APKDock Logo
Sampul Novel Obsesi Pacar Sahabatku

Obsesi Pacar Sahabatku

7.9 / 10.0
Sila terjebak dalam situasi gila saat Agra, kekasih dari sahabat baiknya, tiba-tiba terobsesi dan mengklaim Sila sebagai pacarnya sendiri. Meski Sila menolak keras dan merasa muak dengan tingkah menyimpang tersebut, Agra tidak peduli dan justru mulai mengatur hidup Sila layaknya pasangan resmi. Kewarasan Sila benar-benar diuji oleh sikap posesif Agra yang tidak masuk akal, hingga ia merasa sangat frustasi dan ingin mengakhiri obsesi pria nekat itu.

Obsesi Pacar Sahabatku Bab 1

" Akhh, berhenti sak_it."

" Pelase. Gue mohon hentikan. Bunuh gue aja, jangan kaya gini. "

" Tidakh akan. Kamu akan hidup bareng gue selamanya sayang. "

" Akhh enak banget ughh. "

" Sekeras apapun lo nolak, lo tetep bakal jadi milik gue. "

Tangisan wanita itu semakin pecah, di iringi desahan yang sesekali keluar dari bibir nya. Pria di atas nya begitu bringas mengambil hal yang dijaga oleh pemilik nya.

Tak peduli sekeras apapun wanita itu menolak dan meracau meminta berhenti, pinggul nya tetap bergerak dengan tempo yang cukup cepat. Menusuk dan menenggelamkan benda keras itu di titik terdalam wanita itu hingga memekik sakit dan juga nikmat.

" Kumohon hiks. "

" Kenapa hmm ahh. Kenapa memohon? Ingin lebih cepat? Iya? " Kekeh nya dengan geraman serak. Urat di pelipis nya tercetak, membuktikan seberapa hebat nafsu yang menguasai pria itu.

" Ahhhh. Huhu, pelan please. "

" Nope! Akan lebih nikmat kencang seperti ini sayang " Sangkal nya.

" Pelan akhh! " Wanita itu memekik merasakan milik nya yang menyemburkan pelepasan nya, namun rasa nikmat dan sakit bercampur saat laki-laki di atas nya itu tak menurunkan tempo hentakan milik nya sedikitpun.

Wajah putih wanita itu sudah memerah, karena nafsu, marah, kecewa yang bercampur aduk. Tidak menyangka jika hal yang dijaga nya di ambil paksa oleh orang yang bukan cinta nya.

Dan sial nya, desahan tak bisa terhenti meskipun dia bersusan payah menahan nya untuk tidak keluar.

" Akhh jangan menjepit nya sayang. Aku akan sampai. " Erang nya.

Tangan wanita itu mencengram bahu penuh otot pria itu dengan kencang, " Pelase, di luar. " Mohon nya di sela desahan.

Dia tidak ingin bodoh dengan membiarkan benih milik pria itu tertanam di rahim nya.

" Ahh please. Di ah luar. " Pekik nya kesetanan. Milik nya terasa sesak dengan milik pria itu yang mengembung dan siap menyemburkan lava nya.

Pria di atas nya tak kalah kesetanan, menghentak dan menusuk dalam untuk mencapai puncak kenikmatan nya. Terganggu dengan tangan kecil itu, dia mengambil nya kasar, menekan di atas kepala wanita itu dan mendongak dengan desahan panjang. Kenikmatan itu meledak, membuat wanita di bawah nya mengejang sebentar menerima semburan sperma yang kini masuk ke dalam rahim.

" Brengsek!! Kenapa di dalem!! "

Seringai terbit di wajah tampan dengan rahang tegas itu, dia menunduk. Mengecup ringan bibir yang membengkak dan terlihat sexy itu.

" Itu tujuan ku. "

" Gila lo. Kalo hamil, sekolah gue berantakan. "

" Sudah ku bilang, apapun bisa ku dapatkan. Jika sejak awal menurut, semuanya tidak akan seperti ini. "

Air mata wanita itu kembali luruh dengan wajah tak peduli dan puas yang di berikan pria di atas nya. Tubuhnya bergetar hebat, perasaan takut mendominasi dirinya.

" Daripada bikin gue hancur perlahan, lebih baik lo bunuh gue. " Pinta nya serak, isakan menyesakan keluar dari bibir nya.

" Nope. Jika kamu membuat semuanya mudah, kamu akan bahagia. "

" Lepas. Biarin gue pergi. " Lirih wanita itu dengan nada putus asa. Nasi sudah menjadi bubur, mau menangis darah pun tidak akan mengembalikan keperawanan nya.

" Tidak ada yang akan pergi dari sini. "

" Ngapain lo!! " Pekik wanita itu, tubuhnya kembali meremang dengan bibir hangat pria itu yang mengulus nipple nya. Tangan nya yang terkunci oleh cekalan tidak bisa memberikan perlawanan.

" Ronde selanjutnya sayang. " Seringai nya.

" Brengsek! Gue gak ma- akhh. "

Dengan gampang nya, tangan kekar itu membalikkan tubuh sang wanita tanpa melepaskan penyatuan mereka dan kembali menghentakkan milik nya, memompa dengan cepat hingga desahan serak itu kembali mengalun.

Milik nya semakin licin keluar masuk karena sisa pelepasan keduanya. Tak membiarkan tangan nya menganggur, sesekali dia menampar bongkahan padat milik wanita itu hingga tercetak jejak merah.

" Ahh terus mendesah sayang eungh. Itu sangat indah! " Serak nya dengan suara berat.

Semakin kasar permainan nya, maka semakin tercetak wajah puas di wajah tampan itu. Lolongan dan permohonan berhenti bagai nyanyian merdu untuk pria itu, tidak ada rasa kasian yang timbul di hatinya.

Baginya, semakin tersiksa wanita di bawah itu karena nafsu. Maka hasrat nya semakin membuncah. Ini yang selalu dia impikan dulu dan baru tercapai sekarang.

" Kulum. " Serak nya, memasukkan jempol telunjuk nya dengan paksa ke mulut kekasihnya.

Merasakan lidah hangat itu membuat kepala nya seakan pecah, kenikmatam yang di rasakan nya berkali lipat. Sebentar lagi dia mencapai pelepasan nya.

" Ahh sayang eumh, sebentar lagi. " Erang nya dengan suara berat.

Pompaan terus dia lakukan hingga puncak nikmat ini kembali pecah untuk yang kesekian kalinya.

" Terimakasih sayang. " Bisik nya.

Cup

" Brengsek. Mati lo. " Umpatan lirih itu di sambut tawa senang.

Bibir itu mendarat lembut di bibir sexy wanita di bawah nya yang sudah menutup mata dengan ekrpesi kacau yang lagi-lagi terlihat sexy dan membuat hormon nya terasa panas.

" Sayang, kau tidur atau tidak kuat menerima kenikmatan? " Lirih nya, sesekali bibir nya mendarat di wajah penuh jejak air kata itu.

" Oke, istirahat lah." Lanjutnya dengan nada kecewa. Ekspresi nya bak anak kecil yang tidak di berikan permen.

" Masih ada esok, aku senang aku yang pertama. Dan sudah seharusnya seperti itu. "

" Good night honey. "

Bibir nya mengigit gemas bibir bengkak itu, dengan pelan dia mencabut penyatuan mereka hingga cairan itu kembali keluar.

" Malang sekali anak papah, tidak tertampung di rumah mamah mu. " Tutur nya sedih, kemudian tertawa pelan.

Tiga jarinya berusaha mendorong cairan itu, berharap masuk kembali kedalam. Meskipun sia-sia.

Dengan tubuh telanjang, dia beranjak dari tempat tidur. Duduk di sofa tak jauh dari sana dengan rokok yang sudah tersulut.

Netra tajam nya menatap tenang wanita di atas tempat tidur itu yang lelap dengan tenang, tubuh putih beberapa jam lalu sudah penuh oleh bekas merah. Tanda kepemilikan dan juga tamparan yang beberapa kali dia layangkan.

" Itu akibatnya jika bermain dengan ku. " Lirih nya yang menguap di ruangan kamar itu.

" Shit. Murahan sekali. " Umpat nya melihat milik nya yang kembali tegang. Hanya karena melihat tubuh telanjang di depan matanya itu. Dan ini tidak berlaku dengan semua perempuan sexy yang sering di temui nya di club.

" Kau pintar mencari rumah. " Kekeh nya mengusap milik nya yang menegang.

" Sabar, besok pagi kita berkunjung lagi. Biarkan dulu istirahat. " Bisik nya menenangkan, bibir nya tersungging lebar. Tak sabar membuat wanita itu mengerang dan mengumpat di sela desahan nya.

Sekasar apapun umpatan yang keluar dari wanita itu tidak membuat nya tersinggung, justru semakin terlihat menawan dan memacu adrenalin nya.

" Bukan nya butuh untuk di abadikan? " Gumam nya.

Dia mengambil sebuah kamera dari lemari, mendekat dan mengambil tempat terbaik untuk mengabadikan tubuh polos di atas tempat tidur itu.

" Terlalu cantik dan menawan untuk di lewatkan. "

Lanjut Membaca

Daftar Isi Obsesi Pacar Sahabatku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela mengambil risiko besar dengan mengandung anak Jeremy secara rahasia, meski ia tahu dirinya hanya dimanfaatkan. Sadar akan kekejaman Jeremy, Angela sengaja memancing amarah pria itu agar ia dilepaskan. Namun, pelariannya berakhir saat Jeremy berhasil melacak posisinya. Di ambang keputusasaan, Angela memohon kebebasan. Tak disangka, kehadiran sang buah hati justru mengubah segalanya. Jeremy yang dulu dingin kini menawarkan diri untuk melayani Angela dan bayi mereka.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Dua tahun menikah, Nadia Antika bertahan menghadapi hinaan ibu mertuanya karena cinta tulus Askara Brahma. Namun, kebahagiaan itu sirna saat suaminya berubah menjadi tertutup dan dingin. Nadia mulai mencium rahasia besar yang disembunyikan sang suami di balik perubahan sikapnya. Mampukah ia mengungkap kebenaran yang menyakitkan? Bagaimana reaksi Nadia saat mengetahui Askara ternyata menjalin hubungan terlarang dengan adik iparnya sendiri di rumah mereka?
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Duniaku runtuh saat menangani pasien VIP bernama Evelyn Santoso. Tunangan yang ia tangisi adalah suamiku, Bima. Namun di foto itu, dia adalah Brama Wijaya, taipan kejam, bukan pria konstruksi yang kurawat saat amnesia. Brama masuk tanpa mengenaliku, lalu memeluk Evelyn dan membisikkan janji setia yang sering ia ucapkan padaku. Melalui tatapan dinginnya, ia menegaskan bahwa pernikahan kami adalah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika dan mentornya, Charli, mengelola ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali. Di sana, Randika jatuh hati pada Andini Wijaya, seorang wanita mandiri pemilik sekolah. Namun, asmara mereka terancam saat Junot, mantan Andini, mendadak kembali. Di sisi lain, adik Andini yang bernama Lily berambisi merebut Randika demi mendapat pengakuan sang ayah, Sigit Wijaya. Terjebak dalam dilema masa lalu dan ambisi keluarga, mampukah cinta Randika dan Andini bertahan?
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Niat hati memberi kejutan ulang tahun, aku justru menyaksikan pengkhianatan kekasihku dengan pria kaya. Dihina karena miskin, hidupku berubah saat pelayan keluarga terkaya mengungkap identitas asliku sebagai pewaris Grup Nelson. Kini dengan kekayaan tak terbatas, aku kembali untuk membalas dendam. Mantan kekasihku bersujud memohon ampun, namun aku hanya berlalu menuju kemewahan. Bagiku, uang hanyalah angka dan aku sangat menikmati cara menghabiskannya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan