APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku Tak Tahu Aku Banyak Harta

Suamiku Tak Tahu Aku Banyak Harta

Setahun menikah dengan Dimas, Nela hanya merasakan kepedihan. Nafkah yang minim memaksanya bekerja secara rahasia demi mencukupi kebutuhan hidup tanpa diketahui suami dan keluarga besarnya. Keadaan kian pelik karena ia terjebak di lingkungan toksik, bertetangga dengan mertua serta ipar yang gemar mencampuri urusan rumah tangganya. Di tengah tekanan batin dan intervensi keluarga Dimas, sanggupkah Nela bertahan dalam pernikahan yang penuh penderitaan ini?
Bab
Bagikan

Bab 1

"Nel, ini uang belanja bulan ini," kata Mas Dimas sambil menyodorkan sepuluh lembar uang merah.

"Mas, enggak ada nambah dikit apa," protes ku.

"Kamu kalo jadi istri nggak boleh boros. Seharusnya kamu itu bersyukur aku masih mau ngasih uang bulanan gini," kata Mas Dimas dengan nada sedikit tinggi.

"Loh, ini kan aku masak buat kamu juga Mas. Ini belum sampai sebulan uangnya udah habis," sanggahku.

"Makanya, kamu harus hemat! Biasanya malah lebih kan. Kalo lebih ya ditabung! Kamu nggak usah banyak protes! Nggak bersyukur banget!" balas Mas Dimas dengan nada tinggi sambil berjalan keluar rumah hendak berangkat kerja.

Boro-boro nabung, pengeluaran saja banyak. Bayar listrik, bayar air, beli beras, stok makanan di kulkas, dan lain-lain. Untung saja rumah ini dibangun di tanah ibu mertua, kalo nggak, harus bayar kontrakan lagi.

Mas Dimas kerja di salah satu pabrik mebel di daerah sini, dan gajinya perbulan tujuh juta. Tapi dia hanya memberi uang bulanan satu juta per bulan kepadaku. Ditambah lagi dia selalu mau makan yang enak-enak, otomatis uang bulanan yang dia kasih itu habis belum saatnya, tapi aku selalu tutup kekurangan itu dengan uang hasil bisnis online kecil-kecilanku, jadi di pikirnya uang bulanan satu juta itu cukup bahkan lebih.

Sisa uang gajinya diberikan ke ibunya dengan alasan berbakti kepada orangtua. Tidak hanya ibu, dia juga membagi untuk adiknya Ririn yang sudah bersuami dengan alasan kasian karena suaminya kerja serabutan. Tanpa dia sadar aku juga harus diberi uang bulanan di luar uang makan.

Aku buka bisnis online kecil-kecilan tanpa diketahui Mas Dimas dan ibu mertuaku. Aku jualan jajanan yang dititpkan di toko sahabatku Aina yang terletak di dekat sekolah. Selain dititipkan, aku juga memposting di sosial media F******k dan W******p. Tidak hanya itu aku juga bekerja sebagai desainer online atau panggilan di salah satu perusahan busana kenalan Papa dan Mama dulu.

Sebelum menikah, aku bekerja sebagai desainer di perusahan itu, lalu ketika menikah aku memutuskan untuk berhenti bekerja atas permintaan suamiku. Siapa sangka tiga bulan yang lalu bosku meminta aku bekerja lagi tapi secara online.

Aku tidak memberi tahu suamiku soal itu. Mas Dimas tidak mengetahui aku bekerja. Yang dia dan ibunya tahu aku hanyalah orang miskin. Padahal tidak seperti itu.

"Pagi-pagi, udah melamun bukanya bersih-bersih, masak kek, jadi istri itu harus rajin," oceh mertuaku tiba-tiba.

"Ngapain ibu ke sini?" kataku karena masih pagi beliau sudan ada di rumahku.

"Suka-suka ibu dong, ini kan rumah anak ibu! Masak apa kamu pagi ini? Ibu lapar," kata ibu sambil berjalan ke dapur.

Untung aku belum masak. Kebiasaan ibu begitu, suka sekali minta makanan di rumah. Bukannya aku tidak mau, tapi dia selalu mengoceh dan berkomentar tentang makanan yang aku masak padahal dia menghabiskannya. Tidak hanya itu, mertuaku ini selalu menceritakan yang tidak-tidak tentangku kepada para tetangga.

"Loh, kok nggak ada apa- apa sih!" ujar ibu marah saat membuka tudung saji di meja makan.

"Nela, balum masak, Bu," kataku singkat, malas berdebat dengan ibu sepagi ini.

"Lah, gimana sih jadi istri. Tadi kan Dimas udah kasih uang belanja, kamu apakan uang itu? Kalo kamu nggak belanja, sini uangnya biar ibu yang belanja," tukas ibu.

Aneh mertuaku ini. Aku yang belum masak, tapi dia yang repot sekali. Aku tahu dia mau makan tapi seenggaknya bersikap baiklah padaku.

"Nela bisa belanja sendiri. Mending ibu pulang deh, masak saja sendiri di rumah. Mas Dimas juga udah kasih ibu uang bulanan kan? Kalau ibu malas masak, beli aja di warung," kataku santai.

Aku yakin uang bulanan ibu kali ini pasti lebih.

Ibu melotot tak percaya dengan apa yang sudah dia dengar. Kulihat wajahnya merah hendak marah. Selama ini aku hanya diam, tapi sekarang tidak lagi. Aku capek diam terus.

Diam sama dengan ditindas!

"Berani sekali kamu sama mertua. Awas aku laporin Dimas!" ancam ibu sambil menunjuk ke arah wajahku. Ibu memang begitu, jadi aku malas menanggapi berlebihan.

"Terserah ibu. Aku mau mandi dulu." Malas merespon omongan ibu, aku langsung masuk ke kamar mandi karena hari ini aku mau ke toko Aina untuk menitipkan jajannan yang tadi pagi-pagi sekali sudah kubuatkan.

Saat hendak mandi aku lupa membawa handuk. Sialan! Aku pun keluar mengambil handuk, tapi tiba-tiba langkahku terhenti ketika aku mendengar ada suara orang di kamarku.

'Siapa ya? Apa Mas Dimas udah pulang? Tapi kan ini masih pagi banget,' gumamku dalam hati.

Karena merasa aneh dan ganjal, gegas aku ke kamar. Takutnya ada pencuri.

Saat aku masuk, betapa kagetnya aku melihat isi lemariku berantakan. Dan lihat siapa di sana....

'Dasar tidak tahu malu!' umpatku.

B E R S A M B U N G......

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Pernikahan Kontrak Satu Bulan
9.2
Kayana adalah wanita karier yang sangat menghindari komitmen asmara. Namun, desakan sang ayah memaksanya menyewa Dirza, seorang pria miskin, untuk menjadi suami bayaran. Kayana merancang kesepakatan pernikahan singkat yang hanya berlangsung satu minggu hingga satu bulan saja. Meski Dirza merasa bersalah karena mempermainkan kesakralan janji suci, Kayana tetap teguh pada rencananya. Mengapa ia lebih memilih pria sederhana dibandingkan pria kaya sebagai pasangannya?
Sampul Novel DURI DALAM DAGING
8.0
Sembilan tahun Tanti memendam luka batin dari malam Valentine kelam hingga ia bertemu kembali dengan Javier Berto. Meski cinta dan benci bergejolak, Tanti memilih menjauh. Namun, Javier justru menyimpan dendam membara, menganggap Tanti sebagai duri yang menghancurkan asmaranya dulu. Saat ia berniat membalas rasa sakitnya, kebenaran tak terduga mulai terkuak. Kembalinya sang mantan kekasih pun membongkar rahasia lama yang memutarbalikkan segalanya bagi Javier.
Sampul Novel Hasrat Nikmat Bidadari Kampus
9.7
Sosok wanita itu benar-benar memukau, persis seperti yang dikatakan Adrian. Kecantikannya luar biasa dengan bentuk tubuh yang sangat terawat dan aroma harum yang memikat meski dari kejauhan. Tak hanya punya daya tarik fisik yang menawan, ia juga dikenal sebagai mahasiswi paling jenius dengan raihan IP tertinggi di universitas. Perpaduan antara paras rupawan, kekayaan, serta kecerdasan membuatnya tampak seperti mutiara berharga yang bersinar di lingkungan kampus.
Sampul Novel Kado Dari Masa Lalu
8.5
Ulang tahun ke-35 Declan Montereau berubah drastis saat Elio, bocah empat tahun bermata abu-abu, muncul di depan pintunya dan mengaku sebagai putranya. Sebagai pebisnis sukses yang skeptis terhadap komitmen, Declan kini terpaksa menghadapi kenyataan yang mengguncang logika. Kemiripan fisik Elio tak terbantahkan, memicu pencarian mendalam tentang siapa wanita dari masa lalunya yang tega menyimpan rahasia sebesar ini sekaligus meninggalkannya tanpa kata.
Sampul Novel Mati Kutu Ketika Mereka Tahu Suamiku Ternyata Sultan
8.9
Seorang pria sering dihina sebagai siluman miskin karena wajahnya yang hitam bertompel sangat kontras dengan kulit tubuhnya. Bahkan istrinya sendiri sempat meragukan identitas aslinya. Namun, semua penampilan buruk itu hanyalah penyamaran demi menemukan cinta tulus dari seorang gadis desa. Saat identitasnya sebagai CEO kaya raya terungkap, para tetangga yang meremehkannya seketika terdiam. Mengapa sang Sultan memilih hidup penuh hinaan?
Sampul Novel Mendadak menjadi Istri
8.8
Hidup Wulan berubah drastis saat Wisnu muncul dan mengaku sebagai suaminya yang sah. Padahal, Wulan sangat yakin bahwa dirinya masih melajang dan sudah berencana menikah dengan kekasihnya, Rayyan. Situasi semakin membingungkan ketika sang Bunda justru membenarkan pengakuan lelaki asing tersebut. Terjebak dalam misteri identitas yang janggal, Wulan menolak menyerah begitu saja. Ia bertekad menyelidiki kebenaran tersembunyi di balik status pernikahan mendadak ini.