APKDock Logo
Sampul Novel RASA CINTA UNTUK OMKU

RASA CINTA UNTUK OMKU

9.4 / 10.0
Nicky telah lama menyembunyikan kekaguman mendalam kepada majikan mudanya yang ia sapa dengan sebutan Om. Di tengah peliknya dinamika kehidupan sang pria, mampukah ia menemukan ruang untuk membalas perasaan tulus gadis itu? Meski sosok Nicky pernah muncul dalam karya sebelumnya, kisah romansa modern ini berdiri sendiri sepenuhnya. Ikuti perjalanan emosional mereka dalam menghadapi kerumitan takdir demi mencari kebahagiaan sejati yang dinantikan.

RASA CINTA UNTUK OMKU Bab 1

"Om jaga kesehatan ya di sana, aku bakal nunggu om pulang, makasih udah kasih aku baju, mainan dan yang lainnya.

Tapi sekarang om sudah mau pergi lagi, aku harap om gak lupain aku! Jangan lupain aku ya om, please! Kalau pulang kabarin juga! Dadah Om Nicky! Aku tunggu <3"

Sebuah tulisan di kertas yang hampir robek sebagian, ia tutup kembali lalu menggantungkannya, surat kecil itu sudah usang dimakan usia.

Sudah bertahun-tahun berlalu, waktu terasa begitu lambat sangat lambat. Ia beharap bisa pulang lebih cepat, namun ia mengurungkan niatnya agar bisa lebih lama tinggal di kampung halaman.

Setelah lulus ini, pria bernama Nicky itu akan pergi lagi untuk melanjutkan S2, ia ingin menjadi dokter spesialis bedah dan itu akan memakan waktu yang lama lagi.

Jadi dia akhirnya sampai di titik ini, dimana dia pulang membawa prestasi besar tak lupa dia juga mempersiapkan beberapa hadiah untuk semua orang, termasuk ibunya.

Dan yang lebih membahagiakannya sekarang, ibunya sedang hamil. Ia tak sabar memiliki adik.

Sekarang Nicky masih berada di pesawat, mungkin sebentar lagi akan mendarat, dia berharap anak itu ikut menjemput seperti di mana dia ikut mengantarnya, kabarnya setelah mengantar anak itu jatuh sakit.

Pasti anak itu sudah besar, ia ingin tau setinggi apa dia sekarang. Namun saat sampai wajahnya yang semulanya senang saat turun dari pesawat mendadak kecewa, padahal ia sudah berharap anak itu ikut.

Tak apa, selama ia di sini ia akan mengunjungi anak itu kapan pun. Gadis kecil yang membuat dia merasa bahagia dalam waktu singkat, anak itu bernama Puspita.

.

.

Sebuah suara memotong dari dapur, begitu cepat seakan mereka akan mati bila mana, potongan itu tak kunjung siap. "Buruan doang Puspita! Acaranya mau mulai sore ini."

"Iya ini juga mah, emang ada apa sih?" tanya seorang gadis yang di kuncir kuda pada bagian rambutnya, tahun ini dia memasuki dunia putih abu-abu, yang mana orang bilang paling banyak kenangan di sana.

Baru beberapa saat yang lalu dia pulang sekolah, dan di suruh sang nyonya besar untuk memasak pesanan, majikan mereka yang ingin berbagi pada sesama.

Hampir 800 nasi kotak wanita itu siapkan sendiri dan gilanya itu selesai dalam waktu 2 Hari, dengan dia yang tidak tidur bersama ibunya.

Setelah dia lulus SD, ibunya membuka bisnis nasi kota dan pesanan untuk acara lainnya, hingga sekarang dan sialnya dia ke timpaan capeknya karena harus membantu wanita itu jika ada pesanan.

Ya walau sering di kasih uang lebih besar, tetap saja capek yang ia rasakan.

Ia sekarang memotong timun dan wortel untuk acar, setelah di atas sudah dia memberikan baskom berisi irisan kedua bawah itu pada ibunya. "Nih!"

"Nah pinter, sekarang bungkusin sounnya ya!" ujar sang ibunda yang membuat gadis bernama Puspita menghembuskan nafas kasar sambil memasang wajah masam. Mau di tolak takut di kutuk, gak di tolak dia yang capek, nasibnya memang.

"Mah!" panggil Puspita kala tengah memasukan mie putih yang sudah di beri bumbu itu, tak lupa kasih kecap yang lumayan banyak sehingga menghasilkan warna coklat pekat yang menggiurkan.

"Hhhmm, apa?" tanya ibunya yang kini sedang membumbui acar itu.

"Nyonya ada apa sih, pesan segini banyak? Buat acara 3 bulanannya ya?" tanya Puspita, ya wanita yang duduk di kursi roda itu sekarang tengah mengandung 2 bulan lebih, dengar-dengar kembar juga.

Ayah gadis itu bekerja sebagai tukang kebun di rumah wanita yang mereka sebut "Nyonya" itu.

"Ngacok kamu, 2 bulan aja belum genap," ucap ibunya yang membuat Puspita nampak berpikir lagi.

Sekarang sudah ada 10 buah soun yang ia bungkus, karena sudah terbiasa sejak dulu, bergerak cepat pun tak masalah.

"Lah terus? Buat apa dong? Ah aku tau sekarang tuan bos dapet bisnis baru, ya kan?" tanya Puspita kembali menebak dan terlihat senang karena jawabannya kali ini pasti benar.

"Sok tau kamu, emang kamu gak tau hubungan suami istri kayak gimana?" tanya ibunya yang kini menaruh acar yang sudah ada cabe rawit hijau utuh bercampur bersama timun dan wortel itu.

"Enggak, emang kenapa?" tanya Puspita polos, padahal ayahnya kerap kali bercerita pada ibunya soal kedua majikan itu, tapi seperti Puspita yang rangking 1 dari bawah itu memang benar-benar bodoh untuk mencerna sesuatu.

"Mereka tuh gak pernah akur, bahkan sering berantem, masa kamu gak tau? Ayah kamu sering cerita juga kalau ada kejadian pertengkaran mereka."

"Hahaha." Tawa Puspita yang tiba-tiba membuat ibunya menatap sang putri heran, sekarang ia lihat sudah ada 30 bungkus yang gadis berumur 16 tahun itu buat.

"Kenapa kamu ketawa?"

"Mama, mama, mana ada suami isteri yang bertengkar tiap hari, tiap malam punya anak, bahkan anaknya mau 3 lagi, gak masuk akal banget."

Pletak! Sebuah centong kayu berbentuk sedikit kotak di atasnya, mendarat tepat di kepala Puspita dan tentu saja biang keroknya sang ibunda tercinta.

"Kamu tuh ya, tentu aja karena tuan bos itu pemaksa, tapi mama juga heran sih kata orang tuan bos itu mandul, tapi kok anaknya jadi banyak ya?"

Puspita mengangguk setuju, pikiran ibunya walau yang baru saja terkena pukulan dia, rupanya yang berpikir lebih normal itu ibunya.

"Ah mama tau, pasti bayi tabung, iya itu pasti."

Puspita sekarang berpikir juga, mungkin saja sih, tapi ia tak mau ambil pusing yang penting bagaimana caranya agar ini selesai dalam waktu singkat. Sekarang saja sudah jam 1 siang dan bungkusan mereka masih banyak.

"Oh iya, mama lupa kasih tau kamu. Kalau sebenarnya pesanan makanan sebanyak ini, untuk menyambut tuan muda yang pulang."

Prang! Sendok di tangan Puspita jatuh. "Tuan muda mau pulang mah?"

"Iya, kamu tuh kenapa sih? Bikin mama kaget aja?" tanya ibunya yang heran, tak lama wajah anaknya yang semula syok mendadak tersenyum lebar.

Dengan cepat dia memasukan soun itu, dengan kekuatan penuh membuat ibunya heran. Tak lama ia ingat tentang kejadian masa lalu dimana mereka berdua bersama dalam waktu singkat lalu berpisah dengan rasa sedih yang membekas.

Setelah pulang anak itu sakit selama 2 hari, itupun jika tidak di infus mungkin nyawanya sudah tak tau lagi, dengar-dengar anak itu telah menyelesaikan sarjana kedokteran nilai kelulusan yang tinggi.

Entah wanita beruntung mana yang akan menikahinya, padahal kalau di ingat-ingat melanjutkan pekerjaan ayahnya saja, dia bisa begitu banyak uang, kenapa harus menjadi dokter?

"Pita!" panggil ibunya yang membuat gadis yang sudah membuat hampir 70 bungkus itu menatap ibunya heran.

"Mama harap kamu jangan terlalu dekat dengan Tuan muda! Bagaimana pun kita ini berbeda, nak!"

Mendengar hal itu, entah kenapa hati Puspita sakit, dia pun mengangguk sambil menunduk, memasukkan mie panjang itu lebih lambat dari pada sebelumnya.

Lanjut Membaca

Daftar Isi RASA CINTA UNTUK OMKU

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly adalah siswi berprestasi yang mengidap galaktorea, sebuah kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI meski belum pernah hamil. Suatu hari, rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan hingga ia terpaksa meminta bantuan gurunya di sekolah. Kejadian tak terduga di ruang guru tersebut lantas mengubah segalanya. Berawal dari rahasia medis yang memalukan, hubungan mereka berkembang menjadi jalinan asmara yang rumit dan penuh risiko.
Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Kisah romansa modern ini menyoroti perjalanan emosional antara David dan Arina saat mereka menemukan kebahagiaan sejati. Di tengah mekarnya bunga musim semi yang sangat berharga, keduanya belajar untuk saling memahami dan mengisi kekosongan hati satu sama lain. Hubungan mereka berkembang dengan indah seiring berjalannya waktu, membuktikan bahwa satu musim yang singkat mampu menyatukan dua jiwa dalam ikatan cinta yang tulus dan sangat mendalam bagi mereka.
Sampul Novel En-PD158
8.7
Tiga tahun menikah, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai dari istrinya demi menyelamatkan putra kandungnya bersama Lin Yanran yang menderita leukemia. Ia memohon izin untuk memiliki anak lagi dengan sang mantan agar sel bayi baru lahir itu bisa menjadi obat, sambil berjanji akan kembali setelah misi medis itu selesai. Namun, di tengah tangis kepedihan suaminya, sang istri menemukan pesan provokatif dari Yanran yang sudah menanti Yu'an untuk segera menghamilinya malam ini juga.
Sampul Novel Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan
7.9
Mira Aditya terjebak dalam perjodohan orang tuanya dengan Rafiq Jaya. Alih-alih bahagia, ia justru menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya telah menikahi kekasih lamanya, Elena Faris, secara rahasia. Menjadi sosok yang terpinggirkan dalam rumah tangganya sendiri, Mira harus menanggung luka batin yang mendalam. Di tengah kehampaan dan rasa kecewa yang kian menggunung, Mira kini dihadapkan pada pilihan sulit antara terus bertahan atau pergi mencari kebebasan.
Sampul Novel Nafsu Kakak Tiriku
9.6
Nando menyimpan obsesi gelap terhadap Laily, adik tirinya yang tampak anggun dan bersahaja. Puncak kegilaan Nando terjadi saat ia nekat mencoba menodai Laily di tengah malam ketika sang adik hendak beribadah. Beruntung, seorang pemabuk bernama Abdi datang menyelamatkan Laily. Namun, situasi berbalik tragis saat Abdi justru difitnah melakukan tindakan asusila. Akibat kesalahpahaman itu, Abdi terpaksa menikahi Laily demi menanggung beban fitnah yang menimpanya.
Sampul Novel Rahasia di Koper Suamiku
8.5
Keharmonisan rumah tangga Dewi mendadak hancur saat ia menemukan barang milik wanita lain tersimpan di dalam koper suaminya. Penemuan mengejutkan ini membawa Dewi pada serangkaian rahasia gelap dan tabiat buruk sang suami yang selama ini tersembunyi rapat. Di tengah rasa sakit hati yang mendalam, Dewi kini berada di persimpangan jalan yang sulit. Haruskah ia tetap bertahan dalam penderitaan, atau justru bangkit untuk membalas pengkhianatan tersebut?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan