APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Musuhku Bankir Crazy Rich

Musuhku Bankir Crazy Rich

Dahulu Elaine Tanjung hidup bergelimang harta sebelum ayahnya dituduh mencuri triliunan rupiah. Yakin ayahnya dijebak, Elaine bertekad menghancurkan keluarga Suryajaya, termasuk merayu sang bankir miliarder, Indra Suryajaya. Indra yang terobsesi pada Elaine berusaha menjadi pahlawan saat tahu Elaine kesulitan finansial. Namun, semakin Elaine mendekati Indra demi balas dendam, ia menyadari sifat asli Indra yang tak terduga, hingga membuat rencana dan hatinya kini terancam.
Bab
Bagikan

Bab 3

Meski terdengar sombong, Indra tidak terkejut bahwa Elaine sedang menggodanya. Banyak wanita yang melakukannya. Cara Elaine menggoda itulah yang membuatnya terkesan.

Halus dan berkelas. Membuatnya menginginkan lebih.

"Kalau aku punya pemandu wisata secantik kamu, aku mungkin sudah mengunjungi Italia sejak dulu."

Elaine tersipu. "Mungkin suatu hari nanti..."

Kalau Indra tidak mengambil kembali kendali atas percakapan mereka, semuanya akan menjadi tidak profesional dengan sangat cepat.

"Pendidikanmu di Italia telah membantumu dengan baik. Kamu benar-benar mengerjakan pekerjaan rumahmu. Rencana bisnis lima tahunmu menyeluruh dan dipikirkan dengan matang. Sayangnya, skor kreditmu menjadi masalah."

Untuk pertama kalinya wajah Elaine menjadi muram. Dia merosot di kursinya.

"Mantan pacarku mengambil kartu kreditku, mengambil apa pun yang bisa dia dapatkan sampai batas limit, lalu pada dasarnya menghabiskan semuanya. Aku mencoba menyelesaikannya, tetapi itu hampir mustahil. Dan aku menolak untuk melunasi utang yang tidak kubuat."

Utang itu adalah masalah besar. Kalau Elaine memiliki skor kredit yang baik, perusahaannya memiliki peluang bagus untuk sukses. Tapi skor kredit seperti yang sekarang bukanlah sesuatu yang mungkin dapat diambil oleh SIB.

"Bairpun aku mengagumimu yang berpegang teguh pada prinsipmu, utang adalah sesuatu yang sulit dijual."

"Beberapa tahun ini memang sulit," kata Elaine lemah. Bayangan kesedihan menyelimuti matanya dan dia menunduk, menghindari tatapan Indra.

Membiarkan orang asing seperti dia memeriksa catatan keuangannya pasti sangat menyakitkan bagi Elaine.

Saat itulah Indra menyadari betapa rapuhnya Elaine setelah dia bergeser di tempat duduknya.

"Sudah hampir waktunya makan siang. Apakah kamu sudah makan siang?"

"Aku sudah makan," gumamnya. "Aku pergi ke warung dan membeli sup."

"Sup apa?" tanya Indra. "Makanan Italia?"

"Oh, tidak ada yang mewah." Elaine mendesah berat. "Hanya mi instan sup ayam dengan saus tomat. Aku menambahkan daun bayang untuk membumbuinya."

"Apa?"

Elaine tersentak, tetapi mengangkat wajahnya untuk menatap Indra.

"Maaf. Aku seharusnya tidak mengatakan-"

"Aku seharusnya tidak mencoba untuk mengorek," kata Indra buru-buru.

Keheningan yang terjadi setelahnya bagaikan suara gemuruh yang memekakkan telinga. Sebuah kutukan atas keberuntungannya.

Terkadang, mudah untuk melupakan awal mula kehidupannya yang sederhana. Pada tingkat kesuksesan ini, masalah menjadi tampak sangat besar.

Menjadi penanggung jawab dana triliunan adalah jenis tekanan yang unik. Namun, harus menyiapkan makanan seakan-akan terdengar seperti sesuatu yang berasal dari novel era Victoria. Salah satu buku tentang anak yatim dan anak jalanan.

Elaine datang ke sini dengan penuh percaya diri. Begitu bersemangat tentang mimpinya. Sekarang, kekurangannya yang tiba-tiba membuatnya tampak lemah. Seolah-olah dia akan hancur kapan saja. Kalau dia akan menolak permintaan kredit Elaine, paling tidak yang bisa dia lakukan adalah menawarinya makan.

"Elaine," Indra memulai.

Dia menelan ludah, mendadak gugup.

"Bagaimana kalau kamu makan siang denganku?"

"Makan siang?" Elaine ternganga menatapnya. "Denganmu?"

Dengan siapa lagi kamu akan makan siang?

Elaine berusaha sekuat tenaga untuk tidak merasa ngeri, membuatnya sulit untuk berpikir jernih.

Makanan kedengarannya sangat nikmat saat ini. Dan makan bersamanya terdengar lebih nikmat lagi.

Karena sekitar sejuta alasan.

Elaine mengangguk.

"Tentu saja aku yang bayar. Dan kita bisa bicara lebih lanjut tentang pengajuan pinjamanmu," lanjut Indra.

Harga diri Elaine yang keras kepala, tidak suka bergantung pada siapa pun untuk mendapatkan uang. Tetapi ini adalah kesempatannya untuk mendekati Indra. Bertemu Indra Suryajaya adalah keberuntungan.

"Oke. Aku sangat menginginkannya. Terima kasih."

"Bagus."

Indra tersenyum padanya yang membuat jantung Elaine berdebar kencang. Reaksi tubuhnya terhadap Indra adalah hal terakhir yang dia butuhkan dalam misinya.

Indra bangkit, mengembalikan berkas aplikasinya, dan menuntunnya keluar dari ruang kredit.

Indra meletakkan tangannya yang berat di punggung bawah Elaine, membimbingnya keluar bank. Sentuhannya membakar kain gaun Elaine, bobot tangan Indra mengingatkannya bahwa sudah lama sekali dia tak melakukan kontak fisik dengan seorang pria.

Ya Tuhan, dia sudah overthinking tentang pertemuan ini. Seperti yang selalu dia lakukan.

Masa-masa mudanya yang penuh percaya diri sudah lama berlalu.

Ketika mereka sampai di bawah sinar matahari di luar, Indra menuntunnya ke sebuah Mercedes hitam yang ramping di tempat parkir eksekutif. Ketika Indra membantunya masuk ke jok kulit mewah di bagian dalam, Elaine mengamatinya dengan saksama. Tinggi, gelap, dan tampan bahkan tidak cukup untuk menggambarkannya. Elaine tidak bercanda ketika mengatakan bahwa Indra akan cocok jika dia mengunjungi Italia.

Dengan rambutnya yang hitam legam, kulit kecokelatan dan mata hijau yang tajam, dia tampak seperti model rumah mode di Milan.

Indra masuk ke kursi pengemudi di sampingnya dan menyalakan mesin. Napas Elaine tercekat di tenggorokannya ketika mereka meluncur dari area parkir keluar ke jalan.

Sudah lama sejak dia berada di dalam mobil semewah ini. Bahkan lebih lama lagi sejak dia menggoda pria setampan ini. Atau sekaya ini.

"Kita akan makan siang di restoran Italia," kata Indra, sambil mengemudikan mobil dengan santai di tengah kemacetan saat makan siang.

Indra tidak mengatakannya seolah-olah itu adalah saran. Dia mengatakannya seakan-akan dia benar-benar menguasai situasi. Dan, tentu saja, dia benar.

Dia seorang Suryajaya.

Dan Suryajaya selalu memegang kendali, pikir Elaine getir.

Yang membuatnya bertanya-tanya, apa sebenarnya yang diinginkan Indra darinya? Tidak mungkin Indra punya kebiasaan mengundang klien rendahan yang terlilit utang seperti dia untuk makan siang. Ini bukan isyarat dari kebaikan hatinya.

Indra adalah seorang Suryajaya. Semua orang tahu bahwa keluarga Suryajaya tidak punya hati.

Dia pasti punya semacam motif tersembunyi.

Kalau Indra tahu motif tersembunyi Elaine, dia tidak akan ragu untuk menghancurkannya. Sama seperti keluarga Suryajaya telah menghancurkan keluarganya bertahun-tahun yang lalu. Sebelumnya di bank, Indra mengira dia mengenalinya dari suatu tempat. Itu hampir membuat Elaine kebingungan. Untungnya, Indra tidak tahu bahwa Elaine adalah seorang Kanigoro.

Dia hanya berharap tidak ada seorang pun di restoran itu yang mengenalinya.

***

"Aku tak berharap ini rasanya persis seperti yang asli." Indra membukakan pintu restoran untuknya. "L'italiano adalah restoran yang hebat, tetapi kamu mungkin dimanjakan dengan yang original sewaktu di Italia."

Elaine menyelinap masuk, sambil tersenyum penuh terima kasih. "Pasti melebih ekspektasiku?"

"Tidak mungkin." Indra mencondongkan tubuhnya cukup dekat sehingga Elaine bisa mencium aroma parfum maskulinnya. "Meskipun kamu mungkin dimanjakan oleh makanan di sana, aku ragu para lelaki itu tahu bagaimana cara mengimbangimu." Nada suara baritonnya yang dalam dan implikasi dari kata-katanya membuat Elaine menggigil.

Matanya terbelalak saat menyadari bahwa Indra benar-benar menggodanya.

Mungkin itulah satu-satunya motif Indra untuk mengundangnya makan siang.

"Butuh lelaki yang istimewa untuk mengimbangiku, Indra."

"Aku yakin."

L'italiano sangat mewah. Jenis restoran yang akan dikunjungi orang tuanya untuk beberapa acara kecilkecilan ketika Elaine masih sangat muda. Lampu gantung kristal di atas kepala dan mereka berjalan di lantai marmer putih yang berkilau. Semua dekorasinya berwarna putih bersih, dari kursi kayu yang dicat hingga tiang-tiang yang memberi tempat itu nuansa Italia kuno.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ahli Warisnya yang Tersembunyi, Pelariannya
9.6
Malam pameran seni perdanaku hancur saat suamiku justru muncul di berita demi melindungi wanita lain. Pesan singkatnya yang dingin menegaskan bahwa aku bukan prioritasnya. Selama ini, dia meremehkan bakatku, padahal karyaku adalah fondasi kekayaannya. Lelah diabaikan, aku menyusun strategi cerai yang cerdik. Aku akan menyamarkan dokumen perceraian sebagai berkas hak cipta biasa, memanfaatkan kesombongannya agar dia segera menandatanganinya tanpa curiga.
Sampul Novel Cinta Sang Majikan
9.7
Trauma masa lalu menghancurkan hidup Amber Aileen hingga ia nyaris mengakhiri segalanya. Di tengah keputusasaan, Gavin Austin hadir sebagai penyelamat. Meski dikenal sebagai pria dingin tanpa ampun, Gavin justru bersikap lembut pada Amber, memicu kemarahan ibu dan tunangannya. Sebuah insiden satu malam mengikat takdir mereka lebih dalam. Namun, saat Amber mengandung, sebuah kabar mengejutkan dari Gavin mengancam janji kebahagiaan yang pernah diucapkannya.
Sampul Novel Cinta Si Kembar (TWINS LOVE)
9.0
Demi membiayai pengobatan sang ibu yang kritis, Maya terpaksa menyetujui tawaran pernikahan kontrak dari Reno. Di sisi lain, Reno sengaja memanfaatkan situasi sulit Maya untuk menjeratnya dalam ikatan legal yang menguntungkan. Bagi Reno, pernikahan ini hanyalah strategi licik untuk mengamankan harta warisan keluarga sekaligus memperkuat dominasinya di perusahaan. Mereka terjebak dalam kesepakatan gelap yang didasari oleh ambisi dan kebutuhan mendesak.
Sampul Novel Dari Pengantin Tercampakkan Menjadi Istri Saingannya
9.2
Pasca menjalin kasih tiga tahun, Claudia ditinggal oleh Antonius di hari pernikahan mereka. Saat para rival menertawakan nasibnya, Claudia mengejutkan publik dengan memamerkan akta nikah sebagai istri dari Bennett Dreskin, saingan terberat Antonius. Meski awalnya dikira hanya formalitas, Bennett menyatakan cintanya secara terbuka di depan media. Claudia berhasil membalikkan keadaan dari pengantin yang terbuang menjadi wanita paling beruntung di sisi Bennett.
Sampul Novel Hamili saya, tuan !
8.3
Chereena Kayona Albern dikenal sebagai putri sempurna yang tumbuh dalam perlindungan ketat ayahnya, Bobby Albern, sejak sang ibu wafat. Meski dibesarkan dengan penuh kasih dan pengawasan berlebih, Chereena tumbuh menjadi gadis pintar yang sangat dicintai. Namun, sebuah keputusan mengejutkan muncul saat ia justru mendekati Chaiden Barnard. Mengapa Chereena nekat meminta pengusaha CEO asal Rusia itu untuk menghamilinya di luar dugaan semua orang?
Sampul Novel Istri Kedua Tersembunyi
7.9
Raine Alverez terpaksa menjadi istri kedua Leon Castello demi melunasi utang keluarganya. Meski dicap sebagai perusak rumah tangga, ia sebenarnya terjebak dalam perjanjian lama yang diatur sang taipan. Di balik status rahasia itu, Raine harus menghadapi kebencian istri pertama serta cercaan publik. Konflik batin kian memuncak saat ia mulai mencintai Leon. Di tengah intrik dan rahasia besar, Raine berjuang memahami siapa yang benar-benar bersalah dalam pernikahan ini.