APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan Tak Terduga: Kesempatan Kedua yang Manis

Pernikahan Tak Terduga: Kesempatan Kedua yang Manis

Evelin harus menelan pil pahit saat suaminya, Sandi, tega menggugurkan janinnya dan menceraikannya secara sepihak. Di tengah kehancuran itu, hadir sosok Dhani yang memberikan kenyamanan sekaligus luka mendalam. Meski Evelin tumbuh menjadi wanita yang lebih tangguh, rahasia besar di balik topeng karisma Dhani mengancam dunianya. Mampukah ia menghadapi kebenaran kelam yang tersembunyi? Sebuah kisah tentang pengkhianatan dan pencarian jati diri.
Bab
Bagikan

Bab 2

Keesokan paginya, setelah Sandi pergi untuk berangkat kerja, aku tidak langsung bangun. Atau mungkin lebih tepatnya aku tidak punya cukup keberanian untuk melakukannya. Meskipun aku ingin mencari lebih banyak petunjuk, itu membuatku takut akan kemungkinan di mana aku mengetahui hal-hal mengerikan macam apa yang mungkin bisa aku temukan.

Karena terus berdebat dengan benakku sendiri, aku tidak bangun sampai jam menunjukkan lewat dari pukul sepuluh. Semalam aku hampir tidak bisa tidur sedikit pun, jadi aku merasa sedikit mengantuk saat ini.

Sedikit demi sedikit, aku berjalan mendekati ruang kerja, mengingat setiap hal menyakitkan yang sempat aku dengar tadi malam. Aku bisa merasakan sarafku menegang, dan jantungku berdegup lebih cepat setiap detiknya.

Neraka baru seperti apa yang menungguku di sisi lain pintu itu?

Saat membuka pintu, aku melihat sebuah ruangan yang tampak sederhana. Yang cukup mengejutkan, ruangan itu rapi.

Ada tempat sampah yang terletak di samping tempat tidur. Di dalamnya ada sebuah tisu yang terpakai berbau seperti air mani.

Ketika mataku secara tidak sengaja melihat ke bantalnya, aku melihat sesuatu di sana.

Ada dua helai rambut merah keriting panjang yang terletak di atas bantal itu.

Rambutku berwarna cokelat. Tidak mungkin rambut merah ini milikku.

Aku berjalan keluar dari ruang kerja, seolah-olah semua nyawaku sudah pergi dari tubuhku dan menutup pintu.

Aku tidak memiliki kekuatan untuk berjalan pergi. Aku bersandar ke dinding, mencoba mengingat setiap perilaku tidak biasa yang ditunjukkan Sandi dalam beberapa hari terakhir ini.

Tiba-tiba, aku mendengar suara yang datang dari pintu. Sandi sudah pulang.

Aku buru-buru berdiri, berpura-pura berjalan melewati ruang kerja sebelum pergi ke ruang tamu dan duduk di atas sofa. Saat itulah aku berpura-pura bersikap tenang dengan mengambil remot dari meja kopi dan mencoba untuk menyalakan TV. Aku merasa sangat gugup sehingga tanganku menekan beberapa tombol secara tidak sengaja sebelum aku berhasil menyalakan TV.

Tak lama kemudian, Sandi berjalan mendekatiku, kemudian menatap wajahku. Aku takut dia akan menyadari ada yang tidak beres denganku. Lagi pula, aku sudah menghabiskan waktu sepanjang malam untuk menangis.

"Kemasi beberapa pakaian. Kita akan berjalan-jalan," ucapnya.

"Berjalan-jalan? Tapi… bukannya kamu sedang sibuk?"

Sandi adalah seseorang yang gila kerja. Kami bahkan tidak pergi berbulan madu setelah kami menikah, jadi meminta cuti hanya untuk berjalan-jalan bukanlah hal yang biasa dilakukan oleh seorang Sandi.

"Aku terlalu fokus pada pekerjaanku, jadi aku tidak menghabiskan banyak waktu untuk menemanimu. Sekarang setelah kamu hamil, aku pikir akan lebih baik untuk lebih sering mengajakmu pergi, dan pada akhirnya juga akan lebih baik untuk pertumbuhan bayi kita."

Mungkin karena apa yang sudah aku temukan tadi malam, ucapannya barusan terdengar sangat munafik bagiku. Jadi, aku menatap lurus ke matanya, berusaha mencari jawaban.

Tapi dia terlihat sangat tenang. Dia tidak terlihat seperti seseorang yang telah menipuku. Sebaliknya, akulah yang terlihat mencurigakan di sini.

"Sandi, tentang tadi malam..."

Aku ingin menanyakan tentang identitas wanita yang sudah Sandi ajak untuk bercinta di ruang kerjanya tadi malam. Tapi melihatnya menatap begitu tajam seperti pisau ke arahku membuat mulutku menjadi bungkam.

"Apa yang mau kamu bicarakan soal tadi malam?" tanya Sandi.

"Bukan masalah besar. Aku hanya mendengar seseorang berbicara tadi malam."

Wajah Sandi berubah seketika.

"Oh, benar. Ada seorang wanita hamil memiliki penyakit kronis yang pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Aku harus menjawab beberapa panggilan telepon selama aku ada di ruang kerja. Apa aku sudah mengganggumu?"

Mereka mengerang begitu keras saat melakukannya, hanya supaya aku bisa mendengarnya. Apakah dia benar-benar khawatir sudah menggangguku?

Aku menggelengkan kepalaku sebagai tanggapan, mengemasi beberapa pakaian, dan turun bersamanya, berpura-pura bahwa tidak ada yang terjadi.

Aku sudah berusia dua puluh enam tahun sekarang; bukan lagi seorang gadis impulsif seperti dulu. Untuk saat ini, aku perlu memastikan kebenarannya sebelum memberi tahu Sandi bahwa aku sudah tahu tentang pengkhianatan yang dia lakukan.

Aku pikir akan lebih baik untukku jika aku bisa memiliki tangan di atas kalau aku tahu tentang rahasianya, dan memutuskan untuk menunggu dan melihat bagaimana keadaan lebih lanjut. Tapi itu adalah kesalahan terbesarku.

Meskipun aku mungkin telah jauh lebih dewasa pada usiaku yang sekarang, aku masih belum pandai dalam memperkirakan hasil akhir yang akan kuterima.

Pada akhirnya, aku jatuh ke dalam perangkapnya dan membiarkannya mendorongku masuk ke dalam neraka.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Amanah dari Sang Ayah
7.9
Rahel terjebak dalam pernikahan dengan pria lebih tua yang belum pernah ia temui sebelumnya. Modalnya hanyalah sebuah foto kecil seukuran kartu identitas. Tepat di malam sebelum akad nikah dilangsungkan, ayahnya tersenyum penuh syukur atas kesediaan Rahel menuruti perjodohan itu. Namun, setelah memberikan pelukan dan kecupan perpisahan di kening sang putri, ayah Rahel mengembuskan napas terakhirnya, meninggalkan amanah besar bagi masa depan Rahel.
Sampul Novel Ceo itu ayah anakku
9.1
Queen Azalea berusaha keras melupakan Sean Alexander, pria masa lalu yang menolak putri mereka karena takut memikul tanggung jawab. Namun, takdir mempertemukan kembali sang CEO dominan itu dengan Queen. Saat Sean tak sengaja bertemu Lilly, ia merasakan ikatan batin yang kuat. Di tengah pengejaran Sean, rahasia pilu terungkap: Lilly mengidap kanker darah. Sean pun memohon kesempatan untuk menebus kesalahan dan menjadi ayah sejati di sisa waktu berharga putri kecilnya.
Sampul Novel Deviant Love
9.5
Dunia Windy runtuh setelah Jimmy tiada. Sejak saat itu, serentetan aksi pembunuhan keji mulai menghantui orang-orang di lingkaran terdekatnya. Akibat pola mengerikan ini, Windy justru menjadi sasaran kecurigaan dan tuduhan miring. Di tengah tekanan publik, ia juga harus menghadapi teror misterius dari sosok tak dikenal yang mengincar nyawanya. Apakah sang pembunuh dan pengirim teror adalah orang yang sama? Windy terjebak dalam misteri yang mengancam.
Sampul Novel Dikejar Cinta Sang Billionaire Muda
9.5
Claire terjebak dalam obsesi Nathan, bos muda yang terus mengejarnya meski ia mengaku sudah bersuami. Ironisnya, Claire tidak sadar bahwa Nathan sebenarnya adalah Jonathan, suaminya sendiri yang sengaja mendekatinya demi memicu perceraian agar bisa kembali ke sang mantan. Namun, keteguhan hati Claire justru membuat rencana Jonathan berantakan. Saat bencana besar melanda dan Claire memilih pergi, akankah Jonathan sanggup merelakan wanita yang kini ia cintai?
Sampul Novel Luka Lara
9.6
Setahun menikah, Larasati tak menyangka dirinya hanyalah istri kedua. Kebaikan Abimana dan mertuanya ternyata semu. Kebenaran pahit terungkap tepat setelah putranya lahir; Bima mengaku hanya memanfaatkannya demi keturunan. Pengkhianatan ini menghancurkan hati Larasati hingga mereka akhirnya berpisah. Di tengah luka batin yang begitu mendalam, mampukah Larasati bangkit dan kembali membuka pintu hatinya untuk pria baru yang ingin menyembuhkan lara tersebut?