APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pengkhianatan Istri Presdir

Pengkhianatan Istri Presdir

Murka besar melanda Damike saat memergoki istrinya sendiri sedang bermesraan dengan pria lain di depan matanya. Bukannya merasa bersalah, Sheyla justru pasang badan untuk melindungi selingkuhannya itu dari amarah sang suami. Dengan tatapan dingin dan hati yang hancur, Damike menuntut penjelasan atas pengkhianatan pedih ini. Namun, Sheyla justru menghempasnya dan meminta cerai, mengaku bahwa selama ini ia tidak pernah mencintai Damike sedikit pun.
Bab
Bagikan

Bab 3

***

"Ha... Jadi apa maumu?" Sambil membalikkan badannya dengan kedua tangan yang masih tetap berada di dalam kantong saku celananya. "Berapa uang yang kau mau?" lanjut dengan begitu angkuh sambil melangkah ke sofa yang tak berada jauh dari tempat tidur Cindy.

Cindy yang mendengar itu sontak turun dari tempat tidur menghampiri Damike yang sedang duduk di atas sofa dengan kaki yang melengkung satu ke kaki satunya.

Cindy berdecak mendengar tutur kata pria tampan yang ada di hadapannya ini.

"Apa maksudmu? Kau pikir aku wanita apa? Kau pikir semuanya bisa di beli dengan uang, hah?" geram wanita itu sambil melipat kedua tangannya di dada.

"Terus?" jawab Damike menaikkan alisnya dan memutar bola matanya malas.

"Aku mau kau merawatku sampai aku benar-benar pulih!" ujar Cindy.

"Hm.. Buat apa? Aku tidak ingin! Apalagi aku sudah bertanggung jawab, karena aku sudah membawamu ke rumah sakit," jawab Damike yang terkejut atas permintaan wanita itu. Ia tidak ingin merawat wanita lain selain istrinya.

'Andai aku tega aku membiarkanmu mati di jalan saja semalam.' gumam Damike memicingkan mata.

"Bagaimana kalau temanku saja yang merawatmu? Kebetulan diakan juga Dokter dan juga masih singel!" Sembari menatap Justin yang lebih memilih diam, dia tahu bahwa sahabatnya ini, akan melemparkan masalahnya pada dirinya.

"A.. ap apa?" Justin menganga mendengar ucapan Damike.

Mengerti dengan tatapan tajam Damike, Justin pun menjawab, "Ah..i iya," sambil mengangguk dan tersenyum.

Cindy hanya terheran melihat tingkah mereka berdua. Menatap mereka malas. "Ah... tidak! Buat apa Dokter Justin yang merawatku? Bukannya yang menabraku itu kau, seharusnya kau yang merawatku!" tekannya sambil menunjuk Damike.

Damike yang geram sontak berdiri. Dan dalam hitungan detik Damike mencekal tangan Cindy dengan keras.

"Berani sekali kau menunjukkan jarimu itu di hadapanku?" Dengan wajah dingin dan penuh emosi yang meluap. Baru kali pertamanya ia di perlakukan seperti itu oleh wanita.

'Baru kali ini, ada orang yang berani mengangkat tangannya ke arahku. Kalau bukan wanita, aku akan memberikanmu pelajaran,' geram Damike menggertakkan giginya.

'Astaga, cari gara-gara wanita ini.' gumam Justin bergidik ngeri.

"Sekali lagi kau melakukan ini padaku, akan aku patahkan jari tanganmu ini!" ucap Damike yang membisik telinga Cindy.

Cindy yang mendengar ancaman itu seketika memegang dadanya. Ia memegang dadanya dengan tangan kiri karena sesak . Hingga jantungnya memompa kuat. Entah ia takut atau apa?

"Apa kau mengerti!" ucap Damike sekali lagi.

"AW.. sakit," Cindy merrintih kesakitan saat Damike menambah tekanan pada tangannya.

Damike yang menyadari itu segera melepas tangannya yang menyakiti Cindy. Ia tidak bermaksud menyakiti wanita walau sebenarnya dia adalah pria dingin. Akan tetapi kalau lawannya itu sudah sangat berlebihan, ia tidak akan memberikannya maaf. Ia akan menghancurkan lawannya hingga tak berdaya.

'Picik' gumam Damike membalikan badannya ke jendela rumah sakit. Hingga wanita itu menarik kedua sudut bibirnya tersenyum. Dan senyuman Cindy  disadari dokter Justin. 'Apa maksud dari senyuman wanita ini? Apa mungkin-- ah.. bodoh, tidak mungkin?' pikir dokter Justin sambil tersenyum. Mencoba menetralkan pikirannya.

"Justin ayo ikut aku sebentar!" kata Damike. Justin lalu mengikuti langkah Damike yang keluar dari kamar VIP pasien.

****

Di taman rumah sakit. Damike dan Justin sedang berbicara empat mata.

"Ada apa?"

"Berani-beraninya dia menaikkan telunjuknya di hadapanku." Damike masih mengingat saat Cindy berani menunjuknya membuat ia semakin kesal dibuatnya.

"Sudahlah kawan. Sekarang bagaimana, apa kau ingin merawat dia?" tanya Justin mengganti topik pembicaraan.

Damike berkacak pinggang sambil berdecak kesal. "Ck, kau tau bukan bahwa aku sudah beristri?" tanya Damike ke Justin.

"Iya," jawab Justin singkat.

"Kau juga Taukan kalau sampai Sheyla tau dia pasti bisa marah?"

"Iya." jawabnya singkat lagi.

"Dan kau tau kan aku sangat mencintai istriku itu?"

"Iya," jawab Justin lagi dengan singkat.

"Jadi kenapa bukan kau saja yang merawat gadis lusuh itu!"

"Iya." Sambil terbengong.

"Kau tahunya hanya iya iya saja, apa kau tidak bisa memberi aku solusi, hah?" ucapnya kesal.

"Ah, iya kan, dia cuma mau dirawat sama kau saja bukan? Bukannya kau bertanggung jawab saja selesai itu sudah," saran dari Justin.

"Tapi, bagaimana kalau sampai Sheyla tau?" Dengan wajah datarnya. "Aku tidak ingin Jus! Biar dia di rawat di rumah sakit saja, sampai dia sembuh." lanjutnya.

"Tidak bakal ketahuan kok. Kan kau cuman bertanggung jawab saja dengan masalahmu sebab kau yang sudah menabraknya," ujar Justin yang mendapat tatapan dingin dari Damike.

"Ya sudah." Justin terpaksa mengiyakan. "Biar aku yang menjaganya, kau tenang saja!"

Mereka pun terdiam tanpa kata dan duduk di sebuah kursi kayu. Sambil menatap orang berlalu lalang di hadapannya dan juga melihat beberapa bunga yang bermekaran di taman rumah sakit.

"Damike."

"Hum." Damike memutar kepalanya melihat wajah sahabatnya yang ternyata sedang mode serius. "Ada apa?" tanya Damike.

"Aku ingin mengatakan sesuatu." Justin menghela napas panjang lalu membuangnya. "Apa kau tidak merasa curiga pada Istrimu? Ma maksud aku, apakah hubungan kau dan Sheyla baik-baik saja?"

Damike mengerutkan kening, lalu melayangkan pukulannya di punggung Justin. "Ahahah kau ini, hubungan aku dan Sheyla baik-baik saja kok. Memang kenapa?" seru Damike terkekeh.

Dengan cepat Justin menggeleng cepat, ia tak ingin meneruskan apa yang ingin ia katakan sebab melihat wajah bahagia sahabatnya itu ia merasa tidak tega.

Ada apa ini? Apa Justin?

"Ya sudah, aku ingin kembali ke kantor. Kau urus gadis lusuh itu," ucap Damike setelah memperhatikan wajah sahabatnya dan berdiri.

"Oke baik."

Damike pun pergi dari sana. Justin yang masih duduk di kursi masih memperhatikan sahabatnya itu.

***

'Kira-kira apa yang terjadi dengan mobilku kemarin? Untung saja aku bisa lompat dari dalam mobil dan bisa menyelamatkan diriku. Kalau tidak, aku sudah di liang kubur sekarang.' batinnya bertanya-tanya.

'Aku harus mencari tahu! Apa ini ada sangkut pautnya dengan Mike?' lanjutnya.

Yah.. Mike saudara tiri dari Cindy. Menurut Cindy Mike ingin menguasai harta dari keluarga Jackson Mack ayah dari Cindy, orang yang sangat kaya dan terkenal.

Abdi Jackson Mack adalah presiden utama di perusahaan terkenal di beberapa kota. Abdi Jackson Mack mempunyai dua istri, satu Ny. Clara Jackson yaitu ibu kandung dari Cindy Jocskon Mack dan satunya Ny. Alice Jocskon yaitu ibu kandung dari anak yang bernama Mike Jocskon Mack.

Akan tetapi Abdi Jackson sudah lama meninggal saat Cindy baru lulus di universitas ternama di negeri itu. Dia menerima kabar kecelakaan ayahnya saat di hari dimana dia menunjukkan hari besar saat dia lulus di universitas tersebut. Dengan gelar masternya.

Dan naasnya ibu Cindy yaitu Ny. Clara Jockson pun juga ikut meninggal setelah tiga hari kepergian suaminya dengan insiden yang sama. Apakah ada sesuatu tentang kecelakaan mereka?

Belum menerima kematian ayahnya, ibunya pun ikut menyusul. Cindy yang merasa syok dengan semua itu, merasa hancur seketika . Orangtua yang ia sayangi pergi meninggalkannya sendiri di dunia.

Dan akhirnya dia menjadi pewaris tunggal di semua perusahaan yang di berikan oleh keluarga Abdi Jackson Mack. Tepatnya pewaris dari ayah ibunya Clara.

Sedangkan istri kedua dari Abdi Jackson Mack yaitu Ny. Alice dan Mike hanya mendapatkan perusahaan kecil tak sebesar Cindy. Walupun kecil perusahaan itu juga sangat sukses berkat kerja keras Mike sendiri.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Mengandung Setelah Diusir Mamamu
9.1
Adelia baru menjalani tiga bulan nikah kontrak dengan CEO Arsenio Arfandra saat ibunda sang suami mengusirnya akibat kebohongan yang terungkap. Sebulan kemudian, Adelia hamil anak Arsenio, namun pria itu justru menolaknya mentah-mentah. Meski Arsenio akhirnya menyesal dan ingin kembali, Adelia justru muncul sebagai mempelai manajer bernama Vino. Kini Arsenio harus menghadapi kenyataan pahit saat Adelia merahasiakan identitas ayah kandung Giovanni.
Sampul Novel Dari Pengkhianatan Tebing ke Cinta yang Tak Terpatahkan
8.1
Marco menjanjikan piknik romantis di tebing, namun ia justru mendorong Clara ke jurang demi selingkuhannya, Chika. Meski tubuhnya hancur, Clara bertahan hidup dan mendengar rencana keji Marco untuk memalsukan kematiannya sebagai kecelakaan. Di tengah keputusasaan, api balas dendam mulai membara. Harapan muncul saat Julian Suryo, miliarder sekaligus musuh bebuyutan suaminya, datang menyelamatkannya. Kini, Clara siap menghancurkan pria yang telah mengkhianatinya.
Sampul Novel Derita Seorang Gadis Desa
9.4
Alya, gadis yatim piatu lulusan SMP, nekat merantau ke kota demi membiayai neneknya yang sakit. Nasib membawanya bekerja di kediaman Ibu Ratna yang baik hati. Namun, hidupnya hancur saat Arka, putra majikannya, pulang dan merenggut kehormatannya secara paksa. Bukannya bertanggung jawab, Arka justru menghina dan mengusir Alya dengan kejam. Di tengah luka batin yang mendalam, Alya harus berjuang bangkit menghadapi kenyataan pahit demi kelangsungan hidupnya.
Sampul Novel Dijebak Dipelaminan
8.2
Adeline Vyantara tak menyangka kehadirannya sebagai tamu justru berakhir di pelaminan. Ia terpaksa menjadi pengantin pengganti bagi Alaric Mahendra, pewaris yang merasa dijebak oleh intrik keluarganya sendiri. Meski awalnya ingin membatalkan pernikahan, Alaric tertahan oleh aksi berani Adeline demi menjaga martabat keluarga. Kini mereka terjebak dalam pernikahan dingin penuh aturan ketat. Di tengah kebencian dan rahasia masa lalu, benih cinta mulai tumbuh tanpa kendali.
Sampul Novel Tidak Pernah Melihat Kembali: Hati Menginginkan Apa yang Diinginkannya
8.0
Lorenzo dianggap mencintai Gracie hingga ia tega memberikan donor jantung putri mereka kepada wanita lain. Kecewa berat, Gracie menggugat cerai dan bersekutu dengan Waylon, paman Lorenzo, untuk membalas dendam. Rencana itu sukses menghancurkan hidup Lorenzo hingga ia memohon ampun dalam penyesalan. Namun, saat Gracie mengira urusannya selesai, Waylon justru menolak melepaskannya. Kini ia terjerat dalam dominasi pria yang membantunya bangkit tersebut.
Sampul Novel Lelaki Asing Yang Menodaiku
9.1
Alana melarikan diri dari rencana pernikahan karena merasa ternoda oleh pria misterius yang tidak ia kenali. Tragedi masa lalu sebagai TKW itu meninggalkan trauma mendalam hingga ia menutup diri. Sementara itu, Lars adalah CEO sukses yang merasa hidupnya hampa setelah kehilangan sebagian ingatan akibat kecelakaan. Saat takdir mempertemukan mereka, Lars merasa terobsesi pada Alana. Rasa rindu dan perih yang muncul mulai mengusik rahasia masa lalu mereka yang kelam.