APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perang Ego Dalam Jodoh Paksa

Perang Ego Dalam Jodoh Paksa

Alina Darya, yatim piatu yang berjuang menghidupi neneknya, terjebak dalam nasib buruk setelah berselisih dengan pria kaya bernama Rayan Syahmir. Rayan yang angkuh dan merasa terhina nekat membalas dendam dengan memaksa Alina masuk ke pernikahan tanpa cinta. Meski hidupnya hancur, Alina tetap bertahan dalam doa. Namun, kebencian Rayan perlahan berubah menjadi ketertarikan yang tak terduga. Mampukah cinta tumbuh di tengah ego dan luka yang mendalam?
Bab
Bagikan

Bab 3

Hari-hari setelah pertemuan itu berjalan lambat, seolah waktu menjadi semakin berat bagi Alina. Pernikahan yang dipaksakan itu seakan menjadi bayangan yang terus menghantui setiap langkahnya. Rayan, meskipun bersikap dingin dan penuh perhitungan, tampaknya tidak memberi kesempatan bagi Alina untuk berpikir atau memutuskan. Semua sudah diputuskan untuknya, tanpa pertanyaan, tanpa rasa hormat terhadap keinginannya.

Alina terus berusaha untuk menerima kenyataan ini, meskipun hatinya penuh dengan kebingungan dan amarah yang membara. Setiap malam, dia menangis di dalam kesunyian kamarnya, berdoa agar ada jalan keluar dari takdir yang begitu kejam. Namun, hari demi hari, kenyataan semakin menghimpitnya.

Pada pagi yang suram, Alina menerima surat dari keluarga Syahmir, mengundangnya untuk datang ke rumah mereka. Rasa cemas dan tertekan menyelimuti dirinya ketika dia memasuki rumah megah itu beberapa hari kemudian. Rumah itu besar, seakan mencerminkan betapa kuatnya keluarga Rayan. Tak ada kehangatan yang bisa dirasakan di sana-semuanya penuh dengan perhiasan dan kemewahan yang dingin.

Rayan sudah menunggu di ruang tamu, berdiri dengan tangan disilangkan di dada, seolah menunggu seseorang yang harus memenuhi ekspektasinya. Dia tidak menunjukkan emosi sama sekali, hanya tatapan kosong yang mengarah ke Alina ketika dia masuk ke dalam.

"Masuklah," kata Rayan, suaranya serak dan tidak berbelas kasih.

Alina hanya mengangguk pelan, menuruti perintah tanpa berkata apa-apa. Dia duduk di kursi yang disediakan, merasa seakan dirinya hanya sebuah benda yang tidak bernilai. Rayan duduk di depannya, matanya masih tidak menunjukkan kelembutan. Di sekelilingnya, kesunyian itu semakin mencekam.

"Sepertinya kita sudah sepakat," kata Rayan tiba-tiba, memecah kesunyian. "Pernikahan ini akan terjadi dalam dua minggu. Semua sudah diatur."

Alina menatapnya dengan tatapan kosong, mencoba menahan emosi yang semakin sulit untuk dikendalikan. "Apa yang sebenarnya kamu inginkan dariku, Rayan? Apa yang akan kamu dapatkan dari semua ini?" tanyanya, suaranya hampir bergetar.

Rayan menatapnya, sejenak memeriksa ekspresi Alina, lalu dia menghela napas panjang. "Aku ingin kamu menjadi bagian dari hidupku. Tidak lebih, tidak kurang. Aku butuhmu untuk menjaga citra keluarga Syahmir. Ini adalah langkah strategis, dan kamu tidak punya pilihan."

Kata-kata itu membuat Alina merasa seperti dirinya hanyalah alat dalam permainan besar ini-permainan yang tidak pernah dia pilih. Perasaan marah mulai mendidih dalam dirinya, tapi dia berusaha untuk tetap tenang.

"Jadi, semuanya ini hanya tentang keluarga dan citra? Tidak ada tempat untuk cinta dalam semuanya?" Alina berkata dengan nada yang lebih rendah, berusaha mengendalikan dirinya.

Rayan tidak menjawab langsung. Sebaliknya, dia berdiri dan berjalan ke jendela, melihat keluar dengan tatapan kosong. "Cinta itu hanyalah ilusi dalam dunia ini. Kita semua berperan sesuai dengan apa yang diinginkan keluarga, dan itu sudah cukup," jawabnya, seolah melepaskan dirinya dari tanggung jawab terhadap perasaan orang lain.

Alina merasa hatinya kembali hancur. Keputusan yang dipaksakan ini tidak hanya menghancurkan kehidupannya, tetapi juga membuatnya merasa begitu tidak berharga. Semua yang dia impikan-semua harapannya untuk hidup bahagia-seolah lenyap begitu saja.

Namun, di balik kesedihan yang mendalam, ada sebuah perasaan yang mulai tumbuh dalam dirinya-perasaan ingin melawan. Jika dia tidak bisa memilih, dia akan mencari cara untuk mengendalikan takdirnya sendiri. Dia tidak bisa hanya menjadi boneka dalam permainan ini.

"Rayan," katanya dengan suara yang lebih tegas, "mungkin kamu bisa memaksa aku menikah denganmu, tapi kamu tidak akan bisa mengendalikan hatiku. Jangan harap aku akan menyerah begitu saja."

Rayan menoleh ke arahnya, dan untuk pertama kalinya, ada kilatan rasa heran dalam tatapannya. "Kamu berani melawan?" tanyanya, suaranya sedikit lebih lembut, namun penuh dengan tanda tanya.

"Ya," jawab Alina dengan tegas. "Aku tidak akan menjadi bagian dari rencanamu tanpa melawan. Kamu mungkin sudah mengatur semuanya, tapi aku akan mencari cara untuk memperbaiki hidupku, meskipun itu berarti melawanmu."

Rayan terdiam sejenak, seolah mempertimbangkan kata-kata Alina. Akhirnya, dia kembali duduk, matanya memandangi Alina dengan intensitas yang lebih dalam. "Kita akan lihat sejauh mana kamu bisa bertahan," katanya dengan senyum tipis yang tidak menandakan kebahagiaan, hanya sebuah tantangan yang dilemparkan padanya.

Alina tahu bahwa ini bukanlah akhir dari segalanya. Ini baru permulaan. Dia mungkin tidak bisa menghindari pernikahan itu, tetapi dia pasti bisa mengubah segalanya-perjuangan untuk kebebasan, untuk menemukan kebahagiaan, dan untuk melawan takdir yang direncanakan untuknya.

Tantangan ini baru saja dimulai, dan Alina bertekad untuk bertahan, apapun yang terjadi.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Menyerah, Memilih Pergi
9.8
Naira mengabdikan hidupnya sebagai istri dan ibu tiri yang tulus bagi Danang dan putranya, Arka. Namun, pengorbanannya selama bertahun-tahun hanya dibalas dengan sikap dingin dan penghinaan. Puncaknya, saat nyawa Naira terancam dalam sebuah serangan keji, suami dan anak tirinya justru mengabaikan permintaannya untuk ditolong. Merasa dikhianati di titik terendahnya, Naira akhirnya memilih bangkit dan meninggalkan keluarga yang tak pernah menghargainya tersebut.
Sampul Novel Aku Suka Kamu, Tapi ....
8.6
Sena kini dikenal sebagai aktris populer, meski karier tersebut hanyalah alat untuk membalas dendam masa lalu. Namun, takdir justru membawanya kembali bertemu dengan pria yang pernah menghancurkan hatinya. Terjebak dalam perasaan yang sama, Sena harus bergulat antara cinta yang bersemi kembali dan ketakutan akan luka lama. Di tengah bayang-bayang trauma, ia berusaha menjaga hatinya agar tidak hancur untuk kedua kalinya oleh orang yang serupa.
Sampul Novel CEO Itu Ayah Dari Anakku!
8.6
Risa, gadis desa yang mencari orang tuanya di kota, justru dikhianati teman dan dijual hingga berakhir menghabiskan malam bersama CEO muda, Arjuna. Hubungan singkat itu menghasilkan kehamilan yang mengancam reputasi sempurna Arjuna. Di tengah perbedaan kasta sosial dan intrik keluarga yang rumit, Arjuna terjebak antara menjaga citra atau melindungi Risa. Akankah cinta tumbuh di balik skandal besar ini, ataukah status sosial menghancurkan segalanya?
Sampul Novel Hubungan Penuh Gairah
9.1
Yuna adalah aktris yang menutup diri dari cinta akibat luka masa lalu. Namun, pertemuannya dengan aktor papan atas dalam sebuah proyek video klip mengubah segalanya. Akibat insiden tak terduga, mereka terjebak dalam malam penuh gairah. Meski Yuna menganggapnya sekadar cinta satu malam, sang aktor justru jatuh hati dan terus mengejarnya dengan perhatian tulus. Akankah kegigihan sang senior mampu meluluhkan trauma Yuna dan membuatnya membuka hati kembali?
Sampul Novel Identitas Ganda Suamiku
8.0
Terdesak untuk menikah, Nadine memilih seorang pengusaha yang kabarnya telah bangkrut. Ia siap menjadi tulang punggung keluarga, namun keajaiban justru terus terjadi. Nadine memenangkan Porsche saat ingin membeli mobil murah dan mendapat vila mewah secara tiba-tiba. Keberuntungan selalu menyertainya berkat bantuan sang suami yang misterius. Nadine akhirnya menyadari kenyataan mengejutkan bahwa pria di sampingnya bukanlah orang biasa, melainkan seorang miliarder kaya raya.
Sampul Novel Mantan Istri CEO Tampan
8.9
Demi membiayai operasi Andra, Alana terpaksa menerima tawaran mertuanya untuk pergi menjauh selamanya. Ia rela meninggalkan sang suami meski sedang mengandung. Andra yang merasa dikhianati lantas menaruh dendam mendalam dan bertekad membalas sakit hatinya jika mereka bertemu lagi. Tujuh tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Alana kini telah memiliki anak, sementara kebencian Andra masih membara. Akankah cinta lama mereka bisa kembali?