APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Setelah Talak Tiga

Setelah Talak Tiga

Dalam hukum pernikahan, seorang suami yang telah menjatuhkan talak tiga kepada istrinya tidak memiliki jalan untuk kembali membina rumah tangga secara langsung. Ikatan pernikahan mereka telah terputus sepenuhnya secara hukum dan agama. Satu-satunya cara agar pasangan tersebut dapat rujuk dan menikah lagi adalah jika sang mantan istri terlebih dahulu menikah dengan pria lain, yang dikenal sebagai muhallil, sebelum akhirnya bercerai kembali.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aisyah duduk di jendela. Memandang langit malam yang gelap gulita. Tangisnya tumpah ruah. Hari ini laki-laki yang sangat dicintainya menikah dengan wanita lain. Hari ini putus sudah semua janji-janji yang dikatakan Wisnu padanya.

Langit menurunkan airnya membabi buta, seolah ikut bersedih atas kesedihan Aisyah. Wanita itu menyelesaikan tangisnya. Lalu menelpon kedua orang tuanya. Bukan! Dia bukan wanita gegabah yang membuat orang tua terkejut atas kejadian yang menimpa dirinya. Aisyah hanya meminta agar ibu dan ayahnya datang berkunjung.

Perempuan dengan rambut indah yang tak pernah dilihat lelaki manapun selain ayah dan suaminya itu berjalan lalu mengambil sebuah foto yang masih tersimpan di kamar mereka. Foto itu diambil saat Aisyah dan Wisnu baru menikah. Kala itu, dia merasa sangat bahagia karena telah di jadikan seperti Khadijah yang begitu disayang dan dicinta Rasul. Namun takdit berkata lain, laki-laki lembutnya, imamnya, ternyata lebih takut dan mau melakukan apa saja ucapan ibunya.

"Bahkan setelah aku memberikan segalanya, kau masih saja tidak tahu perjuanganku. Apa kau tidak mencintaiku dengan sungguh, Mas ...." bisik Aisyah pada potret Wisnu yang tersenyum lebar.

Hujan semakin lebat. Mengguncang alam. Bumi seolah bersedih atas kesedihan wankta yang selalu menjaga ibrahnya sebagai istri.

****

Sementara itu ....

Di ruang tamu terjadi perdebatan hebat Antara Wisnu dengan Haikal. Haikal benar-benar menyayangkan keputusan Wisnu karena telah menceraikan Aisyah hanya karena ada Winda dan atas keinginan ibunya yang ingin memiliki cucu.

"Bang, kamu sudah zalim terhadap Aisyah. Tidakkah kau ingat kalau wanita itu dulu yang membantumu mengembangkan usahamu yang hendak bangkrut?" Haikal berkata dengan geram. Dia benar-benar tak habis pikir dengan jalan pikiran Abangnya.

"Ibu ingin segera punya cucu. Sebagai anak, tentu saja aku harus menuruti keinginannya. Ibuku sudah tua, kalau dia tidak ada di dunia ini aku bisa menyesal. Lagipula, surga ada di telapak kaki ibuku. Bukan di telapak kaki istriku," ucap Wisnu membela diri.

"Tidak ada surga jika masih menyakiti hati makhluk," sergah Haikal.

"Bisa-bisanya kau berkata seperti itu. Memang kau tuhan hah?" bentak Haikal yang merasa tersinggung.

"Kau tersinggung, Bang. Berarti apa yang kukatakan benar dan kau menyesalinya. Lihat saja, kau akan menyesal, Bang!" ejek Haikal

"Pergi dari sini! Kau sama saja dengan ibumu, suka menghancurkan kebahagiaan orang lain." Hardik Wisnu. Jari-jarinya mengepal. Seolah bersiap meninju wajah tampan Haikal yang tersenyum mencela terang-terangan.

"Kau dan ibumu sama saja, Bang. Entah apa yang dikatakan ibumu. Yang jelas aku datang kemari baik-baik. Namun ternyata kalian masih membawa-bawa masa lalu. Padahal jelas-jelas ibumu yang merebut suami ibuku, merebut ayahku dari ibuku. Kau dan ibumu sama saja." cemooh Haikal. Laki-laki itu kemudian pergi tanpa pamit dari rumah Wisnu.

"Si*alan!" Jerit Wisnu sendirian di ruang tamu. Pernikahan yang seharusnya jadi tawa dan bahagia, malah jadi ladang emosi di malam pertama.

***

Winda ternyata menyimpan penasaran pada sosok Haikal. Sebab dirinya bukan wanita baik-baik yang menundukkan pandangan atau punya rasa malu yang besar, mudah bagi Winda mengejar laki-laki yang dinilainya tampan dan bisa di manfaatkan.

"Mas Haikal!" panggil Winda pelan, setengah berbisik. Haikal menoleh dan menatap ke arah suara. Dilihatnya wanita dengan pakaian tidur itu mendekatinya.

"Ada apa?" tanya Haikal dingin.

"Mas, saudaranya Mas Wisnu?" tanya Winda pelan.

Haikal mengangguk. "Kamu wanita yang tadi di dapur dengan Bu Ratna, kan?"

Winda mengangguk. "Mas ingat saya? Mas naksir saya, ya?" ucap Winda dengan penuh percaya diri.

"Pede sekali kamu. Saya hanya mengira, kok." jawab Haikal datar.

Winda merasa tertampar karena laki-laki di hadapannya seperti sosok yang sulit di taklukkan. Namun wanita itu seolah tak habis akal. Dia segera meminta Haikal untuk bertemu makan siang bersama.

"Kamu gila? Kamu baru saja menikah dengan kakakku lalu mengajakku makan siang bersama? Murah sekali hargamu. Apa kakakku sudah gila melepas perempuan baik-baik untuk perempuan yang bisa di beli dengan sedikit uang!" hardik Haikal.

"Dasar ipar bod*h. Aku hanya mengajak makan siang. Bukan mengajakmu selingkuh!" tampik Winda.merasa kalah.

Haikal hanya memandang Winda penuh cela , lalu berbalik pergi.

****

"Win ... kamu belum mau tidur?" tanya Wisnu lembut pada istri cantiknya yang sejak tadi bersungut-sungut.

"Gak," ketus Winda. Wanita itu masih merasa kesal atas penolakan dan hinaan Haikal padanya.

Wisnu mendekati istrinya. Lalu mengelus pucuk kepala Winda perlahan. "Apa sih, Mas. Kamu gak liat aku lagi mumet! Bisa gak sih kamu jauh-jauh dulu!" Bentak Winda.

Wisnu mengehela nafas berat. Sepanjang usia pernikahan, Aisyah tidak pernah meninggikam suaranya. Namun sekarang, Winda malah membentaknya di malam pertama pernikahan mereka.

Melihat wajah Winda yang menatapnya berang, Wisnu memilih mengalah dengan menjauh sejenak dari Winda. Barangkali dia sedang datang bulan, pikir Wisnu. Malam itu, laki-laki yang selalu patuh pada ibunya tidur dengan menahan perasaan kecewa. Biasanya, dia tidur dengan bahagia. Kali dia harus tidur memeluk bantal.

***

Pagi-pagi sekali, Bu Ratna sudah duduk di meja makan. Wajahnya agak kesal mendengar penuturan Wisnu kalau Winda belum bangun tidur.

"Maaf, Bu. Semalam Winda capek banget," ucap Winda yang segera bergabung di meja makan masih dengan baju tidurnya. Sementara Bu Ratna dan Wisnu sudah berdandan rapi.

"Wah, berarti cepat 'jadi' dong," ucap Bu Winda sambil melirik ke arah Wisnu. Yang dilirik hanya bisa salah tingkah sambil menggaruk tengkuk yang tidak gatal. Semalam tidak terjadi apa-apa diantara mereka. Yang ada, Wisnu dan Winda tidur saling membelakangi satu sama lain.

"Winda, kalau bisa kamu kasih ibu cucu secepatnya, ibu nanti bakal kasih kamu hadiah besar loh." ucap Bu Ratna sambil menyantap makanannya.

"Memangnya Aisyah gak bisa kasih cucu, ya?" Winda berusaha memancing obrolan tentang keingintahuannya tentang Aisyah pada Bu Ratna.

"Wanita mandul itu, emang gak berguna. Udah bagus dia kerja jadi manajer pas nikah sama anak saya malah berhenti. Katanya mau fokus ngurus rumah. Benar-benar tol*l. Gobl*k. Memannga dia pikir anak saya alat untuk menghidupi dirinya yang seenaknya ongkang-ongkang kaki di rumah? Kamu tahu nggak, Aisyah itu malah ngotot sama saya kalau dia sudah cek ke dokter dan hasilnya normal. Tapi lihat! Buktinya sekarang dia gak isi. Berarti dia mandul." terang Bu Ratna berapi-rapi.

Winda manggut-manggut. Dia bukan wanita bodoh. Jelas masalah ini ada pada Wisnu. Winda tahu Bu Ratna mencoba mengelak atas kekurangan anaknya. Sementara itu, Wisnu makan dengan cepat. Percakapan tentang Aisyah membuat perasaannya sakit. Sesuatu yang terlanjur terjadi tak bisa disesali. Laki-laki itu tak bisa meminta kembali.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Brondong Toxic
9.1
Arum, janda tanpa anak, menjalin asmara rahasia dengan Viki, pria yang lebih muda. Ia menyembunyikan hubungan ini demi menghindari gosip kantor yang menuduh Viki sebagai perusak rumah tangganya dengan Pras. Namun, Arum justru terjebak dalam toxic relationship. Viki terbukti boros, temperamental, hingga tega melakukan kekerasan fisik dan berselingkuh dua kali. Akankah Arum tetap bertahan atau sanggup melepaskan diri dari jeratan pria tersebut?
Sampul Novel Dulu Istri Bodoh, Sekarang Obsesi Abadi
8.0
Tiga tahun Cathryn bersabar dalam pernikahan dingin, mengira Liam sibuk bekerja. Namun di hari duka ibunya, pengkhianatan Liam dengan adik tirinya terungkap. Cathryn pun memilih cerai meski dicemooh. Tak disangka, Liam justru berlutut memohon di bawah hujan. Saat isu rujuk beredar, Cathryn tak peduli karena kini ada taipan berkuasa yang melindunginya. Pria itu siap menghadapi siapa pun yang berani mengusik Cathryn, istri tercintanya.
Sampul Novel FATED (Tuan Mafia dan Nona Badut)
9.5
Raline merasa hidupnya penuh kesialan setelah dua kali gagal menikah. Mantan kekasihnya, Aksa dan Heru, justru menikahi wanita lain meski sudah lama menjalin hubungan dengannya. Di tengah keputusasaan, takdir mempertemukannya dengan Axel Delacroix Adams. Kakak dari rivalnya yang merupakan seorang mafia itu melamar Raline hanya dalam empat menit. Akankah ini menjadi akhir penderitaannya atau awal masalah baru? Sebuah kisah tentang rahasia jodoh yang datang tepat waktu.
Sampul Novel Gairah Liar Atasanku
9.1
Renata terpaksa menyerahkan kehormatannya kepada Dion, sang atasan, demi membiayai pengobatan suaminya. Meski awalnya hanya untuk satu malam, Dion menuntut lebih karena nilai uang satu miliar yang besar. Intensitas pertemuan mereka justru menumbuhkan benih cinta terlarang di antara keduanya. Di sisi lain, Vera dan Andika harus menghadapi kenyataan pahit saat mengetahui pasangan masing-masing telah mengkhianati komitmen pernikahan mereka demi gairah ini.
Sampul Novel Godaan Desah Majikan
8.1
Kisah romansa modern ini menyajikan narasi provokatif yang secara spesifik ditujukan bagi pembaca dengan pengalaman masa lalu dalam pengkhianatan cinta. Melalui alur yang emosional, cerita ini menggali sisi gelap hubungan antara majikan dan bawahan, di mana godaan terlarang menjadi pusat konflik utama. Sebuah bacaan dewasa yang mengeksplorasi konsekuensi perselingkuhan serta dinamika hasrat yang sulit dikendalikan di tengah komitmen yang seharusnya dijaga.
Sampul Novel Istri Kedua Pak Kades
9.8
Raya, mahasiswi KKN, mengalami tragedi kelam saat Pak Kades yang sedang sakau kehilangan kendali dan merenggut kesuciannya secara paksa. Meski Raya telah memohon dan berteriak histeris di tengah malam yang sepi, tak ada warga yang datang menolong. Kejadian memilukan ini menghancurkan hidup Raya seketika. Bagaimana nasib Raya selanjutnya setelah kehormatannya dirampas oleh pria beristri yang sudah memiliki anak tersebut? Ikuti kelanjutan kisahnya yang penuh duka.