam ini mata terasa sangat sulit untuk dipejamkan, dan hal itu yang dialami oleh dua manusia yang dilanda perasaan tak menentu.

Mereka serumah tetapi terhalang oleh sebuah dinding.

Perasaan Hanif benar-benar kacau, ia tidak tahu apa yang tengah ia rasa, ntah itu cinta atau perasaan bersalah, ia sendiri juga tidak tahu.

Karena tak kunjung mengantuk, lalu ia membuka ponsel dan kebetulan mendapati istrinya tengah ON.

Ingin sekali mengirim pesan, tetapi rasanya terlalu gengsi. Ia hanya bisa mengetik dan ragu untuk dikirim.

Kirim enggak ya? Pikir Hanif.

Kirim sajalah, biasanya juga kaya gini, gumamnya kemudian.

[Kenapa belum tidur]

Terkirim dan tak lama kemudian sebuah balasan ia terima.

[Belum ngantuk]

[Jangan tidur terlalu malam. Jaga kesehatan, aku nggak mau kamu sakit]

[Iya. Ini masih ada perlu sama teman]

[Teman cewek apa cowok]

Hanif mendadak kepo, biasanya ia tidak pernah menanyakan hal seperti ini.

[Cewek. Ya sudah ya, aku mau tidur]

[Semoga mimpi indah]

Setelah itu karena tidak ada balasan, Ia meletakkan kembali ponselnya.

Rasanya ia ingin menghampiri istrinya, mengetuk pintu dan meminta maaf yang sebesar-besarnya dan menjalani hidup seperti semula, sebelum istrinya mengetahui kebenaran tentang hatinya, tetapi apa mungkin hal itu terulang lagi.

Terlihat dari sorot mata istrinya, ia tahu kalau Tania tengah merasakan kecewa yang mendalam. Hanif takut, apa yang nanti ia lakukan malah akan membuat istrinya semakin sakit.

Ia hanya bisa membalikkan badan dan tak bisa memejamkan mata. Ia belum bisa membayangkan kalau esok ia harus kehilangan Tania.

Di tempat lain...

Tania merasakan hal yang sama, mata nya sangat sulit terpejam.

Pandangannya menerawang jauh ke sana, teringat awal mula ia bertemu Hanif, lalu berputar pada rumah tangga mereka.

Awal yang indah, keluarga yang harmonis, itulah yang ia rasa dulu, sampai semua terpatahkan oleh sebuah kenyataan.

Almarhum Mbak Murni, seorang wanita yang sudah meninggal lebih dari lima tahun lamanya itu ternyata masih saja bertahta di hati suaminya.

Perempuan berkulit putih, wajah cantik dan tutur kata yang lembut, mungkin itu yang membuat suaminya masih mencintai wanita itu.

Ternyata menggantikan wanita baik sangatlah sulit, sekeras apapun ia dan sebaik apapun ia memerankan diri sebagai seorang istri, nyatanya tidak cukup untuk membuka hati suaminya.

Tania menghela nafas panjang, kembali, rasa sesak di dada sangat terasa. Tetapi ia harus mengambil keputusan, akan jauh lebih menyakitkan kalau masih terus bersama orang yang terkurung dalam masa lalu.

Pernikahan memang bukan sebuah mainan, tetapi perasaan tidak bisa dibohongi. Rasa sakit ketika menjalani perpisahan mungkin tidak akan membutuhkan waktu yang lama untuk menyembuhkan, tetapi rasa sakit ketika bertahan bersama orang yang tidak mencintai kita, akan semakin lama terasa.

Lalu Tania mengambil foto yang tersimpan rapi, foto pernikahannya dua tahun yang lalu, di mana saat itu orangtuanya masih ada dan berdiri di samping mereka.

Tak terasa satu tetes air mata jatuh di pelupuk matanya.

"Maafin Tania, Abah, Umi. Mungkin jalan Tania ini salah, tetapi Tania ingin meraih bahagia Tania sendiri, semoga Abah sama Umi mengerti posisi Tania saat ini. Tenang di sana ya," ucap Tania.

***

Pagi sekali, Tania menyiapkan makanan untuk suaminya, acaranya setelah ini ia akan meninggalkan rumah ini.

Setelah selesai, lalu ia membawa diri ke kamar dan mengambil koper.

"Sudah sarapan?" tanya Hanif yang langsung masuk begitu saja saat melihat istrinya di dalam kamar. Pintu kamar pun terbuka lebar.

"Sudah, Mas," bohong Tania. Ia sama sekali tidak berselera untuk makan, ia hanya menyiapkan makanan untuk suaminya tanpa menyentuh makanan itu sedikitpun.

"Kamu jadi pergi?"

Tania mengangguk, lalu ia mulai menyeret koper.

"Tania?"

"Ya..."

"Jangan pergi," ucap Hanif.

Tania termangu mendengar ucapan suaminya. Sejenak langkahnya tertahan dan ia menatap ke arah suaminya, sesaat mata mereka beradu pandang ditengah kebisuan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Istrimu, Bukan Pengganti Pengasuh Anakmu
8.6
Lima tahun menikah tanpa anak, Salma harus menelan pil pahit saat Rifky memilih berpoligami demi keturunan. Padahal, mereka telah berjuang keras menjalani pengobatan bersama hingga akhirnya Rifky dinyatakan sembuh. Ironisnya, pria itu justru menikahi wanita pilihan ibunya, bukan bertahan dengan Salma. Kini, Salma terjebak dalam dilema besar: bertahan dalam pernikahan yang terbagi atau memilih bercerai demi harga diri dan prinsip hidupnya.
Sampul Novel Heartache
9.4
Renjana terjebak dalam dilema besar setelah menjalin hubungan tanpa kepastian selama sembilan tahun. Di usianya yang ke-27, ia mulai merasa lelah menghadapi tekanan sosial dan pertanyaan kapan menikah. Saat ia kehilangan harapan pada kekasihnya, orang tua dan kakaknya mulai turun tangan menjodohkannya dengan pria lain. Bisakah Renjana menemukan cinta sejati yang tumbuh perlahan di tengah desakan keluarga, atau ia tetap bertahan menanti jati diri kekasih lamanya?
Sampul Novel I Love You
8.7
Selama dua dekade, seorang CEO muda yang rupawan menghabiskan hidupnya demi mencari sosok cinta sejati yang ia idamkan. Penantian panjang tersebut akhirnya menemui titik terang saat takdir mempertemukannya dengan orang yang dicari melalui sebuah peristiwa yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Di tengah kemewahan dunianya, ia harus menghadapi momen tak terduga yang akan mengubah seluruh perjalanan asmara serta masa depan hidupnya.
Sampul Novel Impian Dongengku Hancur: Pengkhianatan Kejamnya
9.3
Sembilan tahun pernikahan indah arsitek brilian dengan Adrian Wijaya hancur seketika saat kecelakaan menghapus ingatan sang taipan. Adrian berubah menjadi monster kejam di bawah kendali Helena yang licik. Ia membunuh adikku, melumpuhkan kakiku, hingga merampas pita suaraku untuk diberikan pada Helena. Pengkhianatan ini mengubah cinta menjadi dendam membara. Aku memalsukan kematian dan siap menghancurkan kerajaannya. Saatnya sang monster membayar segalanya.
Sampul Novel Pembuktian Cinta
7.9
Bram berjuang membuktikan cintanya pada gadis masa kecil yang ia temui saat keluarganya dibantai musuh sang ayah. Setelah bertahun-tahun terpisah demi bertahan hidup, takdir mempertemukan mereka kembali saat dewasa. Demi melindungi sang kekasih dari fitnah keji, Bram rela mendekam di penjara. Namun, pengorbanannya dibalas kehampaan karena sang pujaan hati tak pernah datang menjenguk. Akankah Bram menemukan kebahagiaan setelah bebas, atau justru melihat wanita itu bersama orang lain?
Sampul Novel Putra Rahasianya, Aib Publiknya
9.1
Alina Wijaya mengira hidupnya sempurna sebagai dokter dengan keluarga kaya dan tunangan sukses bernama Ivan. Namun, segalanya hancur saat ia memergoki Ivan bersama Kiara Anindita dan putra rahasia mereka, Leo. Ternyata, keluarga Wijaya dan Ivan hanya memanfaatkannya demi koneksi bisnis. Alina hanyalah pengganti sementara dalam sandiwara kejam ini. Kini, setelah dikhianati oleh orang-orang terdekatnya, Alina tidak akan lagi tinggal diam sebagai korban.