APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pasangan Pengganti

Pasangan Pengganti

Alana Nefertari adalah istri sabar yang memimpikan perubahan sikap Vicky Xavier demi buah hati mereka. Sayangnya, kekejaman Vicky justru memuncak saat ia menjadikan Alana jaminan utang kepada atasannya sendiri, Bryan. Kini, sang istri terpaksa bekerja sebagai pelayan di rumah sang Direktur akibat ulah suaminya yang tak berperasaan. Mampukah Alana bertahan di tengah pengkhianatan ini, ataukah pernikahan toxic tersebut akhirnya akan hancur selamanya?
Bab
Bagikan

Bab 1

Tok ... Tok ... Tok ....

Ada yang mengetuk pintu rumah Alana, ia yang sedang menyusui bayinya, meninggalkan bayinya sejenak untuk membukakan pintu. Ia letakkan bayi mungil itu diatas kasurnya.

"Benar ini rumah Bapak Vicky?" Tanya pria bertubuh tinggi besar yang berada di hadapannya.

Alana memandang orang tersebut dari ujung kepala sampai ujung kaki, ia belum pernah bertemu dengan orang yang di hadapannya ini, "iya, benar. Bapak siapa?"

"Kedatangan saya kesini, saya ingin meminta uang saya kembali sebanyak tujuh ratus juta!"

Mata Alana terbelalak, Alana Nefertari sebagai seorang istri dari Vicky Xavier tidak tahu menahu kalau suaminya meminjam uang sebanyak itu.

"Sepuluh juta? Itu uang apa?" Tanya Alana.

"Katanya untuk Investasi. Tapi mana hasilnya? Sampai saat ini tidak ada hasilnya yang dia bagikan pada saya."

Alana berpikir, ia belum pernah mendengar suaminya berbisnis apapun, selama ini Vicky hanya bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang properti, berangkat di pagi hari, lalu pulang pada sore harinya, tapi sekarang ini Vicky memang sering pulang larut malam, kadang kalau esoknya ia tidak bekerja, ia juga sering pulang pagi dalam keadaan mabuk. Yang Alana tahu, suaminya itu sering berkunjung ke tempat-tempat hiburan malam bersama teman-temannya. Tak pernah telinga Alana mendengar bahwa suaminya itu berbisnis.

Alana memang jarang berkomunikasi dengan suaminya itu, karena Vicky seorang laki-laki tempramental, jika Alana banyak bertanya, ia pasti membentaknya. Apalagi semenjak hadirnya bayi perempuan yang lucu ditengah-tengah mereka, Alana semakin sibuk mengurus anaknya, ia tidak memperdulikan suaminya itu.

Dari dalam terdengar suara tangis bayi Alana yang bernama Andrea yang masih berusia dua minggu itu, ia izin masuk ke dalam untuk kembali menyusui Andrea, namun ia juga tidak mempersilahkan pria itu untuk masuk karena ia hanya berdua dengan Andrea di rumah, sedangkan Vicky sedang bekerja.

Alana tidak berani mengajak masuk sembarang orang ke dalam rumahnya, ia takut karena saat ini banyak sekali orang-orang yang jahat.

Sambil menyusui, Alana mencoba menghubungi suaminya, panggilan pertama tidak di jawab, panggilan keduapun sama, hingga panggilan ketiga tidak juga diangkat oleh Vicky.

"Oweekkk ... Oweekkk ..."

Andrea masih terus menangis, Alana mencoba menggendongnya sambil berdiri. Ia menimang-nimang bayi mungilnya itu. Sudah lumayan lama ia meninggalkan tamu yang mencari suaminya tersebut diluar. 'Semoga orang itu sudah pergi.' Batin Alana.

Alana mencoba membuka gorden jendela kamarnya, lalu ia memandang keluar, ternyata laki-laki bertubuh tinggi besar itu masih ada, ia belum sedikitpun beranjak. Alana masih berdiam diri di dalam kamarnya. Ia merasa ketakutan.

Tok ... Tok ... Tok ...

"Mbak!" Lagi-lagi pria itu mengetuk pintu dan memanggil Alana. Akhirnya Alana meletakkan Andrea di atas kasur, lalu ia keluar untuk menemui pria itu lagi.

"Nanti saya sampaikan kepada suami saya ya, Pak! Maaf suami saya sekarang sedang bekerja, tadi sudah saya hubungi, namun panggilannya pun tidak diangkat." Terang Alana.

"Sampaikan kepada suamimu, ia harus mengembalikan uang saya secepatnya, karena kalau tidak, saya akan laporkan suamimu ke polisi dengan tuduhan penipuan!" Ancam laki-laki yang memakai kaos berwarna merah terang tersebut.

"Baik, Pak!" Jawab Alana yang hanya menundukkan kepalanya, ia tidak berani menatapnya.

Pria bertubuh tinggi besar itu akhirnya pergi dari rumah Alana, lalu Alana segera menutup dan mengunci pintunya, setelah itu ia kembali menemani bayinya di dalam kamar.

Alana menarik nafas panjang, ia tidak tahu apa-apa mengenai hal ini, ternyata komunikasi sangat penting dalam sebuah rumah tangga, namun jika salah seorang pasangannya memang bersikap tertutup. Bagaimana bisa membangun komunikasi yang baik? Alana juga tidak ingin terlalu cerewet terhadap suaminya, jika suaminya pergi, lalu Alana menanyakannya, pasti Vicky selalu bilang, 'bukan urusan kamu, sudah kamu urus anak saja dirumah' selalu kata-kata itu yang Vicky lontarkan.

Alana menginginkan rumah tangga seperti kebanyakan orang yang bisa harmonis, mesra, terbuka, saling mengerti dan saling percaya, tapi sepertinya jika berumah tangga bersama Vicky, ia tak bisa mewujudkan itu semua, karena sikap Vicky yang cuek dan pemarah, itu menjadi hal yang mustahil bagi Alana untuk mewujudkan keharmonisan dalam rumah tangga.

Setelah adanya Andrea dalam kehidupan mereka saja, Vicky seolah tak menganggap anaknya ada, ia masih mabuk-mabukkan, ia tidak pernah peduli pada Andrea. Vicky tidak pernah sama sekali menggendong Andrea, apalagi menggantikan popoknya, hal yang mustahil untuk Vicky lakukan. Jika Andrea sedang menangis saja, Vicky selalu menyuruh Alana untuk segera menyusuinya ataupun menggendongnya, karena ia bilang, ia benci dengan tangisan anak kecil, karena membuat tidurnya terganggu.

Alana tak tahu, suami macam apakah ini? Dulu, ia yang menginginkan untuk Alana agar secepatnya hamil, sampai ia berjanji pada Alana untuk tidak mabuk-mabukkan setelah mempunyai anak, namun ucapannya itu tidak terbukti, ia masih saja dengan kebiasaannya itu.

Alana menikah dengan Vicky karena pilihannya sendiri, saat orang tuanya menginginkan ia untuk segera menikah, padahal usianya waktu itu masih sangat muda, karena Ayah Daris, orang tua Alana sudah sakit-sakitan jadi ia menginginkan anak bungsunya ini untuk segera dilamar oleh seorang pria, lalu Alana mencari jodohnya lewat aplikasi pencari jodoh, dari sanalah ia berkenalan Vicky. Tak lama kemudian mereka bertemu, mereka saling bercerita dan saling mengenal satu sama lain. Belum genap empat bulan mereka berkenalan, lalu Vicky melamarnya. Sebenarnya Alana masih ingin mengetahui watak calon suaminya itu, namun kedua orang tua Alana yakin jika Vicky adalah laki-laki yang baik, dari keyakinan itulah akhirnya Alana mau menikah dengan Vicky. Awal mereka menikah, masih terasa indah, karakter satu sama lain belum terungkap, sampai akhirnya pada suatu malam, Alana menunggu suaminya itu pulang ke rumah, namun tak kunjung datang.

Tok ... Tok ... Tok ...

"Alana!" Teriak Vicky dari luar rumah. Alana yang sedang tertidur, tiba-tiba terbangun, ia tersentak mendengar panggilan itu. Ia melihat bahwa suaminya belum pulang ke rumah, lalu Alana segera membukakan pintu, karena ia yakin itu adalah Vicky.

Bruukkk ~~

Vicky yang bersandar di pintu terjatuh saat Alana membukakan pintunya tersebut. Alana mencium bau minuman keras yang begitu menusuk hidungnya. Vicky pulang dalam keadaan mabuk berat sampai-sampai ia terjatuh. Alana tak mampu mengangkat tubuhnya yang berat, akhirnya ia meminta tolong salah seorang tetangganya untuk menuntun Vicky menuju ke dalam kamar. Setelah di dalam kamar, tubuh Vicky direbahkan begitu saja, sampai ia bangun keesokan harinya.

Saat itu, Alana bingung, padahal belum lama mereka menikah, ada masalah dalam rumah tangganya pun tidak, tapi mengapa Vicky jadi pemabuk? Setelah ia menelusuri lebih dalam, mabuk itu sudah menjadi kebiasaannya sejak ia belum menikah.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 3 MINGGU MENGEJAR CINTA
8.7
Rencana perjalanan bisnis Anya berubah kacau saat kendala teknis memperpanjang durasi kunjungannya menjadi tiga minggu. Situasi kian rumit ketika keponakan rekan bisnisnya melamar secara impulsif dan mengancam nyawanya setelah ditolak. Di tengah kekalutan, Anya bertemu Dastan, mantan teman sekelasnya yang datang membantu. Namun, ia mulai meragukan ketulusan Dastan. Apakah ini murni bantuan teman lama atau ada perasaan tersembunyi? Anya hanya punya waktu singkat untuk menuntaskan segalanya.
Sampul Novel CEO Dingin Pemikat Hati
9.2
Shintia berjuang memulai hidup baru pasca putus dari Arya. Namun, takdir mempertemukan mereka kembali saat Arya muncul sebagai CEO di kantornya. Meski cinta Shintia bersemi lagi, Arya justru menyimpan kebencian mendalam dan sering bersikap kasar. Keadaan kian rumit akibat kesalahpahaman masa lalu dan skandal Shintia dengan Felix yang memicu kemarahan Arya. Mampukah Shintia meluluhkan hati Arya dengan mengungkap alasan tragis perpisahan mereka dua tahun lalu?
Sampul Novel Musuh Bebuyutanku yang Berdarah Dingin Tiba-tiba Terobsesi Denganku
9.4
Tujuh tahun Daniela sia-sia setelah memergoki Yosua berselingkuh menjelang pernikahan. Di hari besar itu, ia memilih membatalkan komitmen dan melempar cincinnya. Saat keluarga Clark menghina keputusannya, tiga kakak laki-laki Daniela dari keluarga Stewart datang melindungi. Mereka bersumpah menghancurkan kejayaan Clark demi adik tercinta. Di tengah kehancuran musuhnya, Daniela justru menemukan perlindungan di pelukan pria tak terduga yang mengajaknya pulang.
Sampul Novel HARMONI BULAN DAN MATAHARI
8.0
Hidup Arlyna Aira berubah gelisah sejak bertemu Gideon Bastian, pria blasteran tampan yang ternyata bukan orang sembarangan. Sebagai pewaris tunggal keluarga terpandang, Gideon telah jatuh hati pada Arlyna sejak awal. Namun, hubungan mereka tidaklah mudah karena rintangan rumit terus membayangi setiap langkah. Di tengah tekanan keadaan yang memaksa untuk menyerah, mampukah Arlyna dan Gideon mempertahankan ikatan cinta tulus mereka hingga akhir?
Sampul Novel HOT AND DANGEROUS BILLIONAIRE
8.0
Geby terjebak dalam pernikahan paksa dengan Jeremy Loghan, miliarder kejam yang menyimpan dendam mendalam. Meski Geby masih mencintai kakak Jeremy, kebencian suaminya justru berujung pada perlakuan kasar di ranjang. Di tengah konspirasi licik keluarga bangsawan di Yorkshire, rahasia besar mulai terungkap. Jeremy pun bimbang saat rasa cinta mulai tumbuh untuk wanita yang seharusnya ia benci. Akankah ia memilih balas dendam atau perasaannya pada Geby?
Sampul Novel Jangan Lari Sayangku
9.1
Sanny Chandra mengira pernikahannya dengan Jordan Wijaya hanyalah kontrak sementara yang berakhir dengan perceraian. Namun, setelah menikah, Jordan yang semula dingin berubah menjadi suami yang sangat posesif dan memanjakan istrinya. Sanny terjebak saat Jordan melanggar janji dengan menuntut kewajiban batin hingga ia hamil. Saat Sanny menagih janji cerai dan surat kontrak yang dirobek, Jordan dengan tegas menolak melepaskan istri yang telah ia dapatkan.