APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Smith

Smith

Xerdan Leonald Smith adalah violinis masyhur di Italia yang dipuja karena bakat, ketampanan, dan hartanya. Namun, di balik pesonanya, ia menyimpan sisi gelap dan kelicikan dalam menghabisi lawan. Saat mengunjungi kampusnya di Indonesia bersama asistennya, Jordan Aston Rodriguez, Xerdan bertemu Nurhidayah Sawira, sementara Jordan bertemu Inti Aisyiyah. Rahasia kelam apa yang ia sembunyikan? Ikuti lika-liku takdir yang menjalin kisah cinta dan misteri kedua pasangan ini.
Bab
Bagikan

Bab 3

Antonio menatap ke layar besar yang ada di ruangan tersebut. Di layar tengah menampilkan seorang gadis yang mana rambut, pakaian, dan wajahnya sudah berantakan. Ditambah bibirnya robek, mengeluarkan darah, walaupun tidak banyak. Jangan lupakan mata yang membengkak karena menangis. Gadis itu, Queen Elizabeth, kekasih Antonio.

"Antonio, tolong aku, please!" jerit gadis itu kembali saat dua orang pengawal Xerdan menarik paksa gadis itu.

Rahang Antonio mengeras. Dia tidak bisa melihat semua ini. Melihat apa yang telah Xerdan lakukan terhadap kekasihnya, gadis yang dia cintai. Selama hidup, hanya Queen yang mampu membuatnya jatuh cinta. Namun, hari ini gadis itu disiksa dan dilecehkan oleh dua orang pria bertubuh kekar dengan pakaian serba hitam, pengawal dari Xerdan. Pria gila sekaligus tidak berperikemanusiaan yang berada tepat di hadapannya.

"Jangan sakiti kekasihku!" teriak Antonio.

Xerdan tersenyum miring, lalu menaikkan sebelah alisnya. "Why? Kenapa aku tidak boleh melakukannya?" tanya Xerdan dengan polos.

Antonio sungguh muak melihat wajah polos dari Xerdan. Saat dia akan maju untuk meninju wajah Xerdan, gadis yang dicintainya kembali menjerit. Kali ini lebih histeris, karena Jordan memberikan kode pada kedua pengawal itu untuk melakukan apa yang pernah dilakukan lelaki paruh baya ini terhadap sang adik.

"Antonio!" jerit gadis itu saat salah satu pengawal Xander merobek bajunya.

Antonio terdiam saat melihat apa yang dilakukan kedua pengawal itu terhadap kekasihnya. Keduanya memperkosa Queen secara kasar. Mereka melakukannya dari arah depan dan belakang. Sungguh, hati pria paruh baya itu bagai diiris-iris melihat teriakan dan jerit kesakitan dari kekasihnya.

"Queen," panggil Antonio dengan lirih.

Jordan mendekat, lalu membisikkan sesuatu yang membuat Antonio menatap ke arah pria muda itu. "Kau pikir, dengan menyembunyikan kekasihmu aku tidak akan menemukannya? Tentu aku bisa. Kedua anak kemarin sore ini, bisa melakukan apa yang pernah kau lakukan terhadap adikku. Dan kini, sekarang sudah terbukti. Lihat, kekasih tercintamu sedang diberi kenikmatan sekaligus penderitaan oleh kedua pengawal Tuanku."

Beberapa menit kemudian, kedua pengawal itu sudah menyelesaikan tugas mereka. Setelahnya, Xerdan meminta mereka untuk membunuh gadis itu, dengan cara menembak kepalanya. Antonio terkejut bukan main.

"Jangan bunuh, Queenku!" bentak Antonio.

Pria itu maju, tetapi ditahan oleh Jordan. Suara peluru menggema pada video yang ditampilkan oleh layar besar itu. Queen sudah mati dengan mengenaskan, sedangkan Antonio yang sedari tadi marah dan memberontak meminta dilepaskan oleh Jordan pun kini terdiam dengan air mata yang mengalir di pipinya.

"Queen," panggil pria itu sekali lagi.

Xerdan tersenyum miring melihat salah satu musuhnya tumbang hanya karena seorang gadis. Inilah mengapa dia tidak mau untuk menjalin sebuah hubungan, takut malah jatuh cinta terlalu dalam. Karena menurutnya, cinta adalah hal paling nyata yang mematikan sekaligus merugikan. Mematikan bagi orang yang lengah dan merugikan untuk orang sepertinya yang memang memiliki banyak musuh.

"Bagaimana dengan kejutanku, Mr Antonio? Apa kau mau lagi kuberikan kejutan yang lain?" tanya Xerdan, membuat Antonio seketika langsung menatap ke arahnya dengan tatapan penuh kebencian.

Jordan mengikat tubuh Antonio di kursi yang ada di ruangan tersebut. Xerdan melangkah mendekat ke arah pria yang sudah tidak lagi muda itu, mungkin dia seusia dengan sang papa. Tiba-tiba layar berganti dengan video yang lain. Kali ini menampilkan wajah dari pasangan suami istri yang usianya sudah menginjak angka kepala tujuh.

"Apa yang akan kau lakukan terhadap orang tuaku, hah?! Jangan menyentuh mereka, sialan!" teriak Antonio dengan berusaha sekuat tenaga memberontak agar bisa terlepas dari ikatan yang membelit di tubuhnya.

Antonio bersumpah. Jika saja Xerdan membunuh kedua orang tuanya, maka pria itu akan melakukan balas dendam dengan cara yang sama. Walaupun pria paruh baya itu sangat jahat dan licik, tetapi tidak menutup kemungkinan kalau dia akan begitu ketakutan jika orang-orang tersayangnya disakiti. Apalagi melihat wajah kedua orang tua yang sangat dicintai itu babak belur.

"Bagaimana, Mr Antonio?" tanya Xerdan dengan senyum iblisnya.

Antonio menatap penuh kebencian ke arah Xerdan. "Jangan menyentuh kedua orang tuaku, Xerdan!"

Bodoh, Antonio sangat bodoh. Mengapa dia tidak menyembunyikan kedua orang tuanya. Dan mengapa dia harus mengusik pria iblis seperti Xerdan. Sekarang penyesalan itu datang. "Xerdan, bunuh aku, jangan orang tuaku."

"Hm, sayangnya aku tidak mau, Uncle."

Saat keduanya tengah fokus berbincang, suara tembakan pun kembali terdengar. Antonio menatap ke arah layar, menampilkan wajah sang ibu yang penuh dengan darah. Melihat itu, rasanya Antonio ingin benar-benar mati, dunianya telah direnggut sebagian. Tidak lama suara tembakan lagi-lagi terdengar, kali ini sang ayah.

Xerdan mendekat ke arah Antonio, lalu berbisik, "Ini pria yang kau sebut anak kemarin sore, Uncle. Pria yang saat itu kau jadikan objek percobaan sekaligus pelecehan, sekarang kau akan merasakan akibatnya."

"Jordan, sudah mengikat dia dengan benar?" tanya Xerdan, membuat Jordan mengangguk.

"Jika dia mati, maka tidak akan merasakan sakit. Jadi, lebih baik kita keluar, lalu ...." Xerdan tidak menyelesaikan ucapannya, tetapi Jordan mengerti apa yang dimaksud tuannya itu.

Mereka keluar dari ruangan tersebut, lalu masuk ke dalam lift yang sudah terbuka. Jordan menekan angka 1 yang berarti mereka akan turun ke lantai 1.

***

Sesampainya di lantai 1, Jordan dan Xerdan langsung keluar dari lift, menuju ke pelataran parkir. Jordan memberikan sebuah remote kecil yang sudah dirancang khusus.

"Tuan, ini," ucap Jordan.

Xerdan mengalihkan pandangan ke arah Jordan, lalu menerima benda yang diberikan oleh Jordan. Sebelum menekan tombol yang ada di remote tersebut, Xerdan menatap ke arah gedung itu dengan tatapan tajam dan intens.

"Orang yang lemah, tidak akan lemah selamanya, dan orang yang kuat, tidak mungkin terus kuat. Anak kecil yang dulu ketakutan karena perbuatan kalian, kini sudah dewasa. Dia datang untuk membalas dendam. Kini, satu persatu dendam itu sudah terbalaskan, selamat menikmati penderitaan para penjahat," pungkas Xerdan dengan senyum sinisnya.

Jordan menatap Xerdan sambil mengulas senyum tipisnya. Dia tumbuh bersama pria itu dari kecil, sehingga tahu apa yang pernah dialami tuannya. Pengalaman buruk dan kelam yang menimpa sang tuan, membuat dia tahu betapa rapuhnya Xerdan saat itu. Namun, sekarang dia berubah, menjadi sosok manusia berhati iblis, yang tidak memiliki hati serta perikemanusiaan sama sekali.

"Tuan," panggil Jordan.

Xerdan yang tengah terdiam pun langsung menoleh ke arah Jordan. "Iya," sahutnya.

"Ayo, Tuan. Segera lakukan, sebelum ada yang mengetahui apa yang telah kita lakukan," ucap Jordan.

Xerdan mengangguk, lalu masuk ke dalam mobil. Saat sudah keluar dari halaman gedung tersebut, pria itu menekan tombol yang ada di remote kecil itu. Setelahnya, terdengar suara ledakan yang menghancurkan gedung itu.

"Pembalasan yang sempurna," gumam Xerdan dengan senyum mengerikannya.

Tanpa mereka sadari, ada seorang pria paruh baya yang terus memperhatikan aksi jahat mereka. Pria itu mengulas senyum lebarnya. "Benar-benar keturunanku," ucap pria itu, lalu masuk ke dalam mobil dan melaju meninggalkan tempat itu.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Arrogant vs Crazy
9.6
Mencari nafkah tak semudah kisah fiksi. Nesta, gadis lulusan SMA bertubuh mungil, harus berjuang keras demi menyambung hidup. Keajaiban datang saat PT Taruna menerimanya sebagai office girl. Namun, nasib sial menimpa ketika bos angkuh memecatnya di hari pertama kerja. Nesta tak menyerah begitu saja karena ia sangat membutuhkan uang halal. Strategi gila apa yang akan ia lancarkan agar bisa bertahan di sana dan menghadapi sang atasan yang sombong?
Sampul Novel CEO lumpuh itu, suamiku
9.5
Rachel Martinique, seorang dokter bedah, terjebak dalam pernikahan paksa sebagai alat penebus hutang keluarganya. Ia harus bersuami dengan seorang CEO lumpuh yang tidak ia kenali sebelumnya. Kehidupan baru ini penuh ketegangan karena sang suami menyimpan kebencian mendalam terhadap dirinya. Tanpa landasan cinta, Rachel harus menghadapi ketidakpastian dalam rumah tangga mereka. Akankah kasih sayang tumbuh seiring waktu, ataukah nasib buruk yang menanti?
Sampul Novel Istri Sah Hanya Dianggap Pembantu
9.2
Aluna Maheswari menderita akibat sikap dingin Renandio serta pengkhianatan keluarga besarnya. Usai menggugat cerai, ia bertemu Dion Ardianata, duda kaya yang membesarkan putranya, Elvano, sendirian. Hubungan mereka bermula saat Aluna menyelamatkan Elvano dari kecelakaan. Bocah yang merindukan kasih sayang ibu itu pun mulai melekat padanya. Meski benih cinta tumbuh, masa lalu yang kelam dan orang-orang yang iri menjadi penghalang besar bagi kebahagiaan baru mereka.
Sampul Novel ISTRIKU YANG MENGGAIRAHKAN(IYM)
9.2
Isabell Fernandez, model ternama sekaligus istri CEO Damian Devardo, jatuh miskin akibat kelicikan ibu mertuanya. Setelah dilecehkan dan dibuang ke jurang, ia terbangun di New York tanpa ingatan. Kini, Isabell bekerja sebagai penari erotis di bar kasino demi bertahan hidup. Di sisi lain, Damian yang frustrasi terus mencarinya hingga seorang bawahan menemukan sosok yang sangat mirip sang istri. Akankah cinta mereka bersatu kembali saat Isabell telah berubah status?
Sampul Novel Love Want To Be Restored
9.4
Amilie dan Ethan terikat pernikahan demi kepentingan bisnis keluarga. Hidup Amilie terasa hampa bersama suami yang kaku, hingga kehadiran putra mereka menjadi satu-satunya penghiburan. Saat rumor perselingkuhan Ethan mencuat, Amilie memilih bertahan demi status. Namun, kabar bahwa Ethan memiliki anak lain menghancurkan segalanya. Amilie akhirnya meminta cerai, tetapi Ethan justru menolak dan mulai menunjukkan kehangatan yang selama ini tidak pernah ia berikan.
Sampul Novel Menikah dengan Tuan Muda Aneh
9.3
Sania terjebak dalam kesepakatan pernikahan dengan Devandra Adiwiyatama demi memenuhi wasiat sang ayah. Meski ditentang keras oleh ibu Devan, Nyonya Hartati, Devan tetap memaksa Sania memenuhi kewajibannya sebagai istri untuk memberikan keturunan. Sania yang gugup tak berdaya melawan kontrak yang telah ia tandatangani. Akankah benih cinta tumbuh di tengah tuntutan ini, ataukah Devan akan melepaskan Sania setelah tujuannya memiliki ahli waris tercapai?