APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Melawan Suamiku & Selingkuhannya

Melawan Suamiku & Selingkuhannya

Clara hancur saat memergoki Reno berselingkuh dengan Nadia. Di tengah luka mendalam, ia bertekad menghancurkan mereka dengan bantuan Damar, pria penuh kuasa yang selama ini ia hindari. Meski setiap langkah pembalasan terasa menyakitkan, Clara tak peduli demi melihat para pengkhianat menderita. Namun, rencananya terancam kacau saat perasaan lama pada Reno kembali mengusik. Mampukah Clara menuntaskan dendamnya di tengah gejolak batin yang menyiksa?
Bab
Bagikan

Bab 1

Clara duduk di sofa ruang tamu, tangannya memegang segelas teh yang sudah lama dingin. Namun, meskipun tubuhnya tampak tenang, pikirannya bergejolak. Setiap sudut rumah ini mengingatkannya pada Reno, suaminya yang kini tak lebih dari bayangan asing yang menyakitkan.

Pintu depan terbuka dengan suara berderak yang menambah kekosongan di rumah ini. Clara mendongak, matanya menatap sosok Reno yang baru saja masuk, wajahnya tampak kelelahan, namun ada sesuatu di matanya-sesuatu yang tak bisa ia salahkan lagi. Clara sudah tahu, seiring berjalannya waktu, bahwa Reno telah berubah, dan kali ini ia merasa ada sesuatu yang jauh lebih buruk.

"Clara," Reno memanggilnya, langkahnya terhenti di ambang pintu, matanya berkelana menatapnya dengan canggung, seperti tak tahu harus berkata apa. "Aku baru saja..."

Clara memotong kata-katanya, suara yang keluar dari mulutnya begitu dingin, lebih dingin dari suhu ruangan itu. "Jangan katakan apa-apa, Reno. Aku tahu semuanya."

Reno terdiam, wajahnya memucat. Ia tahu bahwa nada suara Clara kali ini bukanlah suara wanita yang dulu ia kenal. Clara bukan lagi wanita yang akan menunggu dan memahami. Clara yang ada sekarang adalah seseorang yang jauh lebih keras, lebih tajam, dan lebih penuh dengan kebencian yang tak bisa dijelaskan.

"Clara..." suara Reno terdengar terputus-putus, seolah mencari kata-kata yang tepat. "Kau tidak mengerti, ini bukan seperti yang kau pikirkan..."

Clara berdiri, matanya menatap Reno dengan tajam. "Jangan kau buat alasan lagi, Reno. Aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri. Aku tahu persis apa yang sedang terjadi." Setiap kata yang keluar dari mulutnya terasa seperti serangan, menusuk ke dalam hati Reno.

"Clara, aku tidak pernah bermaksud..." Reno terhenti, seolah kata-katanya terjebak di tenggorokannya. Ia berjalan mendekat, mencoba meraih tangan Clara, tetapi Clara cepat menarik tangannya.

"Jangan sentuh aku!" Clara berteriak, suaranya penuh amarah yang sulit dibendung. "Kau tidak layak menyentuhku setelah apa yang kau lakukan! Dengan Nadia! Kau benar-benar mengkhianatiku, Reno!"

Nadia. Nama itu seperti racun yang menyebar di setiap aliran darah Clara, memunculkan rasa sakit yang begitu mendalam. Nadia-wanita muda itu-yang selama ini diam-diam menggerogoti hubungan mereka, merayap masuk dalam kehidupan Clara tanpa Clara menyadarinya. Betapa bodohnya dia. Betapa naifnya dia.

"Clara, aku... aku tidak tahu harus bagaimana menjelaskan semuanya." Reno mencoba lagi, namun kali ini wajahnya tak lagi terlihat percaya diri. Clara bisa melihat ketakutan di matanya, rasa bersalah yang sudah terlalu dalam untuk ditutupi.

"Sudah cukup! Jangan coba-coba menjelaskan apa pun lagi. Aku tak peduli dengan apa yang kau katakan!" Clara menatapnya dengan kebencian yang terpendam begitu lama, dan itu akhirnya meledak. "Aku sudah cukup bodoh, Reno. Cukup naif untuk selalu berpikir bahwa kau adalah suami yang baik, bahwa kau akan selalu setia. Tapi ternyata kau lebih memilih wanita lain. Wanita yang tak lebih dari bayanganmu, Reno. Kau lebih memilih dia daripada aku!"

Clara bisa melihat ekspresi terkejut di wajah Reno, seolah kata-kata Clara datang begitu mendalam dan tajam, menghujam lebih dalam dari yang ia duga. Ia mundur beberapa langkah, mencoba meraih kata-kata untuk membela diri, tapi semakin ia mencoba, semakin banyak Clara yang merasa hatinya retak.

"Clara, maafkan aku..." Reno berkata dengan suara rendah, namun Clara bisa merasakan bahwa kata-katanya itu kosong, seperti omong kosong belaka. Tidak ada penyesalan nyata di sana. Tidak ada keinginan untuk memperbaiki apa yang telah hancur.

Clara tertawa getir, suaranya penuh ironi. "Maaf? Kau pikir maaf bisa menyembuhkan luka yang kau buat, Reno? Kau pikir itu bisa mengembalikan semua yang sudah hancur? Kau tak tahu betapa sakitnya ini. Kau tak tahu betapa sakitnya mengetahui bahwa kau yang kucintai, yang kupercaya, ternyata hanya seorang pembohong."

Reno terdiam, wajahnya memucat. Ia tahu kata-kata Clara itu bukan hanya sekadar marah. Itu adalah patah hati yang paling dalam, yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Namun, meski begitu, ia tetap berdiri di sana, mencoba mencari cara untuk membetulkan semuanya.

"Tapi aku mencintaimu, Clara," Reno berkata, kali ini dengan suara yang penuh keraguan. "Aku memang salah, aku memang... aku tahu aku mengecewakanmu, tapi aku masih mencintaimu. Tidak ada yang berubah. Aku ingin kita bisa bersama lagi."

Clara hampir merasa ingin tertawa lagi. Cinta. Kata itu terasa sangat kotor di telinganya. "Cinta?" katanya dengan nada sinis. "Bagaimana bisa kau bicara tentang cinta setelah apa yang kau lakukan? Bagaimana bisa kau memanggil itu cinta setelah mengkhianatiku dengan wanita itu? Cinta yang kau berikan hanya untuk dirimu sendiri, hanya untuk memuaskan ego dan nafsumu."

Clara berjalan mundur, wajahnya menunjukkan betapa lelahnya ia menghadapi segala kebohongan ini. "Aku tidak ingin mendengarnya, Reno. Tidak ada yang bisa mengubah apa yang sudah terjadi. Kau sudah memilih jalanmu, dan aku sudah memutuskan untuk melangkah tanpamu."

Reno tampak terkejut, tubuhnya terdiam. Clara bisa merasakan kegagalan itu di matanya, namun ia tidak peduli lagi. Di dalam dirinya, kebencian mulai tumbuh, menggantikan rasa cinta yang dulu pernah ada. Apa yang Reno lakukan-kecewa, sakit, dan penghianatan-akan menjadi alasan bagi Clara untuk membangun tembok yang lebih tinggi antara mereka.

"Jangan hubungi aku lagi," Clara berkata dengan suara yang lebih lembut, namun kali ini penuh dengan kejelasan. "Aku sudah selesai."

Ia menatap Reno sekali lagi, lalu berjalan menuju pintu kamar. Di belakangnya, Reno hanya bisa terdiam, bingung dan terluka, namun Clara tidak ingin melihatnya lagi. Tidak ada lagi ruang untuk penyesalan, tidak ada lagi kesempatan untuk perbaikan.

Reno, yang pernah menjadi seluruh dunia Clara, kini hanya tinggal kenangan pahit. Dan ketika Clara menutup pintu kamar dengan keras, suara itu seperti akhir dari sebuah cerita. Bukan hanya cerita tentang cinta, tetapi juga tentang bagaimana pengkhianatan bisa merusak segalanya.

Namun, Clara tahu satu hal pasti. Ini baru awal dari segalanya. Kini ia tidak lagi punya tempat untuk cinta-hanya ada satu tujuan: menghancurkan Reno dan Nadia.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bos Terkutuk: Jauhi Aku!
8.6
Lima tahun pengabdian Valerie sebagai sekretaris berujung sia-sia saat Edwin membuangnya ke kantor cabang. Namun, pengasingan itu justru menjadi awal kebahagiaannya. Saat seorang pria baru mendekat dan warisan miliarder dari ayahnya menanti, Valerie menyadari betapa suram masa lalunya. Ketika Edwin yang sombong menuduhnya gagal move on di sebuah pesta, Valerie dengan berani membalas ejekan mantan bosnya itu. Kini, roda berputar dan dialah yang memegang kendali.
Sampul Novel Bucinnya Cowok Temprament
9.2
Bastian Theo Raymond dan Liliana Mahendra terpisah selama lima tahun akibat kecelakaan yang memicu amnesia. Takdir mempertemukan mereka kembali saat Theo jatuh hati pada Lili yang kini menjadi dokter. Demi meminang Lili, Theo rela menyerahkan sepuluh miliar kepada ayah Lili. Meski temperamen, Theo berubah menjadi sangat bucin. Di sisi lain, Lili mulai merangkai kepingan ingatan masa lalunya melalui sentuhan Theo guna mempertahankan pernikahan rumit mereka.
Sampul Novel Godaan Sang Mantan Istri
9.7
Pernikahan Altair Nanggala dan Zoe Zivana tampak harmonis, namun sebenarnya hambar karena keterpaksaan demi keturunan. Bayang-bayang masa lalu muncul saat Naura Zoffany, mantan istri Altair yang dicintainya, kembali. Dulu mereka bercerai karena Naura dianggap mandul, padahal ia sedang mengandung tanpa diketahui Altair. Naura merahasiakan itu demi melindungi bayinya dari mertua. Kehadiran Naura kini menguji kesetiaan Altair pada Zoe yang rapuh.
Sampul Novel Kehidupan Istri Seorang Milyarder
8.4
Demi imbalan seratus juta, seorang wanita menyelamatkan pria yang ternyata miliarder paling berpengaruh di kota. Sang presiden kaya yang terobsesi mulai mengejarnya dan menawarkan mahar fantastis untuk menikah. Meski ditagih janji uangnya, sang wanita tegas menolak lamaran karena tidak tertarik pada sosoknya. Namun, pria dominan itu justru menaikkan tawaran menjadi satu miliar dan dengan berani mengajukan dirinya sendiri sebagai hadiah tambahan hadiah.
Sampul Novel MENJADI ISTRI DADAKAN CEO AROGAN
8.2
Lavendra hancur saat menyadari pernikahannya dengan Daza, sang CEO angkuh, hanyalah alat demi warisan sang kakek. Luka hatinya kian dalam karena Daza masih mencintai kekasihnya, Lora. Meski begitu, Lavendra sempat bertekad berjuang memenangkan hati suaminya demi impian pernikahan bahagia. Namun, gangguan Lora dan sikap dingin Daza menguras tenaga serta batinnya. Kini, Lavendra terjebak dalam keputusasaan dan merasa naif telah mengharapkan cinta sejati.
Sampul Novel My Possessive Husband Book 1
9.7
Aleina Xavinzo merasa terganggu oleh obsesi mantan kekasihnya, Richard, yang terus mengejar. Di tengah rasa frustrasi, sebuah insiden mabuk di kelab malam membawanya ke pelukan pria asing bernama Adrianus James Verona. Hubungan satu malam itu berujung kejutan besar saat mereka bertemu kembali sebulan kemudian sebagai pasangan tunangan pilihan orang tua. Kini, Aleina harus menghadapi babak baru dalam pernikahan kontrak yang penuh dengan teka-teki cinta.